LUAR BIASA YESUS MENJELASKAN SENDIRI TENTANG KEPERAWANAN MARIA BUNDA-NYA!!!

Amin Bro…Sebab benar sekali bahwa Yesus Kristus harus lahir dari Rahim seorang perawan (dalam konteks sebelum Maria di ambil istri oleh Yususf & sebelum akhirnya Maria & Yususf hidup layaknya suami-istri ).
Dan hal itu semakin menunjukkan Kebesaran Allah kita yang kita mengenalnya di dalam Pribadi Tuhan Yesus Kristus, Bahwa Dia tidak ber-bapak secara Lahiriah…& Bapa-Nya adalah satu2nya yaitu Bapa Sorgawi. Dan berbahagialah Maria & Rahimnya di antara semua perempuan yang hidup,sebab Allah telah memilih Rahimnya sebagai jalan untuk kelahiran-Nya sebagai manusia. Sebab itu maka sudah Selayaknyalah kita semua “SANGAT MENGAGUMI & SANGAT MENGHORMATI” Maria sebagai ibunda dari Tuhan Yesus Kristus yang dipilih oleh Allah.

Sekarang marilah kita melihat kebenaran Firman Tuhan yang tertulis dalam :
*Cat:(Coba kita perhatikan dengan cermat kata2 yang di garis bawahi & di beri warna merah ,terutama pada kata “sebelum” - “sebagai” dan " sampai" )

* Matius 1:18,24,25
1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari ROH KUDUS, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
1:25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus

Sekarang Pertanyaan mengenai Yususf :
Mengapa “HARUS” Yusuf/Yosef & bukannya pria yang lain yang menjadi bapa Yesus Kristus secara Hirarki manusia-Nya ??
Jawabannya: Sebab Yusuf berasal dari keturunan Daud anak Isai,maka genaplah Nas yang tertulis dalam kitab para Nabi :
* Yesaya 11:1,10
11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
11:10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.

* Matius 1:2, 5-6
1:2 Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,
1:5 Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,
1:6 Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,

* Lukas 3:23, 32
3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,
3:32 anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,

* Matius 1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
(17) Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

* Yohanes 7:42 Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal."

Salam… :slight_smile:

Penjelasan anda tidak sesuai dengan Dogma Gereja Katolik dan Injil. Selama ribuan tahun dogma ini dipegang dan diyakini semua umat hingga munculnya para bidah yg menentang itu. Keperawanan Maria adalah keutamaannya Maria. Sama seperti gelar Mesias bagi Yesus. Alkitab menubuatkan Mesias lahir dari anak dara dan sampai kapanpun bunyi nubuat itu tetap demikian. Nubuat bukanlah ramalan, sebab nubuat pasti digenapi. Dan tentang kedatangan Mesias kedunia dengan lahir dari seorang anak dara telah digenapi. Jangan kita merendahkan orang apalagi Ibu TUHAN dengan menolak keutamaan yang telah Ia pertahankan. Penjelasan para Bapa gereja soal keperawanan Maria selama berabad2 tidak pernah di sangkal oleh siapapun selain oleh kalian2 ini yang hidup ribuan tahun setelahnya. Hal yang paling simpel adalah jika benar Maria mempunyai anak2 lain selain Yesus sudah barang tentu keturunannya akan memprotes ajaran para Bapa Gereja yang hidup tidak jauh dari jaman para rasul.

Anda mengatakan sangat menghormati dan mengagumi Maria, tetapi anda tidak bisa menerima keperawanan Maria. Keperawanan Maria adalah bukti kemurnian dirinya mengapa anda sulut meneriman hal ini? Tepatlah apa yang dikatakan Yesus kepada mereka yang menolak keperawanan Bunda-Nya [i]Keperawanan Maria setelah Ia melahirkan dan kemurnian Yosef telah disangkal keras oleh mereka yang karena dirinya sendiri busuk dan kotor, tidak siap mengakui bahwa seorang seperti mereka dapat semurni dan sebersih terang. Mereka adalah orang-orang tepuruk yang jiwanya begitu rusak dan pikiran mereka juga begitu melacur pada daging, hingga mereka tak dapat berpikir bahwa seorang seperti mereka dapat menghormati seorang perempuan dengan melihat dalam dirinya bukan dagingnya melainkan jiwanya, pun mereka tak dapat mengangkat diri mereka sendiri untuk hidup dalam atmosfir adikodrati, dengan menginginkan apa yang bukan daging, melainkan hanya apa yang Ilahi.

Aku ingin mengatakan kepada para penyangkal dari hal-hal yang paling indah itu, bahwa ulat-ulat yang tidak dapat menjadi kupu-kupu itu, binatang-binatang melata yang bermandikan lelehan liur dari kemesuman mereka sendiri itu, yang tak dapat memahami keindahan sekuntum lily, Aku ingin mengatakan kepada mereka bahwa Maria adalah dan tetap seorang perawan, dan bahwa hanya jiwa-Nya yang dinikahkan dengan Yosef, tepat sama sebagaimana roh-Nya dipersatukan hanya dengan Roh Allah yang oleh kuasa-Nya Ia mengandung Putra TunggalNya: Aku, Yesus Kristus, Putra Tunggal Yang Diperanakkan dari Bapa dan dari Maria.

Ini bukanlah suatu tradisi yang ditambahkan sesudahnya, demi hormat dan kasih kepada Santa Perawan Yang adalah BundaKu. Ini adalah kebenaran dan telah diketahui sejak masa-masa awali.

Sekali lagi benar kata TUHAN YESUS ini bukanlah tradisi yang ditambah2kan seperti tuduhan kaluan ini adalah KEBENARA SEJAK MASA AWAL. Baca ulang lagi nubuat perjanjian lama tentang kelahiran Mesias.

Dan satu lagi penjelasan Yesus tentang pengarang injil Matus Ia mengatakan:
Matius tidak dilahirkan sesudah berabad-abad kemudian. Ia adalah orang sejaman Maria. Matius bukan seorang miskin bodoh yang dibesarkan di hutan dan cenderung percaya akan cerita isapan jempol. Ia adalah seorang pegawai di kantor pajak, demikian akan kalian katakan pada masa sekarang, ia adalah orang pajak, demikian kami katakan pada masa itu. Ia bisa melihat, mendengar, mengerti dan membedakan yang benar dari yang salah. Matius tidak mendengarkan hal-hal dari yang dilaporkan oleh pihak ketiga. Ia mendengarnya langsung dari bibir Maria dari Siapa ia mendapatkan informasi, terdorong oleh kasihnya kepada Gurunya dan kepada kebenaran.

Dan anda masih saya menyangkal ini? Pertama anda menyangkal kesaksian Injil, kedua anda menyangkal kesaksian para Bapa Gereja dan sekarang bahkan Yesus pun menyatakan hal tersebut anda masih juga menyangkalnya?

Saya sungguh merasa bersyukur ternyata hasil perenungan saya tidak jauh berbeda dengan pernyataan Yesus tentang keperawanan Maria. Dalam pengelihatan Maria Valtorta Yesus mengatakan sesuatu tentang mereka yang memfitnah Bunda-Nya dan menuduh Maria tidak menjaga kemurnian dirinya padahal tidak demikian. Maria adalah Perawan sejak awali, dan hingga wafat dan diangkatnya ke surga. Adapun demikian kata2 Yesus kepada mereka yang menolak keperawanan Maria dan menyangkalnya: telah disangkal keras oleh mereka yang karena dirinya sendiri busuk dan kotor, tidak siap mengakui bahwa seorang seperti mereka dapat semurni dan sebersih terang. Mereka adalah orang-orang tepuruk yang jiwanya begitu rusak dan pikiran mereka juga begitu melacur pada daging, hingga mereka tak dapat berpikir bahwa seorang seperti mereka dapat menghormati seorang perempuan dengan melihat dalam dirinya bukan dagingnya melainkan jiwanya, pun

Perutusan Maria dan Yosef hanya untuk TUHAN YESUS KRITUS bukan untuk diri mereka. Mereka berpikir dan bertindak sebagai Bunda TUHAN dan penjaga TUHAN. Tidak utk diri mereka. Mereka tidak inginkan bercampur dan mencari kenikmatan daging yang sesaat. Apalagi yang kita butuhkan ketika TUHAN PENCIPTA PEMILIK JAGAT RAYA INI MENJADI MILIK KITA, BERADA DALAM GENDONGAN KITA, SEMENTARA PARA MALAIKAT DISURGA MENYEMBAHNYA DI TAHKTA. BETAPA SELURUH SURGA DAN ISINYA AKAN IRI KEPADA MARIA DAN YOSEF. KEDUA PASANGAN INI MEMILIKI KEBAHAGIAAN SURGAWI SEJATI KETIKA ALLAH BERADA DIDALAM MEREKA, UNTUK APALAGI MEREKA MASIH MENGEJAR KENIKMATAN DAGIN YG HANYA SESAAT. INILAH YANG DIMAKSUD OLEH KATA2 YESUS KETIKA IA BERBICARA TENTANG MEREKA YANG TIDAK BISA MENERIMA KEHIDUPAN MARIA DAN YOSEF YESUS MENGATAKAN: MEREKA PARA PENYANGKAL tidak siap mengakui bahwa seorang seperti mereka dapat semurni dan sebersih terang. Mengapa mereka tidak siap? Karena seperti kata Yesus sendiri: disangkal keras oleh mereka yang karena dirinya sendiri busuk dan kotor.

Bacalah postingan renungan saya dibawah ini, mengapa saya begitu yakin bahwa Maria dan Yosef sungguh pribadi yang murni…

Maria perawan? Akhh… tidak mungkin pikir para penyangkal meskipun Alkitab, para Bapa Gereja dan Yesus sudah memberi kesaksian tentang hal itu mereka terus menyangkal. Tentang orang2 ini Alkitab menuliskan:

Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. ( 1 Yohanes 4:5)

Pikiran2 itu muncul dari pikiran2 kotor dan ketidak relaan menerima hal itu, seoperti kata YESUS: mereka tidak siap mengakui bahwa seorang seperti mereka (Maria dan Yosef) dapat semurni dan sebersih terang.

1 Kor 15:25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.

Memangnya setelah itu Yesus bukan lagi Raja?

[u]Sekarang Pertanyaan mengenai Yususf :[/u] Mengapa "HARUS" Yusuf/Yosef & bukannya pria yang lain yang menjadi bapa Yesus Kristus secara Hirarki manusia-Nya ?? [u]Jawabannya:[/u] Sebab Yusuf berasal dari keturunan Daud anak Isai,maka genaplah Nas yang tertulis dalam kitab para Nabi : [b]* Yesaya 11:1,10 [/b] 11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul [u][b]Isai[/b][/u], dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. 11:10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal[u][b] Isai[/b][/u] akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.

* Matius 1:2, 5-6
1:2 Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,
1:5 Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,
1:6 Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,

* Lukas 3:23, 32
3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,
3:32 anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,

* Matius 1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
(17) Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

* Yohanes 7:42 Karena Kitab Suci mengatakan, bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal."

Salam… :slight_smile:


Luk 1:43 Siapakah aku ini sampai bunda Allahku datang mengunjungi aku?

Mat 19:12 Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."

Salam

Apakah Santo Yusuf rela “bercampur” lagi dengan Sang Bunda Allah hanya karena keinginan daging sesaat,…??? setelah tahu Sang Bunda dipakai Tuhan ….???

Ahhh betapa teganya Santo Yusuf jika itu terjadi demikian, ketika dia tahu siapa yang dilahirkan Sang Bunda….yaitu Tuhan Semesta Alam….

Saya secara pribadi pun jika itu terjadi pada istri saya ada suatu “rasa yang lain” jika mau bercampur lagi dengan istri saya jika tahu rahim istri saya dipakai Tuhan….justru saya sangat bersyukur dan berjanji untuk menjaga kesucian istri saya jika itu terjadi …

Apalagi Bunda Allah mengandung dari Roh kudus belum pernah bercampur dengan Santo Yusuf sebelumnya…

Jadi tanpa diceritakan di Alkitab pun secara alam bawah sadar bahwa itu tidak mungkin terjadi pada Sang Bunda Allah…

Tapi percayalah para penyesat akan berusa keras untuk menentang hal itu…

Apa mau dikata?

Iman karbitan jenis hybrida tidak mungkin bisa disamakan dengan iman Rasuli!

Mereka sama dengan nabi tetangga, pikiran, perkataan dan perbuatan orang Kudus bagi mereka hanyalah “seputar masalah selangkangan”!

Karbitan… Karbitan…

Salam

Nah, itu yang seharusnya kalau menggunakan nalar yang sehat, tetapi memang banyak manusia ‘modern’ degan ‘pikiran liar’ yang mengabaikan akal sehatnya.

Jangankan untuk sesuatu yang sesuci Ibunda Jesus, untuk sekedar benda biasa yang dianggap punya nilai khusus pun secara nalar kita perlakukan secara berbeda.

Contoh, kita sebagai bangsa Indonesia bangga dan hormat pada Bendera Pusaka, sebuah bendera pertama yang dikibarkan saat proklamasi 17 Agustus 1945, sebuah bendera sederhana yang dijahit oleh ibu Fatmawati. Bendera itu dijaga dan diperlakukan dengan hormat.

Seandainya saya punya cukup uang untuk membeli sebuah piring keramik dinasti Ming, saya tidak akan memakainya untuk kebutuhan meja makan. Karena saya menyayangi piring keramik itu.

Kira kira seperti itu analogi mudahnya, yang seharusnya secara mudah dapat ditangkap oleh nalar yang sehat.

Syalom

itu sesat, tidak sesuai alkitab. ahahahaha

Solascriptura non ratio

Salam

eh… mau saya kasi ayat-ayatnya?
“Solascriptura non ratio” ini juga sesat, gak ada ayatnya

peace bro… hahahaha

Hehehehe… :smiley:

Begitulah “Solascriptura tanpa akal sehat”, pokoknya tanpa ayat maka sesat, walaupun tetep aja maem kue Natal :smiley:

Salam

Saya sekarang yang bingung dengan @Bro Clay,Malaikat suci,sang pengembara & Brc… :mad0261:
Rasa-rasanya dalam Quote, saya sudah tuliskan dengan sangat jelas bahwa saya & semua orang yang beriman kepada Tuhan Yesus adalah “SANGAT MENGAGUMI & SANGAT MENGHORMATI” Beliau (Maria) & sangat PERCAYA bahwa Yesus Kristus lahir dari Rahim Maria yang masih perawan :coolsmiley:

Terus mengapa bro2 sekalian tetap menganggap saya tidak menghormati beliau (Maria) yang memang dipilh oleh Allah sebagai ibunda yang melahirkan Kristus ??? :mad0261:

  • Apakah karena ALKITAB dalam Matius 1 ayat 18,24,25 itu memang menuliskan bahwa Maria pada akhirnya diambil sebagai istri oleh Yususf ???

  • Apakah karena saya tidak mau “MENYEMBAH” beliau (Maria) ??? :mad0261:

  • Bukanlah ayat dalam Matius 1:18,24,25 itu saya baca & saya pahami menggunakan Nalar saya juga ???

sekarang saya balik bertanya sama Bro-bro sekalian yang mulia ,yang sudah merasa benar & tidak sesat :
1.Berdasarkan apakah kalian berani menyatakan bahwa Maria Ibunda Kristus itu tetap masih perawan sampai sekarang ???
2.Berdasarkan apakah kalian harus sampai “MENYEMBAH” beliau (Maria) ???
3.Apakah ada satu ayat saja dalam Kitab Suci yang menyatakan kita harus “menyembah” beliau (Maria) ???

:onion-head33:

Salam…

Ajaran para Rasul:

Perawan dan Tak Berdosa:

  1. St. Irenaeus (180): “Hawa, dengan ketidaktaatannya [karena berdosa]mendatangkan kematian bagi dirinya dan seluruh umat manusia, … Maria dengan ketaatannya [tanpa dosa]mendatangkan keselamatan bagi dirinya dan seluruh umat manusia…. Oleh karena itu, ikatan ketidaktaatan Hawa dilepaskan oleh ketaatan Maria. Apa yang terikat oleh ketidakpercayaan Hawa dilepaskan oleh iman Maria.”
  2. St. Hippolytus (235): “Ia adalah tabut yang dibentuk dari kayu yang tidak dapat rusak. Sebab dengan ini ditandai bahwa Tabernakel-Nya dibebaskan dari kebusukan dan kerusakan.”
  3. Origen (244): “Bunda Perawan dari Putera Tunggal Allah ini disebut sebagai Maria, yang layak bagi Tuhan, yang tidak bernoda dari yang tidak bernoda, hanya satu- satunya”.
  4. St. Gregorius (213-270): “Mari menyanyikan melodi yang diajarkan kepada kita oleh inspirasi harpa Raja Daud dan berkata, “Bangunlah, O Tuhan, kepada peristirahatanmu; Engkau, dan tabut tempat kudus-Mu.” Sebab sesungguhnya Sang Perawan Suci adalah sebuah tabut, yang dilapisi emas dari dalam dan luar, yang telah menerima keseluruhan harta dari tempat kudus.”
  5. St. Ephraim (361): ”Engkau sendiri dan Bunda-Mu adalah yang terindah daripada semua yang lain, sebab tidak ada cacat cela di dalam-Mu ataupun noda pada Bunda-Mu… “Biarkan para wanita memuji-Nya, Maria yang murni.”
  6. St. Athanasius (373), “O, Perawan yang terberkati, sungguh engkau lebih besar daripada semua kebesaran yang lain. Sebab siapakah yang sama dengan kebesaranmu, O tempat kediaman Sang Sabda Allah? Kepada ciptaan mana, harus kubandingkan dengan engkau, O Perawan? Engkau lebih besar daripada semua ciptaan, O Tabut Perjanjian, yang dilapis dengan kemurnian, bukannya dengan emas! Engkau adalah Tabut Perjanjian yang didalamnya terdapat bejana emas yang berisi manna yang sejati, yaitu: daging di mana Ke-Allahan tinggal.”
  7. St. Epifanius (376): “Barangsiapa yang menghormati Tuhan, menghormati juga bejana kudus-Nya; mereka yang tidak menghormati bejana kudus itu, juga tidak menghormati Pemiliknya. Maria itulah adalah Perawan yang kudus, yaitu sang bejana kudus itu.”
  8. St. Ambrose (387): “Angkatlah tubuhku, yang telah jatuh di dalam Adam. Angkatlah aku, tidak dari Sarah, tetapi dari Maria, seorang Perawan, yang tidak saja tidak bernoda, tetapi Perawan yang oleh rahmat Allah telah dibuat tidak bersentuh dosa, dan bebas dari setiap noda dosa”.
  9. St. Gregorius Nazianza (390): “Ia [Yesus] dikandung oleh seorang perawan, yang terlebih dahulu telah dimurnikan oleh Roh Kudus di dalam jiwa dan tubuh, sebab seperti seseorang yang mengandung layak untuk menerima penghormatan, maka pentinglah bahwa ia yang perawan layak menerima penghormatan yang lebih besar.”
  10. St. Agustinus (415): “Kita harus menerima bahwa Perawan Maria yang suci, yang tentangnya saya tidak akan mempertanyakan sesuatupun ketika kita membicarakan tentang dosa, demi hormat kita kepada Tuhan; sebab dari Dia kita mengetahui betapa berlimpahnya rahmat untuk mengalahkan dosa di dalam segala hal telah diberikan kepadanya, yang telah berjasa untuk mengandung dan melahirkan Dia yang sudah pasti tidak berdosa.”
  11. Theodotus (446): “Seorang perawan, yang tak berdosa, tak benoda, bebas dari cacat cela, tidak tersentuh, tidak tercemar, kudus dalam jiwa dan tubuh, seperti setangkai lili yang berkembang di antara semak duri.”.
  12. Proclus dari Konstantinopel (446): “Seperti Ia [Yesus] membentuknya [Maria] tanpa noda dari dirinya sendiri, maka Ia dilahirkan daripadanya tanpa meninggalkan noda.
  13. St. Severus (538): “Ia [Maria] …sama seperti kita, meskipun ia murni dari segala noda, dan ia tanpa noda.”.
  14. St. Germanus dari Konstantinopel (733), mengajarkan tentang Maria sebagai yang “benar- benar terpilih, dan di atas semua, … melampaui di atas semua dalam hal kebesaran dan kemurnian kebajikan ilahi, tidak tercemar dengan dosa apapun.”

Bersambung…

Sambungan…

Perawan Abadi

  1. St. Ignatius dari Antiokhia (meninggal tahun 110), Origen (233), Hilarius dari Poiters (m. 367) dan St.Gregorius Nissa (m. 394), mengajarkan tentang keperawanan Bunda Maria.
  2. Tertullian (213), “Dan sungguh, ada seorang perawan… yang melahirkan Kristus, supaya semua gelar kekudusan dapat dipenuhi di dalam diri orang tua Kristus, melalui seorang ibu yang adalah perawan dan istri dari satu orang suami.”
  3. St. Athanasius (293-373) menyebutkan Maria sebagai Perawan selamanya/ Ever Virgin.
  4. St. Epifanus (374): Allah Putera …. telah lahir sempurna dari Maria yang suci dan tetap Perawan oleh Roh Kudus….”
  5. St. Jerome (347- 420) tidak hanya menyebutkan keperawanan Maria, tetapi juga keperawanan Yusuf.
  6. St. Agustinus dan St. Ambrosius (415), mengajarkan keperawanan Maria sebelum, pada saat dan sesudah melahirkan Yesus Kristus, sehingga Maria adalah perawan selamanya.

“Dengan kuasa Roh Kudus yang sama, Yesus lahir tanpa merusak keperawanan Bunda Maria, seperti halnya setelah kebangkitan-Nya, Dia dapat datang ke dalam ruang tempat para murid-Nya berdoa, tanpa merusak semua pintu yang terkunci (Lih. Yoh 20:26).” Roh Kudus yang membangkitkan Yesus dari mati adalah Roh Kudus yang sama yang membentuk Yesus dalam rahim Bunda Maria. Maka kelahiran Yesus dan kebangkitan-Nya merupakan peristiwa yang ajaib: kelahirannya tidak merusak keperawanan Maria, seperti kebangkitan-Nya tidak merusak pintu yang terkunci.

Selanjutnya, St. Agustinus mengajarkan, “It is not right that He who came to heal corruption should by His advent violate integrity.” (Adalah tidak mungkin bahwa Ia yang datang untuk menyembuhkan korupsi/kerusakan, malah merusak keutuhan pada awal kedatangan-Nya.”
7. St. Petrus Kristologus (406- 450): “Sang Perawan mengandung, Sang Perawan melahirkan anaknya, dan ia tetap perawan”.
8. Paus St. Leo Agung (440-461) :“a Virgin conceived, a Virgin bare and a Virgin she remained.- [Ia adalah seorang Perawan yang mengandung, Perawan melahirkan, dan ia tetap Perawan.”.
9.St. Yohanes Damaskinus (676- 749) juga mengatakan hal yang serupa: "Ia yang tetap Perawan, bahkan tetap perawan setelah kelahiran [Kristus] tak pernah sampai akhir hidupnya berhubungan dengan seorang pria… Sebab meskipun dikatakan Ia [Kristus] sebagai yang ‘sulung’…. arti kata ‘sulung’ adalah ia yang lahir pertama kali, dan tidak menunjuk kepada kelahiran anak- anak berikutnya.”

Bodoh, jangan disembah, dihormati sebagai ciptaan Allah paling Kudus dari semua ciptaan.

Maaf, orang yang mengatakan Katolik menyembah Maria, saya anggap sangat bodoh!

Salam

:onion-head33:
maaf ya sob…,Bukannya saya tidak mau menerima Dasar dari alasan saudara di atas…,tapi terus terang dengan jujur -sejujurnya saya" tidak mengenal" semua “Dasar” hukum yang saudara lampirkan di atas ?? Sedangkan yang tau cuma berdasarkan Kitab Suci Alkitab yang saya sangat Percayai.
jadi harap Maklum kalau saya tidak sepaham dengan bro… :happy0062:

Bodoh, jangan disembah, dihormati sebagai ciptaan Allah paling Kudus dari semua ciptaan.

Maaf, orang yang mengatakan Katolik menyembah Maria, saya anggap sangat bodoh!

Salam


Jika memang ternyata kita tidak harus menyembah Beliau (Maria) & memang "HANYA" harus menghormati serta mengagumi beliau (Maria) saja, Lantas apakah yang salah dengan jawaban saya ??
Bukankah sudah saya tuliskan bahwa saya & semua saudara2 seiman dalam kristus juga "sangat Mengagumi & menghormati beliau (Maria) ?

Salam

Kok BEDA ya bahkan Berita Injil yg jauh lebih MAHAL dari Piring Keramik dinasti Ming malahan saya sering pakai dan gunakan dipakai bersama , biar orang2 disekitar saya bisa MERASAKAN Sukacita dan Bangga jadi anak2-Nya !
Yohanes 1 :
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Anak2-Nya itu malahan disuruh ngajakin orang2 disekitarnya menerima dan menggunakan “Barang Super Mahal” itu agar bisa menikmati “Anugerah memakainya!” Gimana tuh, pak ? :coolsmiley: :mad0261:

udah engga nyamar-mode lagi nih bro?
skrg lagi mode: reveal your true-self jadinya?