Lucifer - Fallen Angels

Quote from Moe:

  • Kapankah Lucifer jatuh

Mereka jatuh sesaat setelah penciptaan langit dan bumi, dan sesaat sebelum manusia diciptakan.

Jatuhnya malaikat2 ini kedalam dosa pemberontakan dapat dilihat pada Kejadian 1 :1-4

Gen 1:1-4 LAI ITB 1974 (Indonesia Terjemahan baru)

(1) Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

(2) Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

(3) Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.

(4) Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.


Bro…
Alkitab tidak pernah menulis kapan waktu kejatuhan Lucifer. Remember that! Jangan membuat perhitungan sendiri kalau Alkitabnya sendiri tdk pernah memberi tahu. Yesaya 14 yang kamu referensikan adalah suatu perikop mengenai “Ejekan tentang Raja Babel”. Sastranya sendiri bersifat apokaliptik. Jenis tulisan seperti ini harus ditafsir hati-hati. Sebab tulisan apokaliptik bersifat misteri dan penuh dengan kalimat-kalimat bersayap.
Itulah mengapa dosen2 teologi tdk ada yg berani mengklaim waktu kejatuhan Lucifer, karena ALKITAB sendiri TDK PERNAH memberitahu waktunya.

Bro…
Ayat 1-4 diatas berbicara tentang suatu rangkaian peristiwa penciptaan.
“Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi.”
Terang diciptakan Allah untuk menerangi seluruh alam. Terang ini bukanlah matahari dll yg baru diciptakan hari keempat. Ini adalah Terang yang menerangi seluruh alam ciptaan. Kemudian peristiwa “Allah memisahkan terang dari gelap” tidak ada hubungannya dengan pemisahan Lucifer dan malaikat2nya yang jatuh dan kamu sebut “gelap” dengan hal2 lainnya.

Bro…
Saya menghargai pendapat kamu. Tetapi tolong diingat: Ketika kita sakit, datanglah / tanyalah seorang dokter. karena mereka telah menempuh pendidikan kedokteran dan mendapat gelar “dr” dari lembaga yg berotoritas (Depkes, IDI). Kamu tentu tidak akan datang ke saya kalau sakit, cuma karena saya pandai belajar buku2 kedokteran!
Ketika berbicara mengenai hal2 ini, tanyalah atau sharinglah dengan Pendeta atau orang2 yg memang ditahbiskan utk itu, karena mereka memang mendapat pendidikan khusus mengenai itu. Jangan menganggap diri tahu segalanya hanya karena telah membaca buku2 teologi/tafsir Alkitab dsb.

Salam,

Awalny kan semuanya dalam keadaan sempurna… Inda… Pokokny thop bgtt :afro:.
Thapi koq bisa yah?? Sekarang jadi ada setan n bla3…

Tuhan kan Tuhan yang Maha Tau… Waktu Iblis jatuh, sebelumnya Tuhan tau?
Kalo dia tau… Knapa Dia menciptakan yang Akan Mengganggu?
Saya aga bingung.

Ttg manusia juga…
skrg manusia digoda am setan. Makany masuk neraka.
Dibakar selama2nya ?? Knapa tidak dibiarkan disiksa sesuai kesalahan saja, stlah itu hilang misalnya. kalo selama2nya, apa itu tidak terlalu kejam?
Knapa Tuhan tidak menciptakan manusia murni aja…
Kan Dia serba tau…

Tuhan itu segalanya buat saya…
ini pertanyaan yang uda ganjel betahun2…
ttg pohon juga. kan Tuhan tau, manusia bakalan jatuh…
Koq ada??

Saya juga kurang puas dengan referensi tersebut, karena perikopnya adalah untuk raja Babel; juga dengan referensi dari Yeh 28:11-19 yang dinyatakan sebagai “tafsiran yang benar” bahwa: ayat-ayat tersebut selain berbicara mengenai raja Tirus, juga berbicara secara tidak langsung mengenai kejatuhan Lucifer. Lihat Teologi Dasar buku I dari Charles C. Ryrie hal 189 baris ke 12.

Dan saya juga mau tahu mengenai dasar kejatuhan Lucifer dari referensi-referensi yang lebih khusus diperuntukan untuk Lucifer. Ada yang bisa bantu ?

Tq & GBU
Kasih

Sorry for this words :

Apa dasar anda melarang saya untuk tidak membuat perhitungan?

Alkitab saja tidak melarang, mengapa anda melarang?

Perhatikan dimana saya menulis post ini di sub topik pemahaman [pembelajaran] bukan di su topik doktrinal.

Alkitab tidak pernah menulis kapan tepatnya dunia ini diciptakan, toh Yahudi menyusun kalendernya berdasarkan penciptaan ini.

The year number on the Jewish calendar represents the number of years since creation, calculated by adding up the ages of people in the Bible back to the time of creation
http://www.jewfaq.org/calendar.htm

Yesus tidak pernah mengatakan kapan second coming itu, toh banyak para ahli membuat perhitungan waktu berdasarkan tanda-tanda.

Apakah penyelidikan itu salah?

Yesaya 14 yang kamu referensikan adalah suatu perikop mengenai "Ejekan tentang Raja Babel". Sastranya sendiri bersifat apokaliptik. Jenis tulisan seperti ini harus ditafsir hati-hati. Sebab tulisan apokaliptik bersifat misteri dan penuh dengan kalimat-kalimat bersayap. Itulah mengapa dosen2 teologi tdk ada yg berani mengklaim waktu kejatuhan Lucifer, karena ALKITAB sendiri TDK PERNAH memberitahu waktunya.

Nah ‘waktu’ itulah salah satu sayap yang saya tangkap broer.
Alkitab memang tidak pernah memberitahu kapan itu tepatnya terjadi, toh saya hanya mencoba mengungkap ada apa dibalik apokaliptik [tersembunyi] itu.

Bukankah sesuatu yg tersembunyi itu harus disingkapkan?

Ataukah anda lebih memilih untuk berdiam diri ketika ada hal2 yg bersifat apokaliptik?

Bila iya, itu hak anda.

Namun jangan paksakan prinsip yg anda anut kepada saya.

Anda percaya bahwa kitab daniel adalah kitab apokaliptik juga?

Saya hanya mengikuti saran Daniel saja, untuk menyelidiki hal2 yang bersifat apokaliptik.

Saya berhak menyampaikan , anda berhak menolak.

Bro.. Ayat 1-4 diatas berbicara tentang suatu rangkaian peristiwa penciptaan. "Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi." Terang diciptakan Allah untuk menerangi seluruh alam. Terang ini bukanlah matahari dll yg baru diciptakan hari keempat. Ini adalah Terang yang menerangi seluruh alam ciptaan. Kemudian peristiwa "Allah memisahkan terang dari gelap" tidak ada hubungannya dengan pemisahan Lucifer dan malaikat2nya yang jatuh dan kamu sebut "gelap" dengan hal2 lainnya.

Kemudoian kemanakah terang yang menerangi seluruh universe tadi ketika benda2 penerang diciptakan?

Bro.. Saya menghargai pendapat kamu.
Thx
Tetapi tolong diingat: Ketika kita sakit, datanglah / tanyalah seorang dokter. karena mereka telah menempuh pendidikan kedokteran dan mendapat gelar "dr" dari lembaga yg berotoritas (Depkes, IDI). Kamu tentu tidak akan datang ke saya kalau sakit, cuma karena saya pandai belajar buku2 kedokteran! Ketika berbicara mengenai hal2 ini, tanyalah atau sharinglah dengan Pendeta atau orang2 yg memang ditahbiskan utk itu, karena mereka memang mendapat pendidikan khusus mengenai itu. Jangan menganggap diri tahu segalanya hanya karena telah membaca buku2 teologi/tafsir Alkitab dsb.

Salam,


Broer, saya sedih melihat keadaan kesehatan dan lembaga2 kesehatan yang ada di Indonesia.

Ketika anak saya yang masih balita, dipaksa diberi vaksin pneumococcus.

Tapi saya dan istri saya menolak karena semua strain yang ada didalam vaksin tersebut tidak tepat untuk iklim tropis.

Sekali vaksin rp 900.000,- dan itu harus dilakukan sebanyak 4 kali.

Broer, saya sedih ketika para dokter melakukan imunisasi polio, ternyata vaksin yg dipakai sudah pada kadaluwarsa.

Broer, saya sedih ketika anak dari atasan istri saya yg baru saja dilahirkan di calim mengalami ganngguan jantung oleh seorang dokter bergelalar professor.

Harus banyak keluar dana…

Harus ini itu…

Broer, bapak terseut kemudian mencari second opinin…ditemukan masalah bukan pada jantungnya

Broer, anak atasan saya juga dikklaim mengalami kebocoran valve jantung…badannya membiru…

Dokter anak yg menanganinya sangat ceroboh…singkat kata beliau protes dan marah :

Anak saya bukan kelinci percobaan!, jangan sentuh lagi anak saya

Broer, beberapa minggu lalu tetangga saya bercerita ketika anaknya sakit panas tinggi -sampai mengakibatkan pecahnya gendang telinga dan berdarah-darah- dia bawa ke rumah sakit dan meminta dimasukkan ke kelas paling murah [karena tidak punya dana]

Dia ditelantarkan

Saudaranya datang dan menolong , jangan masukkan ke sana, bawa ke kjelas yg lebih tinggi.

Ketika dibawa ke kelas yg lebih tinggi, anaknya lsg ditangani buru2.

Disana [kelas rendah] dia mendapatkan fakta bahwa banyak pasien meninggal karena salah penanganan

Barus aja ada pasien meninggal karena dibuat ‘percobaan’ oleh mahasiswa praktek.

Broer, beberapa waktu lalu RS terkenal di Jakarta memvonis usia Gugun Gondrong tinggal hitungan hari.

Toh RS Singapura berkata lain…

Broer, saya sdih ketika banyak pasien sepulang operasi harus balik lagi dioperasi gara2 ada gunting atau pisau yang ketinggalan didalamnya

Broer, ketika istriku sakit demam tinggi, dokter dg panik mengklaim dia kena DB setelah melihat banyak bintik merah di tangannya.

Istri saya shock

Saya bilang ke dokternya : dok, itu bintik2 merah dari sononya [masih ada bau darah belanda]

Broer, keponakan saya yg baru berumur satu tahun diklaim mengalami gejala sakit tipus.

Broer, di iklim tropis, tidak ada namanya gejala tipus. Yang ada adalah : positif atau negatif. Itu saja

Semua ras tropis , pasti memilikinya, cuma postitf atau negatif.

Broer, ketika istri saya baru saja melahirkan 5 ulan yg lalu, DSA menyarankan agar istri saya makan dg porsi 2 kali lipat.

Broer, saya mau tanya, ini ilmu dokter dari mana?

Broer…apakah selembar ijazah menjadi satu2nya jaminan dan menjadi penjamin?

Toh DL Moody hanya bermodalkan kotak semir saja

Salam
[/quote]

Thanks for all your arguments bro…

Saya tahu setiap orang ber-HAK menafsir Alkitab sesuai dengan
pandangan, pola pikir, buku bacaan yang dibaca dsb.

Silahkan para anggota forum utk berpikir “kritis” atas setiap tulisan
yang ada disini.
Karena ketika berbicara mengenai topik2 biblika, kita tahu ada otoritas2 yang
dapat dipercaya dan menjadi bahan referensi bagi kalian (Gereja kamu, Pendeta dsb).

Mereka mungkin tidak sempurna, namun gereja dan pendeta2 kalian adalah lembaga / orang2 yang
telah dipanggil Tuhan secara khusus untuk menjadi “Pelayan”-Nya dan diperlengkapi dengan
pengetahuan firman Tuhan / teologi yang sistematis dan terarah. Dan, mereka itu “real”, nyata,
jelas terlihat orangnya dan dapat dipertanggungjawabkan tafsirannya.
Anggaplah forum2 seperti ini untuk sekedar memperluas wawasan dan memperluas sahabat dalam Tuhan :afro:

Blessings,

Lho memang demikian kan bro, ini forum pembelajaran, bukan forum pendoktrinan.

Saya rasa semua member disini banyak yg dewasa kog

Mereka akan mengerti apa yang mereka baca

Termasuk tulisan saya

Mereka bisa menilai tulisan saya sampah atau inspirasi

Itu hak mereka

Satu hal, ketika anda menulis demikian

Karena ketika berbicara mengenai topik2 biblika, kita tahu ada otoritas2 yang dapat dipercaya dan menjadi bahan referensi bagi kalian (Gereja kamu, Pendeta dsb).

Anda telah mengajak para member mundur 5 abad kebelakang!

OK

BTT

Anda belum menjawab pertanyaan saya mengenai : Terang yang dimaksud pada hari pertama dan apa fungsinya terang tsb sampai hari ke 4.

Kemudian

Bila Anda menyangggah bawha Yesaya 14 tidak berbicara ttg Lucifer, dia berbicara ttg apa?

Harap baca kisah yang sama di Vulgata, maka ada akan mengerti apa yang saya maksud.

Atau adakah tulisan saya yang membuat iman anda tergoncangkan?

Salam

Mundur 5 abad? wow…sangat menghakimi :sad:
Saya cuma memberikan advis kepada orang2 di forum ini untuk bersifat “kritis” terhadap setiap tulisan
yang muncul di sini, dengan mengkonfirmasi informasi yg mereka dapat disini kepada para kakak rohani,
pelayan Tuhan, Pendeta, Penatua maupun Gereja mereka.

Nampaknya kamu belum mengerti maksud saya. Gini loh sederhananya sy berikan analogi: Kalau mau membedah tentang medis, selain mempelajari sendiri (otodidak), tanyalah juga ahli2 medis spt dokter dsb (meski tdk semua dokter itu sempurna spt cerita kamu) untuk perbandingan. Jangan tanya org awam yg cuma baca beberapa literatur medis, namun kemudian merasa dirinya lebih daripada para ahli medis.
Kamu membahas pokok2 teologi dan terutama ranah tafsir, lalu merasa tafsiran kamu paling benar. Ketika saya dan orang2 lain (spt Kasih dll) memberikan opini lain, kamu bersikap defensif dan mempertanyakan balik alasan/argumen kami.

Begini, dalam dunia tafsir (hermeneutik dan eksegesis) ada kaidah2 yang harus dipahami dan dimengerti dalam menafsir ayat, agar tafsiran yang dihasilkan tidak keluar dari maksud Alkitab. Untuk mengertinya, silahkan baca buku-buku tentang Hermeneutik, eksegesis dsb yang sudah banyak diterbitkan dlm bhs Indonesia. Prinsip paling sederhana dan dipegang baik2 oleh semua orang yang sekolah Teologi/Pendeta diseluruh dunia adalah

Apabila Alkitab berkata jelas tentang sesuatu maka kita juga berkata jelas.
Apabila Alkitab diam tentang sesuatu, maka kita juga diam.

Kamu menulis:
“Yesus tidak pernah mengatakan kapan second coming itu, toh banyak para ahli membuat perhitungan waktu berdasarkan tanda-tanda.” Apakah penyelidikan itu salah?
Jelas sekali SALAH ketika para ahli tsb mulai me-reka2 waktu kedatangan Tuhan.
Cth: Pendeta di Korea yg prediksi waktu kedatangan Yesus 1988 (akhirnya berakhir di penjara).
Pdt. Sibuea di Bandung yg prediksi waktu kedatangan Yesus 10 Nop 2003 (akhirnya berakhir di penjara).

Salahnya dimana? Karena mereka mengajarkan ttg WAKTU yg dalam mana pada posisi ini, Alkitab sendiri DIAM. Tdk ada satu ayatpun yg menjelaskan tepatnya waktu kedatangan Yesus.
Kalaupun ada pendeta2 yg berkotbah ttg akhir zaman, mereka biasanya membahas tanda2 atau hal2 yg perlu dilakukan umat dalam mempersiapkan diri menjelang kedatangan Tuhan.
Atau kamu mau mentafsir waktu kedatangan Yesus? wah saya penasaran sekali menunggu tulisan kamu kalau begitu.

Sekarang kamu bertanya balik mengenai “Terang” dan Yes 14 kepada saya. Bukankah kamu sudah punya versi sendiri? Saya kan bilang saya menghargai versi/argumen kamu.

Trus kamu tanya apa mnt saya, kan sudah jelas ada di tulisan saya sebelumnya.

  1. Yesaya 14 adalah bentuk sastra apokaliptik. Tulisan seperti ini sangat sukar ditafsir dengan memakai logika saja. Harus memahami Kultur Yahudi masa itu, tipe sastra yg berkembang masa itu, Bahasa Ibrani yg dipakai, konteks keagamaan Israel masa itu dsb. Itulah sebabnya, berkaitan dengan Yesaya 14, TDK ADA tafsiran yg MUTLAK.

Versi Vulgata dr Yesaya 14? Bro, Vulgata adalah terjemahan kesekian kali dari Teks asli Alkitab PL yg berbahasa Ibrani. Vulgata adalah terjemahan PL yg ditulis dalam bhs Latin.
Kalau mau mencari arti yg asli/sebenarnya dari Yes 14, harus mempelajari teks aslinya yang berbahasa Ibrani. Yaitu Alkitab Bhs IBRANI, bukannya Vulgata.

  1. Terang diciptakan Allah pada hari Pertama. Kamu sekarang tanya saya apa fungsinya sampai hari keempat?
    Terang tsb BERBEDA dgn benda2 penerang yang diciptakan pada hari keempat (Matahari, bulan, bintang dsb). Perhatikan bahasa Alkitab:
    Hari Pertama diciptakan: Terang
    Hari Keempat dicptakan: Benda2 penerang.

Bagaimanakah benda2 tersebut menerangi alam? Karena hanya disebut benda penerang. Tentu saja sumbernya, berasal dari Terang yang lebih dulu diciptakan Allah. Terang inilah yg mensuplai kehidupan kepada SEMUA jenis tumbuhan di Bumi yg diciptakan Allah pada hari ketiga (Kej 1:11-13), bukan hanya satu atau beberapa jenis tanaman saja yg memang kita tahu dapat hidup tanpa cahaya.

Perhatikan apa yg ditulis Alkitab,“Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhansegala jenis pohon-pohonan…” Perhatikan baik2 apa yang ditulis Alkitab, segala jenis tumbuhan, pohon dsb telah tumbuh dengan baik dan subur memenuhi bumi pada hari ketiga. Hari dimana benda2 penerang belum diciptakan. Mereka hidup karena adanya Terang yang mensuplai kehidupan pada mereka (tunas-tunas muda, segala jenis tumbuhan dan segala jenis pohon).

Blessings,

Hi; buku yang akan saya informasikan berikut ini tidaklah mahal, tetapi buku ini menjadi berkat yang special buat saya dalam mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti yang ada di kepalamu. Judulnya: “Ujian, Pencobaan, & Kemenangan”, yang disajikan oleh Bpk. DR. Stephen Tong, penerbit Momentum. Selamat membaca. :afro:

GBU
Kasih

Bagi saya pengajaran dr manapun selama itu tidak keluar jalur dari Alkitab, sah kita kaji. Tidak harus pendeta ataupun org yg khusus belajar teologi yg boleh kita percayai. Kita punya Roh Kudus to? nah ujilah setiap pengajaran baru dgn Roh yg ada dlm kita.

Buat kasih > buku yg kamu info kan itu ditulis oleh manusia juga kan? apakah karna gelar pendeta maka sudah pasti lebih benar dan pasti benar?

Mohon maaf untuk hal ini

Sebab saya menangkap bahwa ‘mereka2’ adalah orang yg Anda kelompokkan sbg satu2nya orang yg punya otoritas untuk hal itu.

Saya berjemaat di sebuah gereja yang mayoritas penatuanya adalah gembala dan pengajar tanpa latar belakang pendidikan formal theologia.

Saya tidak bermaksud meremehkan institusi ini

Demikian juga beliau2 tidak bermaksud meremehkan hal ini

Namun mereka tumbuh dan berkembang, memulai pelayanan dg latar belakang pendidikan sekuler

Bila saya sebutkan, Anda pasti mengenali spontan pasti akan mengenali beliau2.

Maka didepan saya katakan mundur 5 abad, bila satu2nya tafsir yg benar adalah ada ditangan otoritas yg Anda sebutkan.

Saya cuma memberikan advis kepada orang2 di forum ini untuk bersifat "kritis" terhadap setiap tulisan yang muncul di sini, dengan mengkonfirmasi informasi yg mereka dapat disini kepada para kakak rohani, pelayan Tuhan, Pendeta, Penatua maupun Gereja mereka.
Advis diterima [saya juga]
Nampaknya kamu belum mengerti maksud saya. Gini loh sederhananya sy berikan analogi: Kalau mau membedah tentang [b]medis[/b], selain mempelajari sendiri (otodidak), tanyalah juga ahli2 medis spt dokter dsb (meski tdk semua dokter itu sempurna spt cerita kamu) untuk perbandingan. Jangan tanya org awam yg cuma baca beberapa literatur medis, namun kemudian merasa dirinya lebih daripada para ahli medis. Kamu membahas pokok2 teologi dan terutama ranah tafsir, lalu merasa tafsiran kamu paling benar. Ketika saya dan orang2 lain (spt Kasih dll) memberikan opini lain, kamu bersikap defensif dan mempertanyakan balik alasan/argumen kami.
Saya tidak pernah menyatakan tafsir saya adalah paling benar.

Bisa ditunjukkan statement tsb?

Saya memahami benar, apa itu tafsir.

Apa yang saya sajikan adalah hanya sebuah tafsir dari sekian banyak tafsir yang ada.

Mana yang paling benar?

Saya tidak berbicara mana yang paling benar, terlebih thd tafsir saya.

Saya hanya mengajukan saja

Saya defensif?

Terhadap tafsir saya : Iya

Saya mencoba mempertahankan tafsir saya berdasarkan data yang ada.

Saya bertanya balik?

Pasti lajh, saya kan meminta penjelasan argument Anda.

Sebab argumen Anda hanya mendasarkan :

  1. Belum ada dosen atau theolog yang menyatakan demikian
  2. Alkitab tidak menulis secara pasti

Sedikit mengenai point kedua :

Apakah alkitab menulis secara verbatim : siapakah istri Kain? Darimana istri Kain itu? apakah dia merupakan manusia lain yg keluar dari jalur Adam-Hawa?

Bagaimana Anda menjelaskan hal ini? Apakah Anda akan berdiam diri karena Alkitab tidak menulisnya?

Begini, dalam dunia tafsir (hermeneutik dan eksegesis) ada kaidah2 yang harus dipahami dan dimengerti dalam menafsir ayat, agar tafsiran yang dihasilkan tidak keluar dari maksud Alkitab. Untuk mengertinya, silahkan baca buku-buku tentang Hermeneutik, eksegesis dsb yang sudah banyak diterbitkan dlm bhs Indonesia. Prinsip paling sederhana dan dipegang baik2 oleh semua orang yang sekolah Teologi/Pendeta diseluruh dunia adalah
Benar

Dalam melakukan tafsir, saya melihat konteks bukan sekedar ayat ybs [exegesis - per se], atau sekedar pasal ataus sekedar bab atau bahkan kitab, tapi biasanya saya memakai seluruh isi Alkitab, untuk menacari sesuatu yang tersembunyi.

Saya mau tanya kepada Anda :

Dapatkah Anda menggambarkan bentuk dan ukuran 3 dimensi Bait Salomo dg hanya mengandalkan kitab Raja-raja dan Tawarikh?

Mustahil

[u]Apabila Alkitab berkata jelas tentang sesuatu maka kita juga berkata jelas.
Agree
Apabila Alkitab diam tentang sesuatu, maka kita juga diam.[/u] Diam bukan berarti tidak ada pesan.

Saya akan diam ketika Alkitab says : ‘NO’ atau ‘Be Silent’

Kamu menulis: "Yesus tidak pernah mengatakan kapan second coming itu, toh banyak para ahli membuat perhitungan [b]waktu[/b] berdasarkan tanda-tanda." Apakah penyelidikan itu salah? Jelas sekali [b]SALAH[/b] ketika para ahli tsb mulai me-reka2 waktu kedatangan Tuhan. Cth: Pendeta di Korea yg prediksi waktu kedatangan Yesus 1988 (akhirnya berakhir di penjara). Pdt. Sibuea di Bandung yg prediksi waktu kedatangan Yesus 10 Nop 2003 (akhirnya berakhir di penjara).

Salahnya dimana? Karena mereka mengajarkan ttg WAKTU yg dalam mana pada posisi ini, Alkitab sendiri DIAM. Tdk ada satu ayatpun yg menjelaskan tepatnya waktu kedatangan Yesus.
Kalaupun ada pendeta2 yg berkotbah ttg akhir zaman, mereka biasanya membahas tanda2 atau hal2 yg perlu dilakukan umat dalam mempersiapkan diri menjelang kedatangan Tuhan.
Atau kamu mau mentafsir waktu kedatangan Yesus? wah saya penasaran sekali menunggu tulisan kamu kalau begitu.


Nah pada alkhirnya kan ada kata kunci bahwa : Tidak ada satu orang pun yang tahu waktu secara PASTI nya.

Namun Yesus memberi tanda-tanda ‘waktu’ itu.

Kisah2 diatas tinggal diuji saja

Perhitungan adalah just perhitungan.

Sekarang kamu bertanya balik mengenai "Terang" dan Yes 14 kepada saya. Bukankah kamu sudah punya versi sendiri? Saya kan bilang saya menghargai versi/argumen kamu.

Trus kamu tanya apa mnt saya, kan sudah jelas ada di tulisan saya sebelumnya.

  1. Yesaya 14 adalah bentuk sastra apokaliptik. Tulisan seperti ini sangat sukar ditafsir dengan memakai logika saja. Harus memahami Kultur Yahudi masa itu, tipe sastra yg berkembang masa itu, Bahasa Ibrani yg dipakai, konteks keagamaan Israel masa itu dsb. Itulah sebabnya, berkaitan dengan Yesaya 14, TDK ADA tafsiran yg MUTLAK.

Benar, tidak ada yg mutlak

Sebab saya disini tidak sedang berbicara ttg kemutlakan itu.

Versi [b]Vulgata[/b] dr Yesaya 14? Bro, Vulgata adalah [b]terjemahan kesekian kali [/b]dari Teks asli Alkitab PL yg berbahasa Ibrani. Vulgata adalah terjemahan PL yg ditulis dalam [b]bhs Latin[/b]. Kalau mau mencari arti yg asli/sebenarnya dari Yes 14, harus mempelajari teks aslinya yang berbahasa[b] Ibrani[/b]. Yaitu [b]Alkitab Bhs IBRANI[/b], bukannya Vulgata.
Kita kan sedang berbicara kata 'Lucifer'

Mungkin ada yang mis disini?

Lucifer yang mana?

Secara textual :

Lucifer muncul satu kali di PL dan satu kali di PB

[i]
(Isa 14:12) quomodo cecidisti de caelo lucifer qui mane oriebaris corruisti in terram qui vulnerabas gentes

(2Pe 1:19) et habemus firmiorem propheticum sermonem cui bene facitis adtendentes quasi lucernae lucenti in caliginoso loco donec dies inlucescat et lucifer oriatur in cordibus vestris
[/i]

kata yang sama dalam bahasa Ibrani

???
heylel

Muncul dua kali yaitu di

Yesaya 14:12 dan Zacharia 11:2

Dua-duanya menyampaikan pesan yang sama.

Saya menangkap prophetic message disana.

2. Terang diciptakan Allah pada hari Pertama. Kamu sekarang tanya saya apa fungsinya sampai hari keempat? Terang tsb [b]BERBEDA[/b] dgn benda2 penerang yang diciptakan pada hari keempat (Matahari, bulan, bintang dsb). Perhatikan bahasa Alkitab: Hari Pertama diciptakan: [b]Terang[/b] Hari Keempat dicptakan: [b]Benda2 penerang.[/b]

Bagaimanakah benda2 tersebut menerangi alam? Karena hanya disebut benda penerang. Tentu saja sumbernya, berasal dari Terang yang lebih dulu diciptakan Allah. Terang inilah yg mensuplai kehidupan kepada SEMUA jenis tumbuhan di Bumi yg diciptakan Allah pada hari ketiga (Kej 1:11-13), bukan hanya satu atau beberapa jenis tanaman saja yg memang kita tahu dapat hidup tanpa cahaya.

Perhatikan apa yg ditulis Alkitab,“Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhansegala jenis pohon-pohonan…” Perhatikan baik2 apa yang ditulis Alkitab, segala jenis tumbuhan, pohon dsb telah tumbuh dengan baik dan subur memenuhi bumi pada hari ketiga. Hari dimana benda2 penerang belum diciptakan. Mereka hidup karena adanya Terang yang mensuplai kehidupan pada mereka (tunas-tunas muda, segala jenis tumbuhan dan segala jenis pohon).

Blessings,

Benar demikian

Tanaman hidup tanpa benda penerang yg dicipta pada hari keempat.

Tanaman pada dasarnya tidak dapat hidup tanpa cahaya matahari untuk proses fotosintesis.

Langi dan bumi yang baru, ada tanpa ada matahari sbg benda penerang.

Sebab ada terang disana.

Nah hal itulah pesan yg saya tangkap dari kejadian 1:2

Salam hormat

Oh tentu manusia tidak sama dengan Alkitab yang tanpa salah. Tetapi buku tersebut cukup bagus untuk menjelaskan pertanyaan-pertanyaan our younger sister called “meluphHim”. And saya pikir, banyak juga di antara kita yang bisa menarik pelajaran yang sama dari bacaan tersebut. Minimal, kajiannya didasari dari tuntunan Roh Kudus atas perenungan dan penelitian selama puluhan tahun pelayanan dan pendidikan, baik nasional maupun international, di mana pengajarannya pun telah diuji secara international. By the way … andakan lebih baik mempunyai referensi yang baik dari pada mengandalkan pikiran bebas? Bukankah Roh Kudus itu tertib? Masakan Roh Kudus menuntun kita untuk mengabaikan jalur-jalur yang sudah ada? Anda lebih senang atau terbiasa dengan gaya magic …, maksud saya “supra natural” ya? Please kindly buy and read that good book, ok? Anda tentunya senang belajar toh?

Dalam hal ini i sih setuju dengan bro “Roti Hidup”.

GBU
Kasih

Tentang sekolah, saya pikir ada dua pola pendidikan

  1. Pola barat - yang banyak dipengaruhi oleh style Yunani dan style ini mendominasi gaya pendidikan yang ada saat ini.

Dalam pola ini, murid didik oleh guru didalam kelas dengan berbagai metode dan literatur yang ada.

Baru kemudian diajak keluar untuk mempraktekkannya dilapangan

  1. Pola timur - pola ini dianut oleh Yesus

Dalam pola ini, murid dididik langsung oleh sang guru di lapangan : the real life, kemudian baru masuk ke kelas untuk membahas apa yang baru saja dihadapi dilapangan.

Mana yang benar? Mana yang salah?

Ini bukan perkara benar atau salah.

Pendidikan seminari, theologia dan semacamnya mengadopsi pola pendidikan barat.

Tidak salah

Namun perlu diperhatikan pula bahwa diluar sana ada pola Timur yang tidak dapat dikesampingkan.

Toh pola barat memiliki akar atau pondasi dari pola timur.

Kebenaran suatu pesan tidak ditentukan oleh latar belakang pendidikan yang ditempuh, methode pendidikan , methode penelitian, banyak sedikitnya literatur, banyak sedikitnya jam terbang

Tetapi lebih kepada isi pesan itu sendiri.

Kebenaran yang disampaikan oleh anak ingusan ndak lulus SD pun tetap merupakan kebenaran

Validitas kebenaran pesan yg disampaikan tadi tidak akan batal gara2 dia tidak memiliki standar kualitas akademis.

Mengenai Roh Kudus.

Benar Roh Kudus itu tertib dan Teratur

Tapi ingat, keteraturan dan ketertiban itu adalah ketertiban dan keteraturanNya Roh Kudus, bukan ketertiban dan keteraturan manusia [kita].

Apakah kita akan ‘memenjara’ dan mengekang Roh Kudus?

Apakah peristiwa turunnya Roh Kudus itu suat hal yang tertib dan teratur dimata manusia?

Tidak

Hal ini membuat para Yahudi dg berbagai bahasa tempat kelahrannya merasa kebingungan, karena para murid masing2 berbicara dg bahasa mereka sendiri2 - yang belum pernah di kecap oleh para murid.

Salam

:afro: sangat bijaksana… :afro:

ada ga ya locifer zaman sekarang…
:char14:

Lho… ga salah nanyanya… bukannya kemarin udah ada audisinya… ga ikutan ya? ;D :ashamed0004: :happy0025:

Salam

[tr][td][table][tr][td]Tentang sekolah, saya pikir ada dua pola pendidikan

  1. Pola barat - yang banyak dipengaruhi oleh style Yunani dan style ini mendominasi gaya pendidikan yang ada saat ini.

Dalam pola ini, murid didik oleh guru didalam kelas dengan berbagai metode dan literatur yang ada.

Baru kemudian diajak keluar untuk mempraktekkannya dilapangan

  1. Pola timur - pola ini dianut oleh Yesus

Dalam pola ini, murid dididik langsung oleh sang guru di lapangan : the real life, kemudian baru masuk ke kelas untuk membahas apa yang baru saja dihadapi dilapangan.

Mana yang benar? Mana yang salah?

Ini bukan perkara benar atau salah.

Pendidikan seminari, theologia dan semacamnya mengadopsi pola pendidikan barat.

Tidak salah

Namun perlu diperhatikan pula bahwa diluar sana ada pola Timur yang tidak dapat dikesampingkan.

Toh pola barat memiliki akar atau pondasi dari pola timur.

Kebenaran suatu pesan tidak ditentukan oleh latar belakang pendidikan yang ditempuh, methode pendidikan , methode penelitian, banyak sedikitnya literatur, banyak sedikitnya jam terbang

Tetapi lebih kepada isi pesan itu sendiri.

Kebenaran yang disampaikan oleh anak ingusan ndak lulus SD pun tetap merupakan kebenaran

Validitas kebenaran pesan yg disampaikan tadi tidak akan batal gara2 dia tidak memiliki standar kualitas akademis.

Mengenai Roh Kudus.

Benar Roh Kudus itu tertib dan Teratur

Tapi ingat, keteraturan dan ketertiban itu adalah ketertiban dan keteraturanNya Roh Kudus, bukan ketertiban dan keteraturan manusia [kita].

Apakah kita akan ‘memenjara’ dan mengekang Roh Kudus?

Apakah peristiwa turunnya Roh Kudus itu suat hal yang tertib dan teratur dimata manusia?

Tidak

Hal ini membuat para Yahudi dg berbagai bahasa tempat kelahrannya merasa kebingungan, karena para murid masing2 berbicara dg bahasa mereka sendiri2 - yang belum pernah di kecap oleh para murid.
[/td][/tr]

Salam[/td][/tr][/table]

:happy0025: suatu argumentasi yang cerdas…modal yang bagus untuk tentara TUHAN, akan lebih mantap jika di kombinasikan dengan kerendahan hati.maju terus…

Betul; yang saya garis bawahi dari kesimpulan moe, adalah yang menyampaikan kebenaran tersebut kepada si anak ingusan tidak lulus SD itu. Dan dengan apakah kita mengetahui bahwa kebenarannya adalah kebenaran? Bukankah dengan Firman TUHAN kita mengujinya? Sekali lagi saya hanya menganjurkan sebuah buku yang baik untuk dibaca setiap orang, yang memiliki pertanyaan yang sama dengan pertanyaan meluphHim, dan mungkin sekali Anda juga. Setelah itu, silahkan Anda mengujinya dengan Firman Tuhan, dan semoga Roh Kudus tergerak untuk memberikan pencerahan-Nya kepada Anda.

Tentu Roh Kudus tidak bisa dikekang manusia; termasuk, Ia bisa juga memakai seseorang (yang telah belajar banyak) untuk memberikan penjelasan kepada seseorang lainnya untuk mengerti Firman Tuhan.

Bro, kita bisa belajar dari sikap Lukas dalam hal ini. Dengan tuntunan Roh Kudus (hal ini sudah tidak lagi kita pungkiri) Lukas menulis Injil Lukas; tetapi apakah ia menulisnya begitu saja dengan dalih ada Roh Kudus yang mencerahkan pikirannya? Ternyata tidak demikian, karena Roh Kudus menuntunnya untuk melakukan penyelidikan yang menyeluruh dulu, baru kemudian Injil Lukas ditulis.

Luk. 1:1-4 menjelaskan demikian:

1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, 2 seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. 3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, 4 supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

Tertib bagi yang sudah ditetapkan menjadi domba-domba-Nya yang berasal dari berbagai suku dan bahasa yang ada di kolong langit. Mereka mendengarkan penyampaian yang dapat disampaikan dengan bahasa mereka masing-masing, dan dengan demikian mereka bisa mendengarkan apa yang dikatakan oleh para Rasul dengan jelas mengenai Injil Tuhan kita.
Tidak tertib bagi yang tidak ditetapkan menjadi domba-domba-Nya. Mereka mendengarkan suara yang tidak berarti bagi mereka, dan karena itu mereka menyindir dan berkata,"Mereka sedang mabuk oleh anggur manis. (Kis. 2:1-13)

Demikian bro
GBU :azn:

Baiklah bro, back to your topic and kita kaji ulasan Anda satu per satu. Apakah ulasan Anda itu merupakan kebenaran?, ataukah hanya sekedar “ingusan”?

Saya mengutip kembali 6 pertanyaan yang diajukan oleh moe di awal uraiannya. Demikian dengan jawaban moe yang saya “duga” diawali dengan penyimpangan. Pertanyaan moe yang pertama di atas, dijawab moe dengan jawaban,“Tidak”. Artinya moe berpendapat bahwa Tuhan tidak menciptakan iblis. Benarkah demikian? Melihat kenyataan ini, segera saya dapat berburuk sangka bahwa moe tidak mengakui kedaulatan dan kemahaan TUHAN di dalam penciptaan, di antaranya seperti yang dikatakan Kol. 1:16 berikut ini:

“karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”

Apakah moe tidak menganggap phrase,"…yang kelihatan dan yang tidak kelihatan…" dalam Kol.1:16 berarti termasuk juga iblis? Berikut ini kita akan melihat ayat yang lebih dikususkan untuk iblis; apa kata Firman Tuhan mengenai penciptaannya (iblis)?.

Di dalam ulasannya, moe mengutip Yesasa 14 perikop yang pertama, sebagai acuan mengenai gambaran iblis. Perikop ini menurut saya, yang juga sama dengan pendapat bro “Roti Hidup”, lebih tepat untuk menggambarkan raja Babel saja. Saya menambahkan kutipan lain, yaitu Yehezkiel 28:11-19, tetapi moe mengabaikannya begitu saja. Seandainya saja moe merendahkan diri untuk memperhatikannya, maka moe akan mengetahui bahwa iblis adalah mahluk ciptaan. Hal ini dapat kita baca dalam Yehezkiel 28:13,15 yang berbunyi demikian:

“13. Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.”

dan

“15 Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu.”

Sayangnya moe bertahan hanya pada perikop pertama dari Yesasa 14 yang memang tidak menggambarkan penciptaan iblis.

Perlu diingat:

Dalam postingan saya yang terdahulu, saya menyatakan bahwa saya tidak puas dengan penjelasan yang mengatakan bahwa Yesasa 14 (perikop pertama), dan demikian juga Yehezkiel 28:11-19, adalah uraian tentang iblis. Tetapi bolehlah kita menganggap Yehezkiel 28:11-19 memang memberikan indikasi adanya uraian mengenai suatu kekuatan, yang eksistensinya sudah dimulai jauh mendahului keberadaan raja Tirus, dan kekuatan inilah yang memotori kejahatan raja Tirus.

Demikian moe, apakah Anda akan mengkoreksi jawaban Anda, ataukah sebaliknya akan menegagkan jawaban Anda?

GBU

Mungkin ada yg miss disini, saya tidak bermaksud judge dalam hal buku tersebut, namun saya hanya mau meluruskan ‘keberatan’ saya atas sebuah argument yang mesyaratkan kesahihan sebuah tafsir melalui metode sekolah barat…itu saja…dan memang saya tidak memalui sekolah arat tersebut…

[quote="moe post:32, topic:165378"] Mengenai Roh Kudus.

Benar Roh Kudus itu tertib dan Teratur

Tapi ingat, keteraturan dan ketertiban itu adalah ketertiban dan keteraturanNya Roh Kudus, bukan ketertiban dan keteraturan manusia [kita].

Apakah kita akan ‘memenjara’ dan mengekang Roh Kudus?
[/quote]
Tentu Roh Kudus tidak bisa dikekang manusia; termasuk, Ia bisa juga memakai seseorang (yang telah belajar banyak) untuk memberikan penjelasan kepada seseorang lainnya untuk mengerti Firman Tuhan.


Demikian juga sebaliknya, dg argument yang sama, tidak sanggupkah Roh Kudus berkarya melalui orang-orang tanpa pendidikan barat [theologi, seminari] untuk sekedar menyampaikan Firman Tuhan?

Dari 12[13] murid [rasul] hanya Paulus yang mengenyam pendidikan Theologi, lainya berlatar belakang pendidikan nelayan, pendidikan pemungut cukai, pedidikan apa laghi ya…?

Bro, kita bisa belajar dari sikap Lukas dalam hal ini. Dengan tuntunan Roh Kudus (hal ini sudah tidak lagi kita pungkiri) Lukas menulis Injil Lukas; tetapi apakah ia menulisnya begitu saja dengan dalih ada Roh Kudus yang mencerahkan pikirannya? Ternyata tidak demikian, karena Roh Kudus menuntunnya untuk melakukan penyelidikan yang menyeluruh dulu, baru kemudian Injil Lukas ditulis.

Luk. 1:1-4 menjelaskan demikian:

1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, 2 seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. 3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, 4 supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.


setuju,
bahkan saya juga agree bgt atas pandangan seorang ahli theologia yang menyatakan bahwa Lukas adalah seorang ahli sejarah dan penulis yang hebat pada jamannya…

[quote="moe post:32, topic:165378"] Apakah peristiwa turunnya Roh Kudus itu suat hal yang tertib dan teratur dimata manusia?

Tidak

Hal ini membuat para Yahudi dg berbagai bahasa tempat kelahrannya merasa kebingungan, karena para murid masing2 berbicara dg bahasa mereka sendiri2 - yang belum pernah di kecap oleh para murid.
[/quote]
Tertib bagi yang sudah ditetapkan menjadi domba-domba-Nya yang berasal dari berbagai suku dan bahasa yang ada di kolong langit. Mereka mendengarkan penyampaian yang dapat disampaikan dengan bahasa mereka masing-masing, dan dengan demikian mereka bisa mendengarkan apa yang dikatakan oleh para Rasul dengan jelas mengenai Injil Tuhan kita.
Tidak tertib bagi yang tidak ditetapkan menjadi domba-domba-Nya. Mereka mendengarkan suara yang tidak berarti bagi mereka, dan karena itu mereka menyindir dan berkata,"Mereka sedang mabuk oleh anggur manis. (Kis. 2:1-13)

Demikian bro
GBU :azn:


sebuah pandangan dikotomi

Penyimpangan apa dan atas dasar apa ya Broer?

[b]Pertanyaan moe yang pertama di atas, dijawab moe dengan jawaban,"Tidak". Artinya moe berpendapat bahwa Tuhan menciptakan iblis[/b]. Benarkah demikian? Melihat kenyataan ini, segera saya dapat berburuk sangka bahwa moe tidak mengakui kedaulatan dan kemahaan TUHAN di dalam penciptaan, di antaranya seperti yang dikatakan [b]Kol. 1:16[/b] berikut ini:
Bentar Broer, saya kog binun ya dengan komentar anda atas argumen saya

Apa saya yang salah tulis ya?

kan pertanyaan saya demikian :
[i]

  1. Apakah Tuhan menciptakan iblis/setan?[/i]

Dan jawaban saya

Tidak

Atau adakah anda salah tulis atau memang benar demikian tertulis adanya?

[b][i]"karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia."[/i][/b]

Apakah moe tidak menganggap phrase,"…yang kelihatan dan yang tidak kelihatan…" dalam Kol.1:16 berarti termasuk juga iblis? Berikut ini kita akan melihat ayat yang lebih dikususkan untuk iblis; apa kata Firman Tuhan mengenai penciptaannya (iblis)?.

Bentar…berkaitan dg yang atas ya ini…

Menurut anda :

Iblis itu memang diciptakan pada hari penciptaannya ataukah dia itu diciptakan dalam hakekat sesuatu pada hari penciptaan dan baru kemudian berubah menjadi iblis?

Bagi saya sendiri, saya lebih setuju pada opsi kedua

Di dalam ulasannya, moe mengutip [b]Yesasa 14[/b] perikop yang pertama, sebagai acuan mengenai gambaran iblis. Perikop ini menurut saya, yang juga sama dengan pendapat bro "Roti Hidup", lebih tepat untuk menggambarkan raja Babel saja. Saya menambahkan kutipan lain, yaitu [b]Yehezkiel 28:11-19[/b], tetapi moe mengabaikannya begitu saja. Seandainya saja moe merendahkan diri untuk memperhatikannya, maka moe akan mengetahui bahwa iblis adalah mahluk ciptaan. Hal ini dapat kita baca dalam [b]Yehezkiel 28:13,15[/b] yang berbunyi demikian:

Ok I got it

Anda bersikukuh bahwa iblis adalah makluk ciptaan sejak awal mula dia diciptakan.

Ibarat tempe adalah sebuah tempe pada hari diciptakan, bukan kedelai yang diproses melalui fermentasi…sim salabim

[b]"13. Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu."[/b]

dan

[b]“15 Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu.”

[/b]
Sayangnya moe bertahan hanya pada perikop pertama dari Yesasa 14 yang memang tidak menggambarkan penciptaan iblis.


Oops mohon maaf, saya bukannya mengabaikan fakta kitab Yehezkiel…

Saya tahu kog tentang hal itu

Bagi saya , Yehezkiel adalah pendukung kejatuhan Lucifer ini

Dan sayangnya lagi, anda tidak bold color sampai akhir

Perhatikan bagian yang saya perbesar diatas.

[b]"15 Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu."

Question is :

Apa makna dari penutup ayat tersebut diatas : …sampai terdapat kecurangan padamu?

Apakah sejak awal dia diciptakan dia telah berbuat curang?

Bukankah bagianm sebelumnya dia adalah sesuatu yang sempurna tidak bercacat?

Namun ada masa dimana kesempurnaan itu telah menjadi cacat oelh karena sebuah kecurangan

Dan 'saat kecurangan ’ itulah yang sedang saya bahas disini

Perlu diingat:

Dalam postingan saya yang terdahulu, saya menyatakan bahwa saya tidak puas dengan penjelasan yang mengatakan bahwa Yesasa 14 (perikop pertama), dan demikian juga Yehezkiel 28:11-19, adalah uraian tentang iblis. Tetapi bolehlah kita menganggap Yehezkiel 28:11-19 memang memberikan indikasi adanya uraian mengenai suatu kekuatan, yang eksistensinya sudah dimulai jauh mendahului keberadaan raja Tirus, dan kekuatan inilah yang memotori kejahatan raja Tirus.

Demikian moe, apakah Anda akan mengkoreksi jawaban Anda, ataukah sebaliknya akan menegagkan jawaban Anda?

GBU


Keberadaan raja babel dan tirus adalah fakta sejarah humanisme yang tidak dapat kita pungkiri dan abaiakan.

Apakah saya mengabaikan?

No

Saya hanya menggali makna lain dari kisah alegoris tersebut

Ingat : saya tidak sedang exegesis per se

Monggo, anda bisa melihat apakah saya meralat atau menegakkan jawaban saya

Salam