Mana Yang Lebih Dulu

Mana yang sebaiknya lebih dahulu dalam kekristenan :

  1. Percaya dahulu, kemudian mengerti,

Atau

  1. Mengerti dahulu baru percaya

percaya dulu. kan ada ayatnya, yang menantikan yang gak keliatan.

kalau berdasarkan ayat ini sih mengerti dulu, baru bisa percaya
Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Mengerti disitu adalah mengerti bahwa keselamatan hanya melalui Kristus
selanjutnya tentu dituntut utk mengerti hal2 yg lebih luas, spy dpt membagikannya juga kpd org lain
GBU

Percaya tidak harus mengerti.

Tentang keselamatan, disebutkan demikian;

Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!” (Roma 10:13-15 TB)

Percaya itu adalah reaksi yang timbul saat kita mendengarkan berita atau kabar. Seperti kita mendengar kabar, “Jangan jalan terus, didepan ada anjing gila”. Anda dapat percaya atau dapat juga tidak percaya. Untuk percaya berita tersebut tidak harus seseorang mengerti terlebih dahulu apa yang ada didepannya. Jadi percaya yang kita sebut iman adalah percaya yang timbul tanpa dipengaruhi oleh intelektual seseorang, dimana hanya orang yang berhasil mengerti yang dapat percaya. Bahkan dalam 1 Korintus 2:14 disebutkan bahwa manusia dengan pengertiannya tidak akan pernah sampai kepada Allah. Karena seseorang dapat percaya dan paham itu karena anugrah. Seperti yang dikisahkan berikut ini;

Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. (Matius 16:15-17 TB)

Saat pertama kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias, apakah kita mengerti seperti sekarang, atau saat itu langsung begitu saja percaya? Anak saya percaya begitu saja, demikian juga saya. Percaya itu adalah anugrah, bukan atas usaha kita untuk mengerti sesuatu. Bahkan banyak yang mengerti Alkitab, menyelidiki Alkitab, tetapi mereka tidak percaya akan keselamatan lewat Yesus Kristus yang disediakan Allah bagi dunia.

Belajarlah seperti Maria, bunda Yesus, “Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.” (Lukas 2:19 TB) Saat ia menerima salam, saat hal yang terlalu sukar dipahami, ia mengambil sikap menerima (percaya) walau tidak memahaminya. Daud mengatakan, “aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu. Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.” (Mazmur 73:22, 23 TB). Walau tidak mengerti, mulailah dari percaya kepada Injil, Firman Allah.

Yang saya alami, percaya dahulu, tidak mengerti apa-apa.

Banyak orang sering mengejek sebagai iman yang buta. Tetapi justru inilah yang terjadi.
Sebagian yang menuntut harus mengerti dahulu baru kemudian percaya, justru tidak sampai pada percaya, karena banyak yang menurutnya tidak bisa dimengerti.

Dalam kehidupan sehari-hari justru kita lebih banyak percaya dahulu, dan tidak mengerti, dari pada mengerti dahulu baru percaya.

Pada gereja-gereja Protestan, sebelum dibaptis, setiap orang harus mengikuti katekisasi.

Perlukah ?
Jika perlu, haruskah mendalam ataukah cukup mengerti siapa Yesus ?

Masa tiba2 percaya, tanpa ada yg memberitakan/baca dulu tt Yesus?
dengan mengenal siapa Yesus maka dlm keseharian kita dgn mudah utk menyerahkan seluruh hidup kita.
GBU

Saya juga percaya dahulu tanpa banyak mengerti saat berita tentang Yesus sampai kepada saya pada saat yang tepat.

Bro Pa_ul
Sudah tentu ada pemberitaan dahulu.
Pertanyaannya kan “percaya, kemudian mengerti”
Mendengar pemberitaan kan tidak langsung mengerti, tapi kok kita bisa langsung percaya.

Banyak yang berpendapat bahwa harus mengerti dahulu baru kemudian percaya.
Yang sering terjadi, selama proses belajar, karena dilandasi ketidak-percayaan, maka semua yang dipelajari diragukan kebenarannya, sehingga tidak pernah sampai pada percaya.

Nah !, sekarang bagaimana dengan pembaptisan di gereja, apakah harus diajar dahulu sampai mengerti ? Ataukah cukup ada pengakuan keberdosaan dan mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat ?
Saya pikir cukup dengan pengakuan berdosa dan pengakuan Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat, orang sudah bisa dibaptis.

Karena iman bertumbuh melalui pendengaran akan Firman Kristus, kalau baru dengar lalu meragukan ya tidak mungkin bisa bertumbuh, kalau anda katakan mempelajari lalu jadi meragukan, percayalah saya sudah mengalami fase itu.

Memang kalau dipelajari agak tidak masuk akal, banyak pertentangan, kumpulkan harta di surga bukan di bumi, bagaimana caranya coba? Kalau tidak belajar tidak akan mengerti.

Salam… :slight_smile:

Tidak masuk akal dan banyak pertentangan?

Hm… Saya tidak berjumpa hal seperti itu apalagi belajar Alkitab sampai ragu, sungguh aneh perjalanan iman anda?

Karena saya ini kritis terhadap tiap ajaran, bukan saja dari Bible, kalau anda telan semuanya mana anda tau yang benar dan salah?

Semoga berkenan… :smiley:

kebetulan saya jg mengalami seperti jeng Rennati…
saya pelajari tp saya ragu sampai saya alami sendiri kasih karuniaNya baru saya percaya…
perjalanan iman setiap org berbeda2… menurut saya tidak aneh…
mungkin yg jenis ini krn saya org yg ga mudah percaya akan sesuatu yg hanya tertulis saja tp pengalaman pribadi yg menyentuhnya…

yang jelas pada akhirnya kita percaya n mengerti itu yg penting…
mana yg lebih dulu itu tergantung perjalanan iman saudara…
gbu

Kita harus tahu lebih dahulu arti kata PERCAYA dan arti kata MENGERTI.

PERCAYA adalah sikap hati.

MENGERTI adalah hasil dari pikiran.

Menurut saya kedua-duanya bisa terjadi, bahkan datangnya bisa bersamaan.

Kalau percaya lebih dahulu biasanya terjadi pada orang yang sederhana, tidak pandai, atau tidak merasa pandai.
Kalau mengerti lebih dahulu, biasanya terjadi pada orang pandai atau merasa pandai.

sebenernya Rennati itu jeng apa mas ya? :slight_smile:

hhahahaha… salah yaaa…
abis namanya Rennati kayak nama cewe…
maaf ya bro Rennati…
hehehehe… peace… :happy0025:

Ya kita sedang berdiskusi tentang perkara ini.

Percaya itu bukan karena mengerti tetapi memiliki pengalaman pribadi dengan Allah. Kalau manusia berusaha mengerti dengan hikmat dan membanding-bandingkan, maka tidak akan pernah mengenal iman.

Salam kenal ya sis, wah ada rekan dari Baptis juga nih, semoga semakin akrab deh dengan para penghuni disini. Saya ini pria, memang namanya saja begitu.

Semoga berkenan… :slight_smile:

[quote="new soul post:16, topic:181349"] hhahahaha... salah yaaa.. abis namanya Rennati kayak nama cewe.. maaf ya bro Rennati... hehehehe.. peace.. :happy0025: [/quote] [quote="Rennati post:18, topic:181349"] Salam kenal ya sis, wah ada rekan dari Baptis juga nih, semoga semakin akrab deh dengan para penghuni disini. Saya ini pria, memang namanya saja begitu.

Semoga berkenan… :slight_smile:
[/quote]

[b]Hehe, boleh juga tuh disambung2in[/b] :D GBU

mengerti melihat dulu baru percaya :smiley:
krn itu untuk mempercayai hal yang belum kita mengerti kudu minta roh pengertian dr Tuhan spy bisa percaya :wink: