Kisah Nyata dibalik lagu 'Sentuh Hatiku"

Bapa Sentuh Hatiku

Betapa kumencintai, segala yang telah terjadi Tak pernah sendiri, jalani hidup ini Selalu menyertai.

Betapa kumenyadari, didalam hidupku ini Kau selalu memberi, rancangan terbaik Oleh karena kasih

Bapa sentuh hatiku, ubah hidupku menjadi yang baru Bagai emas yang murni Kau membentuk bejana hatiku

Bapa ajarku mengerti, sebuah kasih yang selalu memberi Bagai air mengalir, yang tiada pernah berhenti

Lagu diatas dituliskan oleh Jason. Lagu ini pernah menjadi soundtrack sinetron di salah satu TV swasta. Ada kisah menarik di balik lagu ini. Saya akan mencoba menceritakan secara lengkap setiap detailnya disini.

Suatu hari seusai pulang dari acara kelulusan di sekolah menengah atas. Seorang gadis sebut saja namanya Bunga. Dia tiba di rumah yang saat itu hanya ada ayahnya seorang diri. Sore itu Bunga diperkosa oleh ayahnya sendiri yang sedang mabuk.

shock,sakit hati,merasa hina dan putus asa. Itulah yang Bunga rasakan semenjak peristiwa naas tersebut. Masa depan yang cerah dan menikmati masa muda yang indah, tumbuh sebagai putri remaja yang cantik kini telah hilang. Kondisi emosional dan kejiwaan Bunga menjadi terganggu. Acap kali ucapan dan ancaman untuk membunuh orang tuanya keluar dari mulut Bunga. Karena kondisi Bunga yang semakin tidak stabil membuat Bunga harus dipasung. Teman-teman Bunga seringkali mengunjungi Bunga, termasuk jason ada dalam rombongan tersebut. Mereka datang menjenguk dan mendoakan Bunga. Hinga akhirnya Teman-teman Bunga melanjutkan studi di kota lain termasuk Jason.

Sejak peristiwa tragis itu terjadi, ayah Bunga mengalami penyesalan yang sangat dalam. Kondisi Bunga yang tidak waras membuat ayah Bunga bertobat. Sang ayah telah berubah dari seorang ayah yang gemar menenggak minuman keras menjadi ayah yang baik dan berusaha untuk menebus kesalahan di masa lalu. Sang ibu pun mengampuni suaminya yang telah berubah. Bertahun-tahun mereka berdua bersepakat berdoa bersama untuk kesembuhan Bunga. Hingga suatu malam sang ayah berkata di dalam doanya “Tuhan ambilah nyawaku sebagai ganti anak ku”.

Menurut kesaksian dari Bunga setelah dia dipulihkan. Suatu pagi-pagi buta sebelum matahari terbit. Bunga melihat ada sebuah cahaya terang masuk ke dalam kamarnya. Cahaya yang sangat terang tapi terasa meneduhkan. Bunga tak tahan merasakan hadirat Tuhan yang datang dalam cahaya kemuliaan itu. Bunga melihat sosok pribadi yang telah ia kenal. Seketika itu kunci-kunci pasung pun terbuka. Yang ada dalam pikiran Bunga saat itu hanyalah lari ke dapur mengambil pisau dan menghabisi orang tuanya. “Ampuni” suara itu keluar dari sosok Pria dalam cahaya tersebut. Bunga pun tersungkur dan menangis. “aku mau bunuh…,aku mau bunuh…” kata-kata itu terus muncul di sela-sela tangisannya. Bunga merasa ini adalah saat yang paling tepat untuk membunuh orang tuanya. Sudah sejak lama dia menunggu saat-saat seperti ini, terbebas dari pasungan. Setiap Bunga hendak melakukan niatnya pagi itu,terasa ada sesuatu yang terus menahan dirinya, sehingga Bunga hanya terus tersungkur dan menangis di hadapan Tuhan yang hadir di kamar Bunga saat itu. “Ampuni orang tua mu” kalimat itu kembali terdengar. “aku tidak bisa, aku tak sanggup” sahut Bunga. Bayang-bayang masa lalu berputar-putar dalam ingatan membuat bunga semakin tenggelam dalam kepedihan. “aku tak sanggup…” kata bunga meraung sambil menangis seperti anak kecil. Pria dalam cahaya itu menjawab “asal engkau mau, Aku akan menyanggupkan”. Perlahan-lahan tangis Bunga reda dan berkata dengan lirih “ya,aku mau, aku mau mengampuni…”. Saat itu Bunga melihat ada cahaya yang masuk ke dalam dadanya. Seketika itu juga Bunga merasakan kelegaan yang luar biasa. Segala kesedihannya hilang dan semua beban terangkat. Bunga seperti dilahirkan kembali. Singkat cerita setelah Tuhan menyembuhkan luka hati Bunga, Bunga pun menghampiri kamar orang tua nya. Pintu kamar terbuka. Orang tua Bunga terbangun dan terkejut. Mereka sadar bahwa kematian akan segera menjemput mereka. “mati aku,mati aku…” pikir mereka dalam hati. Mereka lebih terkejut ketika Bunga menghampiri mereka, memeluk dan menangis. Pagi itu terjadi rekonsiliasi keluarga. Tuhan telah memulihkan kesehatan Bunga, memulihkan hubungan orang tua dengan anak.

Setelah Bunga dipulihkan, Bunga pun melanjutkan studi. Tuhan bekerja secara ajaib. Bunga menjadi lebih cerdas dan lulus kuliah dalam waktu singkat. Suatu hari telpon Jason berdering. Jason mendengar suara di ujung telpon dan mulai mengenali suara Bunga. Mereka pun saling menanyakan kabar. Bunga pun menceritakan kisah hidupnya yang akhirnya ditulis oleh Jason ke dalam sebuah lagu. Dari situlah tercipta lagu “Bapa Sentuh Hatiku”

Kisah di atas adalah kisah nyata. semoga kisah ini dapat menjadi berkat dan inspirasi bagi banyak orang

wah…
pantesan lagu ini sering dinyanyiin saat pemulihan hati bapa.

kisah yg menyentuh… :’(
ternyata lagunya dari kisah nyata ya…