LINK BEASISWA /BEASTUDI /BANTUN PENDIDIKAN YAYASAN Kristen

syalloooom smuanya !
entah dari mana saya ya mulai nulis :cheesy:
awalnya adalah saya googling mengenai FK (fakultas kedokteran) dg keyword ada atmajaya nya…dn saya menemukan situs yg sgt membuat saya diberkati oleh isinya
pertama itu sya membaca postingan seorang member yg nama nya david di th2008 yg bingung milih fk uph/atmajaya…kebingungan dy hanya mutu…ini yang buat mata saya aga memerah…oh my JESUS klo saya rasa dy beruntung sekali… :’(saat ini saya duduk dibngku kelas 3…baru 2hari melewati UN sama hal yg dirasakan si david ini berpa tahun yang lalu ialah kegalauan saya untuk memilih universitas.
cita cita saya dari kecil memang ingin menjadi dokter…keluarga pun mendukung penuh…sampai di suatu waktu ekonomi keluarga jatuh…dan saya pindah dari kota ke daerah pinggiran

dalam masa masa perpindahan saya ini saya sangat merakan “nyesek"nya hati …mulai dari di anggap sepele dg org sekitar sampai segala macam
people judge :YOU CAN’T … karena kondisi ekonomi keluarga saya sekarang…saya sedih sekali saya gk seoptimis dulu…bayangkan yg dulu saya heboh dg mention dr.april sampai sebagiann guru pun tau…saya ngerasa malu dan lama kelamaan sedihnya saya nambah jadi pesimis
snmpt undangan saya ambil keperawatan…di UI ,dan UNSRI…
saya menggunakan logika saya…
dan sebagian org blg kenapa ga coba aja?nasib org siapa yang tau
dan menyesal juga ga akan balikin sprti semula kan?so saya tinggal menunggu pengumuman nya 28mei ini
kembali dalam bahasan saya yang bingung dalam menentukan universitas
mama saya tetap dan selalu dukung saya kedokteran…sedangkan bapak saya memang mendukung tapi tetap mengajak saya berfikir realistis “bahwa bapak memang ga punya cukup duit untuk uang pangkal fk yang pasti tiap univ itu besar”
di tambah lagi dengan pikiran saya yg mau universitas bermutu yg bukan abal abal …haduuh :ashamed0004:
saya sudah melewatkan satu kesempatan snmptn undangan ,alhasil saya browsing sana sini kalau saja ada pihak yang mau mebantu saya
saya menemukan sebuah yayan yg membantu beastudi ,tp syaratnya harus muslim :huh:
oke mencari dg keyword yg lebih spesifik lagi hasilnya itu nihil sama sekali sangat susah saya menemukan nya
sampai saya pernah membaaca blog yg mengtakan dulu pun dia mengalami hal yang sama seperti saya
dan saya nyerah…sampai suatu saat saya kepikiran untuk menghubungi saudara saya yg hamba TUHAN untuk menanyakan hal tersebut…PUJI TUHAN dia memberi info tentang YBO yayasan beasiswa oikumene…paling lambat berkasnya di kirim30april dan saya habis kecelakaan blm bisa keluar rumah doakan ya teman”
dan inilah inti permasalahan saya …
adakah teman teman seiman sekalian tahu link yg menyediakan beasiswa/beastudi untung membantu pendidikan saya?
saya sangat berharap untuk menjadi dokter :’( apapun saya ingin lakukan…bahkan untuk berapa cerita yang biasa nya kalau di “bantu” itu harus mengabdi …saya pun mau
asalkan ada diantara saudara yang mau membantu biaya perkuliahan saya

saya sangat memohon sekali bantuan saudara saudara sekalian
:’( :’( :’( :’( :’( :’( :’( :’( :’( :’(

saya sangat diberkati dengan forum ini,setelah membaca artikel si david tadi saya baca kejadian aneh sebelum orang meninggal pun saya rasanya sedih dan netes air mata sedikit :’(langsung saya berdoa mohon ampun sama TUHAN
lalu sempat binggung gimana cara awal posting ahihi :coolsmiley:
sekian lah saudara-saudara coretan pertama saya…curhatan saya,sharing saya…sekaligus ruang doa :smiley:
mimin momod hero dan moerator dibantu yaaaa :") :angel:
TUHAN BERKATI

Mungkin informasi berikut bisa membantu

Beasiswa Kedokteran UNDIP
http://www.fk.undip.ac.id/images/stories/hpeq.pdf

Beasiswa Kedokteran UGM

Saya sudah coba google universitas-universitas lain, tapi tidak ketemu. Mudah-mudahan bermanfaat :slight_smile:

Salam

makaaasih kk link nya
tp yg undip saya baca harus sudah menjadi MAHASISWA FK UNDIP ?sedangkan saya baruu mau lulus
trs yg UGM itu gk ngrti kk…gk detail bahasnya

apakah ada YAYASAN KRISTEN atau sebagian nya
seperti yg saya bilang selain YBO itu
karena uang pangkal masuk FK kan lumayan besar

hai April… :cheesy:
wah…persis saya dulu ya. sampe terharu bacanya, melihat kemauanmu yang begitu keras untuk masuk kedokteran.

setau saya, belum ada beasiswa untuk masuk FK (Fakultas Kedokteran), paling yang ada adalah keringanan untuk membayar uang pangkal (fasilitas mencicil tanpa bunga). untuk uang per semester, ya memang harus langsung dilunasi. untuk beasiswa, biasanya diberikan setelah April resmi jadi mahasiswa. itu pun Sis harus berjuang (bersaing) dengan para pencari beasiswa yang lain…dan persaingan itu tidak gampang. biasanya disuruh bikin karya tulis plus menulis data diri, kemudian dinilai layak tidaknya mendapat beasiswa.

Sis yakin nih mau jadi dokter? perjuangannya berat lo…bahasa lebay-nya pake air mata dan keringat darah :’(
6 tahun bukan waktu yang sebentar.
di situ semua waktu, tenaga, biaya, hati akan terkuras habis :ashamed0004:

saya bisa bilang begini karena sudah mengalami sendiri…kebetulan saya juga berasal dari keluarga sederhana, jadi saya mengerti banget perasaan Sis sekarang :ashamed0004:
curhat sedikit ya…biar Sis punya gambaran tentang pahitnya perjuangan saya dulu… :happy0062:
saya mengalami pahitnya perjuangan menjadi dokter dengan keuangan keluarga pas2an.
di satu sisi, kemampuan akademis saya mencukupi, tetapi di sisi lain keuangan tidak sebanding.
akibatnya saya sempat bekerja untuk sedikit membantu keuangan keluarga (itu pun tidak mencukupi), keluarga hutang sana-sini (ini tidak enak banget), plus “semi jual diri” (maaf kalau bahasanya kurang bagus…waktu itu pacar membantu biaya kuliah,tentunya dengan syarat saya harus selalu ikut kemauannya → INI SANGAT TIDAK MENYENANGKAN, DAN SAYA MENYESALI HAL ITU, SAMPAI SEKARANG)

terus terang saat ini prospek seorang dokter umum juga tidak terlalu menjanjikan (hampir sama dengan sarjana lulusan lain). dengan kata lain, income yang didapat kelak sangat tidak sebanding dengan uang yang dikeluarkan saat kuliah (ini saya alami sekarang). sering saya berpikir, mengapa saya mau2nya menempuh jalan pahit seperti itu, hanya untuk menjadi dokter (yang sebenarnya hanya begini2 saja). sepertinya lebih baik bila saya masuk fakultas lain, yang sesuai dengan kemampuan akademis dan kemampuan finansial keluarga… jadi saya tidak perlu sesakit itu.

sebenarnya, apa motivasi Sis untuk menjadi seorang dokter?
kalau berniat untuk menolong orang, Sis tetap bisa menolong orang walaupun tidak menjadi dokter :azn:
kalau berniat untuk mendapat income luar biasa, banyak bidang lain yang juga menjanjikan hal yang sama
kalau berniat untuk mendapat penghargaan lebih, percayalah bahwa masyarakat sudah tidak segitu hebohnya dengan profesi dokter (kecuali Sis kerja di daerah pinggiran, seperti saya sekarang) :angel:

maaf ya Sis April…saya tidak bermaksud menghalangi niat mulia Sis untuk menjadi dokter
bagaimanapun itu cita2 yang mulia.
saya cuma ingin Sis berpikir ulang, sebelum masuk ke kawah ranjau :rolleye0014:
jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari seperti saya sekarang…
kalau Sis masih bertekad masuk FK, ya silakan…
hidup ini pilihan kok, dan tiap pilihan ada resikonya
tinggal pilih resiko mana yang berani Sis tanggung :azn:

keringanan uang pangkal itu setelah jadi mahasiswa juga ya?sis emg FK dimana?

niatan keras saya karena memang cita cita dari kecil ,kalau memang Tuhan ga ijinin saya ga tau mau fakultas apa lagi :’(
rasa nya saya cuma mau kedokteran
tapi disisi lain saya memang memikirkan hal ini

makasih sis share cerita nya sangat membantu :")

@April

keringanan uang pangkal itu setelah jadi mahasiswa juga ya?

betul…setelah resmi diterima, silakan mengajukan permohonan untuk mencicil uang pangkal. biasanya fakultas tidak keberatan kok

sis emg FK dimana?

Univ. Brawijaya, Malang…

niatan keras saya karena memang cita cita dari kecil ,kalau memang Tuhan ga ijinin saya ga tau mau fakultas apa lagi :'(

sebenarnya banyak jurusan lain yang ada hubungannya dengan kesehatan. kalau Sis tidak suka ilmu keperawatan, masih banyak pilihan kok.

sekarang ini sudah ada jurusan kebidanan (jadi bidan → menolong persalinan → bisa kerja di RS/ Puskesmas atau kerja sendiri), farmasi (jadi apoteker–> kerjanya memimpin apotek dan mengerjakan resep dokter), analis kesehatan (bertugas meng-analisis darah, urine, cairan pasien → kerjanya di laboratorium), dan rekam medis (kerja di RS/ Puskesmas → kerjanya menyusun arsip tentang data pasien).
jurusan2 ini tidak kalah keren dengan kedokteran lo…dan pastinya biaya jauh lebih terjangkau :angel:
coba diskusikan dulu dengan orang tua.
prospek kerjanya (saat ini) cukup cerah dan sebanding dengan biaya kuliah… :happy0062:

Coba klik link ini:
http://www.vandeventermaas.org/page/1

sama ini:

Semoga berhasil ya… :wink:

YBO juga bikin bingung kak ,karena posisi nya aku baru tamat SMA kebanyakan beasiswa yang sudah masuk dalam Perguruan Tinggi gtu
makasih infonya ya ka,ada lagi ga :cheesy: hehe

idealisme anak muda :smiley:

jangan lupa pula tuk gali info pada situs2 perusahaan yg biasa jadi sponsor beasiswa, seperti Jarum, Sampoerna, dll juga beberapa situs Kedutaan Besar Asing, serta situs Departement/Kementrian (biasanya untuk program ikatan dinas). siapa tahu da yg diminati, atau sebagai alternative saja. Happy Hunting :slight_smile:

Wah, masuk kedokteran yah. Aku juga jujur pengin masuk kedokteran. Boleh tahu kedokteran dimana ? Bisa PM aku ?

ayo temen2 yg tau soal beasiswa beritahu temen member kita ini…

gw salut dengan perjuangan u jadi kuliah dokter… keep faith and serahkan seluruhnya ama Tuhan, kalaupun harus gak kuliah kedokteran, Tuhan pasti akan kasih yg terbaik buat sis…

:slight_smile:

update2 beritanya lg dunk sis

Syalom!!!
I’m come back
Nafas saya berburu cepat teringat tulisan ini ,perasaan jd gak karuan
Sudah lama saya mau posting2 tapi byk halangan yg buat saya jadi males akhirnya
Sedih rasanya ,jujur Tuhan cita cita itu masih terus ada .
Hasilnya snmptn undangan keperawatan ui dan unsri saya tidak masuk sodara sodara :'D
Dan snmptn nya saya pilih kedokteran unila akutansi unsri p.fisika unsri seperti bunuh diri ya pilihannya ,ya alhasil saya ga masuk jga :'D
Terus ikut simak ui saya ambil keperawatan juga ga masuk :'D
Masa masa itu saya sangat galau ,terus terusan mau coba masuk negeri lewat jalur apapun.
Bapak menunjukan sikap yg ga ngedukung seperti blg coba sana sani ga terima …malahan dia menyuruh untuk kuliah di keperawatan/kebidanan di medan yg dosennya adalah salah satu mama tua saya ( kakak dr mama ) .
Jelassss saya ogah ,karena swasta dan jauh bingit :‘D
Diem diem saya dan mama daftar mandiri unila kedokteran
Belom sempat tes,saya keterima di keperawatan poltekkes tanjung karang (dibawah kemenkes) (oh iya lupa kasih tau sempet register poltekkes ini atas dsar dorongan kk yg alumni dari situ juga -_- )
Di jalan saya mau mandiri unsri ,saya ditelfon untuk segera ke lampung dftar ulang di keperawatan poltekkes itu ,seneng? iya karena ga luntang lantung stdknya ada kejelasan ,then ga lebih dr 25 menit saya merinding diam ,berfikir: perawat ya ? Iya perawat . Bukan dokter ? Bukan cita cita lo ? Hati saya berdesir sendiri ,meenutup semua perasaan yang ada :’)
Saat ini saya suda semester 3 dikeperawatan poltekkes ,diploma …dan masih belom bisa move on dari kedokteran