MANAKAH KARYA ROH KUDUS ?

ini masih didisuksikan di kalangan Reformed. Westminster Confession mengatakan tidak, sementara ada beberapa orang lain yang mengatakan boleh aja bikin patung.

edit : Westminster Cathecism (bukan Confession) Question 109 bilang kagak boleh bikin ‘images of God’ or ‘image of gods’, dalam bentuk apapun, jadi bukan patung Luther sih. Tapi yah, emang masih didiskusikan.

edit 2 : ini saya kutip langsung dari sana,

The sins forbidden in the second commandment are, all devising, counseling, commanding, using, and anywise approving, any religious worship not instituted by God himself; tolerating a false religion; the making any representation of God, of all or of any of the three persons, either inwardly in our mind, or outwardly in any kind of image or likeness of any creature whatsoever; all worshiping of it, or God in it or by it; the making of any representation of feigned deities, and all worship of them, or service belonging to them; all superstitious devices, corrupting the worship of God, adding to it, or taking from it, whether invented and taken up of ourselves, or received by tradition from others, though under the title of antiquity, custom, devotion, good intent, or any other pretense: Whatsoever; simony; sacrilege; all neglect, contempt, hindering, and opposing the worship and ordinances which God has appointed.

Mungkin anda bisa lanjut disini bro,

Saya baru belajar tentang pandangan iconophobia dan iconodulia. Mungkin anda bisa turut berbagi informasi. Kalo disini entar OOT karena bukan bahas masalah patung. Memang dosen pa_ul itu demennya OOT, kalo udah ngabur gitu aja. Coba aja liat ini thread tentang Karya Roh Kudus, malah belok ke patung segala?

O, TRIT nya itu gak laku ya, jadi ngundang2? :slight_smile:

nanti aja kalau saya sudah cukup belajar, belum cukup belajar tentang Catholic untuk memahami isi ajarannya.

Bisa aja sih mas…
mungkin ROH KUDUS lah yang telah membimbing dalam Proses PEMBUATAN PATUNG Martin Luther itu…

soalnya kan RK versi bbrp teman kita… bahwa RK terlibat sampai sekecil-kecilnya kehidupan kita…
masa kalau soal cebok aja dibimbing ROH KUDUS, tentu jelas ketika membuat Patung Martin Luther juga sudah pasti atas Tuntunan ROH KUDUS juga kan?

pertanyaan yang bisa muncul adalah:

  1. Mengapa ROH KUDUS memberikan tuntunan bagi manusia untuk MELANGGAR Kel 20:4 yg disebut oleh bro paul tadi…
    apakah karena lagi ngantuk? atau habis hungover tadimalem dugem atau gimana? ehehe…

  2. Kalau ternyata disimpulkan bahwa → itu BUKAN Roh Kudus, tapi Roh Wedhus…
    maka → bgm sih cara memverifikasi-nya biar gak keliru menentukan Kudus & Wedhus…

  3. Nah, andaikatapun memang Roh Wedhus Iblis Terkutuk lah yang telah memprovokasi dan menjerumuskan para seniman murtad itu ketika memahat PATUNG MARTIN LUTHER…
    mengapa kok Patung itu masih Berdiri & Belum dibinasakan oleh Tuhan-nya mas Paul dkk yang pencemburu itu?

  4. Bagi yang sering dibimbing atau sering berkomunikasi dgn Roh Kudus,
    saya minta tolong untuk ditanyakan perihal Patung Pakde Martin ini…

  • apa ada rencana tersambar Petir atau diseruduk banteng atau gimana?
  • Kalo saya pribadi sih berusaha mengapresiasi hasil karya seni para artis itu sih…
  • tapi kan gak tahu juga kalo Roh Kudus berkata lain… ehehe…

Kita berbeda dalam hal ini. Seseorang baik bukan karena Peran ROH KUDUS semata tanpa ada Keselarasan dengan kehendak bebas manusia tersebut. Jika anda mengatakan bahwa si A berbuat baik karena ROH KUDUS berperan dalam dirinya. Berarti si B yang berbuat jahat karena ROH KUDUS tidak berperan dalam dirinya. Jadi manusia tidak bisa menentukan sendiri kehendaknya semua sudah diatur seperti robot, Jika demikian mengapa ROH KUDUS hanya berperan bagi sebagian orang saja? Kenapa tidak berperan kepada seluruh manusia, sehingga tidak perlu lagi ada manusia2 seperti Hitler?

Anda mengatakan bahwa Hitler jahat karena dalam dirinya tidak ada ROH KUDUS berarti Allah telah lalai dalam hal ini, mengapa dibuat perkecualian utk Hitler sehingga ROH KUDUS enggan berada di dalam diri Hitler? Sebab seperti penjelasan saya ROH KUDUS ada dalam diri Semua manusia, baik pendosa maupun orang kudus. Tuhan mengaruniakan ROH KUDUS tanpa batas. Alkitab sendiri menuliskan kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu. Jadi dalam diri setiap manusia, baik itu orang berdosa maupun orang kudus. orang beragama maupun Atheis berdiam ROH KUDUS. Dalam diri Hitler juga ada Roh Kudus, namun ketiadaan Roh Kudus dalam dirinya bukanlah Kehendak Roh Kudus namun kehendak Hitler.

Rahmat adalah karunia Roh Kudus yang menguduskan, namun keadaan rahmat itu dapat hilang karena dosa berat (mortal sin).Dosa berat tersebut menghilangkan rahmat, karena dosa tersebut menghilangkan kasih. Dalam keadaan berdosa berat, manusia ‘kehilangan’ Roh Kudus, bukan karena Roh Kudus meninggalkannya, tetapi karena manusia itu sendiri meninggalkan Roh Kudus

Namun kembali seperti penjelasan saya diatas “Di dalam diri manusia ada kehendak bebas dan rahmat Allah, di mana tanpa bantuan rahmat Allah, maka kehendak bebas tidak dapat berbalik kepada Tuhan maupun bertumbuh di dalam Tuhan.” Namun, kerja dari rahmat Allah juga tidak sampai melanggar keinginan bebas kita, karena Tuhan sungguh-sungguh menghormati keinginan bebas manusia. Dengan demikian, manusia mempunyai kebebasan untuk bekerjasama maupun menolak rahmat Allah. Kita melihat di dalam Kitab Suci tokoh-tokoh yang mau bekerjasama dan menolak rahmat Allah. Bunda Maria menjadi contoh yang sungguh sempurna sampai akhir hidupnya, karena selalu menjawab “ya” akan panggilan Tuhan. Saulus yang menerima rahmat Allah mau bekerjasama dan kemudian menjadi Rasul yang mewartakan kabar gembira kepada orang-orang bukan Yahudi. Para rasul juga mau bekerjasama dengan rahmat Allah sehingga mereka mau mengikuti dan menjadi murid Kristus. Namun, raja Herodes yang mendengar kabar gembira dari para Majus dari Timur, tidak mau bekerjasama dengan rahmat Allah. Anak muda yang kaya tidak mau bekerjasama dengan rahmat Allah dan menolak tawaran Kristus untuk mengikuti-Nya (lih. Mat 19:16-22). Kita juga melihat dalam pemberitaan para rasul, banyak juga orang yang menolak dan tidak mau bekerjasama dengan rahmat Allah. Kalau seseorang secara terus menerus menolak rahmat Allah dan tetap menolaknya sampai akhir hidupnya, maka sesungguhnya orang ini telah melakukan dosa menghujat ROH KUDUS, yang berarti tidak bisa diampuni dalam kehidupan mendatang (lih. Mrk 3:29).

Jika kita mau bekerja samadengan rahmat Allah, maka rahmat Allah akan menjadi semakin besar bekerja di dalam diri kita. Sama seperti perumpamaan tentang talenta, yang menerima 5 talenta akan mendapatkan lagi 5 talenta (lih. Mat 25:28).

Apakah teman-teman yang sudah sering MERASA dibimbing ROH KUDUS bisa membantu menjawab pertanyaan dibawah ini…

(ijin repost)

Kenapa gak situ sendiri nanya Roh kudus langsung?

coba mas dibaca post saya yang atas-atas…

kan teman-teman ini lah yang merasa YAKIN sering DIBIMBING & BERKOMUNIKASI dengan Roh Kudus kan?

kalo saya mah… memilih bersikap hati-hati untuk membedakan mana Roh Kudus, mana Roh Wedhus, atau mana sekedar hasil endapan memori saya yang ter-retrieve aja… ehehe…

kalo dalam bahasa teman-teman yang meyakini Roh Kudus ikut membimbing pada saat cebok sekalipun… tentu kan saya ini dianggap tidak mengenal bahkan melecehkan Roh Kudus kan?
nah… saya mana berani tanya-tanya… kalo yg jawab Roh Wedhus… ehehe…

Kalao sampeyan-sampeyan yang jawab… kan biasanya PASTI MERASA bahwa itu BENERAN Roh Kudus kan?

Ijin repost !

Member NON-Kristen - Read This!
Bagi para member non-Kristen, ini adalah board khusus Kristen.

Sudah tersedia board khusus non-Kristen disini: https://forumkristen.com/index.php?board=76.0
Silahkan diskusi di board tersebut.

Member non-Kristen yang kedapatan posting disini akan LANGSUNG DIBAN. Harap diingat baik-baik, karena tidak ada toleransi untuk ini.

Bagi member Kristen lainnya, jika mendapatkan member lain melanggar peraturan forum, harap segera dilaporkan.

Cara melapor: Cara melaporkan member yang melanggar etika / peraturan berposting. - Informasi - ForumKristen.com

Thanks.

Bagi orang non Kristen yang tidak memakai Alkitab maka kerjanya hanya mengompori doang dpl provokator dan adu domba,dan saya tidak akan mau terlibat menjadi mangsanya.

Untuk perhatian Moderator !

Lha mas ini berarti yakin bahwa teman-teman yang merasa yakin sering dibimbing dan berkomunikasi dengan Roh kudus adalah benar-benar dibimbing ROh Kudus?

Kalo mas memang bener-bener yakin mereka dibimbing Roh kudus, pertanyaannya adalah kenapa mas sendiri tidak bisa merasa yakin dibimbing ROh Kudus. Roh Kudus kan gak milih-milih?

Lha kalo mas merasa tidak yakin mereka ini dibimbing Roh Kudus, alias cuma ngaku doang, kenapa mas nanya mereka?

Tp btw, anda percaya gak sih ada Roh Kudus? Gimana nurut anda cara kerjanya? Bisakah berkomunikasi dengan manusia?

Atau anda itu bukan orang percaya seperti kata soli?

DOA adalah JALAN UNTUK MENDAYAGUNAKAN ROH KUDUS

Doa adalah sarana yang paling penting untuk memohon rahmat. Yesus bersabda, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima ….” (Matius 7:7-11).

“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, - yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit - , maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman….”
(Yakobus 1:5-6)

Banyak doa St Paulus dalam surat-suranya menunjukkan perhatiannya atas pembedaan roh yang benar. Sungguh baik jika kita juga mendoakannya sebagai doa permohonan kita sendiri (dengan mengubahnya ke dalam bentuk pertama):

“inilah doaku, semoga kasihku makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga aku dapat memilih apa yang baik, supaya aku suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah” (Filipi 1:9-11).

“Aku meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadaku Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatiku terang, agar aku mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilanku: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya!” (Efesus 1:17-19).

“Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, aku meminta supaya aku menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupku layak di hadapan-Mu serta berkenan kepada-Mu dalam segala hal, dan aku memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, supaya aku dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Mu untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, dan mengucap syukur dengan sukacita kepada-Mu, yang melayakkanku untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang” (Kolose 1:9-12).

“Aku sujud kepada-Mu Bapa, yang daripada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya. Aku berdoa supaya Engkau, menurut kekayaan kemuliaan-Mu, menguatkan dan meneguhkanku oleh Roh-Mu di dalam batinku, sehingga oleh imanku Kristus diam di dalam hatiku dan aku berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya aku bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya aku dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah!”
(Efesus 3:14-19).

Juga, Mazmur memberikan perhatian atas pembedaan roh:

Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN,
tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku,
sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku,
Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.

TUHAN itu baik dan benar;
sebab itu Ia menunjukkan jalan
kepada orang yang sesat.
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati
menurut hukum,
dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran
bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.

TUHAN bergaul karib
dengan orang yang takut akan Dia,
dan perjanjian-Nya
diberitahukan-Nya kepada mereka.

Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku,
sebab aku menanti-nantikan Engkau. (Mazmur 25).

ah mas aleph ini suka mancing-mancing…

padahal kan mas bisa baca sendiri post saya diatas… bahwa teman2 ini MERASA dibimbing Roh Kudus…
saya TIDAK BILANG bahwa teman-teman DIBIMBING beneran oleh Roh Kudus lho…

makanya saya pengen tahu YANG DIKIRA ROH KUDUS oleh teman2 itu ngomongnya gimana?
sama nggak yang dibisikkannya kepada beberapa teman…
harusnya kan Roh Kudus TIDAK MENCLA MENCLE kan ya?
jadi beberapa teman yang MERASA DIRINYA dibisikin Roh Kudus, maka BISIKANNYA kan pasti sama…

Kalo soal saya sendiri mas…
coba dibaca post saya di topic ini maupun di semua post saya di forum ini… saya rasa konsisten & jelas banget kok…
bahwa saya percaya adanya Roh Kudus membimbing kita…

Tapi saya GAK PERCAYA kalo Waktu Cebok sekalipun kita dibimbing Roh Kudus…
kasian amat Roh Kudus ngurusin orang cebok… ehehe…

jadi apa jawabnya nih?? kok pada belum jawab?
oo… barangkali Roh Kudusnya lagi cebok ya?? ehehe… tunggu bentar deh…

JENIS-JENIS ROH

Sebagaimana kita ketahui, ada tiga kelompok besar: Roh Kudus, roh jahat dan roh manusia. Roh Allah senantiasa mencondongkan kita pada yang baik, dengan bekerja entah langsung atau melalui perantara. Setan senantiasa mencondongkan kita pada yang jahat dengan bekerja melalui kuasanya sendiri atau melalui daya pikat hal-hal duniawi. Roh manusia dapat condong pada yang jahat atau yang baik, tergantung pada apakah individu mengikuti akal sehat atau keinginan-keinginan cinta diri.

Karena keacuhan dasar dari banyak kecondongan kodrat manusiawi, adalah jelas bahwa kecondongan-kecondongan itu dapat diarahkan pada yang baik dan yang jahat, dan sementara rahmat tidak merusakkan kodrat manusiawi melainkan menyempurnakan dan mengilahikannya, setan mempergunakan kelemahan manusia dan dampak-dampak dosa asal untuk melaksanakan tujuan jahatnya. Di samping itu, dapat terjadi bahwa, dalam tindakan yang satu dan sama, bermacam roh bercampur aduk. Bahkan meski Roh Kudus berperan dalam suatu tindakan tertentu, tidak berarti bahwa pergerakan-pergerakan yang mendahului atau selanjutnya adalah adikodrati.

Sebagai misal, pergerakan kodrat manusiawi dapat memunculkan diri, disadari ataupan tanpa disadari, dan menyebabkan tindakan kehilangan sebagian kemurniannya. Demikianlah Roh Allah dapat mengilhamiku untuk berpuasa secara teratur, tetapi rohku kemudian membuatku berpuasa hanya secara lahiriah (sehingga aku tidak memperoleh buah-buah rohani dari berpuasa), atau setan dapat mempengaruhiku untuk berpuasa secara berlebihan atau memperpanjang masa puasaku beberapa lamanya (sehingga pada akhirnya kesehatanku terganggu)!

Lanjut bawah…


ROH ALLAH

Berikut beberapa pertanda yang umum:

Kebenaran. Yesus Sendiri menyebut ROH KUDUS sebagai “Roh Kebenaran”, dan Ia memuji Natanael sebagai “tak ada kepalsuan di dalamnya”. Dengan demikian, seorang yang dengan teguh berpegang pada kebenaran bahkan meski ia harus membayar untuk itu (“kebenaran di dalam kasih” - Efesus 4:15), dan yang habitusnya berusaha untuk menjadi seorang yang jujur dan transparan, adalah seorang yang digerakkan oleh Roh Allah.

Ketaatan. Orang yang digerakkan oleh ROH KUDUS menerima dengan damai sejati nasehat dan bimbingan dari mereka yang berwenang atas mereka. Ia memperlihatkan kerendahan hati dan tidak menonjolkan diri.

Kebijaksanaan.
ROH KUDUS menjadikan orang bijak, hati-hati dan berpikir masak dalam segala tindakannya. Tak ada tergesa-gesa, sembrono, berlebihan ataupun tak sabar; semuanya seimbang dan menuju kesempurnaan.

Kedamaian. Orang mengalami ketenangan yang mendalam dan stabil dalam kedalaman rohnya.

Kemurnian niat. Orang dengan tulus mencari hanya kehendak Allah yang terjadi dan bahwa Allah dimuliakan dalam segala yang ia lakukan, tanpa niat ataupun motivasi manusiawi cinta diri.

Kesabaran
dalam penderitaan. Tak peduli apakah penderitaan yang ditanggung pantas diterima atau tidak, orang menanggungnya dengan hati yang tenang.

Kesahajaan. Bersama dengan kejujuran dan ketulusan, kesahajaan tak pernah absen dalam diri orang yang sungguh digerakkan oleh Roh. Kepura-puraan, kecongkakan, kemunafikan, ataupun kesombongan pasti lebih dihubungkan dengan setan.

Kebebasan roh. Pertama-tama, tak ada kelekatan pada ciptaan, bahkan pada karunia-karunia yang diterima dari Allah. Kedua, semua diterima dari tangan Allah dengan syukur dan kerendahan hati, entah itu berupa penghiburan ataupun pencobaan. (Hal sebaliknya berlaku dalam perkara mereka yang memiliki kehendak yang keras dan kaku, yang dikuasai oleh cinta diri.)

ROH MANUSIA

Ada suatu pergumulan yang terus-menerus antara rahmat, dan roh manusia yang terluka oleh dosa dan dengan demikian condong pada cinta diri. Roh manusia selalu condong pada kepuasan diri; sahabat kenikmatan dan musuh penderitaan apapun bentuknya. Roh manusia dengan mudah condong pada segala yang sesuai dengan wataknya sendiri, cita rasanya sendiri dan perubahan pikirannya yang sekonyong-konyong, atau kepuasan cinta diri. Roh manusia tak hendak mendengar penghinaan, tobat dan penyangkalan diri, melainkan mencari sukses, kehormatan, pujian dan kesenangan.

Lanjut bawah…

ROH JAHAT

Pada umumnya, pengaruh roh jahat atas manusia terbatas pada pencobaan sederhana, akan tetapi terkadang, setan dapat memusatkan kuasanya atas seseorang dengan melalui obsesi atau bahkan kerasukan. (Lebih jauh mengenai hal ini adalah di luar bahasan artikel ini.)

Beragam pertandanya adalah:

Roh kepalsuan. Setan adalah bapa dusta, tetapi dengan cerdik ia menyembunyikan dustanya dengan separuh-kebenaran dan fenomena mistik palsu, dengan kemunafikan, kepalsuan dan bermuka dua. Juga, jika orang berpegang pada pendapat-pendapat yang jelas-jelas melawan kebenaran yang diwahyukan, ajaran Gereja yang tak dapat sesat, atau teologi, atau filosofi atau ilmu pengetahuan yang telah terbukti kebenarannya, dapat disimpulkan bahwa ia diperdaya oleh setan atau ia adalah kurban imaginasi yang berlebihan atau pikiran yang sesat.

Keingintahuan yang tak wajar. Ini adalah karakteristik orang yang dengan antusias mencari aspek-aspek esoteris (= yang hanya dipahami oleh beberapa orang tertentu saja) dari fenomena mistik atau memiliki keterpikatan pada hal-hal gaib atau supranatural.

Bingung, gelisah dan depresi berat. Juga putus asa, kurang percaya diri, berkecil hati - suatu karakteristik kronis yang berselang-seling dengan kepongahan, kesombongan, dan optimisme tanpa dasar.

Kedegilan. Terlihat dalam ketidaktaan dan kekerasan hati.

Kecerobohan yang terus-menerus dan roh yang resah. Mereka yang terus-menerus bertindak ekstrim (dalam praktek matiraga / aktivitas kerasulan), atau melalaikan kewajiban utama mereka guna melakukan pekerjaan pilihan pribadi sendiri.

Roh kesombongan dan kesia-siaan. Sangat antusias memamerkan karunia-karunia rahmat dan pengalaman-pengalaman mistik.

Nafsu yang tak terkendali dan kecondongan kuat pada sensualitas. Juga kelekatan yang berlebihan pada penghiburan-penghiburan yang dapat dirasakan, teristimewa dalam doa.

Sebagai kesimpulan, oleh sebab begitu kompleksnya motivasi manusia, Kitab Suci menasehati kita: “Ujilah segala sesuatu” dan “Peganglah yang baik. Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan” (1 Tesalonika 5:21-22). Mereka yang “hidup oleh Roh” wajib belajar untuk “juga dipimpin oleh Roh” (Galatia 5:25). Kita tak boleh lupa bahwa senantiasa mungkin “Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?” (Galatia 3:3). Karena itu, kita terus-menerus membutuhkan karunia pembedaan roh agar kita jangan hanya “dipenuhi oleh Roh”, melainkan juga “dipimpin oleh Roh”.

Lho, kalau anda sendiri gak percaya mereka dipimpin Roh Kudus kenapa nanya?
Nanti kalau jawabannya gak sesuai dengan temen anda gimana? Anda bilang Roh Kudus mencla mencle? Atau anda bilang jawaban temen anda yang lebih bener? Kalau gitu kenapa masih nanya?

Jadi kalau bimbingan Roh Kudus kepada mas cadang gimana? Gak pernah pas yang remeh-remeh ya? Pas Mas cadang lagi demonstrasi kesembuhan ajaib di depan ribuan orang gitu baru dipimpin Roh Kudus ya? Jlegeeer, gitu. Sepektakuler…

ah mas aleph suka becanda…

ya justru karena mereka ini PERCAYA dan MERASA DIRINYA dibimbing Roh Kudus…
makanya saya nanya… Gimana sih jawaban Roh Kudus…

Tinggal dijawab aja… kan…
gak perlu di-diskusikan pertanyaan saya kalao MEMANG ADA JAWABANNYA…

biasanya yang muter-muter mendiskusikan pertanyaan itu kalo yang gak tahu / gak ada jawabannya… ehehe…

Lho mas aleph belum baca-baca postingan saya ya…
coba mas… saya Tidak Pernah bilang bahwa Saya MERASA dibimbing ROHKUDUS yang ASLI atau palsu atau gimana lah…
saya mensyukuri kok atas berkat Tuhan terhadap saya…
dan ketika saya bertindak mengikuti suara hati saya → barangkali itu yg disebut teman-teman sebagai ROh Kudus kali??

kalo saya sih lebih memilih istilah suara hati saya sendiri kok…
Jadi kalo bagus → ya itu BARANGKALI emang Roh Kudus yang membisiki, who knows? yang pasti saya bersyukur & berterima kasih kpd Tuhan.
Kalo langkah saya salah → ya itu kebodohan suara hati saya sendiri… next time has to be better…

gampang toh?

Kalo PERTUNJUKAN yang orang lumpuh berdiri terus teriak teriak, nangis-nangis, ketawa-ketawa??
wah… saya malah ragu kalo itu roh kudus mas…

sejauh pemahaman saya yang terbatas, itu adalah energi elektro-kineto-magnetik… atau… fenomena psiko-sugestif… atau… it is just a show business… ehehe…

kalo sejauh imho, Bagi saya untuk MEYAKINI Tuhan itu sedemikian luar biasanya & hebatnya…
TIDAK PERLU harus di-SHOW-OFF kan secara spektakuler dramatis bombastis Amazing gitu…

dalam keheningan dan kedamaian dan dalam setiap detik langkah kita…
kalo mas mau mencoba menghayati secara kontemplatif…
Justru amat jelas MENUNJUKKAN keluarbiasaan Peranan Tuhan dalam hidup kita kok…
gak perlu norak gitu ah…
but anyway… itu hak & pilihan bebas masing-masing orang… gak bisa dilarang kan?
selama kagak nyalah-nyalahin orang yg berbeda & men-sesat-sesat-kan orang yg tidak segolongan aja… ehehe…