Martin Luther, atas kehendaknya sendiri atau terpaksa mengadakan reformasi.

Yang perlu saya pertanyakan ialah:

Apakah Martin Luther sebagai seorang pastor katolik, mengetahui menurut dia bahwa ajaran katolik tidak benar, lalu dia atas kehendaknya sendiri bertindak melakukan reformasi.

atau

Apakah Martin Luther terpaksa karena keadaan, dan tidak bisa lain, harus menyusun reformasi baru.

Mana yang benar, mohon respon saudara, dan berilah alasannya.

Menurut saya, Martin Luther mengadakan reformasi karena terpaksa.

Buktinya:
Kalau tidak ada surat indulgensi yang diberikan kepada Martin untuk dijual kepada umat, berarti tidak ada protes.

Kalau tidak ada protes berarti tidak ada reformasi.

Martin tidak pernah keluar dari gereja katolik atas kemauannya sendiri, akan tetapi dia dikeluarkan, sebab dia tahu bahwa ajaran katolik adalah benar.

Sayangnya pada waktu Martin Luther mengeluarkan ide reformasi tersebut, Martin dalam keadaan ketakutan, panik, marah dan dendam kepada paus.
Buktinya: Lihat dan baca buku-buku dan poster-poster yang dikeluarkan oleh Martin pada saat itu, buku yang tidak mungkin ditulis oleh seorang rohaniwan pengikut Yesus.

Disini kesempatan yang paling baik buat iblis untuk ikut mewarnai reformasi yang dibuat oleh Martin.
Bukankah waktu Yesus dicobai oleh iblis dipadang pasir dan gagal, iblis berkata dia akan datang kembali pada kesempatan yang baik.

Sepertinya memang itulah yang terjadi.
Celah kebencian telah dimanfaatkan oleh iblis, dan semakin beranak pinak, membawa seluruh legion nya ke dalam hati para pembenci sekarang ini, benci kepada Gereja Yang Satu Kudus, Katolik dan Apostolik.

Lagi mau gunakan ketidakadaan sesuatu untuk membenarkan sesuatu yang lain…

Kejadian perpecahan gereja yang satu, katolik dan apostolik, sehingga sampai sekarang telah berkeping-keping menjadi 30 ribu denom gereja baru, dan timbulnya pertentangan dan kebencian satu sama lain yang tidak dapat dihindari, tentunya bukan peristiwa kecil akan tetapi benar-benar telah menggoncangkan dunia, khususnya dunia kekristenan.

Kalau masalah pemasangan Chip ditangan dan masalah homosex dsb. di Kitab Suci sudah ditulis, artinya sudah diketahui sebelumnya, maka tentunya masalah perpecahan ini juga pasti sudah diketahui dan pasti ada tertulis di Kitab Suci.
Pertanyaan:
Tahukah anda, ayat mana yang menyinggung masalah perpecahan gereja yang dibangun oleh Yesus sendiri ?
Jawab:
Ada di ayat Lukas 4:1-13. Pencobaan Yesus di padang gurun.
Coba jelaskan :
Yesus adalah Tuhan, jadi tidak perlu dicobai, sebab pasti pencobaannya akan sia-sia.
Akan tetapi maksud pencobaan itu adalah untuk mengingatkan, bahwa pada suatu waktu umatnya pasti akan mengalami pencobaan yang sama.
Maka kalimat terakhir dari ayat Lukas tsb. dikatakan: Iblis menunggu waktu yang baik !

Kita sekarang mencoba mencari inti dari pencobaan itu.

  1. Yesus dibawa ke kota suci Yerusalem, dan diatas bubungan Bait Allah, disuruh menjatuhkan diri kebawah.
  • Bait Allah artinya kita semua yang sudah disatukan menjadi satu tubuh Yesus, yaitu gereja yang dibangun oleh Yesus.
  • Bubungan adalah tempat yang tinggi, lebih tinggi dari atap, artinya anggota gereja tsb. pasti mempunyai jabatan tinggi, dan bukan awam biasa. Disini adalah Paus Leo X dan pastor Martin Luther.
  • Disuruh menjatuhkan diri,
    artinya: Kesombongan, harga diri; orang kalau perlu lebih baik mati dari pada harga dirinya di injak-injak.
    Martin Luther yang pandai tersinggung dan harga dirinya merasa direndahkan, maka dia memasang 95 Theses, untuk membuktikan bahwa dia yang benar.
  1. Yesus ditempat yang tinggi, diperlihatkan kekayaan dunia.
    artinya apa: Kemewahan dan uang; manusia sulit melepaskan uang dan lebih mudah melepaskan Yesus.
    Paus Leo X, ingin membangun St Peter agar menjadi megah dan mewah dan dia memerlukan uang, maka dia menjual surat indulgensi untuk mendapatkan uang.

  2. Yesus lapar setelah 40 hari tidak makan, lapar adalah penderitaan, kalau Yesus makan roti maka penderitaannya akan hilang.
    artinya: Manusia takut menderita; lebih baik menyangkal Yesus dari pada dijadikan mangsa singa.
    Bentrokan antara pastor Martin dan paus Leo X sudah terjadi, Martin harus dihukum, kalau Martin menyerahkan diri berarti dia akan menderita, karena Martin takut menderita maka dia harus melawan karena pada saat itu pengikutnya cukup banyak, dan terpaksa harus membuat reformasi baru bagi umat pengikutnya.

Demikian kalau disarikan; Manusia takut 3 hal:
Yaitu: 1. Harga diri dilecehkan, 2. Kehilangan kekayaan, 3. Takut menderita.

Tentunya atas kehendak Allah,
karena tdk ada satu halpun dpt terjadi tanpa Allah ijinkan terjadi,
Itu utk mereformasi tatanan gereja yg sdh di-acak2 spy Back To Bible, bukan Back To vatican

Bukan atas kehendak Allah, akan tetapi oleh Allah dibiarkan terjadi, agar supaya gereja Nya, terbangun dari tidur, dan introspeksi diri kebelakang atas kesalahan-kesalahan yang telah terjadi, misalnya kedudukan paus pada waktu itu telah dikuasai oleh keluarga Medici;
dan
Mempersiapkan diri, untuk waktu yang akan datang, sehingga sejak itu gereja katolik semakin menyatu dan kuat sampai sekarang.

Maka dari itu, umat katolik seharusnya berterima kasih sama Martin Luther, sebab dia yang telah menyelamatkan gereja katolik.
Tanpa ada dia, gereja katolik mungkin sudah masuk jurang.

Demikian juga, sekalipun kita tidak senang sama Yudas, yang telah mengkhianati Yesus, akan tetapi kita juga seharusnya berterima kasih padanya, sebab gara-gara Yudas maka Yesus ditangkap dan disalibkan.
Dan salib Yesus itu yang menyelamatkan umat kristen.

Maka dari itu, umat katolik seharusnya berterima kasih sama Martin Luther, sebab dia yang telah menyelamatkan gereja katolik. Tanpa ada dia, gereja katolik mungkin sudah masuk jurang.

Demikian juga, sekalipun kita tidak senang sama Yudas, yang telah mengkhianati Yesus, akan tetapi kita juga seharusnya berterima kasih padanya, sebab gara-gara Yudas maka Yesus ditangkap dan disalibkan.
Dan salib Yesus itu yang menyelamatkan umat Kristen.

Nope, mbah, seandainya tidak ada Luther, Gereja KAtolik tetap akan memperbaiki dirinya. Karena Gereja Katolik selalu dijaga oleh Roh Kudus.

Begitu juga kalau tidak ada Judas, tidak memperngaruhi kisah penangkapan dan pengorbanan Jesus.

Syalom

Ucapan anda itu betul, pastilah.

Sebab bukankah Yesus waktu mendirikan Jemaatnya berkata: Alam maut tidak akan menguasainya.
Jadi kalau seandainya tidak ada Martin Luther, pasti ada banyak jalan.
Demikian juga kalau seandainya tidak ada Yudas, pasti ada banyak jalan.

Akan tetapi kita sekarang kan bukan berbicara berandai-andai, kita berbicara masalah yang sudah terjadi, lalu kita analisa, sebab apa Martin Luther dibiarkan oleh Tuhan berontak terhadap gerejanya.

Nah, kalau bicara yang sudah terjadi, mungkin isa saja mereka memang dipergunakan sebagai tokoh antagonis dalam sebuah drama. He he he he.

;D

Huahahaha ;D
Pembiaran? Justru spy GRK bangun, sdh terlalu banyak menyimpang dari kebenaran Firman Allah
Tdk ada pembiaran utk Yudas, yudas memang memiliki kehendak bebas spt setipa org lainnya
Tdk ada yg hrs berterimakasih kpd Yudas, ajaran konyol itu yg anggap hrs terimakasih sama Yudas
Coba perbaiki dulu cara pemahaman mu utk kebenaran Alkitab dan segala yg tertulis dlmnya

Re: Martin Luther, atas kehendaknya sendiri atau terpaksa mengadakan reformasi.

kenapa sampai dia mengadakan reformasi ??

tentunya dia mengetahui ada sesuatu yang “tidak beres” dalam gereja yang dianut pada waktu itu

Sebenarnya reformasi itu kalau dari dalam, kalau dari luar mungkin lebih tepatnya mungkin disebut desersi kali ya.

He he heh e he

Kalau mereformasi dari dalam mungkin Martin cukup tahu kalau tidak mungkin bisa, mengingat roh spirit babel yang menyertai Roma dan nubuatan Firman Tuhan.

Secara Martin adalah salah satu imam dan doktor Roma katolik yang mendalami Firman Tuhan, jadi pasti tahu betul keadaan didalam.

martin mungkin tahu, kalau elo sok-tahu he he :slight_smile:

Hampir dari awalnya, orang-orang Kristen menyebut Gereja sebagai “Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik” (SKKA). Beberapa gereja yg mengklaim bahwa mereka adalah kelanjutan dan warisan dari gereja yang sama hingga hari ini adalah :

  1. Eastern Orthodox Church (Orthodox Catholic Church)
  2. Roman Catholic Church
  3. Anglican Communion
  4. Assyrian Church
  5. Oriental Orthodox Church

Sumber : di sini

Jadi stop mengeneralisasi bahwa martin luther hendak mereformasi katholik-nya SKKA. Karena yang dia tantang waktu itu hanya Gereja Katholik Roma saja.

kenapa dia sampai melakukan desersi ? :coolsmiley:

Desersi itu, kalau orang keluar dengan diam-diam.

Martin Luther bukan desersi, sebab dia tidak pernah keluar dengan kemauannya sendiri, akan tetapi dikeluarkan dengan tidak hormat.

lebih taat KEPADA ALLAH DAN KEBENARANNYA atau ingin dihormati oleh manusia ??