KKR dan Retreat : Mengapa masih membuat iman anda suam2 kuku???

Kita sering mengikuti KKR atau Retreat. Tujuannya apa sih?
Tujuannya iman kita yang semula suam2 kuku, akhirnya biar jadi berkobar2.
Tapi akhirnya yang terjadi apa?
Yang terjadi ini: Sehari setelah KKR atau Retreat wah semangat luar biasa. Bangun pagi2 jam 4, baca FT, doa, menyembah Tuhan. Lalu kembali menghadapi persoalan2 hidup.
Lusanya: Masih semangat? Oh, masih!
Seminggu setelah itu? Ya, ada yg masih semangat, ada yg udah balik suam2 lagi.
Sebulan setelah itu? Selesai sudah. Yg suam2 ya tetap suam2.
Trus gimana caranya biar berkobar2 lagi? Ya cari KKR lagi!!
Haaaa???

Apa kira-kira yang salah dengan penyelenggaraan KKR/Retreat?
Saya tunggu pendapat anda…
Salam.

gak ada yg salah dgn KKR dan retreat
tp yg salah itu di orgnya…
LOH, knapa??

krn mereka gak mengerti tujuan KKR dan rereat itu apa…

tujuan KKR dan retreat itu hanya utk merecharge roh kita saja…
stlh itu kita sendirilah yg menjaganya dengan intim ama Tuhan dengan saat teduh, baca Firman Tuhan…

nice post saudara wenaz…
kkr dan retreat yang suam2 ku2…??
sebenarnya memang kembali ke hati kita saudara wenaz…
itulah mengapa kita harus berdoa setiap saat knp?? karena semangat “manusia” kita mudah patah…
selama kita masih hidup dalam daging kita ndak mungkin jadi orang super…, tetapi kerinduan kita selalu untuk dapat mengenal Dia lebih dan lebih lagi itu yang penting…
saya rasa hampir semua pernah mengalami seperti yang wenaz alami termasuk saya … karena itu disebut kkr kan^^ (kebangunan Rohani)
tetaplah berdoa…

Saya gunakan bahasa sekuler ya.
Ada 2 macam motivator, ada motivator eksternal, ada motivator internal.

Motivator eksternal itu spt pngawasan orang lain, uang, pnghargaan, dll.
Motivator internal itu adl ksadaran sso akan apa yg perlu dia capai dan kmampuan dia utk mdorong dirinya sendiri dlm pcapaian tujuannya.

Retret dan KKR itu suatu bentuk motivator eksternal.
Dia dperlukan tp dia bukan faktor utama.

Pd akhirnya, ktika greget retret dan KKR sudah berlalu, tinggal diri sendiri dan Tuhan saja.
Disitulah ukuran motivasi internal yg mjd titik tolak kbangunan rohani sso.

setuju deh.kek misalnya di denominasi ane ada yg namanya champion gathering,pas ikut acara tsb bisa banyak yg mengalami kemenangan atas dosa & pertobatan.tp ya itu,setelah greget acaranya berlalu(kembali ke kehidupan sehari-hari) klo dah mulai malas membangun hubungan dgn Tuhan sangat mungkin sekali utk jatuh kembali ke dosa lama(yg sebelumnya telah di menangkan di champion gathering).ujian sebenarnya justru ketika greget retret/KKR itu sudah berlalu.

Komentar2 yang bagus…! Terima kasih atas tanggapan teman2…
Ayo, saya tunggu komen dari teman2 yang lain karena komentar2 diatas masih belum menyentuh akar masalahnya… :slight_smile:

Bro Jegan dari Abbalove yah… SE7 gan , ujian sebenarnya justru ketika greget retret/KKR itu sudah berlalu.
Banyak tuch yang battery nya udah Bocor , dicharge cepet bhanget Low Batt… ;D Bahkan Rekanku malah terhilang setelah 4 bulan dari Mens Camp so Sad :’( :’( :’(

emang akar masalahnya apa y???

@jegan2000: Bro, tau alamat Abbalove di Surabaya nggak? Kalo tau, tolong kasih tau saya donk…
@exia:
Problem utama orang datang ke KKR adalah: yang pengen diliat DEMONSTRASI KUASA ALLAH. Namanya aja pengen liat demo, ya cuma liat aja. Tapi apakah tujuan KKR itu tercapai? Nope! Sama sekali tidak! Sama persis seperti anda liat pertunjukan sulap atau nonton bioskop. Kalau bioskopnya tegang kayak Indiana Jones, anda akan ikut2an tegang, tapi setelah pulang dari nonton? Ya biasa aja.
Kira2 seperti itulah gambarannya. KKR yang menghabiskan uang begitu banyak tapi tidak menghasilkan peretumbuhan iman jemaat yg signifikan. Benar2 mubazir! Akan jauh lebih berguna kalo uang puluhan bahkan ratusan juta itu untuk pendidikan orang miskin, misalnya.

gppp
mereka ikut kkr asal mereka tidak nanya ke hong sui untuk minta kaya

mereka datang ke kkr untuk meningkatkan iman.
karena iman timbul dari pendengaran dan pendengaran akan FIRMAN TUHAN…
buklan ke feng sui.

problem utama mereka ke kkr untuk meningkatkan iman,
karena iman timbul dari pendengaran dan pendengaran akan FIRMAN TUHAN…

klo ke hongsui minta penglaris seperti anda

tidak sama dengan tujuan mereka

salam

Ma’af, saya tidak kenal anda, saya tidak tau siapa anda, anda dari mana, dsb, dsb, jadi saya tidak punya kewajiban mengomentari anda.

he he he

yup :afro: :cheesy:

ikut KKR/retret memang bagus utk iman kita,tp yg jd masalah adalah brapa lama kita bisa mempertahankan greget acara itu(setelah pulang dr sana & kembali ke hidup sehari-hari)??krn jujur aja di gereja ane aja ada contohnya orang2 yg mengalami jawatan Tuhan di retret/KKR tp setelah itu kembali lagi ke manusia lama(misal yg tdnya udah dapet mujizat 'tuk berenti merokok malah ujung2nya ngisep rokok lagi & kecanduan lagi,atau ada yg udah dimenangkan dr dosa perzinahan tp ujung2nya malah hidup dlm dosa perzinahan lagi).itu contoh kasus aja sih utk yg gregetnya ga bertahan.

Orang2 miskin selalu mendapat posisi yang spesial dihati Tuhan.
ketika rasul2 untuk non Yahudi dan Yahudi memulai pelayanan mereka, mereka membuat kesepakatan untuk tidak melupakan orang2 miskin.

di kitab Yakobus…ibadah yang berkenan di hati Bapa adalah …
pelayanan kepada anak2 yatim, janda2 orang2 miskin ( Yakobus 1:27)

bahkan Tuhan YESUS dalam Matius 25:42-46 pun menyamakan diriNya sendiri dengan orang2 miskin…

tapi lihat ayat ini setelah Ia menyatakan diriNya dengan orang miskin, YESUS menyatakan dirinya dalam Matius 26, bahwa Ia ingin selalu bersama-sama dengan kita semua sebagai prioritasnya.

Matius 26
26:11 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu.

ketika kita melayani terus dan terus dan terus, yang tersisa dalam diri kita adalah kecapekan, hal2 seperti inilah ( KKR, kebaktian akbar…) yang Tuhan juga mau, disamping kita melayani orang miskin.
yaitu ketika kita bisa bersama2 dengan Dia, yang akan men-charge kecapekan kita, keletihan kita dsb mubgkin juga ketika saat Tuhan ingin mengurapi kita lewat hamba-hambaNya.

jadi ada waktu2 dimana kita melayani, tapi kita butuh dilayani bro.
saya kira KKR tidak buang2 duit, dibanding dengan manfaat yang kita peroleh, sejauh memang disuruh Tuhan bukan dari ide manusia.

begitu pula dengan gereja2, tidak semua gereja dipanggil khusus untuk melayani orang2 miskin (materi), karena kita diciptakan unik untuk saling mendukung.
ada gereja yang dipanggil khusus untuk jiwa2, ada gereja yang khusus dipanggil untuk pelayanan pelepasan, mungkin juga untuk mempersiapkan jemaat mula2 ke next level, atau juga untuk peperangan, bahkan ada gereja khusus dipanggil untuk menjadi pendoa2 syafaat…

jadi kita harus memandang semuanya dengan imbang dari berbagai sisi…secara keseluruhan

GBU

mereka ini adalah ciri ciri dari “kristen halaman”

hari ini bertobat, minta ampun Tuhan, tidak mau mengulang lagi perbuatan dosa, minggu depan, melakukan lagi perbuatan yang sama, atau malah perbnuatan dosa yang lain.