MAKAN TIGA ROTI SEMEJA DENGAN TUHAN YESUS...

Sahabat-sahabat TUHAN YESUS KRISTUS,

Kali ini kesaksian yang saya beritakan di mimbar ini akan saya sebut sebagai KESAKSIAN FIRMAN, ini adalah runtunan beberapa Firman yang saling sambung-menyambung antara satu dengan lainnya pada Alkitab saudara. Atas BISIKAN ROH KUDUS keluarlah pertanyaan ini:
“ Apakah bedanya: Mintalah maka akan Kuberikan dengan Mintalah apa saja maka akan Kuberikan?” maka saya akan membagikannya dengan saudara semua jawabanNYA yang ajaib,sehingga apa yang telah saya dapatkan dari TUHAN YESUS KRISTUS, saudara juga akan mendapatkannya, maka pada saat ini juga saya memohon saudara untuk membuka Alkitab dan bacalah Firman ini:

Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; .(Lukas 11:5-6)

Saudara pada kata-kata perumpamaan Tuhan YESUS ini saudara MEMINJAM TIGA ROTI,sedang saat itu tengah malam dan ada SEORANG SAHABAT yang singgah untuk bermalam dan KITA HANYA BERDUA padahal ada tiga roti, TERLIHAT ADA SEDIKIT KEJANGGALAN, yakni mengapa ada tiga roti, sedang pada saat itu saudara akan makan malam hanya berdua yakni dengan seorang sahabat,untuk siapa roti yang satu lagi?? Atau mungkin saudara beranggapan harus mengetuk pintu lagi kepada sahabat saudara yang telah meminjamkan roti tadi untuk juga ikut makan bertiga bersama saudara pada tengah malam itu? Adalah tidak masuk akal mengundangnya makan bersama saudara malam itu karena saudara benar-benar akan merepotkannya dengan membangunkannya lagi. Atau mungkin saudara beranggapan: kita bagi dua jadi setiap orang mendapatkan satu setengah roti? Lebih aneh lagi pikiran untuk makan satu setengah roti. Mengapa tadi pinjam tiga roti,bukankah seharusnya dua roti saja sudah cukup? Apakah Firman ini salah? SUDAH PASTI FIRMAN INI TIDAK SALAH, TETAPI FIRMAN INI ADA KELANJUTANNYA LAGI yang hanya dapat diungkapkan atas KUASA ROH KUDUS saja.

[b]Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.(Lukas 11:9)

MINTALAH berbeda dengan MINTALAH APA SAJA yang kamu kehendaki,ayat berikut ini tidak mengatakan bahwa anda dalam keadaan darurat atau emergency seperti yang tadi disebutkan pada Injil Lukas, konteksnya beda situasinya juga berbeda. Dalam mendapatkan apa saja yang kita minta dalam doa kita inilah firmanNya:

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu
kehendaki, dan kamu akan menerimanya.(Johanes 15:7)

Lalu apa yang harus kita lakukan, siapakah sahabat kita satu lagi yang akan makan roti bertiga dengan kita, layakkah apabila kita mengundang Tuhan YESUS untuk makan bersama kita malam itu?

Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. (Johanes 15:14)

Benar saudara,TUHAN YESUS KRISTUS adalah sahabat kita,saat ini pejamkan mata saudara,bayangkan saat ini sedang berada di dalam rumah saudara,pintu rumah terkunci karena, saat ini tengah malam, anda sedang berada di sekitar meja makan dengan tiga kursi dan ada tiga roti yang telah disiapkan di atas meja saudara,sementara saat ini saudara hanya berdua saja dengan seorang sahabat dan saudara yakin dan percaya bahwa sahabat yang satu lagi yang akan bergabung dengan saudara adalah TUHAN YESUS SENDIRI karena saudara telah mengikuti perintah2nya:

Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.(Wahyu3:20)

Demikian kesaksian terakhir saya pada gereja tersebut dan kembalilah saya pada tempat duduk saya semula, terlihat suasana gereja mulai penuh dengan urapan setelah dilanjutkan dengan pembacaan Firman oleh para hamba Tuhan dan ketika ibadah ditutup dengan lagu HALELUYA, suasana makin dahsyat lagi terjadi, saya berdiri dan berteriak sambil menangis TUHAN YESUS TERIMA KASIH, ENGKAU TELAH HADIR SECARA PRIBADI di dalam gereja ini,sinar terang, getaran dahsyat, teriakan keras dan air mata terus mengalir, tiba-tiba jatuhlah seorang sahabat yang berada tepat di depan saya ke lantai sehingga kepalanya mengenai tubuh saya dan saya letakkan di lantai ia terus meronta berjalan melata di lantai hingga menuju mimbar yang berjarak sekitar 5 meter, URAPAN DASYAT TERJADI dari SAHABAT KITA YANG BENAR-BENAR TELAH DATANG mengunjungi kami semua dengan sukacitanya yang amat luar biasa, terima kasih TUHAN YESUS KRISTUS ENGKAU MEMANG BENAR-BENAR HIDUP.

GBU

sharing yang bagus bro…
tapi ada banyak orang menggunakan ayat Lukas 11:9 di gunakan untuk “Meminta”
tapi meminta apa ?

Lukas 11:13
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan ROH KUDUS kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

CMIIW

Gbu

Bro Rusdinech, sahabat TUHAN YESUS KRISTUS,

Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.(Lukas 11:9)

MINTALAH berbeda dengan MINTALAH APA SAJA yang kamu kehendaki,ayat berikut ini tidak mengatakan bahwa anda dalam keadaan darurat atau emergency seperti yang tadi disebutkan pada Injil Lukas, konteksnya beda situasinya juga berbeda. Dalam mendapatkan apa saja yang kita minta dalam doa kita inilah firmanNya:

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu
kehendaki, dan kamu akan menerimanya.(Johanes 15:7)

Konteks meminta yang pertama , sekalipun anda masih berdosa sekalipun tetap dikabulkan dengan pas dan tepat waktu atau tidak kurang dan tidak lebih, karena kita berada dalam “emergency stage” dimana TUHAN YESUS KRISTUS mengabulkan doa anda berdasarkan dengan KASIHNYA. Beda dengan meminta yang kedua, di sini kita sudah menjadi satu dengan TUHAN YESUS KRISTUS sebagai PELAKU FIRMAN YANG HANDAL sesuai dengan ajaranNYA yang amat LUAR BIASA…
Mohon maap apabila jawaban tersebut kurang berkenan saya hanyalah Newbie yang mungkin lebih terbatas PENDALAMAN ALKITABnya dibandingkan dengan sahabat-sahabat TUHAN YESUS KRISTUS yang jauh lebih senior…

Apakah kepenuhan Roh Kudus menjadikan seseorang (manusia) berperilaku seperti binatang (ular)…??

:mad0261:

Ekspresi tiap orang berbeda-beda, tetapi ekspresi orang tersebut kayanya harus dilayani deh setelah “sadar”…

Di youtube saya melihat orang2 yang katanya kepenuhan Roh Kudus berperilaku seperti binatang (anjing, sapi, singa, dll)…apakah ada dasar alkitabiahnya? apakah manusia berperilaku seperti binatang memuliakan Allah, atau bagi orang luar yang melihatnya akan memuliakan Allah?

Setahu saya di Alkitab, manusia yang dijadikan berperilaku seperti binatang adalah manusia yang dikuasai roh jahat (pria di Gadara/Gerasa atau manusia yang di hukum Allah (Nebukadnezar dalam kitab Daniel).


Wow…! Anda benar bro…

Bro KRISPUS dan SHAKESPEARE sahabat-sahabat TUHAN YESUS KRISTUS,
Terima kasih atas pencerahannya mengenai prilaku manusia yang seperti hewan dikala KEPENUHAN ROH KUDUS itu terjadi,kalau gambar ini sebaliknya adalah prilaku hewan yang seperti manusia… ;D ;D ;D

APAKAH KUCING BISA BERDOA???

Salam kenal dan
Keep smiling whatever the situation is…
because The LORD loves you so much.

TUHAN YESUS KRISTUS yang AMAT DASHYAT:

Terima kasih telah memberitakan lagi FIRMAN terakhir dari KESAKSIAN INI pada Renungan ALKITAB HARI INI yang disampaikan di FORUM Kristen pada hari Minggu ini tepat TIGA hari setelah THREAD ini dimuat:

FIrmanMU benar-benar HIDUP…

GBU

Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.
"Matius 21:22

Saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus, terima kasih atas sharingnya.

Ketika Tuhan Yesus telah datang ke hadirat saudara, Apa yang Anda perbuat untuk Yesus?

Pada saat Pentakosta, Petrus yang penakut itu berkhotbah di depan orang banyak dengan berkata demikian:
“Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret,…”
Jelas sekali dia bersaksi tentang Yesus padahal sebelumnya Ia takut-takut. Untuk apa Petrus berbuat demikian? Supaya mereka kenal Kristus!

Saudara, di Lukas 11:5-6 jelas sekali dikatakan bahwa dia meminta roti untuk saudaranya… bukan untuk dirinya sendiri.
Apakah saudara sudah mendoakan saudara, sahabat, dan musuh saudara untuk mengenal Kristus?

Saudara Apa yang sudah Anda perbuat untuk Yesus? Sudahkah Anda memuliakan nama Tuhan di kehidupan saudara?

Saya di sini sama-sama mengingatkan agar kita melaksanakan kehendak Tuhan dan keinginan Tuhan, bukan berpusat pada keinginan kita sendiri.
Kita melakukan kehendak Tuhan, bukannya malah merengek Tuhan yang melakukan kehendak Kita.

Terima kasih, Tuhan memberkati

Bro Roderick,Sahabat TUHAN YESUS KRISTUS,
Bukankah TUHAN YESUS sendiri adalah roti yang hidup,jadi DIA tidak membawa roti ketika pintu itu diketuk, juga tiga roti tersebut adalah Roti yang telah disediakan olehNYA,keinginanNYA untuk makan bersama adalah ditujukan kepada kita yang benar-benar mencariNYA,sehingga ketika hal itu telah tercapai barulah kita dapat merasakan dasyatnya makan bersama dengan TUHAN YESUS KRISTUS.GBU

Boleh saya tahu arti roti yang hidup itu apa? dan siapa yang butuh roti hidup itu?

[email protected]

Menurut pemahaman saya perumpamaan Tuhan Yesus Kristus tsb, menganalogikan 3 roti tsb adalah BAPA, Anak dan Roh Kudus…Dan jika kita melakukan permintaan pada sebuah permintaan yang terus menerus kita lakukan ke pada Allah Bapa disorga…maka kita harus berani dan tidak boleh sungkan -sungkan…karena yang kita mintai tsb hubunan kita sudah begitu dekatnya…layaknya teman dan sahabat dekat.
Jadi…kita harus minta , cari dan ketuk…itu adalah bentuk konsisitennya kita dalam melakukan suatu konsep kekristenan kita saat kita berhadapan / membutuhkan pertolongan dng Tuhan yang sudah menjadi sbg sahabat dekat kita, dalam hidup kita.

Jadi kalau anda analogikan sebagai roti yang ketiga adaahl nanti dianggap sebagai roti yang akan disantap oleh Tuhan YESUS DALAM perjamuan makan seperti yang anda ceritakan tsb…menurut saya itu tidaklah relevan.
Karena apa…?? karena dalam cerita dalam perumpamaan tsb tidak disebutkan jumlah tamunya ada berapa…kan…??
Hanya anda [email protected] berasumsi berdasarkan nalar and saja disitu bahwa tamunya berjumlah satu…dan dngan and sendiri menjadi 2 orang dan satunya lagi anda asumsikan Ada kehadiran Tuhan Yesus disitu bukan…?

Padahal yang diumpamakan dalam perumpamaan SEBAGAI “TEMAN” tsb adalah si teman yang dimintai oleh temannya itu adalah ALLAH BAPA SENDIRI. YANG BER KEPASITAS DALAM PERUMPAMAAN 3 ROTI TSB SBG: BAPA, ANAK DAN ROH KUDUS.

Salam GBU

"Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, 11:6 sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;
Lukas 14:12…

Jujurnya, saya tidak terlalu focus dengan jumlah rotinya… Menurut saya berita yan dikandung dalam perikop tersebut jauh lebih penting dari pada sekedar melihat jumlah roti dan menebak2. Secara loigs… ada banyak kemung kinan disitu.

  1. Mungkin sahabat yang datang itu keturunan giant, yang makannya banyak.
  2. Mungkin sahabat yang datang itu membawa hamba/pelayannya juga
  3. Mungkin juga 3 roti itu untuk jatah makan malam dan pagi juga.

Kalo saya malah bingung…ini katanya kesaksian tapi koq kaya kotbah. Atau kotbahnya kaya kesaksian, bro?

Salam damai sejahtera dalam Kristus Yesus untuk semua

Lukas 11:1-13 Adalah pemberitahuan bahwa dalam berdoa hendaknya setiap orang yang berdoa adalah meminta sesuatu yang baik bagi orang lain.

Berdoa adalah tentang mengasihi Allah tetapi isi doa adalah tentang mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri.

Jadi meskipun kerajaan Allah sudah di bumi; seperti di surga, tetapi doa yang meminta sesuatu bagi orang lain tetap akan berkenan dihadapan Allah. Sekalipun cara mengasihi Allah yang ada pada seseorang tidak berkenan dihadapan Allah; tetapi permintaan orang itu kepada Allah tentang mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri akan diterima olehNya.

Dan hal itu terjadi karena Allah telah menetapkan sejak awal dunia; Allah memang memberikan cara mengasihi sesama seperti diri sendiri kepada manusia sebagai yang terdahulu barulah memberikan cara mengasihi Allah sebagai yang terkemudian; tetapi yang terdahulu menjadi yang terkemudian dan yang terkemudian menjadi yang terdahulu.

Hendaklah dapat dimengerti oleh setiap orang yang mendengarNya.

Hiduplah dalam Dua Kasih Terutama.