Kontroversi seputar Konstantin

Dari postingan-postingan anda, kok anda terlalu memikirkan “APA KATA ISLAM” seh!!!

Quidquid latine dictum sit, altum viditur…’

Mana postingan saya bahwa Natal ditetapkan oleh Konstantin? Saya ingin lihat. Tq

Reddite ergo quae sunt Caesaris, Caesari

Oke bro, dalam hal ini kita hanya beda istilah saja, namun yang lainnya sama kok. Tujuan kami adalah untuk menyampaikan kebenaran yang Alkitabiah kepada mereka dan berharap mereka tahu kebenaranNya sehingga dapat menerima YESUS KRISTUS sebagai Tuhan & Juruselamat pribadi mereka.

Kalau anda balik bertanya seperti itu, dulupun pernah saya jawab juga dengan pertanyaan balik.

Kalau Yesus tidak mewajibkannya untuk merayakan kelahiranNya, bolehkah kita tidak merayakannya ???

Dulu ada yang pernah bilang bahwa tanggal kelahiran Yesus adalah 17 April, namun pendapat itu sudah tergantikan oleh tesis baru yaitu tgl 15 bulan Tishri, tepat pada perayaan SUKHOT.

Kalau begitu tgl. 25 Desember, GKR/GKO merayakan hari kelahiran siapa ??? Apakah gereja anda yang mewajibkannya ???

Yang posting pertama kali adalah saya, namun anda menanggapinya bahwa konstantin melakukannya untuk menjangkau jiwa-jiwa orang pagan.

Artinya apa sih reddite ergo quae sunt Caesaris, Caesari ???

Seingat saya, saya tidak tulis bahwa yang Konstantin yang melakukannya, mohon diberikan linknya, sebab setahu saya postingan saya seperti ini:

TIDAK ADA NAMA KONSTANTINE yang SAYA TULIS!

Artinya apa sih reddite ergo quae sunt Caesaris, Caesari ????
Cari tahu sendiri :D

Lho bukankah dulu Konstantin menetapkan 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus yang diadopsi dari perayaan ilah orang-orang pagan, bukankah ini secara langsung atau tidak, kita jadi merayakan perayaan ilah orang-orang pagan ???

Kami bukan marah kepada anda, gereja atau Konstantin, namun kami ingin memberitahukan bahwa sebenarnya Yesus tidak dilahirkan pada 25 Desember melainkan tgl. 15 bulan Tishri, dan 15 Tishri itulah kita sekaligus merayakan Sukhot.

Dan seandainya ada kekeliruan oleh Konstantin, itu dapat segera diperbaiki. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Betul saya yang mempostingkan kata Konstantin, tetapi anda meresponnya sbb: 25 Desember sebagai Natal adalah untuk memindahkan kebudayaan Pagan menyembah kepada ALLAH yang benar :slight_smile:
17:23 Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.

Inilah yang menjadikan alasan saya bahwa Konstantin menetapkan tgl 25 Desember sebagai hari kelahiran untuk menjangkau jiwa-jiwa. Dan saya respon lagi: Kok kesannya menipu ???

Tuh khan Katolik paling suka pakai bahasa latin, wajar khan kami suka pakai bahasa Ibrani apalagi Alkitab condong ke back to hebraic roots.

Lha anda kan memakai tafsirannya bro SP kan?

Itu juga baru tafsiran BERDASARKAN KIRA-KIRA!!!

http://www.sarapanpagi.org/tanggal-berapa-yesus-lahir-vt250.html

Kelahiran Yesus jelas harus terjadi sebelum kematian Raja Herodes Agung yang ingin membunuhnya dengan memerintahkan pembunuhan semua bayi berumur di bawah 2 tahun di Betlehem (Matius 2:16). Flavius Josephus (37-100), sejarawan Yahudi abad pertama, mengatakan bahwa sesaat sebelum Herodes meninggal telah[u][b] terjadi gerhana bulan[/b][/u] yang menurut para pakar perbintangan terjadi pada 13 Maret tahun 4 sebelum Masehi (Antiquities of the Jews, XVII, vi, 167). Dengan mengacu pada [u][b]taksiran Herodes[/b][/u] bahwa [u][b]bayi yang baru lahir itu tidak lebih dari 2 tahun usianya[/b][/u], maka taksiran intelektual tahun kelahiran Yesus sekitar tahun 4-5 sebelum Masehi.
Dari kemaren2, [u][b]semua doktrin[/b][/u] kamu kok [u][b]BERDASARKAN KIRA-KIRA[/b][/u] seh???????????????

Damnant quod non intellegunt

PERAYAAN NATAL ADALAH PERAYAAN KAFIR YANG DI ADOPSI OLEH Kristen

Setiap menjelang bulan Desember orang2 Kristen sibuk mempersiapkan perayaan Natal yang katanya adalah kelahiran Yeshua ke dunia ini, dari tahun ketahun turun temurun mereka bersuka cita saling memberi ucapan selamat Natal, ucapan damai dibumi damai dihati seolah mewarnai menambah suasana menjadi indah saling bermaaf-maafan, hari raya yang dirayakan turun temurun ini seolah sudah menyatu dg Kekristenan tanpa orang mau menyelidiki dari mana asal mula hari raya Natal ini, padahal bila kita mau benar2 belajar Firman Tuhan, tidak pernah ada cerita Yeshua lahir dibulan Desember yang bila di singkronkan dengan penanggalan Yahudi akan jatuh pada bulan Tevet (Desember-Januari) yang adalah bulan yang sangat dingin, kira2 dinginnya bisa mencapai 5 derajad celcius, mana ada gembala2 yang menggembalakan domba di padang dalam suasana yang sangat dingin, padahal dalam kitab suci tertulis bahwa sewaktu Yeshua lahir para gembala di padang di datangi oleh malaikat Tuhan yang memberitahu kalau ada penyelamat dunia yang telah lahir di dunia ini yaitu Yeshua (Luqas 2:8-20).

Sungguh sangat disayangkan, hari raya yang dirayakan oleh orang Kristen diseluruh dunia ini sebenarnya berasal dari hari raya para penyembah dewa2 yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan kitab suci aslinya, dengan berbagai alasan mereka menolak keaslian hari raya yang telah tertulis dalam kitab suci yaitu 7 hari raya (Wayiqra/ Imamat 23) tetapi malah menerima dengan sukacita hari raya2 kafir yang tidak jelas juntrungannya, kalau direnungkan dalam2… ah… sangat mengerikan… fenomena apa ini? Marilah sekarang kita lihat asal mula hari raya Natal yang sebenarnya adalah hari raya pemujaan terhadap dewa matahari atau yang mereka kenal dengan Saturnalia Celebrate.

Perayaan ini sebenarnya adalah bikinan Kaisar Konstantin pada tahun 325, saat dia menang perang melawan jendral Maximeus dan memproklamirkan Kekristenan menjadi agama negara, semua orang dipaksa untuk menjadi orang Kristen dan perayaan Saturnalia Celebrate yang adalah perayaan tradisi Roma dan para penyembah dewa matahari diubah dengan serta merta dan figur dewa Saturnalia diganti dengan figur Yeshua (Mereka menyebutnya YESUS), bukan cuma sampai disitu saja tetapi semua tata cara Ibrani ditolak dengan alasan orang Kristen itu bukan orang Yahudi, sehingga apa saja yang bernuansa Yahudi dianggap sebagai idiologi yang tidak boleh di ikuti, inilah kekacauan yang sangat luar biasa, bahkan dengan konyolnya Konstantin memaksa org Kristen atas nama negara untuk merayakan kelahiran Yeshua tanggal 25 Desember, pada waktu itu memang orang2 yang percaya kepada Yeshua merasa keberatan, tetapi apakah mereka berani melawan fatwa Konstantin ini? kalau mereka menolak maka rumah ibadah pasti rata dengan tanah karena dianggap melawan penguasa, tetapi kalau menerima, mereka tahu kalau hal itu salah dan tidak ada relefansinya apa2 dalam kitab suci juga tidak ada, maka mereka bersidang melalui sidang konsili di Nicea sbg induk dari konsili2 yang dibawahnya, yang dikenal dengan konsili Nicea, diputuskan untuk mengikuti kemauan Konstantin, toh jemaat tidak akan tahu yang penting ada nama Yeshua yang dimasukkan.
(Bagaimana jika anda yang lahir tanggal 10 Oktober dirayakan tanggal 8 Juni semau-maunya sendiri, oleh orang lain, anda protes nggak ya?) jelas protes ya…? Akhirnya dengan keputusan itu maka semua konsili dibawah konsili NIcea, seperti Konsili Trulo/ Quinesex tahun 692 harus tunduk pada atasan, bahkan lebih radikal lagi mereka akan memecat orang Kristen, barangsiapa ada yang berani merayakan hari raya keagamaan orang Yahudi (7 Hari raya), mereka harus tunduk pada aturan Konstantin (anda juga khan tunduk pada Konstantin? tapi nggak ding… wong anda udah tahu kebenaran kok ya…?)

Ini bro, tulisan dari Pak Lukas, tolong dikoreksi kalau salah ???/

Bukan kira-kira bro tetapi berdasarkan analisis data.

Kapan sebenarnya YESUS dilahirkan ?

Catatan:

  1. Maria melahirkan tidak mendapat tempat karena sedang ramainya perayaan2 besar Tabernakel (Ulangan 16:16) belum lagi adanya pendaftaran seluruh negeri oleh pemerintah.
  2. Jika kita menerima Yeshua wafat pada usia 33 setengah (tiga setengah tahun pelayananNya), maka cara termudah untuk mempertegas waktu kelahirannya adalah dengan mengurangi enam bulan dari hari kematianNya yaitu pada saat Hari Raya Paskah, (Bulan Nisan (Maret/ April) dimana membawa kita kepada hari ulang tahunNya yang terakhir, Tishri (September / Oktober) yaitu hari Raya Pondok Daun – Jadi tepat sekali !!
  3. Selama bulan Tevet (Desember/ Januari), pada bagian dunia ini sedang berlangsung musim dingin. Salju turun dibanyak tempat dalam kerajaan Romawi dan cuacanya sama sekali tidak mendukung untuk bepergian. Kaisar tidak mungkin mengharapkan seluruh penduduk untuk bepergian dalam keadaan bersalju.
  4. Kata Yunani skenoo (4637) yang dipakai disini menurut Strong’s Concordance mempunyai arti:
    to fix one’s tabernacle, have one’s tabernacle, abide (or live) in a tabernacle (or tent), tabernacle
    Temporary Residence, dwell
  5. Dan masih ada tema dan pesan-pesan lain yang berhubungan dengan hari raya Sukkot. Dalam Luk 2:12 kita menemukan bayi Yeshua dibungkus dalam kain lampin. Kain ini biasanya digunakan sebagai suluh tong minyak dalam Ruang Perempuan (salah satu ruangan dalam Bait ELOHIM) selama perayaan Sukkot.
  6. Yeshua juga diceritakan lahir di sebuah kandang hewan dan dibaringkan di dalam palungan (Luk 2:7). Kata Ibrani untuk kandang hewan semacam ini adalah sukkah atau sukkot (jamak), seperti dalam Kej 33:17 “Tetapi Yakub berangkat ke Sukkot, lalu mendirikan rumah, dan untuk ternaknya dibuatnya gubuk-gubuk. Itulah sebabnya tempat itu dinamai Sukkot.”
  7. Dengan menempatkan hari kelahiran Yeshua pada hari raya Sukkot, maka hari kedelapan dimana Yeshua disunat adalah hari terakhir dari perayaan Sukkot (Im 23:36,39), yang dikenal sebagai hari raya Simkhat Torah (Sukacita Taurat). Tema perayaan Sukkot (Feast of Tabernacle) adalah “ELOHIM berdiam di tengah-tengah umat-Nya.” Yeshua menggenapi hari raya ini dengan kelahiran-Nya yakni datang untuk berdiam di tengah-tengah kita, sama seperti YAHWEH telah berdiam di tengah-tengah bangsa Israel di padang gurun. Sebab itu YAHWEH sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan ia akan menamakan Dia Imanuel (Im=bersama, anu=kita, el=tuhan). (Yes 7:14)

Pakai bahasa yang sopan lah dan jangan ad hominem kata momod. Bila benar katakanlah benar, bila salah katakanlah salah.

Yup, saya copas dari sono, coba deh bro masuk ke websitenya.

Lha itu sudah dikonfirm sama bro Roderick duluan kok!

Semuanya KIRA-KIRA!

Kenapa kami harus mengganti perayaan kami demi DOKTRIN KIRA-KIRA?

Damnant quod non intellegunt

Bro, saya dapat informasi dari wikipedia bahwa Katolik menetapkan tgl 25 Desember sebagai hari kelahiran YESUS, dasarnya apa ??? Kira-kira atau suka-suka ???

Nih, saya copaskan dari wikipedia :
The December 25 date may have been selected by the church in Rome in the early 4th century. At this time, a church calendar was created and other holidays were also placed on solar dates: “It is cosmic symbolism…which inspired the Church leadership in Rome to elect the winter solstice, December 25, as the birthday of CHRIST, and the summer solstice as that of John the Baptist, supplemented by the equinoxes as their respective dates of conception. While they were aware that pagans called this day the ‘birthday’ of Sol Invictus, this did not concern them and it did not play any role in their choice of date for Christmas,” according to modern scholar S.E. Hijmans

sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Christmas

Sudahlah bro, jangan ad hominem pakai bahasa latin.

YHWH Yevarek Otka.

Lha tapi kan kami berdasarkan Gereja Perdana, kalau sis?

Sudahlah bro, jangan ad hominem pakai bahasa latin.
Itu bukan Ad Hominem, melainkan ungkapan dalam bahasa Latin yang selalu saya tulis disetiap posting, jangan dianggap itu ditujukan buat sis ya :happy0025: :) :char11:

Deorum injuriae Diis curae

Damnant quod non intellegunt: Mereka menyalahkan/mengutuk apa yang mereka tak mengerti.

Bukan ad hominem sis :wink:

Itu baru mulai abad ke 4.

Sorry bro, saya telah salah sangka, ternyata anda adalah orang yang jujur dan baik.

Shalom.

Lha mending abad ke 4, daripada tahun 2000an dan memakai doktrin kira-kira? :happy0025: :tongue: :char11:

Sorry bro, saya telah salah sangka, ternyata anda adalah orang yang jujur dan baik. Shalom.
Aduh... daku tersanjung :ashamed0002: :monkeys40: :monkeys19: :onion-head53:

Tapi bro, ada penjelasan bahwa Gereja Katolik yang menetapkan tgl 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus yang diadop dari kepercayaan pagan ??? Kalau menurut anda Konstantin bukanlah yang menetapkan lalu siapa ??? Kemudian dasarnya apa ??? Tentunya bukan kira-kira atau suka-suka ???