Matius 16:28, nubuat yang gagal?

Matius
16:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."

Apa sebenarnya maksud dari ayat di atas ini saudara? Apakah Tuhan Yesus ingin mengatakan bahwa akan ada dari muridNya itu yang hidup kekal sampai pada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya?

Menilik dari kata “yang hadir di sini.” Jelas Yesus sedang berbicara dengan beberapa orang yang sedang mendengarkanNya. Dan kalau kita tarik mundur di ayat ke 24, maka jelas Yesus sedang berbicara dengan para muridnya. Nah, pada saat Yesus mengatakan “di antara orang yang hadir di sini…” sudah barang tentu yang dimaksudNya adalah para murid. Lalu di lanjutkan “ada yang tidak akan mati sebelum melihat Anak Manusia (Yesus) datang sebagai Raja dalam KerajaanNya.”

Artinya di sini, Yesus sudah menegaskan bahwa di antara para murid, ada yang tidak akan mati sebelum kedatanganNya sebagai Raja dalam KerajaanNya. Cukup jelas!

Sekarang timbul pertanyaan pada sebagian orang, “Nubuatan Tuhan Yesus ini, apa tidak gagal? Bukankah sampai saat ini Tuhan Yesus belum juga datang kembali. Dan yang sudah pasti… ternyata semua para muridnya yang hadir dan yang di maksud oleh Tuhan Yesus pada kalimat “di antara orang yang hadir di sini…” sudah pada mati semua.

Mereka semua sudah pada mati! Satupun tidak ada yang tertinggal. Dan memang, mana mungkin bisa tertinggal, sebab umur manusia tidaklah mungkin bisa mencapai ribuan tahun, bahkan untuk mencapai seratus tahun saja sudah sangat luar biasa. Di balik itu semua, sebenarnya Tuhan Yesus juga sudah mengatakan bahwa memang para murid pasti mati dan tidak hidup kekal di dunia ini.

Yohanes
21:22 Jawab Yesus: “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”
21:23 Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”

Nah saudara, ayat di atas jelas sudah ditegaskan bahwa Yesus sendiri, tidak mengatakan muridnya akan hidup kekal sampai pada kedatanganNya, melainkan jikalau.

Jadi bila Tuhan Yesus sendiri sudah menegaskan bahwa tidaklah mungkin ada dari antara muridnya yang bakalan hidup abadi sampai pada kedatanganNya nanti, lalu apa pengertian yang bisa kita dapatkan dari ayat Matius 16:28 tersebut? Bukankah ini suatu nubuatan?

Menjawab pertanyaan ini, ada satu jawaban yang pernah diberikan sebagai berikut.

Yang dimaksud dengan kedatangan Yesus sebagai Raja di ayat tersebut, bukanlah mengacu pada kedatangan Yesus ke dua kalinya di akhir zaman nanti. Akan tetapi sebenarnya adalah kebangkitan Yesus pada hari ketiga setelah penyalibanNya itu.

Demikian jawaban yang diberikan.

Pada saat Yesus bangkit dari kematianNya, maka pada saat itulah Yesus telah datang ke dunia ini dalam kedudukanNya sebagai seorang Raja sorgawi. Sebagai penjelasan tambahan, bukankah setelah kebangkitan ini, tubuh Yesus tidak lagi sama dengan tubuh yang sebelumnya? Bukankah setelah kebangkitan ini tubuh Yesus sudah tidak terikat lagi dengan ruang dan waktu dan segala hukum alam lainnya?

Lukas
24:36. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!”

Sejak kebangkitanNya, tubuh Yesus tidaklah sama lagi dengan tubuh yang sebelumnya. Artinya apa disini? Artinya Yesus yang sebelum di salibkan dengan Yesus setelah kebangkitan, adalah dua kondisi yang sangat berbeda.

Kalau pada saat sebelum disalibkan Yesus hidup sebagai manusia, maka setelah kebangkitanNya, Yesus bukan lagi hidup sebagai manusia, akan tetapi sebagai sesosok yang baru. Apa tepatnya sesosok yang baru itu? Hantukah? Ayat berikut menegaskan

Lukas
24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."
24:40 Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
24:41 Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: “Adakah padamu makanan di sini?”
24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
24:43 Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.

Tuhan Yesus sudah membuktikan sendiri kepada para murid bahwa Dia, adalah Dia yang telah mereka kenal sebelumnya. Bukan hantu! Namun begitu, Yesus yang saat ini hadir di hadapan mereka, tidaklah sama seperti Yesus yang dulu sebelum mengalami penyaliban. Dia yang saat ini bangkit dari kematian itu, bukanlah lagi Yesus yang hidup dalam kondisinya sebagai manusia seperti yang dulu. Dan Dia juga bukan hantu. Jadi siapakah Yesus yang saat ini setelah kebangkitanNya itu?

Dialah Raja Sorgawi itu. Jadi Yesus yang datang ke dunia setelah kematianNya ini , adalah Yesus yang datang sebagai Raja dari Kerajaan Sorga.

Makanya sejak kedatangan Yesus setelah kematiannya di kayu salib itu, rasul paulus berani mengatakan bahwa kita ini memiliki kewargaan sorga. Sebelumnya, tidak seorangpun yang dapat menjadi kewargaan sorga, tetapi sejak Raja dari Kerajaan sorga itu datang ke dunia ini, maka sejak itulah setiap orang yang mau menerima dan mengakui Yesus, dia telah mendapatkan kewargaan sorganya.

Filipi
3:20 Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,

Sekarang nubuatan itu sudah tergenapi.

Dari semua murid Yesus yang saat itu “hadir di sini.” Memang tidak semuanya mati pada saat kedatangan Yesus setelah kematianNya itu. Dari kedua belas orang muridNya, hanya satu orang yang mati sebelum kebangkitan Yesus. Yah, hanya satu orang dan orang itu adalah Yudas Iskariot. Kecuali si Yudas, tidak ada dari murid Yesus yang lain yang mati pada saat kebangkitan Tuhan Yesus ini.

Matius
16:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."

Klop kan?

Saudara, apakah saudara sudah dapat menerima penjelasan ini? Tentu saja diantara kita ada yang dapat menerimanya dan ada juga yang tidak dapat menerimanya. Tapi baiklah, saya rasa kita memang harus membahasnya lebih lanjut.

Pertama kita lihat dulu, apakah memang ayat Matius 16:28 ini berbicara tentang kedatangan Tuhan Yesus pada hari ketiga setelah kematianNya di kayu salib itu apa bukan. Untuk itu kita lihat ayat di Matius ini secara lengkap untuk topik ini.

Matius
16:27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
16:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."

Saudara, di ayat yang ke 27 di atas, saya membolt kata “pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Kata ini saudara, mempunyai arti menghakimi. Kapankah penghakiman ini akan dilakukan Tuhan Yesus? Pada saat kebangkitanNya di hari ketiga setelah kematianNya-kah? Ataukah pada saat akhir zaman nanti?

Bagi saudara yang mengenal Injil Kristus, tentu saudara akan tahu jawabnya. Jadi dalam hal ini, kira-kira kata “Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya” mengacu pada kebangkitan Tuhan Yesus-kah? Ataukah mengacu pada kedatanganNya yang kedua kalinya nanti di akhir zaman?

Saudara,… kita harus hati-hati dalam menyikapi hal ini. Pada saat kita terbentur dengan pengertian yang sepertinya mentok, tidak selayaknya kita melakukan pemaksaan makna untuk dapat “memahami” sesuatu yang memang sesungguhnya tidak dapat kita dipahami. Kita memiliki Tuhan yang hidup. Dan Dia tahu apa yang menjadi ganjalan bagi pertumbuhan iman kita. Pada saat kita berseru, saat itu jugalah Dia mendengarkan kita.

Nubuatan ini, memang sepertinya mustahil bagi kita. Karena bila memang yang dimaksudkan dengan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya itu adalah kedatanganNya di akhir zaman nanti, memang sangat mustahil nubuatan ini tergenapi. Mengapa? Karena memang tidak ada manusia yang dapat hidup selama itu! Saat ini semua murid yang hadir saat Yesus berbicara pada ayat di atas sudah meninggal semua. Dan seandainyapun besok Tuhan Yesus datang untuk yang kedua kalinya, tetap saja nubuatan itu tidak tergenapi.

Jadi bagaimana ini saudara? Apa memang nubuatan itu telah gagal digenapi? Kalau seandainya benar nubuatan ini gagal digenapi, maka hal ini adalah suatu pululan telak bagi iman kristen kita. Yah, ini adalah pukulan yang langsung mengkanvaskan iman kristen kita! Camkan itu! Dasarnya apa? Dasarnya ayat berikut ini :

Yeremia
14:14 Jawab TUHAN kepadaku: "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.

Seseorang yang berasal dari Tuhan, tidak akan pernah bernubuat palsu.
Saudara terkasih, ayat Matius 16:28 mengatakan demikian :

16:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."

Saya tidak mengartikan ayat ini berbicara tentang kedatangan Tuhan Yesus karena kebangkitan, akan tetapi jelas kedatangan Tuhan Yesus di akhir zaman. Dan kalau pengertian ini yang saya pakai, maka kita akan terbentur pada kondisi para murid yang di maksud dari nubuat ini, yaitu para murid sudah mati. (ini seperti jalan buntu sebenarnya)

Sebelum kita membahas lebih lanjut, ada baiknya kita sajikan juga Matius 16:28 ini dalam bahasa indonesia sehari-hari.

Matius
16:28 Ketahuilah! Dari antara kalian di sini ada yang tidak akan mati, sebelum melihat Anak Manusia datang sebagai Raja."

Baiklah, sekarang telah kita lihat baik dari terjemahan resmi maupun dari bahasa sehari-hari. Semua yang tertulis dalam ayat ini adalah “tidak akan mati” sebelum melihat kedatangan Yesus sebagai Raja.

Nah, sekarang kita akan meninjau kembali Alkitab kita yang ditulis dalam bahasa inggrisnya.

Matthew
16:28 Verily I say unto you, There be some standing here, which shall not taste of death, till they see the Son of man coming in his kingdom.

Dapat saudara lihat perbedaannya sekarang?

Matius 16:28, tidak berbicara tentang kematian jasmani! Ini kunci jawabannya. Apa yang dibicarakan dalam ayat tersebut adalah “taste of death”.

Saudara, tentang kematian yang dibicarakan Tuhan Yesus di Matius 16:28 itu, bukanlah tentang kematian secara jasmani, akan tetapi adalah kematian secara rohani. Tuhan Yesus mengatakan bahwa di antara para murid, ada yang tidak akan mati secara rohani pada saat kedatanganNya nanti sebagai Raja dari Kerajaan Sorga, kapan itu? Pada saat akhir zaman nanti.

Secara fisik para murid pasti mati semua pada saat kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya ini. Akan tetapi secara rohani, akan ada dari para muridnya ini yang tidak akan mati secara rohani (kematian kekal) pada saat kedatanganNya di akhir zaman.

Kalau begitu berarti akan ada yang mati secara rohani (kematian kekal) donk dari para murid pada saat kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya ini? Ya, jelas ada! Dan dia adalah si Yudas Iskariot.

taste of death sendiri, apakah memang membicarakan kematian secara rohani? Mari kita simak ayat berikut ini :

Yohanes
8:52 Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.

John
8:52 Then said the Jews unto him, Now we know that thou hast a devil. Abraham is dead, and the prophets; and thou sayest, If a man keep my saying, he shall never taste of death.

Untuk kematian kekal di atas, juga digunakan taste of death. Lalu bagaimana kalau untuk menyatakan kematian secara fisik?

Kisah Para Rasul
28:6 Namun mereka menyangka, bahwa ia akan bengkak atau akan mati rebah seketika itu juga…

Acts
28:6 Howbeit they looked when he should have swollen, or fallen down dead suddenly…

Alkitab tidak mencatatnya sebagai taste of death.

Demikianlah sharing kita saudara, semoga bermanfaat bagi pertumbuhan iman kita. Nubuat di ayat Matius 16:28 ini, akan digenapi nanti di akhir zaman. Syarat pertama tentang murid-murid “orang yang hadir di sini” sudah siap. Tinggal menunggu syarat yang kedua yaitu kedatangan Tuhan Yesus Kristus.

Amin.
:slight_smile:

TUHAN YESUS 100% Manusia 100% ALLAH, baik sebelum maupun sesudah kebangkitan :afro:

St Yohanes “dikabarkan” wafat di Pulau Patmos, namun sampai sekarang tidak dapat dibuktikan :wink:

Jadi, bisa saja ayat2 tersebut benar adanya :wink:

kalau yesus yang bernubuatan tidaklah mungkin meleset sebab dia adalah Tuhan yang maha tahu trdahulu dan terkemudian.
kalau nabi zaman PL sih mungkin aja meleset nubuatannya sebab Nabi PL adalah berasal dari tanah
GBU

Mungkin juga, bahwa Yohanes tidak mati, akan tetapi diangkat seperti nabi Elia.

Bukankah Yohanes adalah murid kesayangan Yesus, yang selalu duduk disamping Yesus.

Semua rahasia surgawi itu, Yohanes yang menulis, baik di Injil Yoh, maupun di kitab Wahyu.

Betul, tidak ada nubuat yang gagal di perjanjian Baru. karena masih berlangsung
yang bisa di nilai gagal tidaknya adalah yang di perjanjian Lama karena masa berlakunya sudah lewat,

P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;

Tuhan yesus memberkati

Han

TIDAK ADA NUBUAT YG GAGAL, YG ADA ADALAH KEGAGALAN KITA UTK MENGERTI MAKSUD NUBUAT tsb

Matius 16:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."

Yg dimaksud Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya." adalah peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke surga,
peristiwa itu disaksikan oleh murid2-Nya.
Bukankah Peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke surga merupakan peritiwa Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."? > Yesus datang sbg Raja ke kerajaan Surga, yg merupakan kerajaan-Nya

Markus 16:14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
16:18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
16:20 Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
GBU all

kalau masalah kayak gini,terkadang saya sangat senang membaca cara tafsir teman2,senang bisa bergabung dg teman2,jd sekalian saya mau tanya jg,karna terlalu banyak yg perlu ditanyakan tentang hal2 misterius didalam Alkitab…

16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.

bila dibandingkan dengan

Kisah Para Rasul 7:55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.

Tuhan Yesus duduk apa berdiri disebelah kanan Allah?
mana bukti konkritnya kalau Tuhan disebelah kanan Allah?

saya harap buat teman2 yg benar2 ingin menjadi murid Yesus jangan jd goyang iman oleh karena ini, ne cuma buat penafsir2 yg memang sulit imannya digoyang, yang bakal nyari sampai datang Tuhan Yesus ke-2 kali,nah disitu tu stop nya… ;D ;D ;D :afro: :afro: :afro:

maaf ya mas bro mas bro, saya takut aja kalau tiba2 yg percaya Yesus karna tafsiran2 jd berubah,toh Tuhan Yesus hidup dan Dia lah Tuhan yg jika engkau benar2 mencintai Dia, Dia akan juga mencintaimu… nah,kalau sudah cinta Tuhan akan selalu menjawab pertanyaan2 kita…dan gak bakalan lg mencari ini dan itu…

kalau ada pekerjaan nya cari barang2 kuno,titip cari kan tolong uang yg dibuang yudas iskariot ya,gua minta 1 buat koleksi… :cheesy: :cheesy: :cheesy: :cheesy:

Maksud Yesus bukan murid-Nya itu akan tinggal hidup sampai Dia datang lagi, tetapi apa yang murid itu mewakili.

Yohanes adalah murid yang dikasihi Yesus, dan jika kita membaca Injil Yohanes dengan teliti, kita dapat menyadari bahwa Injil Yohanes adalah sebuah Injil keselamatan hanya dari Iman. Oleh sebab itu, dalam Injil Yohanes tidak ditemukan tulisan seperti peristiwa orang kaya dan Lazarus, atau peristiwa lainnya mengenai keselamatan dari perbuatan.

Dalam Injil Yohanes, dalam ayat 21:22 “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.” Yesus mengatakan bahwa penyebaran Injil keselamatan hanya dari Iman itu akan tetap sampai Yesus datang lagi.

Tidak sama dengan murid Petrus, kepada siapa Yesus berkata: "engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." (Yohanes 21:18). Petrus mewakili gereja yang akan dianniaya. Harus diperhatikan bahwa dalam ayat 21:7 dikatakan bahwa Petrus “mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian” . Itu seperti apa ada tertulis dalam Kitab Wahyu 3:18 :

“maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.” (Wahyu 3:18)

Dalam Kitab Yohanes bab 21 diceritakan perisitiwa murid-murid yang pergi menangkap ikan tetapi selama malam tidak menangkap apa-apa, sampai waktu mereka kembali dan lihat Yesus, maka mereka menebarkan jala dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. Petrus mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau…

Artinya:

Murid-murid Yesus menyebar jala penyebaran Injil untuk menjala manusia tetapi tanpa Yesus di atas perahu tidak berhasil. Waktu mereka pulang ke Yesus, Yesus mengadakan mukjizat, menyebabkan mereka berhasil menjala (menyelamatkan) banyak orang. Yang seperti Petrus yang tidak berpakaian bertobat, mengenakan pakaian dan terjun ke dalam danau (air adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa).

Kemudian Petrus dikatakan kurang mengasihi Yersus (kali ketiga - menurut bahasa asli Yunani - dia membalas dengan sebuah kata “mengasihi” yang kurang kuat daripada kata yang digunaka pada kali pertama dan ke-dua). Orang seperti dia akan mengalami kesusahan dan penanggungan, tetapi orang-orang yang dikasihi Yesus seperti Yohanes, yaitu orang yang menyebar Injil yang benar tanpa kompromi, yang telah membeli pakaian putih, - mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba (Wahyu 7:14) - , yang berjaga, - “tidak akan mati” - , artinya pekerjaan mereka berlanjut sampai Yesus datang lagi…

“Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.” (Wahyu 16:15)

"Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. (Luka 12:37)

Tuhan memberkati…

coba baca kitab wahyu bukan kah Yohanes melihat kedatang Mesias yang ke 2 ?
dalam Yohanes 21:22 dikatakan dia akan tetap hidup tapi tidak dikatakan dia tidak akan mati, bukan kah Yohanes satu - satu nya murid yang mendapat penglihatan kedatangan anak manusia yang ke 2 kali dalam nubuatan tersebut ?
bukankah penglihatan Yohanes dalam kitab wahyu membuktikan perkataan Yesus Matius 16:28,secara dia adalah rasul terakhir yang hidup dan mendapat penglihatan tersebut

Matius
16:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya.

Nubuatan Yesus tidak pernah gagal, karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat, jadi pengertiannya nubuat Tuhan utk beberapa murid-Nya disini adalah “ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya” hal ini menunjuk kepada pemuliaan yang terjadi setelah ketika Yesus kembali yang kedua kali ke dunia dinyatakan dalam kemuliaan yang akan dipisahkan dan menjadi milik-Nya didalam kerajaan-Nya.

Sebagai Raja dalam Kerajaan itu adalah pernyataan dari Yesus sebagai kuasa ilahi yang sedang bertindak, setelah Yesus bangkit dari antara orang mati Allah Bapa memulai pemerintahan-Nya secara rohani di bumi didalam hati dan diantara umat-Nya, Ia datang dengan penuh kuasa, kita tidak boleh memandang kuasa Allah sebagai kuasa yang jasmani atau politik, tetapi sebagai kuasa rohani…

Karena dunia sepanjang zaman ini akan lenyap karena dunia ini adalah tetap merupakan musuh Allah dan umat-Nya (Yoh. 15:19; Roma 12:1-2 dll).

Dalam pemerintahan Allah dalam bentuk hukuman langsung dan kekerasan hanya akan terjadi pada akhir zaman ini (lihat Wahyu 19:11-12). Amin.

Bro, saya jg sempat berpikir tentang hal itu! Firman TUHAN itu bisa kita tafsirkan secara literal

Ga donk, ayat itu tergenap ketika peristiwa transfigurasi Yesus Kristus yang hanya dilihat oleh 3 muridnya yaitu Yohanes, Yakobus dan Petrus (Mat 17:1-9; Mrk 9:2-10; Luk 9:28-36) . saat itu Yesus tampil sebagai “Raja dalam KerajaanNya”