Kristen Irak Tetap Berbahagia Di tengah Penganiayaan

Pastor di Irak terus-menerus berbicara menentang penganiayaan atas orang Kristen di negara mereka, mendesak digelarnya doa dan diambilnya tindakan nyata dari kelompok hak asasi manusia.

Canon Andrew White, yang juga dikenal sebagai “Vikaris di Baghdad”, memimpin gereja St. George’s Anglican di Irak. Ia mengatakan bahwa serangan terhadap orang Kristen terus berlanjut, namun orang percaya di Irak juga semakin dikuatkan melalui cobaan itu.

“Kami berada di bawah penganiayaan yang serius. Sudah 227 orang yang meninggal di tahun ini. Kami diserang, kaum kami diculik dan mereka disiksa,” ujarnya.

“Orang-orang kami melarikan diri – sejumlah besar rakyat Kristen Irak telah melarikan diri. Tetapi kami sangat berbahagia,” ujarnya. Di balik semua ini, ini adalah gereja yang paling besar dan paling berbahagia yang pernah saya pimpin.”

Sebagaimana yang tertulis di Alkitab, penganiayaan akan menjadi bagian orang percaya yang memikul salib. Tak ada yang perlu ditakutkan karena tangan dan hati Tuhan akan senantiasa tersedia bagi setiap kita. Mari berdoa bagi saudara-saudara kita di Irak agar kekuatan Tuhan senantiasa menopang mereka dalam segala hal. Penganiayaan sendiri akan menjadi salah satu pokok doa selama hari doa sedunia di minggu ini.

Source : cbn.com

Roma 8
8:31. Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

mari kita mendoakan saudara-saudara kita di Irak yang sedang berjuang mempertahankan keimanannya

memang benar yang dikatakanNya, Roh Kuduslah yang memberikan penghiburan dan kekuatan, dan sungguh berbahagia dianiaya oleh karna Kristus