Konsep dasar kekristenan

Salam kenal semua, saya baru pertama kali membuat post disini, mudah-mudahan bisa menjadi tempat membuka pikiran saya.
Yang jadi pertanyaan saya adalah apa yang menjadi konsep dasar dari kekristenan?
Karena saya melihat bahwa semakin lama orang menjadi kristen, semakin banyak memikirkan kepentingan diri sendiri atau golongan saja.
Gereja pun semakin tidak mengajarkan hal yang benar-benar sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
Tidak banyak memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan hanya sibuk mendandani diri sendiri.
Sering kali sebagai orang Kristen malah banyak memberikan publikasi negatif terhadap kekristenan itu sendiri.
Apa sebenarnya yang Tuhan ingin kita lakukan di dunia ini?
Apakah hanya untuk menghabiskan sumber daya yang Tuhan sediakan saja lalu pulang ke surga?
Semoga ini bisa menjadi suatu pertimbangan untuk kita mengupas kenyataan keberadaan kita di dunia ini
Terima Kasih

Kekristenan itu adalah inisiatif Allah untuk menyelamatkan manusia dari maut. Allah yg datang pada manusia,

bukan seperti agama. dalam agama konsepnya adalah manusia mencari Allah dengan usaha manusia.

kalo boleh saya ilustrasikan begini :
dalam Kekristenan Allah datang pada manusia (hubungan dari atas kebawah/ tangga diturunkan dari atas)
dalam agama manusia mencari Allah, Allah diam2 saja diatas
(hubungan dari bawah keatas/ tangga naik dari bawah)

Salam

Kekristenan itu adalah inisiatif Allah untuk menyelamatkan manusia dari maut. Allah yg datang pada manusia,

bukan seperti agama. dalam agama konsepnya adalah manusia mencari Allah dengan usaha manusia.

Jadi artinya memang tidak ada bagian yang perlu dilakukan oleh manusia ya.
Cukup menerima saja dan menunggu waktu untuk kita kembali kepada Tuhan.

jika saya memberikan anda uang 1 Triliun secara cuma-cuma.
apa yang akan anda lakukan pertama kali?

Salam

Mengucapkan terima kasih lalu memikirkan apa yang saya lakukan dengan uang itu

apakah anda akan menggunakan uang tsb untuk berfoya2, minum2an keras, narkoba, prostitusi, judi, dsb… dsb… (hal2 negatif) ?

saya mengawasi anda loh bro

Salam

Tepat sekali, itu yang saya maksudkan.
Sama seperti keselamatan yang Tuhan berikan tapi Dia pun memberikan kepada kita sebuah panduan untuk kita menggunakan keselamatan yang kita terima.
Kembali ke pertanyaan awal.
Apakah panduannya yang salah atau kita yang tidak mengerti panduan tersebut sehingga tidak bisa melakukan atau kita pada dasarnya memang tidak mau mengikuti panduan tersebut?

:tuzki10: sampe kaget saya bro ;D

Sama seperti keselamatan yang Tuhan berikan tapi Dia pun memberikan kepada kita sebuah panduan untuk kita menggunakan keselamatan yang kita terima. Kembali ke pertanyaan awal. Apakah panduannya yang salah atau kita yang tidak mengerti panduan tersebut sehingga tidak bisa melakukan atau [b]kita pada dasarnya memang tidak mau mengikuti panduan tersebut[/b]?
manusia itu daging, pada dasarnya kedagingan kita inilah yg berperang dengan sisi rohani kita yang sudah memperoleh keselamatan saat menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi serta dimeteraikan dengan Roh Kudus.

panduan kita ada dalam Alkitab.

Matius 26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Salam

Banyak kali pengajaran menjadi tidak seimbang.
Khotbah tentang Berkat mendominasi dibanding salib. Sehingga prang yang mengejar harta dikira sangat rohani di gereja dibanding orang yang menderita memikul salib. :slight_smile:

GBU

Saya setuju, hanya saja saya merasa gereja jaman sekarang tidak menitik beratkan pada hal ini dan bahkan tidak merasa perlu untuk berjaga-jaga dengan pengajaran yang mereka ajarkan yang akhirnya membuat gereja di penuhi oleh “orang-orang kristen” yang egois dan fokus hanya mencari berkat jasmani tanpa mau tau dengan panduan yang Tuhan berikan.
Bahkan tidak jarang para hamba Tuhan pun melakukan hal yang sama.
Apa yang sedang terjadi dengan kekristenan saat ini?
Tidak adakah orang yang benar-benar mencari kehendak Tuhan lagi yang dengan berani mengajarkan kebenaran yang sesungguhnya?
Kebenaran tentang karakter kita dalam masyarakat, keluarga dan gereja.
Saya sungguh merasa sangat sulit menemukan orang untuk bicara tentang masalah ini karena memang bukan topik yang favorit sekarang.

yang terjadi adalah TUHAN mereka jadikan “budak” untuk melayani kebutuhan daging mereka.
itu sebabnya anda bisa menjumpai kesaksian :
Tuhan memberkati SAYA,
usaha SAYA menjadi sukses, sehingga SAYA …, SAYASAYASAYA dan SAYA
akhirnya SAYA yg menjadi majikan dan TUHAN adalah “budak” yang bertugas memberkati SAYA

Tidak adakah [u][b]orang [/b][/u]yang benar-benar mencari kehendak Tuhan lagi yang dengan berani mengajarkan kebenaran yang sesungguhnya?
masih ada. mungkin anda belum menemukan [u][b]orang [/b][/u]tsb.
Kebenaran tentang karakter kita dalam masyarakat, keluarga dan gereja. Saya sungguh merasa sangat sulit menemukan orang untuk bicara tentang masalah ini karena memang bukan topik yang favorit sekarang.
mungkin bisa menjadi TOPIK Favorit disini,

Salam

Ok, saya rasa memang masih ada orang-orang yang sungguh-sungguh mencari Tuhan, tapi apa yang bisa kita lakukan?
Kita tidak bisa melawan gerakan yang begitu besar dan sering kali malah dianggap memberontak di dalam gereja.
Kadang untuk berpikir "out of the box’ saja bisa dianggap merusak pengajaran gereja.
Saya merasa kita terjebak di masa kegelapan yang lebih mengerikan dari yang pernah terjadi, dimana penyesatan menjadi hal yang bisa diterima dengan baik.
Kadang saya sangat sedih melihat bagaimana gereja tidak peduli dengan perkembangan mental para remaja, masalah yang dihadapi oleh pasangan muda, kesulitan para orang tua dan hubungan antara orang tua dan anak.
Tetapi hanya terfokus pada berapa banyak orang yang bisa terdaftar dalam jemaat di gereja, berapa banyak yang menjadi target selanjutnya dan menjadikan itu sebagai visi gereja.
Apakah ada gunanya kita mengumpulkan banyak orang ke dalam gereja kalau kita tidak bisa memperkenalkan Tuhan Yesus kepada mereka?

saya pernah berada dalam gereja yg seperti itu.
gereja yg dalam beribadah menggunakan liturgi, gereja yg mengutamakan kolekte, gereja yang mewanti-wanti jemaat dengan kutuk dari Tuhan, gereja yg mengurung diri, gereja yg tidak lagi meng-Injil, gereja yg saling menjatuhkan, gereja yg ketika dalam perayaan Natal/Paskah hal yg dibahas adalah konsumsi dsb… dsb…

ini yg Tuhan Yesus katakan pada gereja seperti itu :
“Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”

saya adalah Gereja. anda adalah Gereja.
saya lebih baik keluar dari gereja yg seperti itu. Anda…?

Salam

betul sekali, bahkan entah kenapa, gereja lebih antusias tentang berkat dan berkat yang diterima gereja…
dan begitu sumringah, dan merekah melihat badut badut kecil (yang miskin yang mentalnya lebih gampang dipengaruhi) yang memberi kesaksian betapa terberkatinya hidup mereka… betapa bodohnya mereka tidak tau apa yang mereka suguhkan dalam kesaksian mereka, pokoknya asal ada kata “berkat”, dan semua pun tepuk tangan…

itu bukti gereja yang pernah saya jalani…

kurasa itu cukup merangsang kebodohanku untuk diandalkan sebagai nalar yang benar…

btw salam kenal…

jadi anda telah menemukan gereja yang benar…?

maksud saya: gereja yang itu yang terbuat dari gedung… ;D

salam…

sudah bro :smiley:

hanya saja gereja kami saat ini belum punya gedung. :ashamed0004:
gereja kami adalah gereja yg meng-Injil. bukan gereja yg mencari dan mengumpulkan jemaat, gereja kami gereja yang belajar, ada kelas Alkitab, ada jam doa, ada saat teduh, dsb…dsb…
gereja yg membuat saya bertumbuh dalam iman, bukan gereja yg membuat saya terkurung dalam iman yang buta.

Salam

oh, senang sekali kalau begitu telah mendengar kabar baik yang si bro jalani…

salam

Bagi saya konsep dasar kekristenan adalah mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan (=tuan, penguasa) atas segala sesuatu di bumi ini, termasuk diri sendiri. Dengan mengaku Yesus sebagai Tuhan (baca: tuan) berarti menyatakan diri sebagai hamba-Nya, dengan kata lain merendahkan diri di hadapan-Nya.

Konsekuensi sebagai hamba, berarti kita kepunyaan-Nya, yang telah “dibeli” Nya dengan harga yang mahal, yaitu darah-Nya yang kudus. Karena Dia adalah Tuhan dan Raja, maka Dia ingin kita hidup menurut standar kerajaan-Nya. Karena itu kita harus belajar dari-Nya sebagai murid-Nya, sehingga Dia pun adalah guru kita. Semakin lama semakin dekat dengan guru kita, semakin tahu kita karakter-Nya dan Dia pun memanggil kita sahabat-Nya.

Apabila waktunya datang, maka Dia akan mendirikan Kerajaan-Nya, dan kita akan diangkat untuk bersama-sama memerintah dengan-Nya.

Hubungan orang Kristen dengan Kristus, bisa digambarkan dalam berbagai dimensi lain. Selain sebagai hamba, murid, dan sahabat, kita juga disebut anak Allah, sama seperti Dia. Artinya kita sama2 mewarisi kerajaan-Nya.

Tugas kita sekarang adalah melakukan perintah-Nya, untuk mengabarkan Injil dan berbuat baik. Inti dari Injil adalah Kristus telah datang, mendamaikan dunia dengan Allah, dan Dia akan datang lagi untuk mendirikan Kerajaan-Nya. Dia akan menjadikan dunia ini baru.

Memang harus terjadi spt itu kq :wink: hal sama pun saya alami. Kan sudah tertulis di Alkitab, tp jgn kuatir masih banyak kq org2 yg sungguh2 :smiley: