KONSEP KELUARGA MENURUT POLA TUHAN

Konsep Keluarga menurut pola Tuhan .

Keluarga penting dimata Tuhan bisa kita lihat diawal Alkitab, lembaga yang didirikan Tuhan adalah Keluarga, dan Alkitab juga diakhiri dengan pernikahan !

  1. Harus dibangun atas dasar Berkat Tuhan Kejadian 1:28 .

Lahir Baru .

 Seiman , Terang tidak boleh bersatu dengan gelap . 2 Korintus 6:14 / Ezra 9:2 .
 Memiliki Kasih Agape . Roma 5:5 .
 Buah-buah Roh nampak . Galatia 5:22-23 .
 Takut Tuhan , pasti taat perintah dan hukum Tuhan . Mazmur 111 :10 / Amsal 1:7 .

Punya / tahu tujuan pernikahan .

 Melalui keluarga yang dibangun bisa menghasilkan Keturunan Illahi ( Contoh bagi keluarga lain , jadi berkat ! ) ( Kejadian 1:28 )
 Memiliki kesamaan Visi yaitu ; Sehati , sepikir , satu kasih , satu jiwa , satu tujuan , dengan tidak memikirkan diri sendiri atau pujian yang sia-sia, sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri , dan janganlah tipa-tiap orang hanya memperhatikan kepentinganya sendiri tetapi kepentingan orang lain juga . ( Filipi 2:2-4 )

Persamaan Struktur Keluarga dan Gereja .

 Dikukuhkan, disatukan atas dasar Ikrar / janji / Covenant .
 Memiliki hubungan dengan dasar Kasih ( Agape )
 Anggota-anggota tunduk kepada pimpinan .
 Unit-unit social yang bersifat otonom .

Persamaan Fungsi Keluarga dan Gereja .

 Memberikan perlindungan dan pengayoman .
 Memberikan disiplin bagi yang salah .
 Memberikan pendidikan dan latihan-latihan .
 Menjadi pusat kehidupan rohani ; a. Ada doa bersama, b. Ada pembacaan F.T

2. Melalui Keluarga Tuhan membentuk “ Kepribadian “ .
( Amsal 27:17 .)

• Suami menjadi “ Pria sejati “ dan Istri menjadi “ Wanita sejati “ .

 Pengertian Pria sejati dan Wanita sejati bukan menurut ukuran dunia tetapi menurut yang Tuhan kehendaki Pria seperti Tuhan Yesus Wanita seperti Jemaat yang taat dan tunduk kepada Kristus sebagai kepala Gereja . ( Ef 5:21-32 )
 Punya pengertian yang dewasa / matang arti “ cinta yang sejati “ , arti “ Cemburu “ , arti “ Kemarahan “ arti “ Kesepian “ , Arti “ ketakutan “ ( Kol 3:23-25 )
 Tahu cara mendidik anak dengan benar ( Ul 6 : 7 /Maz 127 : 4-5 ) sebab tahu dari keluarga Tuhan menantikan “ Keturunan Illahi “ ( Maleakhi 2:15 )
 Membangun hubungan Rumah tangga dengan materi / komponen yang benar yaitu , ada nasehat , ada penghiburan kasih , ada persekutuan Roh ,ada kasih mesra dan belas kasihan ( Filipi 2:1 ) AMIN .