Kpi : Pertobatan Menjelang Kematian

[b]Hadirilah…
Ajak Keluarga, para hamba Tuhan, dan siswa Theologi untuk belajar dan menerima berkat Firman Tuhan.

Dalam acara :
Kebaktian Pekabaran Injil

"Pertobatan Menjelang Kematian”

Pembicara : Pdt. Budi Asali Mdiv.
Reformed Theological Seminary (RTS), Jackson, Mississippi, USA

Hari Minggu , Tgl. 05 Juni 2011

Pk. 08.00 pagi  KPI
Pk. 17.00 sore  Fondasi Kristen

Tempat :
RUNGKUT MEGAH RAYA
BLOK D no. 16
JL. RAYA KALI RUNGKUT

S U R A B A Y A

  Mengapa orang tidak merasa haus / merasa membutuhkan keselamatan?

Mereka mabuk oleh hal-hal duniawi, seperti kesenangan, pesta, sex, pacaran, uang, hobby, dsb. Orang kaya lebih rawan terhadap hal-hal ini, karena dengan uangnya ia bisa menikmati banyak hal-hal duniawi, sehingga tidak merasakan kebutuhan rohaninya. Dan karena itu Yesus berkata bahwa orang kaya sukar masuk surga.

Mat 19:23-24 - “(23) Yesus berkata kepada murid-muridNya: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (24) Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.’”.

Mereka terobsesi oleh problem / penderitaan duniawi, sehingga sama sekali tidak memikirkan kebutuhan rohaninya. Orang miskin lebih rawan terhadap hal ini.

Mereka berpikir bahwa kematian itu masih jauh, dan karenanya sekarang ini tidak perlu memikirkan kehidupan setelah kematian. Orang muda rawan terhadap pemikiran ini

Fritz Ridenour: “Many religions and cults admit the problem of sin, but their solution is always different from Christianity’s. While Christianity says that the only salvation from sin is faith in Jesus Christ and His atoning death on the cross, other religions seek salvation through good works or keeping rules and laws” (= Banyak agama dan sekte mengakui problem dosa, tetapi cara pemecahan / penyelesaian mereka selalu berbeda dengan cara pemecahan / penyelesaian dari kekristenan. Sementara kekristenan mengatakan bahwa satu-satunya keselamatan dari dosa adalah iman kepada Yesus Kristus dan kematianNya yang menebus di kayu salib, agama-agama lain mencari keselamatan melalui perbuatan-perbuatan baik atau dengan memelihara / mentaati peraturan-peraturan dan hukum-hukum) - ‘So What’s the Difference?’, hal 17.

        Berapa persen kemungkinan  untuk selamat, bagi yang menunda
        Untuk bertobat pada saat ini, dan berencana bertobat menjelang kematian?

Lambat atau cepat, saudara akan mati, dan harus mempertanggung-jawabkan dosa-dosa saudara di hadapan Allah.

Heb 9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati
hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,

Sudah siapkah saudara???
Datang dan temukan jawabannya…

Contact Persons :
Sdr Cahaya : hp 83849348827, 3140039119
Bp. Rizal : Flexi 031-71060304
Bp. Rudy : Flexi 031-71736955, 77014779, 081330364123

e-mail address : : [email protected]
Base URL: http://www.golgothaministry.org
e-mail address : : [email protected]
Base URL: http://www.golgotaministry.co.cc

Tuhan Memberkati

[/b]