Kumpulan cerita Chicken soup for the soul

Kontes Kecantikan

Sebuah perusahaan produk kecantikan yang sukses meminta orang2 untuk mengirim surat singkat tentang wanita-wanita cantik yang mereka kenal. Dalam beberapa minggu banyak foto yang masuk ke perusahaan itu.

Salah satu surat itu menarik perhatian para karyawan perusahaan tersebut, dan surat itu pun disampaikan kepada presiden direktur. Penulisnya adalah seorang laki2 yang berasal dari keluarga broken home, dan tinggal di wilayah kumuh. Berikut ini adalah cuplikan suratnya

diujung jalan, tidak jauh dari rumahku, tinggal seorang wanita cantik. aku mengunjunginya tiap hari. Ia membuatku merasa menjadi anak paling penting di dunia. Kami suka main checker dan ia mau mendengarkan masalah-masalahku. Ia bisa memahamiku dan kalau aku pulang, ia selalu berseru dari gerbang kalo ia bangga akan diriku

Si anak mengakhiri suratnya dan berkata “di foto ini bisa dilihat bahwa dialah wanita yang paling cantik bagiku, mudah2an aku punya istri secantik dia nanti”

Merasa terkesan oleh suratnya sang Presiden direktur minta melihat foto wanita tersebut. Sekretarisnya menyodorkan foto wanita tua yang ompong, duduk sambil tersenyum di sepatu roda. Rambutnya yang jarang dan beruban disanggul ke belakang. Binar2 di matanya menutupi kerut di wajahnya.

“Kita tidak bisa menggunakan foto ini”, kata sang Presiden direktur sambil tersenyum. “sebab ia bisa menunjukkan pada dunia bahwa untuk menjadi cantik, orang tidak perlu menggunakan produk kita”

bener2 cerita yang bagus, begitu aku baca cerita ini aku langsung niat untuk mengetiknya…
btw kalo aku banyak waktu, aku akan sharing kisah2 dr chicken soup lagi… kalo kalian mau sharing juga boleh…

Ketika Luciano Pavaroti lulus dari perguruan tinggi, ia belum yakin apakah ia akan menjadi guru atau penyanyi profesional.

Ayahnya berkata padanya, "Luciano kalau kau duduk diantara dua bangku, maka kau akan jatuh. Kau harus memilih salah satu. Pavaroti memilih bernyanyi. Dan ia menghabiskan waktu7 tahun lagi untuk belajar dan frustasi sebelom penampilan profesionalnya yang pertama, dan masih tujuh tahun lagi sebelum ia bisa tampil di Metropolitan Opera. Tetapi kini ia telah memilih kursinya dan sukses.


Walt disney pernah dipecat dari jabatannya sebagai editor surat kabar karna imajinasinya kurang. Disney mengenang hari-hari kegagalannya sebagai berikut: “ketika usiaku menjelang dua puluh satu tahun, aku bangkrut untuk pertama kalinya. Aku tidur dengan bantal bekas sebuah sofa tua dan makan kacang dingin dari sebuah kaleng”


George Mendel, Pakar botani Austria yang eksperimen kacangnya merupakan cikal bakal ilmu genetika dalam sains modern, tidak pernah lulus ujian untuk menjadi guru sains di sekolah menengah. Ia gagal dalam mata pelajaran biologi.

Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdas. Henry ford

Henry Ford lupa memasang roda gigi mundur pertama ciptaannya. Ia juga tidak membuat pintu yang cukup lebar agar mobil buatannya dapat keluar setelah selesai dirakit. Bila berkunjung ke Greenfield Village, kamu dapat melihat dinding yang sengaja dijebol agar mobil pertamanya dapat keluar.

Never Perfect in the World (Chiken Soup for the Soul)

Suatu ketika, terdapat sebuah kerajaan yang diperintah seorang raja yang bijaksana. Namanya Raja Henry. Raja Henry yang telah tua itu ingin segera turun takhta.Raja Henry memiliki seorang anak bernama Pangeran Arthur.

Putra mahkota itu baik hati, bertanggung jawab, serta bijaksana. Ia juga dekat dengan rakyat. Itu sebabnya ia sangat cocok untuk memerintah kerajaan itu. Tetapi sayangnya ia belum beristeri. Padahal salah satu syarat untuk menjadi raja di kerajaan itu, pangeran harus memiliki isteri.Kesibukan di istana pun dimulai. Seluruh anggota kerajaan sibuk mencarikan wanita yang cocok untuk Pangeran.

Tapi, tak satu pun wanita yang dapat membuat Pangeran Arthur jatuh cinta. Selalu saja ada kekurangannya di mata Pangeran Arthur. Pada suatu hari, datanglah seorang pemuda pengembara. Ia datang ke kerajaan dan menemui Pangeran yang sedang melamun di taman istana.

“Selamat pagi Pangeran Arthur!” sapa sang pengembara.
“Selamat pagi. Siapakah kau?” tanya Pangeran Arthur.
“Aku pengembara biasa. Namaku Theo. Kudengar, Pangeran sedang bingung memilih calon isteri?” tanya Theo.
“Ya, aku bingung sekali. Semua wanita yang dikenalkan padaku, tidak ada yang menarik hati. Ada yang cantik, tapi berkulit hitam. Ada yang putih, tetapi bertubuh pendek. Ada yang bertubuh semampai, berwajah cantik, tetapi tidak bisa membaca. Aduuh!” keluh Pangeran dengan wajah bingung.

“Hmm, bagaimana kalau kuajak Pangeran berjalan-jalan sebentar. Siapa tahu di perjalanan nanti Pangeran bisa menemukan jalan keluar,” ajak Theo sambil memandang wajah Pangeran yang tampak letih. “Ooh, baiklah,” jawab Pangeran sambil melangkah. Mereka berdua lalu berjalan-jalan ke luar istana.

Theo mengajak Pangeran ke daerah pantai. Disana mereka berbincang-bincang dengan seorang nelayan.Tak lama kemudian nelayan itu mengajak pangeran dan Theo ke rumahnya. “Isteriku sedang memasak ikan bakar yang lezat. Pasti Pangeran menyukainya,” ujar si nelayan.Setibanya di rumah nelayan,terciumlah aroma ikan bakar yang sangat lezat. Mereka duduk di teras rumah nelayan itu. Tak lama kemudian keluarlah istri nelayan menghidangkan ikan bakar. Istri nelayan itu bertubuh pendek. Ketika sang istri masuk ke dalam,Theo bertanya, “Wahai Nelayan! Mengapa engkau memilih istri yang bertubuh pendek?” Nelayan itu tersenyum lalu menjawab,

“Aku mencintainya. Lagipula, walau tubuhnya pendek, hatinya sangat baik. Ia pun pandai memasak.” Theo dan Pangeran Arthur mengangguk-angguk mengerti. Selesai makan, mereka berterima kasih dan melanjutkan perjalanan.

Kini Theo dan Pangeran Arthur sampai di rumah seorang petani. Disana mereka menumpang istirahat. Rumah Pak Tani sangat bersih. Tak ada sedikit pun debu. Mereka beberapa saat bercakap dengan Pak Tani. Lalu keluarlah isteri Pak Tani menyuguhkan minuman dan kue-kue kecil. Bu Tani bertubuh sangat gemuk. Pipinya tembam dan dagunya berlipat-lipat. Setelah Bu Tani pergi ke sawah, Theo pun bertanya, "Pak Tani yang baik hati. Mengapa kau memilih isteri yang gemuk?"Pak Tani tersenyum dan menjawab dengan suara bangga, "Ia adalah wanita yang rajin. Lihatlah, rumahku bersih sekali bukan? Setiap hari ia membersihkannya dengan teliti. Lagipula, aku sangat mencintainya."Pangeran dan Theo mengangguk-angguk mengerti. Mereka lalu pamit, dan berjalan pulang ke Istana.

Setibanya di Istana, mereka bertemu seorang pelayan dan isterinya. Pelayan itu amat pendiam, sedangkan isterinya cerewet sekali. Theo Kembali bertanya, “Pelayan, mengapa kau mau beristerikan wanita secerewet dia?” Pelayan menjawab sambil merangkul isterinya, “Walau cerewet, dia sangat memperhatikanku. Dan aku sangat mencintainya”. Theo dan Pangeran mengangguk-angguk mengerti. Lalu berjalan dan duduk di tepi kolam istana.

Pangeran berkata pada Theo, "Kini aku mengerti. Tak ada manusia yang sempurna. Begitu pula dengan calon isteriku. Yang penting, aku mencintainya dan hatinya baik. "Theo menarik nafas lega. Ia lalu membuka rambutnya yang ternyata palsu. Rambut aslinya ternyata panjang dan keemasan. Ia juga membuka kumis dan jenggot palsunya.

Kini di hadapan Pangeran ada seorang puteri yang cantik jelita. Puteri itu berkata, “Pangeran, sebenarnya aku Puteri Rosa dari negeri tetangga. Ibunda Pangeran mengundangku ke sini. Dan menyuruhku melakukan semua hal tadi. Mungkin ibundamu ingin menyadarkanmu…” Pangeran sangat terkejut tetapi kemudian berkata, “Akhirnya aku dapat menemukan wanita yang cocok untuk menjadi isteriku”. Mereka berdua akhirnya menikah dan hidup bahagia selamanya.

:onion-head25: :onion-head25: :onion-head25: :onion-head25: :onion-head25: :onion-head25: :onion-head25:

Chicken soup for the soul atau dongeng H.C. Andersen ya…??? ;D ;D

hmm yg jelasnya ni cerita dr buku chiken soup 4 the soul bro, utk penulisnya g disebut tuh… :happy0025: :happy0025:

it’s ok bro…

Hanya saja ceritanya lebih mirip dongeng nina bobo daripada sebuah cerita yang menginspirasi… Endingnya itu lo… ;D Btw, tidak menginspirasi bagi saya tp mudah2an menginspirasi bagi org lain.

Thanks bro. Gbu

Aku suka membaca cerita chicken soup, post lebih banyak lagi donk :afro:

Hanya ada dua aturan yang kuberlakukan untuk menerima atau menolak perkawinan: Pertama aku harus bisa bertemu dengan kedua calon pengantin terlebih dahulu dan kedua perkawinan tidak dilangsungkan di tempat yang aneh-aneh (misalnya sambil terjun payung atau sambil menyelam) :ashamed0004:

Akan tetapi suatu kali aku melanggar kedua peraturan itu sekaligus, dan ternyata itu menjadi upacara perkawinan yang paling mengesankan yang pernah ku pimpin. :afro:

Aku menyetujui menyetujui menyelenggarakan upacara perkawinan itu hanya dua hari sebelumnya, karena pendeta yang seharusnya bertugas pergi keluar kota. Aku juga telah diberitahu tentang tamu-tamu yang akan hadir dalam upacara itu dan penataan khusus yang mereka pilih untuk menyatukan kedua insan tersebut. Seratus empat puluh pengendara sepeda motir akan datang untuk sekalian berakhir pekan disana.

Puluhan sepeda motor Harley davidson memenuhi pelataran parkir. Suara musik yang keras membahana dari suatu tempat yang dijadikan pusat arena. Aku satu-satunya tamu yang datang dengan sepeda motor yang kecil. :slight_smile:

Betapa melegakan ketika segala sesuatunya tampak terkendali. Aku diperkenalkan dengan kedua orang tua mempelai sementara pengantin perempuan didandani.

Di sekeliling pasangan yang berbahagia itu adalah teman-teman seiman mereka para anggota the Sober Riders, yang masing-masing adalah mantan pencandu alkohol dan sekarang menjadi pengendara motor. Mereka semua membungkuk berdoa begitu kami memasuki saat-saat hening yang kudus.

Hanya satu permintaan yang diajukan oleh pengantin perempuan kepadaku “anda harus berkhotbah” katanya. “Orang-orang ini ingin mendengarkan sabda Tuhan”

                                                                                                                             [i] Pendeta Neil Parker[/i]