Ksatria Templar

Rekan-rekan sekalian ada yang tertarik dengan sejarah Ksatria Templar? Mari berbagi informasi disini.

Sebagai pembuka, saya akan tampilkan sebagian terjemahan bebas dari Wikipedia (kalau terjemahannya kacau mohon dimaklumi):

Ksatria Templar.

Tentara Miskin dari Kristus dan Bait Salomo, umumnya dikenal sebagai Ksatria Templar, Ordo Bait, atau sekedar Templar, merupakan satu diantara ordo paling kaya dan berkuasa di wilayah Kekristenan Barat. Kelompok ini bertahan selama sekitar dua abad pada masa Abad Pertengahan.

Ordo ini secara resmi disahkan oleh Gereja Katolik Roma sekitar tahun 1129, dan menjadi populer di seluruh wilayah Kekristenan dan bertumbuh pesat dalam hal keanggotaan dan kekuasaan. Ksatria Templar, dengan jubah khas putih dengan salib merah, merupakan satu diantara pasukan paling terampil pada Perang Salib. Anggota ordo yang tidak bertempur bertugas mengatur sistem ekonomi di seluruh wilayah Kekristenan, mengembangkan suatu teknik keuangan yang menjadi cikal-bakal perbankan, dan membangun benteng-benteng di wilayah Eropa dan Tanah Suci.

Keberadaan Ksatria Templar berkaitan erat dengan Perang Salib; ketika Tanah Suci dirampas, dukungan terhadap Ordo menjadi pudar. Desas-desus tentang upacara inisiasi rahasia Templar menciptakan ketidakpercayaan dan Raja Philip IV dari Prancis, yang berhutang sangat besar kepada Ordo, mengambil kesempatan dari situasi ini. Pada tahun 1307 banyak dari anggota Ordo di Prancis ditangkap, disiksa agar memberi pengakuan palsu, dan akhirnya dibakar di tiang. Dibawah tekanan dari Raja Philip, Paus Clement V membubarkan Ordo pada tahun 1312. Lenyapnya dengan tiba-tiba salah satu bagian utama dari infrastruktur Eropa ini menimbulkan spekulasi dan legenda, yang membuat nama “Templar” tetap hidup sampai jaman sekarang.

Setelah Perang Salib Pertama berhasil merebut Yerusalem pada tahun 1099, banyak peziarah Kristen datang mengunjungi apa yang mereka sebut sebagai Tempat Suci. Namun, meskipun seluruh kota Yerusalem berada dibawah kendali yang relatif aman, daerah-daerah Outremer (seberang laut) yang lain tidaklah demikian. Para bandit bermunculan, dan para peziarah secara rutin dibantai, terkadang berjumlah ratusan, ketika mereka melakukan perjalanan dari pantai di Jaffa ke Tanah Suci.

Sekitar tahun 1119, seorang ksatria Prancis bernama Hughs de Payens mendekati Raja Baldwin II dari Yerusalem dengan tujuan untuk membentuk suatu ordo monastik yang akan melindungi para peziarah. Raja Baldwin menyetujui permintaan ini, dan memberikan tempat sebagai kantor pusat di sayap dari istana kerajaan di Temple Mont, di wilayah Mesjid Al-Aqsa. Temple Mount memiliki makna mistis karena dipercaya berada diatas reruntuhan Bait Salomo. Tentara Salib dengan demikian memandang Mesjid Al-Aqsa sebagai Kuil Salomo, dan dari lokasi ini Ordo mengambil namanya, Ksatria Miskin dari Kristus dan Kuil Salomo, atau dikenal sebagai Ksatria “Templar”. Ordo ini, yang awalnya berjumlah sembilan ksatria, termasuk Godfrey de Saint-Omer dan Andre de Montbard, memiliki sumber pendanaan yang sedikit dan mengharapkan sumbangan untuk dapat bertahan. Lambang mereka adalah dua ksatria yang mengendarai satu ekor kuda, penekanan akan kemiskinan Ordo.

Status miskin dari Templar tidaklah berlangsung lama. Mereka memiliki pendukung berpengaruh yaitu St. Bernard dari Clairvaux, seorang tokoh Gereja terkemuka dan keponakan dari Andre de Montbard, salah seorang pendiri Ordo. Bernard berbicara dan menulis secara persuasif mengenai mereka, dan tahun 1129 pada Konsili Troyes Ordo secara resmi disahkan oleh Gereja. Dengan berkat formal ini, Ordo menjadi disukai di wilayah Kekristenan, menerima uang, tanah, bisnis, dan anak-anak dari keluarga terhormat yang ingin membantu peperangan di Tanah Suci. Keuntungan besar lain muncul tahun 1139, ketika Paus Innocent II mengeluarkan Omne Datum Optimum dimana Ordo dibebaskan dari mematuhi hukum setempat. Aturan ini berarti para Templar bebas melewati seluruh perbatasan, tidak diwajibkan membayar pajak, dan dibebaskan dari ketundukan kepada semua otoritas kecuali Paus.

Dengan misi yang jelas dan sumber daya yang cukup, Ordo bertumbuh dengan pesat. Para Templar sering kali menjadi kekuatan terdepan dalam peperangan-peperangan kunci selama Perang Salib, sebagai ksatria berbaju besi dengan kuda mereka yang dapat menyerang musuh, dengan maksud merusak formasi musuh. Salah satu kemenangan mereka yang paling terkenal adalah pada tahun 1177 selama Peperangan Montgisard, dimana sekitar 500 Ksatria Templar membantu beberapa ribu infantri untuk mengalahkan pasukan Saladin yang berjumlah lebih dari 26.000 pasukan.

Bersambung…

Meskipun misi utama Ordo adalah dalam bidang militer, hanya sedikit anggota yang adalah pejuang. Anggota lain bertugas membantu para ksatria dan mengatur infrastruktur keuangan Ordo. Ordo Templar, sekalipun bersumpah untuk hidup miskin secara individu, namun diberikan control terhadap kekayaan dari sumbangan-sumbangan langsung. Seorang bangsawan yang tertarik berpartisipasi dalam Perang Salib mungkin akan menempatkan seluruh asetnya dibawah manajemen Ordo selama ia pergi. Dengan kekayaan yang terkumpul di wilayah Kekristenan dan Outremer, pada tahun 1150 Ordo menciptakan semacam surat kredit bagi peziarah yang bepergian ke Tanah Suci: para peziarah menyimpan harta mereka yang berharga kepada anggota Templar lokal sebelum berangkat, menerima dokumen yang menunjukan nilai dari harta mereka, dan menggunakan dokumen ini untuk menarik uang mereka ketika tiba di Tanah Suci. Sistem yang inovatif ini merupakan betuk awal dari bank, dan mungkin sistem pertama dari cek; hal ini meningkatkan keamanan para peziarah karena mereka menjadi target yang kurang menarik bagi pencuri, dan juga memberi kontribusi bagi kas Templar.

Berdasarkan perpaduan antara sumbangan dan bisnis, Templar mendirikan suatu jaringan keuangan di seluruh wilayah Kristen. Mereka memperoleh lahan-lahan yang luas, baik di Eropa maupun di Timur Tengah; mereka membeli dan mengelola pertanian dan kebun anggur; mereka membangun benteng dan istana; mereka terlibat dalam manufaktur, ekspor-impor, mereka memiliki armada/kapal sendiri; dan pada satu ketika mereka bahkan memiliki seluruh Pulau Siprus. Ksatria Templar dapat dikatakan sebagai perusahaan multinasional pertama di dunia.

Pada pertengahan abad ke-12, gelombang pasang mulai berubah pada Perang Salib. Dunia Muslim semakin bersatu dibawah kepemimpinan yang efektif seperti Saladin, dan pertikaian muncul diantara faksi-faksi Kristen sehubungan dengan Tanah Suci. Ksatria Templar terkadang berselisih dengan dua ordo militer Kristen lainnya, Ksatria Hospitaller dan Ksatria Teutonic, dan permusuhan selama beberapa dekade memperlemah posisi Kristen, baik secara politik maupun militer. Setelah Templar terlibat dalam beberapa pertempuran yang tidak berhasil, termasuk pertempuran di Tanduk Hattin, kota Yerusalem jatuh ke tangan pasukan Saladin pada tahun 1187. Pasukan Salib merebut kembali kota itu pada tahun 1229 tanpa dukungan pasukan Templar, tetapi hanya bertahan sementara. Pada tahun 1244, Turki Khwarezmi merebut kembali Yerusalem, dan kota ini tidak kembali ke tangan Barat sampai tahun 1917 ketika Inggris merebutnya kembali dari Turki Ottoman.

Ksatria Templar didesak untuk memindahkan markas besarnya ke kota lain di sebelah utara, seperti kota-pelabuhan Acre, yang mereka miliki untuk satu abad berikutnya, namun yang juga jatuh pada tahun 1291, diikuti oleh benteng terakhir mereka, Tortosa (Tartus, yang sekarang adalah Siria) dan Atlit di Israel sekarang. Markas besar mereka kemudian dipindahkan ke Limassol di pulau Siprus, dan mereka juga berusaha mempertahankan sebuah garnisun di Pulau Arwad, tidak jauh dari pantai Tortosa. Pada tahun 1300, ada beberapa upaya untuk terlibat dalam upaya-upaya militer terkoordinasi dengan Mongol melalui kekuatan invasi baru di Arwad. Namun pada tahun 1302 atau 1303, Templar kehilangan pulau tersebut kepada Mamluk dari Mesir pada Pengepungan Arwad. Dengan direbutnya pulau itu, Pasukan Salib kehilangan pijakan terakhir mereka di Tanah Suci.

Wah, topik yang menarik nih gan…
Brrti templar knight ini tugas utama nya cuman perang sama ngatur ekonomi gitu ya…
Trus gimana dengan yang ada di film2 bahwa templar knight itu secret agent nya paus ya? Dan katanya sampe skrng masih ada templar knight tapi ya itu secret… Saya kurang ngerti sih, tapi saya suka topik nya, hehe

wah… ini bidang keahliannya mas jackson nih…

teori konspirasi & secret organisations… sip!!

silakan mas jack…

Secara resmi Ksatria Templar dibubarkan tahun 1312. Pada tahun 1314, Mahaguru Templar, Jacques de Molay, dibakar di tiang. Saat raja Louis XVI dihukum mati tahun 1793, dikatakan bahwa seseorang melompat ke tempat eksekusi dan berteriak, “Jacques de Molay, dendammu terbalaskan!”

Orang yang melakukan penembakan baru-baru ini di Norwegia dikabarkan mengenakan jubah Ksatria Templar. Beberapa novel seperti Templar Legacy menggambarkan bahwa Ksatria Templar masih ada sampai jaman modern, dan mereka memiliki suatu rahasia yang bisa memulihkan nama baik Ordo. Kelompok Freemason juga digambarkan memiliki hubungan dengan Ksatria Templar.

Jadi, apakah Ksatria Templar masih ada sampai sekarang? Apakah orang/kelompok di jaman modern hanya sekedar mencaplok nama Ksatria Templar? Itu masih menjadi pertanyaan.

Mungkin rekan-rekan lain bisa menambahkan.

Nah iya, sampe kelupaan…bagaimana dengan knight templar di freemason?hehe
Sempet denger2 juga di mason ada templar2 gitu…mohon pencerahan dari yang tahu ya…

saya sangat tertarik akan CERITA KEHANCURAN DARI DUA ORDO KESTARIA TEMPLAR TERSEBUT…

Kehancuran Dua Ksatria Ordo Bait Allah dibakar pada salib, dari naskah abad ke-15 Perancis

Keruntuhan kaum Templar mungkin dimulai oleh masalah pinjaman. Filipus IV, Raja Perancis membutuhkan uang tunai untuk peperangannya dan meminta bantuan uang dari kaum Templar. Mereka menolak. Raja berusaha meminta Paus mengucilkan kaum Templar karena penolakan ini, tetapi Paus Bonifasius VIII menolak. Filipus mengirim penasihatnya Guillaume de Nogaret, dalam upaya menculik Paus. Paus Bonifasius VIII meninggal hanya sebulan kemudian karena terkejut atas usaha itu dan perlakuan yang buruk. Paus berikutnya, Paus Benediktus XI, mencabut pengucilan atas Filip IV tetapi menolak untuk membebaskan Nogaret. Timbul kecurigaan bahwa Paus meninggal karena diracuni oleh agen Nogaret. Paus berikutnya, Paus Klemens V, setuju atas tuntutan-tuntutan Filipus IV terhadap kaum Templar, dan belakangan memindahkan takhta kepausan ke Avignon. Pada 13 Oktober(hari Jumat tanggal 13) yang sial tahun 1307, keseluruhan Ksatria Templar di Perancis secara berbarengan ditawan oleh agen-agen Filipus, kemudian disiksa agar mengakui adanya ajaran sesat di kalangan Ordo itu. Pada umumnya orang berpendapat bahwa Filipus, yang merebut perbendaharaan dan menghancurkan sistem perbankan biara, iri terhadap kekayaan dan kekuasaan kaum Templar, dan berusaha mengendalikannya untuk dirinya sendiri. Kejadian-kejadian ini dan aset-aset perbankan kaum Templar yang asli untuk para deposan yang mendadak berpindah-pindah, adalah dua dari banyak perubahan ke arah sistem persetujuan militer untuk mendukung uang Eropa, dan menyingkirkan kekuasaan ini dari Ordo-ordo Gereja. Menyaksikan nasib kaum Templar, para Hospitaller St. Yohanes dari Yerusalem dan Rhodes dan Malta juga merasa harus meninggalkan usaha perbankan mereka. Banyak dari harta kaum Templar di luar Perancis dialihkan oleh Paus kepada para Ksatria Hospitaller, dan banyak Ksatria Templar yang masih tersisa juga diterima menjadi anggota Hospitaller.

Banyak raja dan kaum bangsawan yang mendukung para Ksatria itu saat itu, dan baru membubarkan ordo tersebut di wilayah mereka ketika mereka diperintahkan oleh Paus Klemens V. Robert si Bruce, Raja Skotlandia, telah di-ekskomunikasi karena alasan-alasan lain, dan karena itu tidak mau mendengarkan perintah Paus. Di Portugal, nama Ordo ini diubah menjadi Ordo Kristus, dan diyakini telah ikut berperan dalam penemuan-penemuan pelayaran Portugis yang pertama. Pangeran Henry si Pelayar memimpin ordo Portugis ini selama 20 tahun hingga kematiannya. Di Spanyol, di mana raja Aragon juga menentang penyerahan warisan kaum Templar kepada kaum Hospitaller (seperti yang diperintahkan oleh Clemens V), Ordo Motesalah yang mengambil alih aset-aset kaum Templar.
Tuduhan ajaran sesat
Ilustrasi naskah (sekitar 1350) mengacu kepada tuduhan sodomi yang ditimpakan kepada kaum Templar.

Perdebatan berlanjut tentang apakah tuduhan tentang ajaran sesat memang layak dikenai menurut ukuran masa itu. Di bawah siksaan, sebagian kaum Templar mengaku bahwa mereka menyembah kepala manusia dan sebuah agama misteri yang dikenal sebagai Bafomet. Para pemimpin mereka belakangan menyangkal pengakuan-pengakuan ini dan karena itu mereka dihukum mati. Sebagian pakar menolak semua ini dan menganggapnya sebagai pengakuan yang dipaksakan, sesuatu yang biasa terjadi pada masa Inkuisisi.

Yang lainnya berpendapat bahwa tuduhan-tuduhan ini sebenarnya disebabkan oleh kesalahpahaman tentang ritual-ritual rahasia yang diadakan di balik pintu tertutup yang berasal pada pergumulan pahit Tentara Salib melawan kaum Saracen. Hal ini mencakup penyangkalan terhadap Kristus dan meludahi Salib tiga kali, serta mencium bokong orang lain. Menurut sebagian pakar, dan dokumen-dokumen Vatikan yang baru-baru ini ditemukan, tindakan-tindakan ini dimaksudkan sebagai simulasi terhadap kemungkinan penghinaan dan siksaan yang akan dialami oleh seorang Tentara Salib bila mereka ditangkap oleh kaum Sarasin. Menurut alur penalaran ini, mereka diajarkan bagaimana melakukan kemurtadan hanya dengan pikiran saja dan bukan dengan hati.

Mengenai tuduhan penyembahan kepala dan bahwa kaum Templar berusaha mencampurkan kekristenan dengan Islam, sebagian pakar berpendapat bahwa yang pertama merujuk kepada ritual yang dilakukan dengan relikui Santa Eufemia, salah satu dari 11 hamba perempuan Santa Ursula, Hugues de Payens, dan Yohanes Pembaptis dan bukan penyembahan berhala. Kata yang terakhir konon berasal dari para “chaplain” yang menciptakan istilah Bafomet melalui kode Atbash untuk memistikkan istilah Sophia (kata Yunani untuk “hikmat”). Meskipun semakin diterima, penafsiran ini kontroversial karena penafsiran yang lebih luas diterima ialah bahwa Bafomet adalah sebuah penghinaan dalam bahasa Perancis kuno terhadap nama Nabi Muhammad s.a.w…

Teori persekongkolan berkaitan dengan tekanan terhadap para Ksatria Templar yang seringkali melampaui motif yang disebutkan, yaitu merampas harta milik dan memperkuat kekuatan geopolitik. Menurut posisi Gereja Katolik penganiayaan ini tidak adil, bahwa kaum Templar itu tidak mempunyai kesalahan, dan bahwa Paus pada saat itu dimanipulasi untuk menindas mereka. Jawaban Gereja pada waktu itu memperkuat posisi ini. Proses kepausan yang dimulai oleh Paus Klemens V untuk menginvestigasi baik Ordo secara keseluruhan maupun para anggotanya secara individu sama sekali tidak menemukan seorangpun ksatria yang bersalah menyebarkan ajaran sesat di luar Perancis. Sebanyak 54 ksatria dihukum mati di Perancis oleh penguasa Perancis dengan tuduhan pengaja-pengajar sesat setelah menyangkal kesaksian-kesaksian awal mereka yang disampaikan di hadapan Komisi Kepausan. Hukuman mati ini didorong oleh keinginan Filipus untuk mencegah lebih banyak kaum Templar memiliki gagasan-gagasn yang berani. Upaya ini gagal sama sekali, karena banyak orang lain yang memberikan kesaksian menolak tuduhan-tuduhan ajaran sesat ini dalam investigasi kepausan yang diadakan kemudian.

Pada akhirnya hanya tiga orang yang dituduh sesat langsung oleh Komisi Kepausan yaitu Jacques de Molay dan dua bawahan langsungnya. Mereka diharuskan menolak ajaran sesat mereka secara terbuka di muka umum. De Molay memperoleh keberanian kembali dan menyatakan bahwa Ordo dan ia bersama kedua rekannya tidak bersalah. Keduanya ditangkap oleh penguasa Perancis dan dituduh sebagai penyesat kambuhan, lalu dibakar pada salib pada 1314. Komisi Kepausan menemukan bahwa Ordo itu secara keseluruhan tidak sesat, meskipun ada bukti-bukti terisolasi tentang penyebaran ajaran sesat. Malah Komisi ini mendukung bahwa Ordo itu harus dipertahankan. Namun Klemens V, karena menghadapi pendapat umum yang kian meningkat dan menentang Ordo itu, merasa bahwa satu-satunya pilihan adalah menekan Ordo tersebut, artinya menarik persetujuan paus atasnya.

Sebuah bukti yang menunjukkan bahwa Klemens V sama sekali tidak rela bekerja sama dengan Filipus ialah bahwa Paus memutuskan harta dan tanah Ordo itu dialihkan kepada Ordo Hospitaller (meskipun sebagian tanah kaum Tempar dikuasai oleh Filipus dan para bangsawan Eropa lainnya selama bertahun-tahun. Hal ini bertentangan dengan kehendak Filipus agar harta mereka yang di Perancis dialihkan kepadanya.

Sebuah legenda yang dikenal luas mengatakan bahwa ketika ia dibakar pada salib Jacques de Molay, Guru Besar dari para Ksatria templar, mengutuk Raja Filipus dan Paus Clemens V bahwa mereka akan menemui peradilan kekal dalam tempo satu tahun. Paus Clemens V meninggal hanya satu bulan kemudian, sementara Filipus IV tujuh bulan sesudahnya. Para komentator sangat gembira dengan perkembangan itu dan seringkali menyampaikan cerita ini dalam laporan mereka.

Knight Templar, yang pada saat itu kekayaannya luar biasa, punya Bank, perkebunan, kapal, gedung-gedung, dan sangat terkenal di Europa.

Dengan kematian 54 Knight Templar yang dibakar hidup-hidup pada tgl. 10-12 May 1310.
Dan pada tgl. 18 Maret 1314, didepan Cathedral Notre Dame, Grand Master ke 23 dari Knight Templar, yaitu Jacques Molay dan Geoffrey de Charney, dibakar secara pelan-pelan,
Sehingga dapat dikatakan bahwa Knight Templar telah tumbang, akan tetapi kematian dari biji-biji ini yang akan tumbuh menjadi pohon yang besar dan menghasilkan buah yang berbiji banyak.

Kalau saya katakan bahwa biji Grand Master Jacques Molay, dari Knight Templar ini nanti yang menghasilkan "One World Order ", dimana kita semua akan tunduk dibawah kekuasaannya dengan dipasang Chip di tangan kita.

Anda akan kaget, tidak percaya, dan mungkin menganggap semuanya ini hanya sensasi atau karangan belaka.

Kalau anda sekalian merasa tertarik, akan saya lanjutkan lebih terperinci.
Yang lain harap memberi tanggapan juga.

Memang asik kalau mendengarkan kisah kisah fiksi yang penuh konspirasi seperti ini.
Cuma, tentu saja kita harus pandai memilah milah, mana yang fiksi dan mana yang fakta.

Menarik, silahkan dilanjutkan …

lanjutin dulu aja ceritanya gan, blm bisa beri tanggapan nih kalo blom selesai ceritanya.
btw, berarti si knight templar ini cikal bakalnya freemason ya?

Shalom mbah Sam & ombrows sekalian,
Boleh ikutan simak sequel storynya di sini y ? ehehee
saiah pun tertarik tuk m’nyimak furtha’ & deepa’ update nya ‘legend’ ini, seperti yg dikatakan mbah Sam & as i’ve read at SATANIC SOURCES CLAIM KNIGHTS TEMPLAR TO BE SATANIC! THIS IS MORE PROOF THAT FREEMASONRY IS ALSO SATANIC- Christian Updates - New World Order.
Sumonggo silahkeun mbah, , , :slight_smile:

JCBus

ijin menyimak dulu gan :afro:

Disini rupanya mbah sam menganggap One world Order atau dikenal sebagai New World Order atau One Wolrd Government itu adalah sadis atau satanic. Apakah betul demikian mbah?

Baru nyimak mas cari peluang juga untuk berkomentar.

Sejak dulu agama dijadikan alat politik. Alasan penghukuman 54 ksatria templer ini seolah2 masalah agama, tapi sebetulnya menurut cerita diatas adalah iri terhadap kekayaan, dengan kata lain ingin merampas kekayaan orang lain saja pakai alasan suci.

Jika kita cek di internet, sebenarnya banyak buku-buku bagus yang membahas tentang Ksatria Templar. Tetapi sayang di Indonesia buku-buku tersebut belum ada terjemahannya. Buku terjemahan yang saya tahu cukup banyak membahas tentang Templar adalah buku Templar Revelation dan Holy blood Holy Grail.

Bagi penerbit di Indonesia, ini mungkin peluang yang bagus, mengingat tingginya minat orang akan sejarah Ksatria Templar.

Oh ya, bagi rekan sekalian, jika di FK ini kita menampilkan ataupun menerjemahkan tulisan dari sebuah buku, apakah ini melanggar hak cipta? Mohon pencerahannya.

Betul, kita harus pandai-pandai membedakan mana yang fiksi dan mana yang fakta.

Banyak masalah Knight Templar ini diberitakan tidak benar, dan ada yang dibuat fiksi untuk mendapatkan keuntungan.

Syalom.

Memang betul Freemasonry berasal dari Knight Templar.

Orang atau badan organisasi apa saja, kalau sudah terkenal dan populer, lalu diperlakukan dengan sewenang-wenang, disiksa, dibunuh dsb. lalu jatuh dan padam, nanti pada waktunya pasti bibit-bibit ini akan tumbuh kembali.
Seperti spora jamur yang tidak kelihatan, pada waktu musim hujan, spora ini tumbuh bermunculan berupa tumbuhan jamur yang baru.

Demikian juga dengan Knight Templar, yang sangat kaya dan terkenal serta populer dengan keberaniannya, suka menolong, kedisiplinannya, ketaatannya, taktik-taktik perangnya dsb.
Knight Templar Tumbang, Grand Master yang ke 23, Yaitu Jaques Molay dibakar secara pelan-pelan, semua anggota Knight Templar lari bersembunyi di Scotland, Perancis, dan banyak tempat lagi di Europa, sebab sampai mereka tertangkap tentu akan dihukum.
Mereka adalah bibit-bibit yang akan tumbuh, yang dijiwai oleh Masternya Jaques Molay, yang diperlakukan dengan tidak adil dan sewenang-wenang oleh raja Philip IV dari Perancis.

Ceriteranya panjang, harus dimulai dari awalnya, pelan-pelan sabar kalau masih tertarik.

Syalom.