Maria adalah ibu bagi seluruh manusia karena karunia keselamatan melalui jasanya ?

Maria sebagai ibu manusia Yesus atau ibu angkatnya Yohanes sih ada ajarannya didalam Alkitab.

Tetapi Maria sebagai ibu gereja atau ibu bagi semua manusia secara universal sudah pasti tidak ada bukti alkitabiahnya.

Maria bukan sekedar Baby Sitter tetapi juga bukan ibu gereja atau ibu manusia secara universal.

Salam

Menurut Alkitab yang adalah ibu segenap manusia adalah Hawa. Maria adalah ibu Yesus dan ibu angkat Yohanes.

Gen_3:20 Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

Meskipun demikian, Hawa bukan ratu sorga. :smiley:

Tetapi Katekismus Gereja Katolik mengatakan sbb :

501 JESUS is Mary’s only son, but her spiritual motherhood extends to all men whom indeed he cameto save: “The Son whom she brought forth is he whom God placed as the first-born among manybrethren, that is, the faithful in whose generation and formation she co-operates with a mother’s love.”

Ini sudah pasti melanggar apa yang dikatakan Alkitab sesuai komentar anda

Kalau Ratu Sorga sudah pastilah menjadi kebencian dihati Tuhan.

Salam

Yang lebih gawat lagi Katekismus GRK mengatakan pula sbb :

511 The Virgin Mary “co-operated through free faith and obedience in human salvation” (LG 56). She uttered her yes “in the name of all human nature” (St. Thomas Aquinas, S Th III, 30, 1). By her obedience she became the new Eve, mother of the living.

Bayangkan Maria ikut berperan menyelamatkan manusia makanya dia diangkat menjadi IBU bagi segala yang hidup.

Apakah anda ikut merasakan dia juga ibu anda ?

Bukan main penyimpangannya padahal keselamatan hanya oleh YESUS seorang dan bukan melalui kelahiran-Nya melainkan kematian-Nya diatas salib.

Salam

nah, kalau yang ini membuka wawasan baru bagi saya. Terima kasih atas pencerahannya, saya cerna dulu ya.

cheers.

Ada lanjutannya lagi kata Katekismus GRK yaitu :

CCC 968 Her role in relation to the Church and to all humanity goes still further. “In a wholly singular way she cooperated by her obedience, faith, hope, and burning charity in the Savior’s work of restoring supernatural life to souls. For this reason she is a mother to us in the order of grace.

Jadi Maria adalah ibu bagi seluruh manusia karena karunia keselamatan melalui jasanya ?

Apakah anda menganggapnya demikian juga ?

Salam

is this true? a bit too far for respect in my point of view.

That is why so many heresies in the church brother !

Salam

Dengan cara yang sama saya juga bertanya kepada anda dimana TUHAN YESUS pernah meminta para rasulnya untuk menulis Injil dan dimana YESUS pernah mengatakan bahwa pengikutnya harus berpedoman hanya pada ALKITAB SAJA?

Gereja Katolik mengacu kepada interpretasi para Bapa Gereja yang memiliki hubungan dengan para rasul, agar dapat memperoleh pengertian yang baik tentang Firman Tuhan, bukan mengacu kepada interprestasi pribadi. Adapun penjelasan bahwa Maria adalah Ibu segala bangsa adalah sbb:

Hawa adalah Ibu dari segala yang hidup (Kej 3:20), dan di Pohon Kehidupan (Yakni Salib KRISTUS), Maria telah menjadi ibu dari semua murid-murid yang hidup di dalam YESUS (Yoh 19:26-27)


MARIA SEBAGAI HAWA YANG BARU

Santo Paulus menyebut YESUS adalah “Adam yang Baru,” Bisakah kita simpulkan Maria sebagai Hawa yang Baru?

Hawa Lama:

  1. Tulang dari tulang, daging dari daging Adam
  2. Adam memanggilnya “perempuan”
  3. Mendengarkan Malaikat jahat
  4. Mendorong Adam melakukan tindakan dosa pertama
  5. Dikutuk karena ketidakpercayaan
  6. Darinya datanglah dosa dan kematian
  7. Ibu dari segala yang hidup
  8. Perempuan dan keturunannya akan bermusuhan dengan ular/ setan

Hawa Baru (Maria):

  1. Tulang dari tulang, daging dari daging YESUS (karena YESUS mengambil Kodrat Manusianya dari Maria, SEPENUHNYA)
  2. YESUS memanggilnya “Perempuan”
  3. mendengarkan malaikat yang baik
  4. Mendorong YESUS melakukan tindakan mulia pertama
  5. “Penuh Rahmat (Kecharitomene)”
  6. Darinya datang Rahmat dan Kehidupan
  7. Ibu dari semuua murid-murid yang patuh kepada Allah dan memiliki kesaksian YESUS
  8. Naga (ular tua) berperang melawannya dan keturunan-keturunannya

Rasul Yohannes, murid yang dikasihi YESUS, adalah orang yang injilnya secara teologis paling mendalam, dan hidup bersama Bunda Maria, yang mana YESUS sendiri telah menghabiskan 30 tahun hidup-Nya bersamanya (Bunda). Jadi Santo Yohannes tahu apa yang dia lakukan dan jemaat Kristen perdanapun juga menyadarinya.

Rasul Yohanes hidup bersama dengan Bunda Maria setelah YESUS wafat. Dan Rasul Yohanes merupakan murid yang paling dikasihi YESUS, yang kepadanya YESUS menitipkan Bunda Maria, sesaat sebelum wafat-Nya (lih Yoh 19:26-27). Maka pengajarannya Yohanes tentang Bunda Maria pastilah tidak akan menyimpang dari ajaran YESUS.

Dari para murid Yohanes inilah kita mendapatkan pengajaran bahwa Bunda Maria adalah “Hawa yang baru”, yang bekerjasama dengan “Adam yang baru”, yaitu KRISTUS dalam mendatangkan keselamatan bagi dunia.
Alkitab tidak pernah mengajarkan agar kita menyembah Bunda Maria, dan karenanya Gereja Katolik juga tidak pernah mengajarkan demikian. Namun Gereja Katolik mengajarkan, agar kita menghormati Bunda Maria, sebab Allah terlebih dahulu menghormatinya dan memilihnya sebagai Ibu Putera-Nya YESUS KRISTUS. Justru untuk peran yang unik dan satu-satunya ini dalam sejarah keselamatan manusia (tidak ada lagi manusia yang dipilih untuk melahirkan YESUS) maka Bunda Maria dikuduskan oleh Allah.

Apa yang telah diyakini sejak jaman para rasul tiba-tiba dikatakan sebagai Bidah oleh orang yang baru hidup 2000 tahun kemudian! Karena Protestan adalah pihak yang memisahkan diri dari Gereja dan menuduh Gereja telah terkorupsi, maka beban untuk membuktikan hal ini ada pada pundak mereka yang menolak segala doktrin Maria yang diajarkan para Bapa Gereja bukan kepada mereka yang meyakini ajaran bapa gereja.

Nampaknya pandangan yang perlu dipertanyakan adalah pandangan yang menyatakan bahwa ajaran Gereja Katolik bidah. Karena orang yang menyatakan demikian sepertinya mau mengatakan bahwa para rasul dan para penerusnya selama berabad- abad telah keliru mengajar, dan dia sendirilah yang lebih memahami ajaran yang benar daripada para rasul dan para penerus rasul (Bapa Gereja) tersebut. Gereja Katolik tidak dapat setuju dengan pandangan ini, sebab kami percaya bahwa justru kepada merekalah Tuhan Yesus memberikan Sabda-Nya, baik yang kemudian ditulis dalam Kitab Suci, maupun yang lisan, yang kemudian dipelihara dengan seksama dalam Tradisi Suci secara turun temurun. Pengajaran lisan inilah yang disebut oleh Rasul sebagai yang juga harus dipelihara oleh jemaat, “Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.” (2 Tes 2:15). Sebab apa yang tertulis dalam Kitab Suci juga sebenarnya berasal dari ajaran lisan Kristus dan para rasul, maka Tradisi suci tidak bisa dipertentangkan dengan Sabda Allah. Sebab Tradisi Suci itu juga adalah Sabda Allah. Oleh karena sama- sama berasal dari Allah, maka Tradisi Suci dan Kitab Suci tidak pernah saling bertentangan namun saling mendukung dan melengkapi. Keduanya merupakan pilar kebenaran Gereja, di samping kuasa mengajar Gereja (Magisterium) yang menginterpretasikannya dengan benar dan otentik. Itulah sebabnya Gereja Katolik tetap eksis selama 2000 tahun lebih sampai sekarang, dan mempunyai kesatuan pengajaran, karena Roh Kudus sendiri menjaganya, sesuai dengan janji Kristus dalam Mat 16:18 dan 28:19-20.

Anda dapat saja mengkritik ajaran para Bapa Gereja adalah bidah, namun kalau saya boleh bertanya pada anda, kira-kira siapa yang dapat mengetahui lebih baik ajaran Kristus dan para rasul: kita yang hidup terpisah sekian generasi dengan para rasul ataukah para Bapa Gereja itu yang mempunyai hubungan dengan para rasul, entah sebagai murid mereka atau sebagai murid dari penerus mereka? Kita yang menafsirkan sendiri Alkitab berdasar pemahaman kita, atau para penerus Rasul Petrus yang kepadanya Kristus telah berjanji akan menghindari dari kesesatan?

Justru karena meyakini para rasul benar, maka ajarannya dikembalikan / direformasi sesuai dengan ajaran tersebut.

Saya sudah buktikan ajaran bidah gereja anda disini :

Maaf kalau saya mengatakan Alkitab hanya mengajarkan Adam Lama dan Adam yang baru yaitu YESUS KRISTUS.

I Korintus 15:45 Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

Paralelisme Hawa dengan Maria hanyalah ajaran baru yang tidak ada dukungan Alkitabnya dan ajaran ini berangkat dari terjemahan yang keliru dari Alkitab Vulgata oleh Jerome atau Hieronimus yang merubah peran YESUS yang menginjak kepala si Ular kepada Maria.

Ini salah satu manipulasi Alkitab untuk meninggikan Maria tanpa dukungan Alkitab sama sekali.

Ini pendapat yang paling tidak masuk akal yang pernah saya baca… ALKITAB lah satu2nya panduan orang Kristen, karena disitu sudah tertulis semua yang diperintahkan jika kita ingin masuk kerajaan sorga… Kalau salah menafsirkan Alkitab ya itu derita loe… makanya sebelum membaca Alkitab berdoa dulu minta bimbingan Roh Kudus…
Konsisten bagaimana maksud saudara… baca sejarah donk gimana dulu Paus seenaknya aja memecat Raja, menghakimi orang dengan mengatakan sesat kemudian menghukum seenaknya, berpakaian serba wah… coba bandingkan dengan Rasul Petrus yang kata kalian guru dari Paus, hidupnya begitu sederhana…

Yang saya bold merah dimana pernah ada klaim itu? Siapa yang mengajarkannya?

Hebat dah pernah meninggal ketemu yesus ya … hebat kamu :char11:

lucu tafsiran nya …

YESUS katanya ALLAH tetapi takut sama iblis.

Iblis sebelumnnya adalah Malaikat yang diciptakan oleh ALLAH / YESUS sendiri.

Lho yang menciptakan kok masih takut sama yang diciptakan… ;D :char11:

ANEH…

Jerome mungkin melakukan kesalahan, tetapi coba kita lihat bagaimana intepretasi orang Katolik mengenai “siapa yang menginjak kepala ular”.

Dalam film “The Passion of the CHRIST (2004)” film buatan seorang penganut Khatolik Roma Mel Gibson, menceritakan :

YESUS di Getsemani bergumul untuk melanjutkan, memerangi kemanusiaan-Nya untuk bertekad melanjutkan rencana Mereka untuk menebus manusia. Saat Dia berlutut, Iblis melepaskan seekor ular. Waktu YESUS menyatakan, “Meskipun demikian, bukan kehendak-Ku melainkan kehendak Bapa-Ku,” dan berdiri, ular tersebut merayap ke arah-Nya. Dia mengangkat kaki-Nya dan menginjak kepalanya dengan tumit-Nya.

Adegan yang agak menyimpang dari cerita Alkitab itu, tetapi sangat kaya dalam pesan, dan adegan tersebut merupakan gambaran dari pemberitahuan Allah kepada manusia dalam Kejadian 3:15. Ayat ini merupakan isyarat pertama dari kabar baik mengenai YESUS KRISTUS. Meremukkan kepala ular.
Teks bahasa asli Ibrani untuk Kejadian 3:15 tersebut ditulis dengan istilah singular maskulin (juga dalam Septuaginta) yang oleh kepercayaan Judaisme dan Kristiani dipercayai merujuk kepada Mesias, digambarkan tumit manusia serta kepala ular itu diremukkan (bruised). Tumit manusia dicederakan, dan kepala ular itu yang diremukkan. Mel Gibson seorang Katolik rupanya juga mengikut kebenaran ini.

heh, Mel Gibson itu seorang sedevacantist. well, ada yg mengatakan dia sedeprivationist, but doesn’t matter, it’s the same thing.
for your information sir, sedevacantist tidak mengakui adanya paus yang resmi sejak konsili vatican second. dan menganggap mereka -the pope pasca KVII- as anti pope, or even anti CHRIST.
and as usual, mereka didakwa heretic.
makanya loe harus banyak-banyak baca deh biar gak ketinggalan info.

Ajaran Mariology itu merupakan suatu evolusi yang semakin lama semakin meninggikan dia sehingga sudah melampaui kodratnya sendiri sebagai manusia biasa saja.

Ajaran itu dimulai dari paralelisasi Maria dengan Hawa sampai bunda Allah - mediatrix - co-redemptrix - immaculate/sinless - bunda gereja/seluruh manusia …s/d assumption.

Semua ini tidak ada dasar alkitabiahnya sama sekali.