Masalahnya nacha ..

Terimaksih teman-teman yang udah komen di Need Jesus Help …
saya ngga malu sharing tentang masalah saya, saya cuma bingung mau cerita darimana tapi saya akan mencoba …

saya mengalami masalah ini di mulai dari 2013 tanpa henti sampai sekarang…
2013 bulan 6 saya sangat di sibukkan dengan urusan kuliah magang kerja saya pada saat itu juga ayah saya sakit, ayah kena penyakit tumor ganas …

selesai magang kerja selama tiga bulan ayah masih sakit dan keuangan keluarga kami memburuk yang terpenting disini bukan masalah keuangan tapi sakit yang dirasakan ayah …

setelah mengerjakan laporan magang saya mulai mengerjakan proposal skripsi agar saya cepat lulus dan bisa membantu keluarga saya namun dalam mengerjakan skripsi seperti mahasiswa lainnya memang sedikit sulit dan saya juga mendapatkan dosen yang sangat perfectsionis …sambil menahan sakit hati karena melihat ayah semakin kurus dan selalu merasa kesakitan saya mengerjakan proposal skripsi saya, hingga pada bulan maret 2014 proposal saya di acc dan saya seminar proposal saya senang pada saat itu saya pikir sebentar lagi saya akan lulus dan bisa tunjukkan pada ayah …

tapi seminggu setelah saya seminar proposal ayah saya meninggal …
saya sangat putus asa pada saat itu tapi melihat ibu dan adikku aku merasa lebih kasihan jadi aku merasa aku harus kuat sebagai anak tertua di keluargaku jadi sebulan stelah ayah meninggal april 2014 aku kembali lagi mengerjakan skripsiku … aku mulai penelitian dalam penelitianku pun sangat banyak hambatannya dengan dosenku juga…

3 bulan melakukan penelitian akhirnya bulan 7 kemaren aku Seminar Hasil dan akupun merasa Lega karena selangkah lagi menuju Sidang akhir untuk skripsiku …
2 minggu kemudian aku dapat kabar kakekku meninggal Dunia, satu-satunya laki-laki yang sangat meperhatikan kami stelah ayahku meninggalkan kami , kakekku yang sering telpon aku agar aku semangat mengerjakan skripsiku…

Begitupun aku berusaha untuk kuat …
aku harus melanjutkan skripsiku siap2 untuk Kompre/sidang akhir akan ku persembahkan ini semua untuk keluargaku tercinta untuk ayah dan kakekku …
setelah seminar hasil kemaren berkali2 aku ketemu dosenku spertinya dia ya…yaa aja tapi jadwal ujianku tetap tidak ditentukan … sampai 4 hari yang lalu dia malah nyuruh aku mengganti alat analisis yang aku gunakan di skripsiku …dan Aku putus asa …
aku sangatt bosan mengerjakan skripsi ini …kalo aku ganti alat analisis aku harus mulai lagi dari awal padahal udah mau tinggal ujian aja …sangat putus asa sekarang hingga saya mencari kontak Yesus dab ingin berbicara langsung sama Dia dan akhirnya dalam pencarian saya, saya menemukan Forum ini …
semoga teman2 dlam forum ini adalah perantara yang di kirim Tuhan Yesus untuk lebih menguatkan saya memberikan solusi terbaik untuk saya …

@Nacha

Thanks anda bersedia terbuka kepada kami, bro.

Manusia memang secara nature akan lahir dan mati, itu sudah kodratnya, tidak seorang manusiapun yang pernah dilahirkan yang tidak mati. Tinggal masalah kapan, dimana, dan caranya yang kita tidak pernah tahu.

Kematian memang menyedihkan, membuat kita yang masih hidup terpisah dengan yang sudah mati. Tetapi bagi kita orang Kristen, kita bisa percaya apa yang dikatakan Jesus Tuhan kita, "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, (Yoh 11:25 ).

Kemudian, karena kita percaya bahwa mereka yang sudah bersama Jesus tetap hidup, mereka telah berbahagia bersama Jesus, tidak lagi merasakan sakit dan kesusahan seperti kita yang masih harus berjuang di dunia ini. Saya percaya bahwa mereka yang telah bersama Jesus tetap dapat melihat seluruh jerih payah dan usaha yang kita lakukan, dan mendoakan kita kepada Tuhan. Maka, tidak ada salahnya anda berusaha lebih keras lagi untuk keberhasilan studi anda, biarlah ayah dan kakek anda yang sudah berbahagia bersama Jesus tersenyum bangga menyaksikan keberhasilan studi anda.

Masalah skripsi anda, sejatinya tak lebih berat dari kenyataan hidup yang mungkin kelak harus anda hadapi dalam dunia kerja. Saat pekerjaan banyak dan sudah dikerjakan dengan sungguh sungguh, bisa saja oleh si boss diminta untuk mengulang dari awal. Apa yang harus anda lakukan? Lakukan lagi dari awal, tetapi dengan cara yang lebih smart dan tepat. Jika memang anda harus mengulang skripsi anda, sampai di mana harus diulang? Apakah mulai dari judul dan presentasi lagi? Atau sampai beberapa laporan saja?

Lakukan bro, bahkan jika anda harus mengulang sejak judul. Lakukan, jangan putus asa, bro. Lakukan demi masa depan anda, lakukan demi keluarga anda, lakukan demi membahagiakan ayah dan kakek anda. Setiap apa yang anda lakukan tidak pernah sia-sia, karena bermanfaat bagi anda, baik pengalaman, maupun melatih ketetapan hati.

Dan terakhir, sebagai orang Kristen, selalu serahkan semua masalah anda pada Tuhan, karena Dia tidak pernah memberi anda beban lebih berat dari kemampuan anda. Kerjakan tugas anda, pikulah kuk yang terpasang pada pundak anda, karena kuk yang anda (dan semua manusia) tanggung adalah ringan, karena bagian yang tersulit dan terberat sudah ditanggung oleh Jesus. Karenanya, anda wajib untuk bangkit berdiri, berjalan lagi, berusaha lebih keras dan sungguh, karena anda tidak pernah sendiri dalam menanggung beban itu, selalu ada Jesus dalam setiap langkah anda. Tentukan target, kapan skripsi anda akan selesai, dan kerjakan walaupun harus dimulai dari awal.

Oke, bro, salam dan doa saya untuk anda.

Dituruti saja Bro habis gimana lagi kalo menolak nanti gak lulus skripsinya.

Roh Kudus dari Yesus Kristus mohon berikan hikmat akal budi untuk membantu anakmu menyelesaikan skripsinya

Jesus bless you

  1. Maaf OOT dulu. Aku disagree sama tulisan diatas klo Tuhan tidak beri cobaan yg melebihi kemampuan kita.
    (Ini agak selfish / self-reliant). Tuhan mau saat kita lemah terutama, kita lari ke Tuhan.

yg aku yakin dan mau bilang. His promise is always true, He cares for you, He is with you every time especially in times of sadness

  1. bro / sis aku turut berduka cita dan semoga skripsi anda dapat selesai dgn baik dan hasil terbaik.

  2. Ayah dan kakek anda klo percaya Tuhan, mereka sdh bersama Tuhan. Anda ga perlu cemas / sedih. Mereka sdh free dari dunia.

  3. Tuhan mengajarkan kita buat respek sama atasan meskipun atasan jahat (ada firman kaya gitu). So, anda bawa ke doa dan lakuin yg professor anda bilang.

Pertama-tama, saya turut berdukacita terhadap kepergian ayahanda saudara @nacha
Mengenai permasalahan saudara dalam bidang pendidikan,saya anggap permasalahan saudara @nacha belumlah seberapa…Mengapa saya katakan demikian??

Saya sendiri saat ini, masih berkutat di penulisan akhir juga dan bahkan pada waktu ujian, tulisan akhir saya dinyatakan ditolak oleh kedua penguji alias tidak memenuhi syarat untuk wisuda…Alhasil, diberi kesempatan untuk beberapa bulan dan harus ganti teori, dan pastinya mencari data-data baru…Namun saya tetap mengerjakan dan tetap saja pembimbing saya belum memberikan ACC pada tulisan saya…Tetapi sampai saat ini, saya masih berusaha dan mengerjakan tulisan akhir saya…

Lain lagi, dengan kakak perempuan saya…Kakak perempuan saya, sudah melakukan penelitian dan bahkan dapat dikatakan mendekati ujian akhir…Namun, apa daya karena hasil penelitiannya tidak signifikansi dan tidak mendukung terhadap penulisannya, tulisannya ditolak dan disuruh untuk ganti judul lain dan mencari tempat penelitian yang baru padahal biaya yang dikeluarkan sudah banyak…Istilahnya, dibiarkan begitu saja oleh pembimbingnya…Padahal kakak perempuan saya sudah menceritakan kondisi yang sedang dialami oleh ayah karena gagal ginjal dan meminta maaf kepada dosen pembimbingnya kalau ada kesalahan yang dia perbuat secara tidak sengaja atau sengaja kepada dosen pembimbingnya…

Saya cuma kasi saran saja sama kakak perempuan saya yaitu kerjakan saja dan tetap berdoa…Saya juga masih tetap semangat untuk mengerjakan tulisan kahir saya, sampai tulisan saya di ACC dan saya bisa wisuda…Karena pada dasarnya kekhawatiran tidak mengerjakan apa-apa…Walaupun dengan jujur saya katakan, saya dan kakak saya masih khawatir untuk biaya kuliah dan biaya berobat ayah…Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera dari ALLAH, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara…Terima kasih…Salam

@salt

Maaf OOT dulu. Aku disagree sama tulisan diatas klo Tuhan tidak beri cobaan yg melebihi kemampuan kita. (Ini agak selfish / self-reliant).

Begitu? Apakah anda pernah mendapat beban yang lebih berat dari kemampuan anda?

Sedangkan Tuhan berfirman sbb :

Mat 11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Mat 11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Aku ga tau apakah kuk=masalah.

  1. Bagaimana dgn org agama kristen yg bunuh diri? Kan beban mereka ga ringan.

  2. Well, aku baca masalah org itu bkn hal tg ringan. Aku juga suka ngobrol sama 1 org kristen takut Tuhan. Kayanya masalah dia ga ringan kok.

  3. Jadi klo bro brc disituasi dia / lbh parah. Anda harus tegar, ga sedih. Loh krn kuk nya kan ringan

Orang yang bunuh diri adalah orang yang gagal, ibarat takut ikut test/ujian sehingga lari saat test/ujian tiba.

2. Well, aku baca masalah org itu bkn hal tg ringan. Aku juga suka ngobrol sama 1 org Kristen takut Tuhan. Kayanya masalah dia ga ringan kok.

Tidak ada masalah yang ringan, kalau ringan pasti bukan masalah, yang saya katakan adalah masalah ataupun beban yang harus kita jalani tidak akan lebih besar dari kemampuan kita. Buka pula diukur dari orang yang manja dan malas.

3. Jadi klo bro brc disituasi dia / lbh parah. Anda harus tegar, ga sedih. Loh krn kuk nya kan ringan

Jika saya bisa memberi nasehat, berarti saya sudah melalui masalah itu dan berhasil. Itulah mengapa saya katakan tidak ada masalah yang terlalu berat untuk kita tanggung.

Pada thread lain sudah saya paparkan apa saja masalah yang mungkin dirasakan sebagai ‘beban tak tertanggungkan’ oleh setiap manusia, silahkan tambahkan jika ada yang anda anggap kurang.

Syalom

Terimaksih saudara-saudaraku atas Doa, motivasi dan saran serta cerita2 yang membuat nacha lebih semangat lagi… saya percaya Tuhan tidak akan memberikan beban atau cobaan melebihi kemampuan umatnya. kemarin saya sudah menemui Profesor saya lagi, saya bilang kalau saya tidak mengerti dengan alat analisis yang di suruh saya ganti Puji Tuhan pada saat itu saya merasa Roh kudus sedang menguasai dia, karena pada akhirnya tidak seperti biasa di rela meluangkan waktunya berjam2 untuk menjelaskannya sampai saya mengerti …
sekarang saya lagi mnegerjakan ulang skripsi saya agak sedikit berat karena ulang lagi tapi saya yakin dengan bantuan doa kalian saya pasti Bisa :slight_smile:
Doakan Nacha terus yaaa… :slight_smile:

@Jari
saya sangat mengerti bagaimana perasaan kamu dan kakak kamu karena tidak jauh berbeda dengan apa yang saya alami tapi kita harus tetap semangat sperti yang kamu bilang kita jangan pernah lupa untuk Berserah pada Tuhan dan minta pertolonganNya :slight_smile: