Lucifer - Fallen Angels

thx for your nice advice brother :wink: i need it

Maaf, saya salah tulis dan sudah diralat.

Renungkan sejenak: iblis awalnya tidak ada, lalu menjadi ada; sementara itu, penciptaan adalah menjadikan sesuatu yang tadinya tidak ada, menjadi ada; siapakah yang menjadi pencipta?, iblis atau TUHAN kah?
Awalnya memang sempurna, sama seperti ciptaan lain yang diciptakan baik adanya. Tetapi siapakah yang menciptakan adanya peluang menjadi iblis? Masalahnya sekarang adalah: apakah peluang tersebut lepas dari kendali dan rancangan TUHAN yang maha kuasa? Apakah anda berpikir bahwa adanya iblis merupakan peluang kejadian yang sama bagi setiap malaikat yang ada? Tidak!, karena Alkitab mengajarkan kita bahwa segala sesuatu yang ada dibumi adalah ciptaan, dan karena kehendak-Nya segala sesuatu itu ada. Bahkan, Lucifer jadi iblispun tidak bisa semaunya, tetapi sekali lagi karena TUHAN menghendaki jadi demikian di dalam “master plan”-Nya atas penciptaan (hal ini berkaitan dengan pertanyaan moe yang nomor dua yang tidak mampu dijelaskannya, tetapi kita simpan dulu sampai pembahasan pertanyaan moe yang nomor satu menjadi jelas).

Wahyu 4:11

“Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Itu hanyalah bagian dari rencana-Nya. Kita bisa lihat dari contoh pembuatan film, naskah sudah tuntas dulu baru kemudian adegan per adegan dijalankan sesuai dengan rencana. Sadarlah bahwa TUHAN kita yang berdaulat telah merencanakan segala sesuatu! Masak Lucifer jadi iblis tanpa diketahui TUHAN sebelumnya? Perhatikan yang berikut ini:

Yesaya 46:10-11

10 yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan, 11 yang memanggil burung buas dari timur, dan orang yang melaksanakan putusan-Ku dari negeri yang jauh. Aku telah mengatakannya, maka Aku hendak melangsungkannya, Aku telah merencanakannya, maka Aku hendak melaksanakannya.

Ingat pemahaman Alkitab akan menjadi berbahaya kalau tidak dengan “exegesis per se”.

Demikian moe
GBU

OK saya pikir saya sudahi tanggapan saya sampai disini saja, sebab sejauh ini saya mulai menangkap pola pemikiran [doktrin] yang Anda pegang adalah ‘segala sesuatu adalah predestined’. [cmiiw]

Termasuk dalam hal penciptaan Iblis dan para malaikat2nya.

Termasuk rancangan kejatuhan manusia …

Jadi dalam hal ini saya melihat antara Anda dan saya tidak akan ada titik temunya.

Termasuk didalamnya [Yesaya 46:10]

…declaring the end from beginning…

Anda melihat sebagai predestined dari awal

Sebaliknya saya melihat Allah melihat akhir dari segala sesuatu di awal mula penciptaan.

Dua hal yang berbeda…

Saya hargai pendapat- saran-dan waktu anda

Mohon maaf atas segala perkataan [tulisan] yg tidak berkenan di hati Anda dan para member atas ketidak nyamanan yg ada

Salam

Saya mengusulkan untuk memahami hal semacam ini mengunakan pembedaan antara HIS Story dan History… kalo ga bisa kemana-mana nyangkutnya…

Hmm … same 2 u bro, it’s ok. Tapi saya sangat menyayangkan kalau topik ini juga disudahi begitu saja. Saya tertarik dengan topik penting yang diprakarsai oleh bro moe ini; karena bagi saya, pertanyaan nomor 2 dan 3 a yang diajukan oleh bro moe di awal topik, mengandung penjelasan-penjelasan penting mengenai tujuan TUHAN dalam penciptaan. Pertanyaan-pertanyaan moe yang saya maksudkan adalah yang saya highlight berikut ini:

Question :
  1. Apakah Tuhan menciptakan iblis/setan?
    [b]2. Bila ‘Ya’, untuk apakah mereka diciptakan?
  2. Bila ‘Tidak’, mengapa ada iblis/setan?[/b] Dari manakah asal-usul mereka?
  3. Apakah yang mereka lakukan/kerjakan?
  4. Apakah iblis/setan juga bisa diampuni?
  5. Apakah hukuman bagi setan/iblis?

Kerangka pikir yang sudah saya siapkan adalah berikut ini:

  1. TUHAN mencipta dengan tujuan yang pasti.
  2. Manusia dicipta sebagai mahluk antara yang dimenangkan-Nya melalui iman kepada Kristus.
  3. Iman itu perlu diuji.
  4. Uji itu harus dicobai (disinilah iblis berperan tetapi tetap dalam kendali TUHAN).
  5. Konsumasi dan kemenangan adalah tujuan dari ujian dan pencobaan?
  6. Semuanya itu untuk apa? Untuk kemuliaan TUHAN semesta alam semata!

Uraian dari kerangka pikir tersebut diharapkan dapat menguak rahasia “pembobolan” pintu sorga oleh iblis. Selain itu juga akan menguak adanya sebuah alasan mengapa di taman Eden harus ada pohon terlarang. Dengan demikian, topik ini bisa memberikan pengertian tentang Lucifer dari sudut pandang rekaan TUHAN yang baik bagi umat pilihan-Nya. Bukannya hanya sekedar mengetahui kapan kejatuhannya yang tidak jelas, pekerjaannya, dan hukuman bagi iblis; maaf bro, saya menganggapnya tidak bermanfaat.

GBU moe :angel:

Untuk bagian tersebut, saya sudah tulis dibagian lain silakan intip disana ya :smiley:

Mengenai keberadaan pohon tersebut juga ada disana…agak bawah…:wink:

ini

https://forumkristen.com/index.php?topic=1371.0

salam

Ijinkanlah gue untuk quote beberapa tulisan dari salah satu rekan kita di forum seberang :

----------Mulai

Ini ciri-ciri setan dari Yesaya 14:12-17 kan?

Yes 14:12-17
"Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.
Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang,
yang telah membuat dunia seperti padang gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah?


Jika kita melihat dari ayat-ayat di atas,
Dapat ditarik kesimpulan :

  1. Ada ciptaan Allah yang diberi nama ‘Lucifer’
    Lucifer artinya pembawa cahaya, bintang timur dan bergelar Putera Fajar.

  2. Lucifer ini adalah ciptaan yang tidak lebih tinggi dari Allah pencipta.
    Posisi sorgawinya bahkan hanya setara dengan ‘bintang-bintang Allah’.

  3. Lucifer ingin naik lebih tinggi daripada bintang-bintang Allah, ia ingin dilibatkan dalam segala pengambilan keputusan sorgawi dan ingin memiliki tahta yang setara dengan Yang Mahatinggi.

  4. Akibat keinginannya itu, ia dipecahkan (kehilangan keindahan sebagai putera fajar dan pembawa cahaya) dan dijatuhkan dari langit (kehilangan posisi sorgawi) dan diturunkan ke dunia orang mati.


Nah,
Ayat ini perlu disambung dengan ayat lain di Yeh 28:13-19

Yeh 28:13-19
Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, krisopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.
Kuberikan tempatmu dekat kerub yang berjaga, di gunung kudus Allah engkau berada dan berjalan-jalan di tengah batu-batu yang bercahaya-cahaya.
Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu.
Dengan dagangmu yang besar engkau penuh dengan kekerasan dan engkau berbuat dosa. Maka Kubuangkan engkau dari gunung Allah dan kerub yang berjaga membinasakan engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya.
Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kaumusnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya.
Dengan banyaknya kesalahanmu dan kecurangan dalam dagangmu engkau melanggar kekudusan tempat kudusmu. Maka Aku menyalakan api dari tengahmu yang akan memakan habis engkau. Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu.
Semua di antara bangsa-bangsa yang mengenal engkau kaget melihat keadaanmu. Akhir hidupmu mendahsyatkan dan lenyap selamanya engkau."

Dari ayat-ayat di atas,
Kita bisa menarik kesimpulan :

  1. Ada ciptaan yang penuh hikmat dan maha indah
  2. Kediamannya adalah di taman Eden, tapi penugasannya adalah di gunung kudus Allah di dekat Kerub (makhluk sorgawi) yang berjaga
  3. Ciptaan itu berbuat dosa
  4. Ia dibuang dari gunung kudus Allah
  5. Ia sombong karena merasa indah dan hikmatnya berubah menjadi keinginan jahat
  6. Ia dilempar ke bumi
  7. Allah menyalakan api yang membakar dirinya dari dalam (baru setelah kejatuhanlah, api itu menyala dalam dirinya).

Nah,
Dari 2 rangkaian ayat-ayat itu,
Ada kesimpulan :

  1. Lucifer adalah makhluk ciptaan yang awalnya diciptakan indah dengan posisi cukup tinggi (ia berada di gunung kudus Allah, tapi tidak lebih tinggi dari posisi Kerub - levelnya sebatas malaikat saja).
  2. Perannya adalah pembawa cahaya, gelarnya adalah putera fajar.
  3. Karena perannya itu, ia diperlengkapi dengan hikmat dan keindahan (beberapa referensi lain menyebutkan bahwa ia memiliki kepandaian bermain musik).
  4. Lucifer berbuat kesalahan. Ia sombong dan meninggikan diri sendiri, bahkan ingin menyamakan diri dengan Allah Penciptanya.
  5. Karena kesalahannya itu, ia dibuang. Pecah segala keindahannya, lepas ia dari posisinya dan hikmatnya berubah.
  6. Ia dibuang ke bumi dan kini berdiam di dunia orang mati
  7. Allah menyalakan api di dalam diri Lucifer yang terus-menerus membakarnya.

Demikianlah kesimpulan dari beberapa ayat mengenai Lucifer.


Ayat-ayat di atas adalah ratapan mengenai Raja Tirus.
Tapi isi dari ratapan itu ternyata lebih dari sekedar menerangkan Raja Tirus duniawi.

Artinya,
Raja Tirus duniawi melakukan dosa yang sejenis (walau ga sama persis) dengan apa yang dilakukan oleh ‘seorang’ makhluk surgawi.

Jadi, di masa lalu,

  1. Ada makhluk sorgawi.
    Kenapa mahkluk sorgawi?
    Karena ia tinggal di Eden dan berjalan-jalan di gunung kudus Allah.

  2. Makhluk ini adalah ciptaan.
    (Tempat tatahannya diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu)
    (Engkau tak bercela di dalam tingkah lakumu sejak hari penciptaanmu sampai terdapat kecurangan padamu)
    Raja duniawi tentu tidak diciptakan, tapi dilahirkan.

  3. Posisinya setara dengan bintang-bintang Allah (malaikat) tapi dibawah Kerub.
    Artinya, makhluk ini minimal 2 tingkat di bawah Allah Pencipta.

  4. Ia berbuat dosa, lalu dibuang dari Gunung Allah.


Dua kisah yang saling melengkapi

Persamaan antara Yes 14:12-17 dengan Yeh 28:13-19

  1. Sama-sama menerangkan makhluk yang asalnya tidak dari bumi
  2. Sama-sama menerangkan keindahan makhluk ini sebelum ia jatuh
  3. Sama-sama menerangkan makhluk yang berbuat kesombongan
  4. Sama-sama menerangkan makhluk yang dijatuhkan dari langit ke bumi

Yang saling melengkapi :

  1. Yesaya menjelaskan bahwa ia bergelar bintang timur, putera fajar, pembawa terang, yang mana sesuai dengan keindahan yang dilukiskan dalam Yehezkiel.
  2. Yesaya melukiskan ia berdosa karena ingin menyamai Yang Mahatinggi, dengan demikian menjelaskan apa yang Yehezkiel maksud tentang kesombongan.

Inti dari 2 ayat-ayat yang berbeda ini adalah :
Raja Tirus dan Raja Babel melakukan dosa yang sejenis dengan dosa yang dilakukan oleh Lucifer.
Yaitu sombong walau hanya makhluk ciptaan dan justru ingin menyamakan diri dengan Allah.
Kedua-duanya dijatuhkan.


Alkitab sebenarnya tidak pernah menulis bahwa nama Iblis adalah Lucifer. Jadi, Lucifer ini bisa jadi adalah ‘gelar’ bisa juga adalah ‘nama’. Alkitab lebih sering menyebutnya Setan / Iblis (Satanas / Diabolos).

So,
Beberapa orang refer Lucifer sebagai nama, beberapa refer Lucifer sebagai gelar.
Buat saya, nama dan gelar sama saja.


Sekarang Lucifer lebih banyak disebut Alkitab sebagai Iblis (Diabolos = Pendakwa) dan Satan (Satanas = Musuh).
So, dulunya dia memang ‘Lucifer’, sekarang Diabolos dan Satanas.
Tapi karena dahulu pernah dia disebut Lucifer, maka nama ini ada disebut juga oleh beberapa kalangan untuk refer kepada Lucifer.

-------Selesai

Demikian semoga bisa jadi bahan pengetahuan belaka.

:smiley:
Tentu saja

“Lucifer” adalah istilah bahasa Latin hasil terjemahan kata sepadan dalam bahasa Ibrani “Heilel”

Tapi lama2 istilah ini menjadi nama generik

Bisa dicek di kamus Latin-Inggris disini

Free download : http://users.erols.com/whitaker/197fcwin.exe

Penjelasan yang baik “Siip”, dan juga sebuah awalan yang baik untuk melanjutkan topik ini ke pertanyaan nomor 2 dan 3a dari daftar pertanyaan yang “moe” buat di awal topik. Pertanyaan yang lainnya tidak penting buat saya, tetapi untuk yang nomor 2 dan 3a penting untuk kita semua ketahui. Bisa kasih penjelasanmu mengenai pertanyaan tersebut “Siip”? Pertanyaannya sebenarnya bisa disatukan menjadi:“Mengapa ada iblis?” (hint: TUHAN menciptakan dengan tujuan).

GBU

2. Bila ‘Ya’, untuk apakah mereka diciptakan? 3. Bila ‘Tidak’, mengapa ada iblis/setan? Dari manakah asal-usul mereka?

First of all,
I dont have answers to all questions.

Second of all,
Bible doesnt explain us everything we want to know, just things we need to know.

So,
My answer is speculative only.
Bukan doktrin.

  1. Allah tidak menciptakan Iblis / Setan (pendakwa / musuh).
    Dasarnya adalah sifat Allah yang hanya menciptakan yang baik.
    Can you imagine that biggest love in universe would ever create evil?

  2. Allah menciptakan malaikat dan manusia dengan kemampuan untuk berpikir, merasa dan memilih.
    Selain bahwa Allah ingin ada respon dari ciptaan terhadap kasihNya, rupanya Allah juga punya maksud tujuan lain.

  3. Malaikat yang jatuh kemudian berubah menjadi pendakwa dan musuh.
    Kejatuhan ini adalah akibat dari pilihan si malaikat (bukankah kita tau ada malaikat yg tidak taat?) dan kejatuhan ini adalah bagian dari rancangan Allah jangka panjang.

Itu saja deh.
Remember,
It’s just speculative.
Only my thought.

God bless Kasih.

Masalahnya buat saya adalah apakah semua itu terjadi kebetulan? Ataukah masuk dalam “master plan”-nya TUHAN dalam karya penciptaan? Dan lagi pula …, semua unsur yang membuat dosa akhirnya dibuahi siiblis, tidak mungkin ada dengan sendirinyakan? Hal ini yang belum bisa saya buang, sehingga saya bisa sependapat dengan Anda.

God bless you too Siip.

Tuhan pernah tanya, perlukah dia penasihat?

apa arti Tuhan itu sempurna?

Tidak, Dia menganggap remeh semuanya.

Di dalam topik ini, apa ada yang tanya pertanyaan demikian? Bisa jelaskan relevansinya dengan topik ini?

Ok

Question :
  1. Apakah Tuhan menciptakan iblis/setan?

Arah jauhnya kesana…

terimakasih
salam

Ok, Tuhan sempurna

Terimakasih bro Kasih…
Tuhan memberkati…

Same 2 u. Lalu kaitan kaitan kesempurnaan Tuhan dengan pertanyaan:“Apakah Tuhan menciptakan iblis?”? Bisa bagi hasil penelitiannya mengenai hal tersebut?

GBU

Saya tidak pernah melakukan penelitian… jadi kalau Tuhan itu sempurna akankah dia menciptakan dengan tidak sempurna?

Salam

Sesuatu yang jahat, yang beredar tanpa wujud, yang kemudian dibuahi pertama kali oleh iblis, dan yang kemudian dibuahi oleh Adam, juga merupakan sesuatu yang sempurna dalam karya penciptaan-Nya. Jadi kenapa ada yang tidak mengakui bahwa sesuatu yang jahat itu juga merupakan ciptaan? Tidak mungkin hal tersebut bisa ada dengan sendirinya. Charles C. Ryrie menyimpulkan, apa bila kita tidak mengakui bahwa TUHAN juga yang telah menciptakan sesuatu yang jahat, berarti kita mengakui adanya pencipta yang lain.

Bila kita mengakui bahwa Tuhan juga menciptakan yang jahat, artinya kita juga mengakui bahwa dunia ini adalah dunia pewayangan yang semuanya sudah pinesti…

Dan kalau demikian tidak perlu ada perdebatan dan tidak perlu ada pemikiran… karena semua merupakan adegan yang sudah dirancang dengan sangat baik.

Kalau kita mengatakan bahwa ada kegagalan dalam penciptaan sehingga muncul dosa… maka Allah tidak sempurna…

Dan mungkin kita juga dapat berkata dia pembohong, karena dia sudah menipu dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa semua yang diciptakan sungguh amat baik…

jadi… masih perlukah percaya?