Manusia mendapatkan keselamatan, atas pilihannya sendiri.

Manusia pertama jatuh kedalam dosa, bukan Tuhan yang menentukan.

Demikian juga manusia selanjutnya mendapatkan keselamatan, bukan Tuhan yang memilih.

Untuk menolong manusia kembali kedalam kemuliaanNya, memang Tuhan ada memakai beberapa orang yang dipakai sebagai alatNya, yang sudah ditentukan sejak dari kandungan, yaitu para nabi, para rasul dan mungkin beberapa orang tertentu, tidak ada yang tahu.
Dan alat-alat Tuhan itu, pasti semuanya mendapatkan keselamatan.

Akan tetapi manusia pada umumnya akan selamat karena mendengar Injil, dan tergantung respond mereka masing-masing pribadi demi pribadi.

Maka dari sebab itu, Yesus minta kepada kita semua agar Injil itu diberitakan sampai ke ujung dunia

Bagaimana tanggapan anda sekalian dengan paham diatas ??

benar,
agar mereka bisa menerima TUHAN YESUS KRISTUS DAN MEREKA SELAMAT.

Kis 8 : 30 Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: “Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?”
Kis 8:31 Jawabnya: “Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?” Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.

ibaratnya: kesimpulan mengenai isi buku didapat dari mengamati covernya :smiley:

Ibaratnya saya mengendarai sepeda motor atas kehendak saya sendiri, saya jatuh dan terluka parah, dan saya ditolong setelah saya mendapat tawaran pertolongan dan berusaha sendiri untuk menggapai pertolongan tersebut.

Yohanes 6:44

Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

PLUS mempelajari dan mengerti ISI nya ! Sehingga kita MEMILIH karena kita Memahami dan Mengerti ISI nya ! Bukankah kita diberikan AKAL untuk ITU dan dengan demikian Timbullah IMAN !

NMenerima-Nya sebagai APA, sis Jannet ? Sekalian dijelaskan dan di TUNTAS kan, oke ? :mad0261: :coolsmiley: :happy0062:
Lihat deh dari dan dalam Firman yg Sis Jannet sendiri sajikan !

Kis 8 : 30 Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: “Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?”
Kis 8:31 Jawabnya: “Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?” Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.

Dalam HIDUP dan KEHIDUPAN ini , makanya kita sebelum MENGENDARAI Motor diminta untuk :

  1. TAHU dan BELAJAR “Cara mengendarai Motor” di Jalan Kehidupan.
  2. TAHU dan BELAJAR membaca Rambu2 Keselamatan ber Lalu Lintas
  3. Ber HATI2 dan WASPADA saat berkendaraan dan Mengendarai Roda Kehidupan tsb, agar SELAMAT sampai di Tempat Tujuan
  4. Sebelum berangkat , tentukan dahulu TEMPAT TUJUAN anda, bukan ? Katrena “di sana” ada 2 Tempat Tujuan lho !
    Jadi kalau semuanya sudah OKE PUNYA, gak perlu deh sampai JATUH segala, malahan kalau ada Teman yg mau menuju ke Tempat Tujuan yg SAMA, udeh ajak aja dibonceng, jadi bisa pergi Bareng2 , gak kesepian deh di Jalan kehidupan INI !
Yohanes 6:44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak [b]ditarik[/b] oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
Iya sih, hanya Orang Gila saja yg datang ke Pesta kalau gak DIPANGGIL dan menyadari ada Undangan dari Bapa, bukan ? Apakah setiap manusia SADAR DIRI bahwa masing2 itu mempunyai [b]Undangan Kudus[/b] dari-Nya , lho ! [b]Undangan banyak Disebar, tetapi HANYA Sedikit yg DATANG ! WHY ??[/b]
Yohanes 6:44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Iya sih, hanya Orang Gila saja yg datang ke Pesta kalau gak DIPANGGIL dan menyadari ada Undangan dari Bapa, bukan ?
Apakah setiap manusia SADAR DIRI bahwa masing2 itu mempunyai Undangan Kudus dari-Nya , lho !
Undangan banyak Disebar, tetapi HANYA Sedikit yg DATANG ! WHY ??

Matius 22:14
Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Kisah Para Rasul 2:39
Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."

Jawabannya ada di 2 ayat diatas.

ALLAH MMEMILIH DAN MEMANGGIL ANAK ANAKNYA.

Jadi bukan karena manusia dapat memilih, manusia dirubah dari dalam oleh Allah, sehingga setelah menjadi ciptaan baru, dia dapat datang pada Tuhan memohon PENGAMPUNAN DOSA.

Kalau manusia yang MEMILIH, dia akan memilih mengikuti keingan diri sendiri dankeinginan bapanya , IBLIS.

Yohanes 8:44
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Yakobus 1:14
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
Roma 3 :
3:10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.

3:11 Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah.

3:12 Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak.

2 Tim
2:26 dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya

2 Korintus 3:14
Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

Fil 2
2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Setelah LAHIR KEMBALI menjadi CIPTAAN BARU , MANUSIA BARU,MELALUI LAHIR KEMBALI OELH ROH KUDUS, TITUS 3 : 5 , manusia baru dapat datang pada Tuhan.

TIDAK ADA PILIHAN, kenapa ?

Karena SELUBUNG PIKIRAN TELAH DIBUKA, sehingga orang itu dapat melihat betapa berdosa dan najisnya dihadapan Tuhan, dan membutuhkan PENGAMPUNAN DOSA DARI ALLAH.

Tidak ada lagi pilihan ya atau tidak, karena orang itu sudah MENYADARIKAN KEADAANNYA DIRINYA YANG BERDOSA.

Dengan keadaan yang telah dirubah, diberi hai baru dll Yeh 36 : 26, 27 , orang itu datang pada Tuhan dengan kehendaknya sendiri yang telah dilepaskan dari jeratan iblis.

kamu jangan stop di MENERIMA SAJA

baca ulang :

jangan lupa AMANAT AGUNG TUHAN YESUS KEPADA KITA, SEBELUM YESUS KEMBALI KE RUMAH BAPA :

Mat. 28 : 18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,
20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Tidak ada hubungannya di thread ini, OOT

he he

bagi yang doktrin sudah ditentukan selamat sejak semula, tidak senang dengan AMANAT AGUNG YESUS DALAM MATIUS 28 : 18 - 20

Tuhan itu adalah kasih dan adil,
Tuhan menciptakan manusia, sebagai tukang periuk yang membuat barang-barang dari tanah liat.
Tuhan tentu menyayangi semua hasil ciptaannya, yang bentuknya bermacam-macam dan fungsinya berbeda-beda…

Pertanyaan: Mungkinkah Tuhan bertindak dengan sewenang-wenang, sekalipun semua itu adalah hak Tuhan
sehingga Tuhan tanpa alasan menentukan manusia Y diselamatkan dan manusia X tidak diselamatkan ?

Jawab ; “TIDAK”, tentu " TIDAK", Tuhan kita Yesus Kristus, bukannya Tuhan yang sadis dan tidak adil serta sewenang-wenang.
Manusia mendapatkan keselamatan atau tidak, atas pilihan kita sendiri,
Tuhan hanya memberi respond atas tanggapan hati manusia pada waktu mendengar Firman.
Seperti biji yang ditaburkan, ada yang jatuh ditanah yang subur, ada yang jatuh dibatu-batuan, ada yang jatuh di semak-semak dan ada yang jatuh dijalanan.
Demikian juga pemberitaan Firman, ada yang diterima oleh hati seperti tanah yang subur, dan ada yang diterima oleh hati yang beku, dsb.

Manusia diberi kehendak bebas, maka Tuhan selalu lebih dahulu minta kepada kita, kemudian baru Tuhan memberikan respond atas aksi kita itu.

Kemampuan manusia untuk bisa percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, adalah pemberian Tuhan semata-mata.
Pemberian itu hanya diberikan kepada manusia yang merasa kecil dan berharap kepada Tuhan.
Misalnya:
Wanita Samaria, yang berada disamping sumur Yakob, dan dengan rendah hati minta kepada Yesus: Berikanlah padaku air hidup itu.
Maka langsung oleh Yesus diberi, kesanggupan untuk percaya, dan wanita itu lalu memanggil orang-orang dikampungnya dibawa ke Yesus.

Tanpa diberi oleh Allah Bapa kesanggupan manusia untuk bertobat, percaya dan beriman,
dari diri kita sendiri, tidak ada orang yang sanggup.
Dan kesanggupan ini oleh Allah Bapa hanya diberikan kepada orang kecil, dan berharap kepada Tuhan.
Merasa kecil dan berharap adalah modal kita sebagai manusia bebas untuk mendapatkan kemampuan untuk bertobat, percaya, dan beriman.

Ketika seorang penginjil memberitakan Injil Allah mengaruniakan ROH KUDUS kepada penginjil itu maupun para pendengar yang mendengar dikaruniakan iman dan pertobatan, inilah ketetapan Allah sesuai janji Allah, namun persoalannya mengenai kebebasan manusia banyka persoalan terutama hubungan antara kebebasan manusia dan ketetapan Allah…Yang jelas penetapan Allah tidak bertentangan dengan kebebasan manusia.

Jika Allah menetapkan sesuatu, itu pasti terjadi manusia yang melakukannya akan melakukannya secara sukarela dengan kebebasannya sendiri. Jadi tidak ada manusia yang terpaksa melakukan sesuatu karena Allah sudah tetapkan demikian. Karenanya dalam kitab Suci kita melihat bahwa sekalipun segala pada waktu manusianya melakukan hal ini, ia tidak dipaksakan, tetapi melakukannya dengan sukarela sesuai kebebasan manusia contoh:orang-orang yang membunuh Yesus melakukan hal itu sesuai dengan apa yang sudah Allah tentukan dari semula (KPR 4:27-28)ay. 28 mengatakan: “untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula”…dstnya.

Tetapi pada waktu mereka melakukannya atas kehendak bebas mereka sendiri. Ayat ini jelas menunjukkan rencana Allah…Seperti kedua penjahat disalib bersama Yesus mereka berdua bebas memilih, Tuhan sesuai rencana-Nya manfaatkan kedua penjahat yang disalib bersama-sama Dia dengan eksekusi mati ini dengan bebasnya apakah mereka sadar utk memilih bertobat dari dosa-dosa mereka dan menerima Yesus sebagai Raja ataukah mereka menolak? kedua penjahat ini bebas memilih? yang satu memilih dengan bebas utk menghina Yesus, penjahat yang satu memilih bertobat dan percaya (beriman) kepada Yesus bahwa dia yakin dan mengakui Yesus kelak akan datang sebagai Raja, Apakah istilah Raja itu! kalau kita mengakui Yesus sebagai Tuhan berarti mengakui-Nya sebagai Raja. Setiap kerajaan pasti memiliki wilayah, warga maupun rajanya. Demikian pula halnya dengan kerajaan Allah. Pemegang kekuasaan tertinggi dalam kerajaan ini ialah Tuhan sendiri…Penjahat ini bertobat dan percaya Yesus sebagai Raja dan Tuhan…Dialah Raja yang berdaulat bila Allah telah menetapkan sesuatu, walaupun anda seorang penjahat Tuhan dan Raja dapat menebus dosa-dosamu sebagi penebus itu pasti terjadi tetapi manusia yang melakukannya akan melakukannya secara sukarela dengan kebebasannya sendiri mau menerima Yesus atau menolak-Nya. Amin.

Re: Manusia mendapatkan keselamatan, atas pilihannya sendiri.

Yesus berkata :

Yoh 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Jalan sudah Yesus sediakan, tergantung manusia, mau berjalan menurut jalan YANG DISEDIAKAN YESUS atau mereka mau jalan menurut jalan mereka masing masing.

John 3 : 17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."

Yoh 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

JANGAN MELUPAKAN PERKATAAN TUHAN YESUS YANG INI

Yohanes 6:44
Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

MANSIA TIDAK DAPAT MEMILIH APAPUN, KARENA TERIKAT OLEH IBLIS DAN BAPANYA ADALAH IBLIS. Yoh 8 : 44

  • BAPA MENARIKNYA KE TUHAN YESUS, Yoh 6 : 44

  • DARAH KRISTUS MELEPASKAN JERATAN IBLIS,
    2Tim 2 : 26

  • ROH KUDUS MELAHIRKAN KEMBALI DAN MERUBAHNYA.
    Titus 3 : 5

Barulah seseorang dapat terbuka mata dan pikirannya untuk mengerti INJIL KESELAMATAN.

KESELAMATAN ADAALH ANUGERAH ALLAH YANG CUMA CUMA DIBERIKAN MENURUT KERELAAN KEHENDAKNYA, BELAS KASIHANNYA, RAHMATNYA KEPADA ORANG BERDOSA YANG TIDAK LAYAK MENEIRMANYA.

dengan statement anda, berarti TIDAK ADA MANUSIA YANG SUDAH DITETAPKAN SEJAK SEMULA SELAMAT DAN TIDAK ADA MANUSIA YANG DITETAPKAN DARI SEMULA TIDAK SELAMAT.

aduh… bahas takdir lagi yah? :ashamed0004: :ashamed0004:

Dosa adalah pemisah antara Allah dan manusia. Tetapi jika dosa sudah diampuni, apakah lagi yang dapat memisahkan saudara dari Bapa Allah? tidak ada!

KPR 10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."

KPR 26:18 untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.??

Ya Yesus adalah jalan kepada pengampunan seluruh dosa kita. Tetapi apakah semua itu akan terjadi secara otomatis pada saudara? Tidak! Semuanya baru akan terjadi kalau saudara mau percaya kepada Dia dan menerima Dia sebaga Tuhan dan Juruselamat.

1Yoh. 2:1 Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.

1Yoh.1:9 dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Oleh karena itu jika dosa sudah diampuni, apakah ada lagi yang dapat memisahkan saudara dari Bapa Allah.

Tuhan adalah Tuhan yang menghendaki kesungguhan. Jadi setiap perbuatan manusia yang dutujukan kepada-Nya harus berdasarkan kesungguhan.
Perbuatan yang pura2 atau yang hanya sekedar memenuhi peraturan atau yang hanya dilandasi kebiasaan adalah hal yang paling tidak di sukai oleh Tuhan.

Tuhan sendiri selalu bersifat sungguh2 baik dalam kasih-Nya. Maupun dalam anugerah-Nya. Ia tidak pernah bersikap pura2, Ia membenci kemunafikan. Ia menghendaki supaya bathin dan lahir harus selaras, bukan saling bertentangan.

Demikian halnya dalam pertobatan, bertobat yang tidak sungguh2 atau bertobat secara pura2, bertobat utk kemudian berbuat dosa lagi adalah kebencian Allah sebagaimana kata firman-Nya Yoel 2:13 Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.

Pengalaman umat Israel pelajaran bagi umat gereja…bahwa umat Israel mempunyai kebiasaan dimana ketika mereka menyesali suatu kesalahan maka mereka akan mengoyak pakaian ditubuh mereka.

Namun rupanya hal mengoyakkan pakaian di badan itu tidaklah merupakan perbuatan tobat yang sungguh2.

Mengoyak pakaian dibadan sekedar memenuhi kebiasaan tanpa perubahan hidup.

Mengoyak pakaian dibadan akhirnya menjadi sarana utk memamerkan kesalehan lahiriah dan hanya sekedar mengelabui mata sesama manusia supaya yang bersangkutan dianggap telah menyesal dan bertobat tetapi bathinnya ia tetap seperti semula…Karena hidup lama tetap digemari dan hidup suci tetap dihindari…

Firaun dalam kisah tulah ditanah Mesir adalah satu contoh setiap kali apabila Allah menghukum Mesir, Firaun memanggil Musa dan berkata: " Aku sekarang menyesal dan bertobat, aku meu melepaskan orang Israel pergi. Berdoalah agar hukuman ini diangkat kembali oleh Tuhan". Musa lalu berdoa dan tulah itu di tarik kembali oleh Tuhan.

Saul dalam kisah pengejarannya terhadap Daud juga menyesal secara main2 dan bertobat secra pura2. Beberapa kali Allah menyerahkan nasib Saul ketangan Daud. Tetapi Daud membiarkan dia hidup.
Saul menangis dan kita menyangka bahwa ia telah menyesal dan bertobat…Tetapi beberpa waktu kemudian kita mendapati Saul melakukan hal yang sama…

Yudas sangat menyesal karena ia telah menyerahkan dan menjual Yesus dan ke 30 keping perak itu dilemparkannya ke lantai Bait Allah sebagai bukti penyesalannya. Tetapi perbuatan selanjutnya tidak membuktikan pertobatan karena ia mengambil seutas tali lalu mengantungkan dirinya.

Ketiga tokoh diatas sudah menyesali dan berduka cita tetapi tidak ada pertobatan tetapi sesudah itu mereka kembali kepada hidup yang lama…Itulah yang dilakukan orang Israel hanya mengoyak pakaian tetapi tidak mengoyakkan hati.

Tuhan meminta: bertobat sungguh2 dari dosa…Artinya membalik belakang sungguh2 dari hidup yang lama dan utk selama-lamanya tidak mau kembali lagi kesana…Koyakkanlah hati artinya hidup yang lama disalibkan, dimatikan dan dikuburkan serta menjalani kehidupan yang baru…Hidup yang baru adalah suatu hidup yang sungguh2 dipersembahkan utk Tuihan.

Hati yang terkoyak berbeda dengan hati yang tergores. Hati yang tergores tidak sanggup melahirkan hidup baru. Ia hanya sanggup meneteskan beberpa titik air mata penyesalan…Sesudah itu hidup lama dilangsungkan lagi…

Seorang yang hatinya terkoyak ROH KUDUS tidak hanya menghentikan satu dosa lalu menumpukkan dosa yang lain…Orang yang hatinya dikoyak oleh ROH KUDUS akan terus mencapai kemenangan pada front perjuangan…Ia menyingkirkan segala perkara yang dapat mendukakkan hati Kristus…

Tuhan menghendaki hidup yang baru bukan hidup yang ditambal sulam…Mempertahankan berbagai kebiasaan yang salah dan berusaha mengkristenkannya disana sini adalah kehidupan yang di tambal sulam…

Koyaklah hatimu maka Allah akan memberi hatimua yang baru…Amin…