manusia bagi Tuhan

Saya punya teman seorang atheis, dia menanyakan beberapa pertanyaan kepada saya yang saya tidak tau bagaimana menjawabnya… Berikut ini pertanyaannya…
Manusia beragama kan tau bahwa Tuhan maha tau dan maha kuasa, sebelum Tuhan menciptakan manusia, apakah Tuhan tau bahwa manusia akan jatuh ke dalam dosa? Kalau tau, kenapa Tuhan tidak menciptakan semua manusia dengan pribadi yang patuh? kenapa Tuhan tidak hanya memprogram kepribadian kita yang baik? Ketika Tuhan menciptakan manusia, di alkitab tertulis bahwa sebelum manusia diciptakan, Tuhan telah mengenal manusia itu, lalu kenapa Tuhan tidak mencegah saja ‘calon’ manusia yang jahat ini untuk lahir ke dunia? Saya kebingungan menjawab pertanyaan2 di atas, mungkin ada saudara2 yang pengetahuan tentang alkitabnya sudah cukup bagus yang bisa bantu saya jawab pertanyaan2 di atas… Trimakasih GBU

apakah Tuhan tau bahwa manusia akan jatuh ke dalam dosa?
Telah terjawab dg :
Manusia beragama kan tau bahwa Tuhan maha tau dan maha kuasa,
Kalau tau, kenapa Tuhan tidak menciptakan semua manusia dengan pribadi yang patuh? kenapa Tuhan tidak hanya memprogram kepribadian kita yang baik? Ketika Tuhan menciptakan manusia, di alkitab tertulis bahwa sebelum manusia diciptakan, Tuhan telah mengenal manusia itu,, lalu kenapa Tuhan tidak mencegah saja 'calon' manusia yang jahat ini untuk lahir ke dunia? Saya kebingungan menjawab pertanyaan2 di atas, mungkin ada saudara2 yang pengetahuan tentang alkitabnya sudah cukup bagus yang bisa bantu saya jawab pertanyaan2 di atas..
Kalau manusia dibuatNya tidak bisa jatuh, bagaimana manusia bisa memuliakanNya? ( manusia diciptakanNya unt memuliakanNya).Gby

Trimakasiha atas bantuan jawabannya… tapi untuk menjelaskan kepada seorang yang atheis, sepertinya itu belum cukup… Lalu, kalau tujuan Tuhan menciptakan manusia itu untuk memuliakan Allah, mengapa Tuhan tidak memprogram manusia hanya khusus untuk memuliakan Allah?? Mengapa Tuhan menciptakan manusia yang bisa merasakan kesakitan dan penderitaan?? Dan kenapa dosa itu diciptakan juga??

Anda pernah tahu ayat ini?
Kejadian 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Artinya manusia diciptakan dgn kebebasan penuh spt Allah,

Allah hanya memberikan rambu2 kpd manusia agar taat kpd-Nya, spt pd ayat berikut:
Kejadian 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
Allah tdk mungkin menyangkali diri-Nya sendiri, bahwa Dia menciptakan manusia menurut gambar-Nya.
Manusia diciptakan Allah bukan spt robot yg harus tunduk, patuh tanpa memiliki kehendak bebas.
Tidak ada ciptaan alin yg begitu dikasihi Allah selain manusia,
begitu manusia jatuh maka Allah menjanjikan penebusan, tdk demikian halnya ketika malaikat jatuh,
bahkan tdk ada penebusan dan pengampunan bagi malaikat yg jatuh.
Hanya manusia2 yg tdk percaya bahwa Allah sangat mengasihi manusia,
shg menyangsikan kasih-Nya yg sangat besar shg menyediakan penebusan dan kelepasan bagi yg percaya.
Masalah yg anda hadapi itu adalah masalah yg biasa, dan dihadapi oleh banyak orang,
tinggal bersediakah anda menyerahkan masalah itu kpd Tuhan?
I Korintus 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Ketika anda menyesali semua masalah yg ada maka masalah itu menjadi beban anda,
tapi ketika anda mau menyerahkan itu kpd Tuhan maka masalah itu menjadi beban Tuhan
Silakan anda pilih: mau meratapi atau menyerahkan kpd Tuhan dan katakan bahwa Dia tdk pernah salah.
GBU

sebelumnya trimakasih atas partisipasinya juga, tapi saya mau tanya, jadi, dengan kata lain, Tuhan sudah mengetahui bahwa manusia akan jatuh dalam dosa??? dan Tuhan juga sudah mengetahui bahwa manusia akan mengalami penderitaan??? sebelumnya mohon maaf, saya juga pernah ditanyain bagaimana pendapat saya mengenai orang2 yang terlahir cacat, tapi saya juga tidak bisa kasih jawaban yang memuaskan untuk teman saya yang atheis itu… Dia tanya sama saya, kenapa ada orang yang terlahir cacat? saya jawab, karena Tuhan tau bahwa orang itu adalah orang yang kuat, lalu atheis itu balik tanya lagi kepada saya, “lalu, kenapa Tuhan tidak ciptakan saja tubuh yang utuh dengan jiwa yang kuat itu?” Lalu saya jawab, “karena manusia tidak ada yang sempurna, karna kalau mereka sempurna, nantinya akan menyombongkan diri” Dan dia tanya balik lagi kepada saya, “lalu kenapa Tuhan tidak menciptakan semua manusia yang mempunyai sikap yang baik dan rendah hati? Dan kenapa juga Tuhan menciptakan ‘perasaan’ kalau Ia sudah tau bahwa ‘perasaan’ itu bisa membuat manusia menderita?” Mohon maaf, saya cuma bingung menjawab pertanyaan2 tsb… thx

Betul,
tapi karena begitu besarnya kasih Allah shg Dia tdk mengurungkan niat-Nya utk menciptakan manusia.

Bagaimana mungkin Allah disebut Mahakasih kalau tdk ada yg dikasihi-Nya?
oleh sebab itu manusia diciptakan utk menjadi curahan kasih Allah.

Betul,
sejak manusia tdk taat/jatuh dlm dosa maka hidup manusia menjadi sulit
Kejadian 3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:
3:18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;
3:19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.
tapi didlm Kristus Allah menjanjikan kelegaan atas segala masalah:
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Banyak kecacatan tubuh adalah karena ulah manusia sendiri,
krn obat, minuman keras, usaha menggugurkan kandungan, hubungan sex yg kacau dll.
Adakalanya ada maksud Tuhan yg tdk kita mengerti, misalnya spt Nic Vujicic yg dpt menjadi motivator yg luar biasa yg dipakai Tuhan.

Jawaban yg baik

Itu sdh Tuhan lakukan pd saat menciptakan manusia pertama,
tetapi mereka kehilangan itu semua krn mereka tdk taat kpd Tuhan.

Karena manusia diciptakan menurut gambar Allah,
maka manusia memiliki perasaan spt Allah juga punya perasaan
coba lihat contohnya bagaimana Allah puas dgn segala hsil ciptaan-Nya pd ayat2 berikut:
Kejadian
1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik . . . .
1:12 . . . . Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
1:18 . . . . . Allah melihat bahwa semuanya itu baik. dst
GBU

benar ALLAH mahatahu,
manusia ciptaannya bukan robot tetapi mempunyai kehendak untuk melakukan sesuai keinginannya.
keinginannya ini apakah berkenan di hati Tuhan atau untuk kenikmatannya.

Untuk dapat memuliakan Allah, atau dg kata lain : dr mulut dan hati manusia itu keluar pernyataan " kemuliaan itu hanya untuk Allah saja " dibutuhkan suatu keadaan dimana manusia itu harus berada pada keadaan yang sangat buruk yaitu mati secara rohani, ini dapat dijelaskan sbb:

  1. kalau Allah menghendaki agar manusia tidak jatuh, Allah dg mudah dapat mencapainya dg tdk memberikan pohon pengetahuan yang baik dan yg jahat (ppbj), tdk pula diijinkan ada ular(gmbran iblis) di Eden, dg ini akan tercapai kead dimana tdk ada manusia yg jahat, tdk ada pemberontak thd Allah, tdk ada penderitaan fisik, tidak ada kematian ( fisik maupun roh ).
    Tetapi apakah tujuan agar manusia memuliakan Allah tercapai? tidak.
    karena:manusia yg mulia tanpa ada kurang sesuatu apapun itu bila suatu hari ditanya: mengapa kamu tetap hidup nyaman, baik, mulia? jawabnya: memang kami makhluk mulia yang segambar dan serupa Allah.
    mereka sama sekali tdk bisa mengatakan bhw kemuliaan itu hanya unt Allah saja.

  2. Bila pada saat penciptaan Allah menciptakan suatu jumlah manusia yang cukup banyak ( katakanlah 1000 org ), dan jumlah itu adalah final ( tidak ada lagi yg akan lahir dr mrk itu), dan mrk itu dlm keadaan mulia ( segambar dan serupa dg Allah ), kmdn Allah berfirman bhw mrk tdk boleh makan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat, buah2 lainynya boleh, ttp dalam firmanNya itu tdk dikatakan " pada sat engkau memakannya pastilah engkau mati ".
    Selang waktu tertentu, dihakimilah mrk.
    Allah berfirman: " siapa yang telah melanggar perintahKu, dg memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat MATI ", seketika itu matilah diantara mrk yg memberontak tsb, tinggallah sisanya yg taat.
    Kemudian ditanyalah mrk yang lulus itu: mengapa kamu bisa tetap hidup ?, tdk spt mrk yg mati itu.
    Mrk menjawab : Kami taat perintahNya/ tidak memberontak, maka kami hidup.
    Mrk mempunyai suatu alasan yg tepat untuk bisa hidup, pertanyaannya : bisakah mrk mengatakan “KEMULIAAN ITU HANYA UNTUK ALLAH SAJA”?, tidak.

3.Keadaan seperti dimana kita berada ini.
Ini adalah satu2nya cara agar manusia itu dapat memuliakan Allah, ini alasannya:
Manusia pertama kali diciptakan adalah mulia, segambar dan serupa dg Allah, sebenarnya manusia mulia ini berasal dr debu( suatu benda yg buruk, tdk mempunyai nilai), ttp manusia mulia ini akhirnya oleh bujukan iblis jatuh menjadi mati rohani ( kembali ke keadaan buruk/bisa di ibaratkan spt seonggok tanah saja ), dari tanah ini ( manusia yg telah mati secara rohani) Allah ambil sebagian menurut kebutuhanNya unt kemudian diproses lewat AnugerahNya, yg menang hidup, yg kalah kembali pada keadaan asalnya (tanah/mati) lht Why3:5.
Dan mereka yg menang inilah yg nantinya akan memuliakan Allah, mereka ini nanti di langit yg baru dan bumi yg baru bila ditanya : bagaimana kamu bisa ada di tempat ini ?, tdk spt mrk yang di hukum dikekekalan (neraka)?, mereka akan menjawab: semua ini hanya karena kemuliaanNya saja, sebenarnya saya ini tdk lebih baik dr mrk yg binasa kekal itu, nah ini sesuai dg maksud dr Allah dg menciptakan bumi dan seisinya itu.Gby

Terinspirasi oleh imajinasi Hollywood, terbayang oleh miskinnya pemrograman komputer, akhirnya muncullah pandangan dangkal bahwa mengapa Allah tidak menciptakan manusia yang taat dari sononya sudah diprogram taat seperti robot.

Tahukah program komputer, semakin canggih programnya maka semakin kompleks program itu mampu memutuskan. Semakin sederhana maka semakin “taat” program tersebut. Manusia berusaha dengan berbagai cara untuk menciptakan program yang dapat berfirkir sendiri, program yang dapat membuat program sendiri, menyusun “otak” yang disebut AI dan sebagainya yang arahnya dari program primitif yang taat tanpa berfikir menjadi program yang dapat menimbang dan memutuskan dari hal-hal yang kompleks.

Manusia adalah lebih dari itu, memiliki kemampuan menimbang, befikir, menganalisa, menyimpulkan dan mengumpulkan data dan informasi. Tujuannya adalah untuk menghasilkan keputusan yang paling baik. Perbedaan mana yang baik inilah yang menjadi penyebab banyak perkara. Banyak orang egois memutuskan apa yang baik bagi dirinya sendiri, ada yang juga terlalu sosial sehingga memutuskan apa yang baik bagi orang lain dengan merugikan diri sendiri, karena itu Allah menurunkan Firman Tuhan lewat para nabiNya agar kita memiliki guide tentang apa yang baik dan buruk tersebut melalui Alkitab.

Allah tahu semua ini akan terjadi tetapi dan semuanya terjadi sesuai dengan apa yang ada didalam hatiNya, dalam batas-batas yang dikehendakiNya. Allah itu adil, Allah itu benar dalam semua tindakanNya. Kadang kita hanya ingat Allah itu kasih dan karena kasih Allah mengabaikan keadilan dan kebenaran, itu manusia bangeeeeet. Bukan Allah.

Ya Allah tahu dan semua terjadi sesuai kehendakNya. Kejatuhan Adam dan perjuangan kita melawan hawa nafsu dan dosa, Allah tahu dan itu sesuai kehendakNya. Yang perlu kita tahu adalah bahwa Allah tidak akan mensia-siakan perjuangan kita melawan dosa…

Sekali lagi minta maaf, untuk menyampaikan pertanyaan yang lagi2 dari teman saya yang atheis itu…
Jadi, dia bertanya, sebelum manusia diciptakan, Tuhan sudah tau mengenai yang baik dan yang buruk… dan Tuhan hanya mengerjakan yang baik… Lalu, bila manusia diciptakan menurut gambar dan rupaNya, kenapa manusia juga tidak diciptakan untuk bisa hanya melakukan hal yang baik dan yang benar juga tanpa kesombongan??Kenapa tidak pula diciptakan hanya sesuatu yang baik untuk dunia ini? Bukankah sebelum manusia diciptakan, pada saat itu hanya ada kebaikan?? Jadi, dengan kata lain, kejahatan, dan sesuatu yang buruk, hanya ada setelah manusia diciptakan??? Bila maksud Tuhan menciptakan manusia adalah untuk memuliakanNya, maksud dari pernyataan ini apakah bisa disamakan dengan pernyataan berikut “Tuhan menciptakan manusia untuk memuliakanNya, tetapi Tuhan sudah mentakdirkan manusia untuk jatuh dalam dosa, sehingga dengan cara itu, manusia menjadi tidak sombong, dan memuliakanNya” Jadi apakah cara satu2nya Tuhan untuk membuat manusia memuliakanNya, hanya dengan jalan, “membuat peraturan yang bisa menjerat manusia dalam dosa, dan menciptakan iblis untuk menggoda manusia”? sekali lagi saya minta maaf, karna sayapun bingung mau jawab apa… thx

Kej 1 : 10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

31 ¶ Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

apakah penciptaan Allah ada yang tidak baik ?

Allah menciptakan semuanya baik,

kenapa keadaan baik yang ALLAH ciptakan untuk manusia akhirnya berantakan ?? rep # 10

karena dosa.

ulah dari “si ular” sehingga manusia yang hidup dalam kemuliaan Allah / hidup Kudus, akhirnya harus menanggung kesalahan akibat mereka TIDAK TAAT KEPADA PERINTAH ALLAH.

maaf, pengetahuan alkitab saya masih cetek, mau tanya lagi, si ular itu, apakah ciptaan Tuhan?? kalau iya, mengapa diciptakan kalau Tuhan sudah tau bahwa nantinya ular itu akan menggoda manusia?

ular, adalah binatang ciptaan Tuhan. :afro:

Kej 3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah.
Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

ular adalah binatang yang cerdik dari semua binatang yang diciptakan Allah.

ular sudah disusupi oleh ROH LUCIFER / IBLIS sehingga ular bisa mengatakan demikian.

Yes 14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!

dan oleh bujuk rayu “ular” maka hawapun terpikat.

ada 3 point yaitu :

Kej 3 : 6 ¶ Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan ( 1 ) dan sedap kelihatannya ( 2 ) , lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian ( 3 ) . Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.

  1. melihat. → keinginan mata
  2. sedap / enak → keinginan daging
  3. memberi pengertian → keangkuhan hidup

1Yoh 2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

dan ketiga keinginan itu juga ada dalam diri kita masing masing, apakah bisa mengontrol keinginan keinginan tersebut atau mengikuti yang ada.

contoh: ingin kaya → korpsi → ??

Pertama yg perlu unt dimengerti: bagaimana manusia itu bisa memuliakan Allah, kita boleh memulainya dg mencoba membuat beberapa model dimana ujungnya adl manusia itu memuliakan Allah, dari sini setelah kita pelajari baik2 kita bandingkan dg cara Allah ( spt yg sekarang sedang berlangsung ), apakah masih terasa aneh cara Allah tsb?, kalau ya mari kita diskusikan di forum ini sbg masukan unt memperkaya pengetahuan kita sekaligus unt melihat betapa besarnya Allah kita.

bila manusia diciptakan menurut gambar dan rupaNya, kenapa manusia juga tidak diciptakan untuk bisa hanya melakukan hal yang baik dan yang benar juga tanpa kesombongan??Kenapa tidak pula diciptakan hanya sesuatu yang baik untuk dunia ini?
Manusia diciptakan segambar dan serupa dg Allah, semuanya dlm kead baik, semuanya unt kebaikan dunia, tidak ada yg sombong ( semua yg buruk baru ada setelah manusia jatuh ). Kalau kemudian manusia itu jatuh setelah tertipu iblis, itu persoalan yg lain, dan peluang itu memang ada krn manusia yg dlm keadaan baik itu tdk bisa membedakan antara yg baik dan yg jahat ( tdk tahu arti buruk dr tipuan , yg mereka tahu adl yg baik2 saja, bisa dibayangkan mrk ini sangat2 lugu/ tdk pernah tahu motif tersembunyi dll).
Bila maksud Tuhan menciptakan manusia adalah untuk memuliakanNya, maksud dari pernyataan ini apakah bisa disamakan dengan pernyataan berikut "Tuhan menciptakan manusia untuk memuliakanNya, tetapi Tuhan sudah mentakdirkan manusia untuk jatuh dalam dosa, sehingga dengan cara itu, manusia menjadi tidak sombong, dan memuliakanNya"
Tidak bisa, maksudNya adl spy manusia memuliakanNya , kalau caranya manusia itu hrs melewati kejatuhan, itu tdk bisa dikatakan mentakdirkan, sbb disana jelas disertakan suatu laranganNya, dan manusia yg dalam keadaan baik itu adl siap unt patuh, kalau kemudian mrk tertipu iblis , mk kaca mata kita hrslah melihat kesitu, yg artinya ada inisiator dr kejatuhan itu, yg diluar Allah dan kehendak pribadi manusia.
Jadi apakah cara satu2nya Tuhan untuk membuat manusia memuliakanNya, hanya dengan jalan, "membuat peraturan yang bisa menjerat manusia dalam dosa, dan menciptakan iblis untuk menggoda manusia"?
Nah, mari kita sama2 belajar, dan boleh coba2 model2 lainnya.Gby