Lima dari anggota "Fukushima 50" adalah orang Kristen

“Fukushima 50”, adalah nama yang didedikasikan kepada 50 orang karyawan Tepco, pengelola PLTN Fukushima, yang berani mempertaruhkan nyawa mereka untuk mendinginkan reaktor nuklir yang meledak di PLTN Fukushima pada 11 Maret lalu. Saat ledakan pertama terjadi pada 11 Maret lalu, sebenarnya ada 800 orang diminta untuk tinggal dikawasan PLTN itu kemudian, pada 15 Maret, Tepco menarik sekitar 750 karyawannya itu sehingga yang tersisa hanya 50 orang. Sejak saat itu, media menyebut mereka sebagai “Fukushima 50”.

Menurut Surat Doa Gereja Baptis Fukushima, ada 5 anggota gereja yang bekerja di reaktor 1 dan 2. Beberapa dari antara mereka antara lain : Mr Shibuya, Mr Nakamura, Mr Kita , Mr Yazuo , Mr Nishimura.

Selain itu menurut surat permintaan doa yang diterbitkan oleh Minami Chapel di Jepang, pemimpin fasilitas nuklir dan proses pendinginan Fukushima adalah seorang Kristen juga. Orang yang bertanggung jawab di reaktor nuklir Fukushima ini adalah seorang Kristen bernama Naoyoshi Satoh.

Satoh adalah wakil menteri konstruksi dan transportasi. Satoh dtempatkan untuk bertanggung jawab atas tim tanggap nuklir untuk mendinginkan reaktor yang terlalu panas di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima Dai-ichi yang sedang terancam ini.

Pdt Akira Sato, pendeta senior dari Fukushima First Bible Baptist Church, mengatakan dalam surat yang diposting di halaman bencana gempa Jaringan Misi Kristen Hokkaido bahwa dia sangat khawatir tentang mereka yang sudah berusia lanjut dan sakit dan meminta dukungan doa.

Sato meminta dukungan doa yang kuat dan sungguh-sungguh agar gereja dapat bertahan menghadapi krisis dan karya misi tidak akan berhenti, bahwa mereka akan pulang kembali dengan selamat dan kebocoran radiasi akan dihentikan.

"Skenario terburuk adalah bahwa orang tidak akan pernah bisa kembali ke kota mereka dan rumah-rumah, dan bahwa gereja akan ditutup dan sejarah misi di daerah ini akan berakhir. Tolong berdoa agar hal ini tidak akan terjadi. Tolong berdoa bahwa orang akan bisa datang kembali ke kota dan gereja akan dibuka lagi dan kita bisa memuji dan menyembah Tuhan di sana lagi. "

ada 4 Shift kali, jadi totalnya 200 orang. tapi gatau sekarang tinggal berapa.

Jumlah pekerja di reaktor tadinya 800 orang dan yang memilih tinggal adalah 50 orang sedangkan 750 orang dievakuasi. Tanggal 14 malam seratusan anggota lebih bergabung dengan tim awal yang jumlahnya 50. Dukungan terus bertambah menjadi 580 orang pada tanggal 18 Maret…

Pelita hati : Inspirational Devotion