Kontradiksi : Pembunuh I melindungi Pembunuh II (Tuhan melindungi Kain)

Di lampiran disebutkan Tuhan begitu mencintai Kakek moyang kita, sehingga dikaruniakanNya kulit binatang yang diproduksinya sendiri untuk mereka (tentu saja si binatang itu tanpa kulit, jadi mati), tapi kakek moyang kita tidak kedinginan (ia tentu berkata pada nenek moyang kita : Kok baru sekarang kita dikasih baju ya?)
Karena kain waktu itu belum diproduksi.
Kej04 01.0 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, istrinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.”
Padahal Tuhan sudah mengutuknya :
Kej03 16.0 Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”
Mungkin ya karena ber-ahi itu sehingga ia rela bersusah payah dan bersakit-sakit

Kej04 02.0 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.
Kej04 03.0 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
Kej04 04.0 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak ke-1 kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Sebenarnya semuanya baiklah adanya, semua mempersembahkan hasil kerjanya, cuma repotNya Tuhan hanya doyan asap lemak (carnivora?), bukan biji-bijian (herbivora)
Entah kain itu tahu atau tidak, bahwa Tuhan maunya ya cuma itu, suhunya jadi naik, tapi mukanya sedih!

Kej04 07.0 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
Padahal Kain kan sudah berbuat baik, justru setelah ditegur, ia malah berbuat jahat.

Kej04 08.0 Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.
Nah, benar kan, dosa yang tadinya mengintip di depan pintu, sekarang sudah masuk (hati)!

Kej04 09.0 Firman TUHAN kepada Kain: “Di mana Habel, adikmu itu?” Jawabnya: “Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?”
Di sini kurang ajarnya kain, ia berdusta, padahal sama Tuhan, tidak tahukah ia bahwa Tuhan maha tahu! dan waktu itu isi bumi cuma 4 orang, kalau tidak tanya sama Kain, lalu Tuhan tanya sama siapa?, lagipula Tuhan selalu menggunakan gaya bahasa oratoris : Sudah gaharu cendana pula, Sudah mahatahu bertanya pula, seperti ketika menanyai bapaknya :Kej03 09.0 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”
Seberapa luaskah Eden Park dan dunia waktu itu? kita lihat nanti!
kurang ajarnya lagi ia membantah Tuhan : Akukah penjaga adikku? Lho, kalau bukan dia, siapa lagi? kan kewajiban kakak menjaga adik, malah menjagalnya!

Keajaiban I :
Kej04 10.0 Firman-Nya: "Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.
Darah yang pada dasarnya erytrocit, leukocit + air, lapor kepada Tuhan!
Makanya hati-hati kalau membunuh, bahkan dari setetes darah, sehelai rambut, dari tes dNA akan diketahui itu milik siapa, apalagi kalau ada chipID yang di-implant!
Kej04 11.0 Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu.
Terkutuk lagi, terkutuk lagi, setelah mengutuk ular, City Hawa, tanah, sekarang Kain! Padahal dulu Tuhan memuji semuanya baiklah adanya!
Ia memberkati si hari ke-7 padahal hari itu cuma waktu, lalu mengutuk penghuni bumi! ke-3-3-nya termasuk bumi itu sendiri dan ikan kutuk yang terkutuk dari saat ia menetas.

Kej04 12.0 Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi."
Sebetulnya Kain tidak perlu berlari, tidak ada sesuatu yang dikejar atau mengejar, lagipula tanah belum bisa maksimal berbiji, kalau baru ditanam, sudah ditinggal lari, mengembara, tanam lagi, lari lagi! profesi dulu kan petani, sekarang pembunuh, pelari, pengembara, lagipula masa Kakek moyang kita membunuh kakak yang membunuh adik, 2-2nya kan anaknya! ia kan masih bisa berproduksi, walaupun Habil sudah dipenuhi set, Ia membuat Set.

Kej04 14.0 Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapan-Mu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barangsiapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku."

Di sini kelihatan 1 sifat jelek kain lagi : pengecut, berani membunuh tapi takut dibunuh! lagipula di manakah tempat di bumi ini yang tersembunyi dari hadapan-Nya?

Kej04 15.0 Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya 7 x lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.
Nah, di sinilah letak kontradiksi itu : Bukannya menghukum sesuai Hukum yang dibuatNya sendiri,
Kel21 24.0 mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki,
Mungkin ada yang kurang ya : nyawa ganti nyawa.
Ia malah berbuat sebaliknya : Ia menjamin nyawa Kain, bahkan mau dibalaskan dengan 7 nyawa (7 keturunan mungkin), jadi seandainya ada orang yang membunuh kain (siapa orang lain pada masa bumi kosong melompong?), Ia, istrinya dan anak-anaknya habislah sudah, dan ini bila berlaku pada zaman nuh yang tinggal 8 orang akan tinggal 1 orang!

Lalu Tuhan memberi tanda pada Kain, mungkin berupa rambu atau rambut, kalau tulisan akan berbunyi “Dilarang dibunuh, denda 7 x lipat!” mungkin di dahinya ya?

Berikutnya pergilah Kain dengan bangga : Aku dibela Tuhan seperti denominasi Gelang, Tuhan cinta manusia, walaupun ia pembunuh, maka diceritakannyalah kepada anak-anaknya hal itu : Aku adalah orang yang paling dicintai Tuhan, bahkan Ia rela mengorbankan anak tunggalNya untuk orang berdosa seperti kita, mari kita lakukan lagi!

Maka cerita Kain ini sampai kepada Lamekh, maka iapun tidak terima : denda 7 x itu kurang, jadi 77 x 7= 539 nyawa ganti 1 nyawa, entah Tuhan menuruti dia atau tidak, tetapi saya kira nama yang cocok untuknya : ngeLamakh, dan Jika Tuhan menurutinya, habislah umat manusia di bumi,
Kej04 24.0 sebab jika Kain harus dibalaskan 7 x lipat, maka Lamekh 77 x lipat."

Kej05 25.0 Setelah Metusalah hidup 187 tahun, ia memperanakkan Lamekh.
Kej05 26.0 Dan Metusalah masih hidup 782 tahun, setelah ia memperanakkan Lamekh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Kej05 27.0 Jadi Metusalah mencapai umur 969 tahun, lalu ia mati.

Dan bapa Lamekh ini, yang walaupun metu-nya salah (mungkinkah waktu itu sudah ada cezar), malah mencapai World Record : usia terpanjang : 969 tahun.

Kej05 30.0 Dan Lamekh masih hidup 595 tahun, setelah ia memperanakkan Nuh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Kej05 31.0 Jadi Lamekh mencapai umur 777 tahun, lalu ia mati.
Dan angka ajaib Lamekhpun digabung : 77x7 = 777!

Setelah Lamekh mati, 5 tahun kemudian datanglah air bah yang akhirnya memusnahkan garis keturunan Kain, hanya Nuh dari garis keturunan adiknya yang tetap hidup, dan ikan kutuk yang walaupun terkutuk, selamat dari air? bah!

Dan penghuni bumipun kembali seperti dulu : 0-0, Adam dengan 3 anak, Nuh dengan 3 anak, tapi karena beranak-penak, menjadi bermilyar-milyar manusia!
End of the story,
Comment?
next Episode on Alkitab Berkata, bervi-Deo;


@aoei michael
Bapak, bukankah Tuhan katakan bahwa taurat melegalkan dan membuat apa yang sebelumnya masih tidak dikenal menjadi dikenal, dan apa yang sebelumnya dimata manusia belum dikatakan sebagai dosa, maka sekarang jelas menjadi dosa. Kenapa kain seakan akan “dibela Tuhan”?? Karena manusia masih belum benar2 tahu apa itu dosa. Dia masih hanya mengenal “baik atau jahat”, kain tahu yang dilakukannya jahat tapi dia belum benar2 mengerti bahwa dia berdosa. Oleh karena itulah kain belum benar2 bisa dihakimi karena hukum dihadapan manusia belum terbit.
Hal ini nampak, ketika Tuhan tidak langsung menghakimi, tetapi menyatakannya dengan istilah “darah adiknya berteriak”. Padahal Tuhan bisa langsung menyatakan dosa nya.

Tapi setelah taurat ada keadaan menjadi berbeda, dimana hukum, dosa dan hukuman menjadi sangat jelas. Demikian juga selanjutnya pada masa hukum kasih, tatanan hukum berbeda lagi dalam beberapa hal. Semua sesuai waktunya.

Jadi tidak ada “kontradiksi”, yang ada adalah perkembangan hukum, hukuman dan pemahaman akan dosa. Dan fakta alkitabnya adalah bahwa kainpun menerima hukuman, bukan “bebas murni”. Jadi istilah “pembelaan” yang anda pakai itu kurang tepat, karena apa yang Tuhan lakukan sangat adil. Karena standard hukum untuk penghakiman tidak ada maka belas kasihan dan ketetapan kehendak Tuhan lah yang menjadi penentu bagi apa yang ditetapkan Tuhan.

lagi lagi thread aneh dari pak oei mikhael :tongue:

ntar udah capek2 dijawab balasannya pak oei: oh…itu saya cuma maksudkan sbg JOKES saja :cheesy:

jadi intinya yg mau di diskusikan di thread ini apa pak?? :rolleye0014:

sebaiknya langsung poin2nya aja

2: All for him
Sesuai dengan judulnya : kontradiksi
Dalam membaca Alkitab, saya banyak menemukan kejanggalan, itu aneh menurut saya, tapi jika saya menampilkannya aneh, inti semua pertanyaan saya : coba aplikasikan ke ke keluarga anda,

Jika orangtua anda (anggap saja habel) dibunuh oleh paman anda (Kain), lalu ia dilindungi oleh Tuhan, malah paman ini jika anda balas, keluarga anda & anda sebanyak 7 orang dibunuh Tuhan, apakah ini adil? jika anda masih waras, anda tentu bilang tidak!

Dalam membaca alkitab, tidak semua hal positif tentang Tuhan, Yesus atau tokoh-tokoh alkitab, dan saya hanya menampilkan, ayat demi ayat, chronologically, bila itu aneh pada pandangan anda, jangan di-reply, saya kira anda dan semua orang tidaklah 99% baik, pasti ada yang jahat,
Idham yang sudah membunuh belasan orang tetap baik di mata orang tuanya, perampok yang merampok harta orang lain tetaplah baik di mata anaknya, karena uangnya untuk anaknya
Kainpun bisa mengabdikan hidupnya untuk Tuhan : All 4 Him, kenapa? Hukum ke-7 sudah dilanggarnya, bahkan saudara satu-satunya dibunuh, dan kemudian ia diampuni, bahkan dilindungi, jika itu dibaca orang yang sama sekali tidak mengerti akan mencontohnya, ia akan membunuh orang lagi, diampuni lagi dan dilindungi lagi!
Pakailah akal sehat dan kalau bisa perbandingkanlah dengan Kitab lain, di a AQ, Kain tidak dilindungi, dan itu lebih masuk akal, atau ayat itu ada yang salah,
Saya selalu mengulangi seperti Hanhalim : tidak semua di Alkitab itu benar, dan walaupun Tuhan itu di sini adalah tidak adil, seperti anak perampok tadi : Aku tetap cinta Tuhan , tapi tidak percaya 99% kepada alkitab.
Dalam forum terbuka, anda bebas memilih, mau menimpali, boleh, jika anda punya dasar, seperti Jonathan, anda tidak setuju, ignore, tidak perlu comment, saya sebelum ini lama jadi pemirsa, ya sering ketawa sendiri melihat replies, tapi tidak saya reply, wasting time & pulse, tapi jika saya reply, saya akan menggunakan bahasa yang santun, tidak usah menyebutkan opini, Judul sudah termasuk point, jika tidak ada yang perlu didiskusikan menurut anda, anggap saja monolog / curhat, habis perkara!
Cek saja ayat yang saya kutip, jika salah, tolong beritahu saya, otomatis semua topik saya salah, jika ayat yang saya kutip benar, diam saja, pelajari sejarah, Copernicus, Columbus, Yesus, semua pernah dianggap aneh. gila dsb, tetapi sekarang? orang yang yang bilang bumi itu datarlah yang dibilang aneh!
Jaman sudah maju, cek dulu basis yang saya gunakan, jika salah anda baru boleh comment!
If u have no comment, just shut up!
Yoh18 23.0 Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau kata_Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata_Ku itu benar, mengapakah engkau menampar Aku?”

Saya melihat ada 2 aktor di sini : Tuhan dan Kain
Saya melihat ada 2 faktor di sini : 10 hukum dan Tuhan tidak menghukum
Jadi mungkin saja hukum ke7 direvisi Jangan membunuh, kecuali Kain
Jika all4him membela Kain, biarlah penganut aliran Kain membunuh dia, baru nyaho
Jika all4him membela Tuhan, ya kita tidak bisa apa-apa, dia mahakuasa, mau bikin larangan, kemudian tidak jadi, suka-suka dia!
Jika all4him membela hukum, biarlah dia dihukum!
Jika all4him merasa aneh, dialah yang aneh, saya sudah melakukan cek sebelum ngedabrus, di kebanyakan versi memang begitu,
Bisa saja allqtab tidak cocok untuk all4him, dia hanya mengambil sebagian (yang baik-baik saja) tanpa menerima yang jelek
Tapi yang jelas, setelah Kain, tidak ada orang lain yang menamakan kata tsb kepada anak-anaknya, tanda tidak senang dengan Kain, kecuali pabrik tekstil, mungkin juga si all4him menamakan anaknya Kain, atau dia bernama asli Kain, kita kan tidak tahu!

wah sampe bikin kloningan ya pak Oei Mikhael…gaya bahasanya sampai cara2 memplesetkan kata2 nya persis sama :coolsmiley:

ya sudahlah saya ga bakal comment lagi…lagian jg bingung gaya bahasanya kyk orang monolog alias ngomong sendiri…piss pak …hehe :ashamed0004:

mohon maaf klo ada kata2 yg menyinggung :happy0025:

maaf saudara, tetapi menurut saya kesimpulan saudara terlalu terburu-buru.

  1. Alkitab mengatakan Kain mempersembahkan hasil taninya.
  2. Alkitab mengatakan Habel mempersembahkan hasil ternaknya. namun menarik, alkitab memberi perincian tambahan untuk Habel, bahwa ia memberi “bagian yang berlemak” (bagian yang terbaik).

ini memberlihatkan bahwa Habel memberi hasil terbaik dari usahanya, sedangkan kemungkinan Kain tidak. inillah sebabnya Allah lebih berkenan dengan pemberian Habel. (jadi bukan karena Allah lebih doyan hewan dari tumbuhan).

mungkin ini sedikit masukan.

setuju…Tuhan lebih berkenan kepada Habel karena dia memberikan yang terbaik…jadi ga ada hubungannya Tuhan lebih suka hewan daripada tumbuhan…karena Tuhan menerima & senang dengan persembahan kita apalagi kita memberikan yang terbaik…Gbu :slight_smile:

Sekali lagi keluar dari mainstream

Lemak bukanlah bagian terbaik dari hewan, saya sering beli daging, di mana lemak ini dibuang, diberikan cuma-cuma, bagian terbaik (termahal) adalah iga, lulur dalam!

Itu 'kan zaman dulu, kalau sekarang, kan berbentuk uang, apakah TUHAN menerima 5.000-an baru dan menolak 5.000-an lama? saya kira cuma pengurus gereja yang bisa menjawab, kalau saya pengumpul kolekte, tahu Tuhan hanya mau menerima 5.000-an yang masih lurus, maka yang tidak lurus saya kantongi, kan Tuhan tidak mau?

1 x lagi masalah ini adalah pertanyaan orang yang saya injili, saya serahkan ini kepada forum, mungkin ada yang berhikmat menjawab dengan bukti, akan saya sampaikan kepada yang bertanya begitu: Kenapa Kain dikecualikan? berarti bila hukum ke-7 ada pengecualian, demikian juga hukum yang lain, ini juga bukan cuma pengecualian, jika demikian, Tuhan tutup mata, anggap saja Habel mati dengan sendirinya, toh Bapaknya masih bisa bikin lagi, tapi justru memanjanya dengan membalas 7 x lipat,

Yang terbukti ini sudah menjadi precedent buruk yang dicontoh oleh Lamekh :
Kej04 23.0 Berkatalah Lamekh kepada ke_2 istrinya itu: “Ada dan Zila, dengarkanlah suaraku: hai istri-istri Lamekh, pasanglah telingamu kepada perkataanku ini: Aku telah membunuh seorang laki-laki karena ia melukai aku, membunuh seorang muda karena ia memukul aku sampai bengkak;
Kej04 24.0 sebab jika Kain harus dibalaskan 7 x lipat, maka Lamekh 77 x lipat.”
Tentu hal itu oleh Kain telah digembar-gemborkan, dan dicontoh oleh Lamekh, dengan membunuh 2 orang, dan bukan tidak mungkin, diklaim orang lain lagi dengan denda 7 x777 x lipat! mungkin karena itu sesudah Lamekh mati, Tuhan mendatangkan air bah!

@oei mikhael dan @nggedabrus
bapak bapak, kenapa pernyataan saya tidak ada yang menanggapi?
Kenapa hal ini tidak dilihat juga dari kasus “daud yang membunuh uria”?? Daud dihukum tidak? Siapa daud dan siapa kain? Bagaimana posisinya didepan hukum tertulis Tuhan?? Jadi dimana tidak adilnya kalau seorang “kesayangan” seperti daud saja menerima hukuman begitu pahit?? Anda-anda harus jujur dong dalam menilai, jangan hanya sepenggal sepenggal…

Saya tidak melihat apa yang jelek dalam alkitab terutama Tuhan. Bukan karena saya hanya mau baikNya tetapi saya apa adanya saja. Kalau baik ya baik, kalau buruk ya buruk.
Dan ingat, baik dan buruk itu dilihat dari sudut pandang siapa juga?? Kalau orang tidak percaya yang menolak Yesus juga pasti mengatakan Tuhan Yesus gak adil karena menyelamatkan satu pihak dan membiarkan yang lain “binasa”, tapi dia menutupi kesalahannya kan, dengan mengabaikan bahwa bukan Tuhan tidak menyelamatkan tapi dia yang menolak… Nah hal seperti ini harus dilihat secara obyektif dong…

Tuhanku baik, sangat baik, sungguh baik…

betul sekali :afro:

bukankah iman juga spt itu…dikala semua hal sepertinya tidak berjalan baik kita masih bisa percaya bahwa TUHAN baik dalam segala jalan-Nya

btw, sy kok jadi komen lagi ini :rolleye0014:

2 : Jonathan

Well, tujuan saya me-launch topik ini adalah menjawab ia yang bertanya kepada saya, dan saya belum bisa menggunakan jawaban anda untuk menjawab dia,

Tapi dalam reply ke-2 anda menggunakan perbandingan Daud dalam kasus pembunuhan Uria:

Kasus ini berbeda, ia sudah diperingatkan oleh Natan dan ia bertobat, apakah Kain bertobat? tidak, ia hanya takut dibalas (pengecut)
Daud sudah dihukum, anak hasil selingkuhannya mati (walaupun saya tidak setuju 1 nyawa tak berdosa hilang karena perbuatan orang tuanya). Kain tidak dihukum, bahkan orang yang membalasnya yang dihukum!
Sekali lagi, aplikasikan dalam kehidupan se-hari-hari,
Jika Kain itu tetangga anda, dan ia membunuh orang tua anda, lalu anda menuntut, diproses di pengadilan, setelah keluar banyak biaya untuk polisi, jaksa, hakim, ternyata si pembunuh ini dilindungi orang yang mahakuat, dikeluarkanlah SP3, bahkan ia kemudian menjadi orang kuat itu, dijaga orang yang siap membunuh keluarga anda sebanyak 7 orang termasuk anda, padahal anda hanya menuntut balas!
Apakah anda tetap menyebut pelindung pembunuh ini adil? saya tak percaya, tapi bila anda tetap begitu, semoga saja itu tidak berlaku di keluarga anda!
Jadi semua dasar topic saya dan seperti dasar 10 hukum : Jangan lakukan apa yang kamu tidak mau orang lain lakukan padamu, dan jangan membenarkan perbuatan orang lain, itu bisa dilakukan padamu juga, dan sayalah saksinya!
Perbuatan pengecualian itu sudah dicontoh orang lain : Lamekh membunuh 2 orang, tapi orang itu bersalah (walaupun kecil), tetapi apa salah Habel? mempersembahkan korban?
Pembunuhan bisa terjadi karena ada / tidak ada motif
Daud : motifnya menutupi selingkuhannya, ia memanggil Uria, menyuruhnya pulang, supaya ia menggauli istrinya, dan hamil, jadi Daud bisa menutupi hasil perbuatannya, walaupun kalau dirunut tanggal, tetaplah bukan Uria pelakunya, tapi Uria tidak mau pulang, percobaan ke-2 : Ia dibikin mabuk, tapi tetap tak mau pulang, akhirnya ia dibunuh, walaupun Daud membunuh ribuan orang, tapi itu dalam perang.
Kain : tidak ada motif, bahkan ia sudah diperingatkan Tuhan yang sudah melihat kemarahan Kain, karena itu dikatakan : Dosa sudah intip-intip, tapi dia tetap melakukannya.

Pembunuhan dengan atau tidak ada motif, hukumnya berbeda bung!

2: All4Him

Ya, tak mengapa, jika kita menemukan seseorang yang sependapat dengan kita, kita kembali lagi,
Sayapun selama me-launch topik-topik kontradiktif, sedikit menemukan yang sependapat, seperti Hanhalim, Odading, dan saya baru kembali dari topik : Bagaimana Alkitab sampai kepada kita dan menemukan bahwa Hellrider kelihatannya juga sependapat dengan saya : Alkitab selama perjalanannya telah bersalin beberapa puluh kali, dan setiap salinan bila terdapat error 1%, itu bisa terpropaganda 4x saja akan menjadi (.99x.98x.97x.96) = 90%, dan di mana letak error itu ? mungkin pada bagian yang kontradiktif itu.
Kalau FK-er yang tidak sependapat kelihatannya lebih banyak lagi, tak masalah buat saya, di situlah letak positif / negatif, tapi kembali ke bible: Whether it is 100% or 10% true, It is the only word of God left for human, written by human that is error-prone human is err, the full Bible I trust is the Bible directly from His mouth, confirmed by His creature and creation!

dari perspektif manusia, mungkin daginglah yang terbaik (karena kita menyantapnya), tetapi dari perspektif Allah, lemaklah yang terbaik (mungkin karena menghasilkan aroma yang lebih harum jika dibakar).

juga ayat berikut memmperlihatkan bahwa Allah senang akan pemberian hasil tani terbaik:
Exo 34:26 Yang terbaik dari buah bungaran hasil tanahmu haruslah kaubawa ke dalam rumah TUHAN, Allahmu. Janganlah engkau masak anak kambing dalam susu induknya."

jadi masuk akal jika kita menyimpulkan bahwa Kain tidak memberikan hasil tani terbaiknya.

Salam damai sejahtera dalam Kristus Yesus untuk semua.

Manusia itu (Adam) membuat cawat untuk menutupi auratnya dan aurat isterinya.
Karena keduanya telah memilih untuk berada di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.
Sepuluh perintah dalam hukum Taurat berkata “jangan berzinah, siapa yang berzinah harus mati.”
Itulah sebabnya manusia itu (Adam) membuat cawat sebagai penutup aurat.
Dan menamakan isterinya Hawa yang berarti perempuan yang membuat semua manusia akhirnya harus memakai penutup aurat. (Padahal yang Allah kehendaki adalah manusia hidup dalam Dua Kasih Terutama).

Karena Allah menghendaki manusia hidup dalam Dua Kasih Terutama, maka sebelum manusia itu (Adam) dan isterinya meninggalkan Eden, Allah memberikan mereka pakaian. (Karena berpakaian adalah sesuai dengan ketetapn hidup dalam Dua Kasih Terutama)

Setelah berpakaian barulah manusia itu (Adam) diusir dari taman Eden.
Mereka memperoleh keturunan.

Kain mempersembahkan hasil tanah.
Habel mempersembahkan ternaknya yang sulung yaitu anak sulung dari kambing dombanya.

Kenapa persembahan Kain tidak diterima dan Habel diterima?

Karena persembahan Habel membuat pakaian lebih layak dipakai, dan berpakaian adalah suatu ketentuan untuk hidup dalam Dua Kasih Terutama.

Persembahan Kain tidak memenuhi Dua Kasih Terutama (hanya memenuhi sepuluh perintah menurut hukum Taurat).
Karena ketentuan untuk manusia yang hidup dalam Dua Kasih Terutama adalah selain memperoleh buah-buahan, tumbuhan hijau juga daging. (Lihat Nuh, manusia yang menerima hidup dalam Dua Kasih Terutama).

2: Kawabaki (ninja?)
Seperti judul di atas menyebutkan : kontradiksi
kontra = bertentangan, dictum = berkata
Menurut AllQTab berkata saya
Ada ayat yang bertentangan di sini :

Kej04 15.0 Firman TUHAN kepadanya: “Sekali-kali tidak! Barangsiapa yang membunuh Kain akan dibalaskan kepadanya 7 x lipat.” Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barangsiapapun yang bertemu dengan dia.

Kel20 13.0 Jangan membunuh.

Bukannya melakukan apa yang difirmankanNya, ia mengampuni Kain
Ini adalah dosa pertama, orang tua kain hanya melanggar, merusak atau justru memperbaiki tubuh mereka, tapi Kain ini merusak tubuh orang lain, yang seharusnya dijaganya malah dijagalnya, penduduk bumi yang cuma 4 orang jadi 3 orang!

Bukan cuma itu, bahkan hukum yang harusnya ditegakkan, bahkan pelakunya, seperti nunun (walaupun masih tersangka), dilindungi oleh orang kuat (kata ketua KPK), Bahkan dibalaskan 7 x lipat, normalkah ini menurut anda, dan itu menjadi preseden (bukan presiden) buruk, ditiru oleh ngeLamekh, ia membunuh 2 orang hanya karena kesalahan kecil, dan ia mengklaim 77x balasan lebih dari Kain,

Jika anda punya penjelasan logis, silahkan, lebih baik lagi bila disertai bukti!


@mikhael
Bapak, daud bukan menerima peringatan, daud menerima teguran atas dosa yang “sudah” dilakukan.
Justru kain yang menerima teguran.
Motif, tetntang motif, kainpun punya motif jelas yaitu “iri hati”.
Kain dihukum lho, bukan tidak dihukum. Dia dikeluarkan dari eden dan dia tidak lagi bersama keluarganya dan tidak pernah lagi masuk dalam jajaran keluarga adam yang menerima berkat Tuhan. Meskipun Tuhan masih melindungi dan memberikan berkat, semua itu konsisten dengan kemaha kasih an Tuhan dimana Dia mengasihi yang baik dan yang jahat.

Kemudian tentang hukum. Ingat bapak secara urutan waktu, maka jaman kain, dia belum mengenal 10 perintah. Dan ingat bahwa 10 perintah adalah untuk menyatakan kepada manusia dengan sangat jelas mana itu dosa mana yang bukan. Dan oleh karena itu pula secara adil Tuhan menghukum kain tidak berdasarkan “taurat” tetapi berdasarkan “kasih karunia Dia”.

Kalau anda mendasarkan penilaian anda berdasarkan hukum formal sementara anda mengabaikan urutan waktu saya kira anda juga tidak adil menilai kasus itu bapak. Apakah pelanggaran hari ini dan penghakiman hari ini bisa menggunakan hukum formal yang baru ada ribuan tahun lagi?? Saya kira itu tidak masuk akal.

Saya justru melihat secara obyektif bahwa penghukuman terhadap kain sudah diberikan tetapi memang ada pengampunan dari Tuhan, maka lihatlah itu sebagai kasih Tuhan. Toh kita tidak bisa lepas dari salah juga.

Contoh anda tidak dapat diaplikasikan dalam kasus kain, kenapa? Karena hukum formal tidak ada jaman itu, jadi untuk kasus antar manusia saja dengan apa kain harus dihakimi?? Satu satunya adalah dengan apa yang dinyatakan kain sendiri. Yaitu “pembalasan dendam” antar manusia. Saya kira itu sudah adil untuk jamannya. Gak bisa kita bandingkan begitu saja keadilan jaman ini dengan jaman kain dimana hukum rimba yang berlaku bukan hukum formal.
Jadi ini bukan “pembelaan” Tuhan kepada pembunuh seperti kain, tetapi ini adalah kasih karunia sekaligus ini adalah penghukuman adil berdasarkan jamannya.

Shalom.

2: jo nathan

jo, natan telah memberi peringatan :
2Sam12 11.0 Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil istri-istrimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan istri-istrimu di siang hari.
2Sam12 12.0 Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan."
2Sam12 13.0 Lalu berkatalah Daud kepada Natan: “Aku sudah berdosa kepada TUHAN.” Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

love is blind, if you love Yahshua, you’ll see everything from the bright side
But if put aside that feeling for a moment and read the bible literally, neutrally, U will see clearly!

Kita memang tidak tahu sifat hukum Tuhan : berlaku pasang atau surut!
Taruhlah hukum itu berlaku mulai ditetapkan, apakah sebelumnya tiada hukum di dunia ini? apakah hanya setelah Keluaran 20 itu manusia ditetapkan berdosa atu tidak? hakikat dosa adalah pelanggaran hukum Allah, dan jika Kain diampuni, biarlah, Tuhan begitu murah hati, anggap saja dispensasi untuk anak mas Allah, tapi seperti orang mengampuni, perbuatannya sampai titik itu dianggap tidak ada, 0-0, tetapi ini malah dijanjikan pengbalasan (bukan pengampunan saja) sampai masa tak terbatas, pakai logika saja, selain anda kebal hukum, kebalikannya berlaku, efeknya bila anda membunuh lagi, nanti orang itu tidak boleh membalas, bahkan bisa didenda 7 x lipat!
Setahu saya hukum segala hukum : jangan lakukan apa yang anda tidak mau orang lakukan pada anda, jangan membela kasus orang yang bisa melakukannya pada anda, itu bisa saja terjadi pada anda jo, penganut faham Kainisme membunuh keluarga anda dan ketika anda hendak balas dendam, ada orang kuat yang mengatakan seperti Tuhan : Kamu akan dibalas 7x, saya kira anda tidak akan berbesar hati seperti sekarang, saya berani bertaruh untuk itu.
You may love somebody now, but U will not keep that feeling forever, but moreover, I use every answer to whom the question threw on me, but still, I can’t use it without proof!

Ada koreksi tentang itu : kain sudah lahir di luar taman Eden.
Tidak disebutkan bahwa kain iri hati, yang jelas ekspresi :
Kej04 05.0 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan_Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
memang aneh, hati panas tapi mukanya muram (sedih), tapi begitulah yang tertulis, jadi jangan menambah perasaan di sini,
1Yoh03 12.0 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.
Yud01 11.0 Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

Ada 3 ayat yang menyatakan Kain itu jahat, dia membuat mayat I,
Jika Yahshua membela dia dan dia bisa menyanyi, dia akan melagukan lagu senada dengan anda : Yahshua baik, sangat baik, aku membunuh, aku diampuniNya, aku bisa membunuh lagi, akan tetap diampuninya, (Reff : 7 x)
Tuhan maha pemurah, hukum bukanlah harga mati, bukan berarti mati, tapi kenapa orang yang mau memberhentikan pembunuhan itu malah dibalas 7x (mati?)

Jika semua berdasar 10 Hukum, tidak ada dosa sampai Hukum itu ditulis di Keluaran
nyatanya : makan buah tidak dilarang di 10 hukum, tapi kematian itu terjadi secara alamiah,
tapi Kain mempercepatnya (tidak alamiah)
Hukum itu menurut saya tetap ada secara lisan, normatif, karena bahasa di masa itu adalah bahasa verbal / lisan, soal tulisan mulai kapan kita tidak tahu, dan jika hukum itu dilanggar dan dilanggar terus, mereka perlu diingatkan, barulah dibuat bentuk tulisan supaya tidak ber-ulang-ulang (cape deh!)

Ini adalah kata I di alkitab yang menyebut kata ‘tulisan’
Kel32 16.0 Ke-2 loh itu ialah pekerjaan Allah dan tulisan itu ialah tulisan Allah, ditukik pada loh-loh itu.
membahas tulisan adalah sama dengan membahas peradaban, panjang sekali, walaupun tulisan itu dibuat, tetapi dituliskan dalam media yang tidak portabel akan menjadi sia-sia, seperti hieroglief di dinding, orang harus ke sana untuk melihat itu, kembali ke medianya dan tintanya, panjaaaang sekali.

Jadi kita tidak tahu ada atau tidak hukum itu, tapi saya kira Tuhan mahatahu, sebelum Kain melakukan dosa ia sudah diperingatkan : Dosa sudah mengintip di depan pintu, sedangkan dosa itu adalah pelanggaran hukum Allah, berarti sudah ada perintah Allah tentang hal itu!
Tapi Kain tak menghiraukannya :
Jadi sifat negatif Kain : ndableg!
dari perkataan sebelumnya kelihatan sifat lainnya : Akukah penjaga(l) adikku? Ignorance (saya sulit menemukan padanannya dlm Ind)
Dosa sebelumnya ketika ditanya : Aku tidak tahu! (berdusta)
Sifat berikutnya : tidak menyesal, tidak bertanggung jawab, membantah Tuhan, pengecut (berani membunuh tapi takut dibunuh)
Begitu banyak sifat negatif Kain, tetapi Tuhan begitu murah hati

Soal jawaban anda karena persembahanya bukan yang terbaik, jadi tidak diterima Tuhan
alasan itu tidak membenarkan pembunuhan, dan kalau saya bila saya memberi dan tidak diterima, ya tak masalah, saya tarik kembali, saya gunakan untuk yang lain, bila uang saya tak diterima karena jelek, saya akan berkata : saya sudah memberi, tapi tak diterima, jangan salahkan saya, saya ambil lagi untuk jajan, kebetulan!

@mikhael
2samuel12:1 TUHAN mengutus Natan kepada Daud. Ia datang kepada Daud dan berkata kepadanya: "Ada dua orang dalam suatu kota: yang seorang kaya, yang lain miskin.
Nah seperti yang saya katakan, bahwa itu bukan nasehat, itu “pembukaan mata”. Pembukaan dosa. Hal ini jelas bapak. Jujurlah pada urutan waktu.

Bapak, hukum Tuhan sama saja, Tuhan itu adil. Dia tidak akan memberikan beban kepada mereka sebelum waktunya. Nah kain belum waktunya melakukan hukum taurat.

Contoh:
Kejadian 18:20 Sesudah itu berfirmanlah TUHAN: "Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya.

Lihat, bagaimana Tuhan tidak menetapkan penghukuman berdasarkan taurat tetapi berdasarkan kehendak dan kemauanNya sendiri bukan yang lain.
Hukum sudah ada didalam Tuhan tetapi belum diketahui manusia. Saya kira itu harus dipahami.

Roma 2:18 dan tahu akan kehendak-Nya, dan oleh karena diajar dalam hukum Taurat, dapat tahu mana yang baik dan mana yang tidak,

Silahkan anda telaah ayat diatas yang jelas menunjukan bahwa taurat membuat “manusia mengerti”.

Roma 3:20 Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

Nah semakin jelas apa yang kita bahas.

@nggedabrus
Kain lahir diluar eden, benar, tapi masih disekitaran eden:
Kejadian 3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.
Kejadian 4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Jadi, jelas bro ya, bagaimana mungkin bisa??hati panas, karena persembahan adiknya diterima dia tidak, dan anda katakan bukan iri?? Hehehe… Anda seperti tidak tahu aja…

Bro, persembahan kain ditolak, tetapi apakah dia melakukan yang jahat dihadapan Tuhan?
Kejadian 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau —berbuat baik?— Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."

Anda bisakah memahami bahwa disini Tuhan menyatakan, " kenapa kamu kain bermuram durja sementara kamu sudah melakukan hal yang baik dihadapanKu"?? Asap yang tidak kesorga bukan berarti persembahannya tidak baik, tetapi bisa juga karena Tuhan ingin menunjukan persembahan seperti apa yang dikenan Tuhan dan menyenangkan hatiNya. Tetapi persembahan yang tidak diterimapun sebenarnya masih hal yang baik. Itu harus dipahami. Kalau anda mau memhami tentang persembahan, silahkan selidiki kitab2 berikutnya, dimana disana dijelaskan, kapan waktunya persembahan lemak kapan waktunya persembahan hasil tanah. Nah dari sini anda harus memahami bahwa semua itu ada waktunya dan kain mungkin hanya mempersembahkan hasil bumi tidak pada waktu yang tepat. Itu aja gak lebih.

Jadi jangan mengkambinghitamkan Tuhan, karena Dia memang baik. Tuhanku baik, Yeshuaku baik, YHWH ku baik,…

Nah persis sudah, orang2 seperti anda lah yang dikatakan, “tidak semua mereka yang memanggil Aku Tuhan dapat selamat, pergilah kalian dari hadapanKu, hai kalian pembuat kejahatan”"!!

Orang2 yang tidak dapat mengenal Elohim dengan benar dan hanya mengutamakan “kehendak pribadi” dan keegoisan pribadi"… Silahkan saja anda lanjutkan seperti itu kalau anda mau, asal jangan menyesal nanti. Dan kalau anda sudah memahami, maka segeralah bertobat sebelum segalanya terlambat, karena kita tidak tahu apakah iblis masih tidak diijinkan Tuhan mengambil kesempatan pertobatan kita. Kalau sudah demikian semua sudah sia sia, meskipun kamu mengaku sebagai orang yang percaya Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat. Sementara kalau kamu orang yang menolak Yesus, maka semoga Tuhan masih memberi kamu kesempatan untuk bertobat. Karena kejahatanmu memang akan terus ditambah tambahkan bagi mu kalau Dia memang tidak mau memilih kamu, sehingga penghakiman akan berlangsung otomatis.

Shalom.