Maria diangkat ke Surga

ini bukan ide gw, kok he he he
ada yg nanya tgl berapa Maria diangkat ke Surga???

nah yg tertulis dialkitab aja ,puyeng tanggal berapa ??? ha ha … :slight_smile:

memang dasarnya , dah ngga mau diskusi, maunye nanya doang…he he he :slight_smile:
makanya saya bikin pertanyaan yg aneh juga…gampang kok…

Shalom Bro Iceng,
Sebenarnya gampang kok bro kalau ditanya KAPAN Bunda Maria naik ke Sorga menurut TRADISI SUCI ? Bro Hans nya kan tanya menurut Tradisi SUCI jadi ya pasti ada bro di Tradisi suci ( coba bro cari atau tanya Bro Clay, Mas Yoyo , mas Ond32lumut, Bro Cosmic atau yang Orthodox Mas bro Roderick ) aku yakin ada wong ini nggak harus di ALKITAB … bro Hans nya nanya di Tradisi Suci ? Kalau lokasi Yang “Dipercaya” tempat Bunda Maria Mi’Raj aku tahu bro terus pasti di prasasti tercatat tahunnya ( sayang aku nggak sempat baca tahunnya hehehe ;D )

Atau gini aja… kan pertanyaannya Ada yang sudah ketemu kapan “Bunda Maria” diangkat naik ke sorga? dijawab Bunda Maria naik kesorga Setelah meninggal di Efesus , kan nggak salah wong nanyanya Kapan naik ke sorga , ya setelah meninggal bukan sebelum meninggal hehehe :cheesy: :afro: biar nggak mumet apa tambah mumet :mad0218:
JBU

Ini mudah sekali. Sebab itu adalah hari Pentacosta (50 hari setelah hari Paskah 14 Nisan)

Salam.

Begini duduk perkaranya.

Salah seorang netter mempertanyakan kebenaran doktrin “Maria terangkat ke sorga” dengan meminta dukungan bukti berbentuk tanggal dari netter2 Katolik.

Bro Iceng salah seorang netter Katolik meresponi dengan sistematika kira-kira seperti ini: Kalu bukti kebenaran dari doktrin “Maria terangkat ke sorga” harus dicantumkan tanggal (misalnya pertanyaan, mana tanggalnya dong/kapan Maria terangkat) makanya bukti kebenaran doktrin "turunnya Roh Kudus’ juga harus dicantumkan tanggalnya (misalnya mana tanggalnya dong/kapan “turunnya Roh Kudus”, silakan beri tanggal dan harinya???).

Saya lihat pertanyaan2 netter2 bukan Katolik sangat tidak konsisten dan akibatnya ‘inconsistence is a sign of a fail arguments’, tulis seorang apolog. Jadi mohon kalu mau nanya, sila pikir dulu dong…supaya nantinya tidak menjadi boomerang.

Tanggal berapa yah alkitab dikanonkan…coba dijawabnya pakai alkitab ;D


Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak ada seorangpun yang lebih besar dari pada Yohanes, namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah lebih besar dari padanya."

Yang tertulis dalam Lukas 7:28 berbicara tentang dua figur!!
YESUS tidak mengatakan tidak ada yang lebih besar dari Yohanes!! Itu kata-kata anda bukan Firman Tuhan YESUS.

Jika kita baca lengkap Lukas 7:28, YESUS memang mengatakan Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak ada seorangpun yang lebih besar dari pada Yohanes tapi kalimat itu tidak berhenti disana… ada kelanjutannya… namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah lebih besar dari padanya. Bagaimana Yohanes bisa dikatakan terbesar jika yang terkecil dalam kerajaan Allah lebih besar daripadanya. Pertanyaannya siapakah yang dimaksud oleh YESUS sebagai yang terkecil dalam kerajaan Allah yang Yohanes sendiri tidak lebih besar daripadanya?

Sesuai dengan 'pengelihatan" yang di tunjukkan TUHAN kepada Bruder Kostka Wisel YESUS sendiri memperlihatkan figur Yusuf bapak asuhnya yang telah berada di surga, yang terkenal sangat rendah hati dialah yang dimaksud oleh YESUS sebagai yang terkecil dalam kerejaan Allah (Sumber: KURBAN MISA KUDUS dalam pengelihatan Bruder Kostka - Penerbit Nusa Indah )

Tanggal Yesus lahir saja masih jadi kontroversi apakah itu juga akan membuat netter2 bukan Katolik menyangkal kebenaran kelahiran Yesus!

Ya udahlah.

Bodo jangan dipelihara.

Sebaiknya dicari arguments lain, kok bawa2 tanggal segala ntar minta jubahnya Maria, rambutnya Maria dll sebagai bukti.

Pertanyaan itu diajukkan untuk melihat apakah masih ada tokoh-tokoh yang namanya tertulis dalam Alkitab sebagai saksi kejadian tersebut.

Bila tidak ada yang menjadi saksi, tentu saja ini meragukan.

Yohanes skip menulis kejadian itu dan memilih penglihatan di Patmos lebih penting.

Dogma ini baru ditetapkan Paus sekitar abad 20.
Semua dasar penetapannya juga dari sumber yang telah melewati abad ke 4.
Dimana sebagian besar Kitab Suci sudah dikanon dan tidak ada mencakup bagian ini.


Gereja Katolik mengajarkan bahwa Bunda Maria diangkat ke surga, berdasarkan Tradisi Suci yang sudah ada sejak Gereja awal, namun baru ditetapkan/ dijadikan Dogma melalui pengajaran Bapa Paus Pius XII tanggal 1 November 1950, yang berjudul Munificentimtissimus Deus.

Tidak mungkin khan Maria baru diangkat di saat menjelang abad ke 4?

Salam.

Thanks bro Clay :slight_smile:

Awalnya, ayat itu saya pakai sbg tanggapan utk seorg netter Katolik (saya lupa siapa, tp rasanya anda, maaf klo salah) yg berargumen dg gaya spt ini: "Jika Henokh dan Elia saja diangkat ke surga, terlebih Maria, pasti diangkat ke surga! Katakanlah, ayat itu mmg tdk berarti Yohanes adalah yg “terbesar”, tp tdk berarti jg bahwa Maria dan Yusuf lbh besar drpd Yohanes, krn Alkitab tdk mencatat apapun ttg hal itu. Apalg lgs loncat dg kesimpulan Maria diangkat krn Henokh dan Elia saja diangkat. Itu kesimpulan yg terlalu jauh :slight_smile:

intermezo… :slight_smile:

MENGASIH MARIA (MB. 543 / 1=G)

  1. Mengasih Maria kerinduanku
    menjadi abdinya cita hidupku.
    Ya Bunda surgawi sambut baktiku
    kini kuhaturkan doa padamu.

  2. Maria pemurah ratu surgawi
    engkaulah Bundaku, aku anakmu.
    Janganlah biarkan apapun juga
    memisahkan kita, kini dan kelak.

  3. Ratu yang perkasa dengar doaku.
    Dampingilah aku di medan hidup.
    Ulurkan tanganmu bila kujatuh,
    dan hantarkan aku ke dalam surga.

Shalom,

Maria diangkat ke sorga hanyalah anggapan manusia. Umat Tuhan harus percaya Alkitab bukan perkataan manusia.

Kis 5:29 Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.

Inilah perkataan Rasul Petrus. Jadi orang yang mengidolakan Petrus atau menganggap diri sebagai penerus/pengganti rasul Petrus mestinya memedomani ayat ini.

Jadi perkataan manusia tidak harus ditaati, sesuci apa pun sebutan atau penampilannya; perkataan Tuhanlah yang harus ditaati.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

sesuai dengan alkitab, ada tertulis, “…semuanya harus terungkap…” ,
Gereja Protestan mengartikan ini , kira-kira bagaimana???

Kitab Mazmur mengajarkan, “Bangunlah, ya TUHAN, dan pergilah ke tempat perhentian-Mu, Engkau serta tabut kekuatan-Mu!” (Mzm 132:8).

“Engkau yang terelok di antara anak- anak manusia…. Takhtamu kepunyaan Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya…. sebab itu Allah telah mengurapi engkau… di antara mereka yang disayangi terdapat puteri-puteri raja, disebelah kananmu berdiri permaisuri berpakaian emas dari Ofir.” (Mzm 45:3-10)

Shalom,

Agar diskusi kita mengalir, mengenai yang saya beri warna biru, bisa beri rujukan ayatnya, dan boleh Bro berikan dulu pemahaman Bro mengenai hal itu baru saya berikan tanggapan saya.

Mengenai yang selanjutnya, ayat yang Bro kutipkan. Berikan dulu Bro pernyataan Bro mengenai dua ayat tersebut. Apakah Bro menganggap ayat itu berbicara tentang Maria? Bila ya mohon diuraikan Bro bagaimana sampai ayat itu Bro anggap berbicara tentang Maria.

Lalu apakah ayat itu Bro anggap meminta umat Tuhan untuk memberikan penghormatan (dalam nama dan bentuk apapun) kepada Maria? Jika ya, tolong uraikan dulu Bro, bagaimana sampai Bro menganggap ayat itu meminta umat Tuhan harus memberikan penghormatan (dalam bentuk dan nama apapun) kepada Maria.

Agar diskusi kita berjalan lancar dan mengalir, mohon kita berdiskusi hanya membicarakan materia saja dengan soft and cool.

Demikian, semoga bermanfaat.
Salam, JBU, Jericho, J.

ohh ngga ada yah :slight_smile: … ntar saya cari dulu :)… saya salah baca kali :slight_smile:

Dari Clay.

  1. Gregorius dari Tours (575)
    Para Rasul mengambil tubuhnya [jenazah Maria] dari peti penyangganya dan menempatkannya di sebuah kubur, dan mereka menjaganya, mengharapkan Tuhan [YESUS] agar datang. Dan lihatlah, Tuhan datang kembali di hadapan mereka; dan setelah menerima tubuh itu, Ia memerintahkan agar tubuh itu diangkat di awan ke surga: dimana sekarang tergabung dengan jiwanya, [Maria] bersukacita dengan para terpilih Tuhan …

Apakah Maria diangkat bukan masa ia masih hidup atau setelah dia meninggal?
Sebab Gregorius mengatakan jenazah Maria – bukankah ini mengatakan dia sudah mati.

Mungkin tentang ini saja ada berbagai pendapat yang saling bertentangan.

salam.

ada nih bro, jeric
Mrk.
4:22 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.
4:23 Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"

Kitab Mazmur mengajarkan, “Bangunlah, ya TUHAN, dan pergilah ke tempat perhentian-Mu, Engkau serta tabut kekuatan-Mu!” (Mzm 132:8).

Tabut kekuatan-Mu = Maria.

“Engkau yang terelok di antara anak- anak manusia…. Takhtamu kepunyaan Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya…. sebab itu Allah telah mengurapi engkau… di antara mereka yang disayangi terdapat puteri-puteri raja, disebelah kananmu berdiri permaisuri berpakaian emas dari Ofir.” (Mzm 45:3-10)

berdiri permaisuri berpakaian emas dari Ofir=Maria.

Hallo Bro Leonardo apa kabar,
Udah lebih teliti yah kalau njawab hehehe ;D ( jangan sampai Protes kalau Dogma th 50 an , ok ? :cheesy: )
Bro masalah Alkitab dikanonkan bukanlah esensi pengajaran ataupun dogma Gereja jadi beda bro dengan pengajaran di GKR yang dikuatkan melalui Dogma berjudul Munificentimtissimus Deus.
Udah paham Bro ? jadilah lebih teliti dan smart dalam berkomentar , masa menyamakan suatu kejadian Bunda Maria diangkat Kesorga seperti halnya Tuhan YESUS naik ke Sorga dengan kesepakatan Bapa Gereja dalam mengkanonkan ALKITAB ? yang bener aja ah Bro Leo hehehe… :afro: Esensinya beda banget yah bro…Udahlah Pakai JURUS SAKTI & ALKITABIAH saja seperti Bro LIMITED yaitu Yoh 21: 25 TOP MARKOTOP Deh :afro: :afro: :afro:
JBU.

:idiot2: nga ngerti2, bukannya dipahami malah jadi ABK…! :idiot2:

liat :

Betul toh apa yg dikatakan bro Leonard,…

Bagaimana kita bisa membicarakan esensi pengajaran jika sumber pengajarannya (alkitab) tidak alkitabiah…

Kalau kita bisa menerima ide “Tidak semua tertulis di alkitab” untuk masalah tanggal dikanonkannya alkitab,… tentu kita juga harus bisa menerima ide tsb untuk masalah esensi pengajaran yg lain.

Jangankan kontroversi kapan (waktunya) Maria diangkat ke surga, Maria diangkat saat hidup atau sudah mati saja belum jelas.

Mungkin Paus yang sekarang harus pikiran apa ketetapan baru mengenai pelengkap Mariologi yang diwariskan kepadanya. Setidaknya agar jangan ada multi tafsir yang saling bertentangan tentang hal tersebut dalam ajaran Katolik.

Aku sih toleransi aja sesuai Pancasila.

Bener kata Gangga: Kebohongan yang dibungkus rapi selapis-selapis, sehingga semakin besar dan muncul ke permukaan. Akhirnya semua orang bisa menilai dan memilih kebenaran.

Salam.