mau tanya soal Forex pandangan Kristen

Hah… forex, don’t try this at home. Not recommended. Menurut saya sih, forex adalah bisnis, bukan judi.
Tapi perlu skill khusus untuk masuk dunia forex. Korban2 forex itu kan karena sekarang hanya bermodal $1 dan bisa connect internet, SETIAP ORANG bisa masuk dunia forex ditambah iklan bombastis tentang " cara cepat dapat uang…trading sehari dapet jutaan dsb".
Dulu sih sebelum ada internet hanya orang2 tertentu saja yang bisa dan berani masuk dunia ini.
Kalau saya pribadi menyarankan, bagi yang belum pernah masuk forex jangan kenal dunia ini, kecuali anda sudah siap mental untuk loss, tidak serakah ketika profit, bisa money management secara ketat dsb. Ingat 90% trader adalah loser dan hanya 10% the winnner. Itu yang selalu didengungkan para senior forex.
Bagaimana dgn kita orang kristen? kembali ke diri kita. Walau anda berdoa sebelum trading,saat trading forex anda sering “terguncang” atau happy saja? kalau itu membuat anda tidak nyaman, bagi yang sudah masuk; lebih baik kita tinggalkan. Shalom.

beruntunglah yang 10% itu …

yang 90%, apes nian nasip-nya.

hehehe

Semua tulisan kamu telah saya pelajari dan mengerti, dan setuju sekali, karena anda menjelaskannya sangat jelas dan anda ahlinya.

Seperti yang kamu katakan, banyak yang tidak mengerti, tapi masuk juga, nanti dipikirin, itulah yang celaka.

Terima kasih pemasukan kamu, karena itu yang sering saya diskusi dengan suami saya, kalau tidak mengerti bidang itu, jangan coba2.

:afro:

Sekedar memberi gambaran sebuah analisa TA membantu membuat prediksi pergerakan mata uang, sehingga kita bisa memperkirakan kapan akan naik, sampai mana naik dan sampai mana turunnya. Silahkan disimak…

Gambar pertama adalah prediksi yang saya buat tanggal 1 Mei 2012 untuk menentukan posisi transaksi dan gambar kedua adalah hasilnya pada tanggal 2 Mei 2012.

Gambar saya ambil dengan capture screen di iPad dan coretan diberikan dengan Photo Pen HD.


OMG

melihat gambar itu, mengingatkan saya, pada jaman dulu itu. Orang orang pada ngeramesi nomor buntut… menenbak pola angka masa lalu, dan menebak angka masa depan

bedanya, ini kelihatan lebih canggih dengan garis2 coretan komputer.

hehehe jangan tersinggung yah.

sedikit pertanyaan, dari perngikut forex, berapa persen orang yg berhasil dan berapa persen orang yg duitnya habis terkikis ?

Anda baca dulu postingan diatas-atas baru menyampaikan pandangan. Capek mengulang-ulang penjelasan bahwa banyak orang masuk bisnis forex tanpa pengetahuan apa-apa.

Berapa persentasinya? Saya menjawab persentasi analisa TA dan review perekonomian makro negara bersangkutan, adalah 70-80% tepat. Dalam pemahaman singkat, analisa 10 kali, 7-8 kali adalah tepat dan sisanya bergerak diluar prediksi. Apakah setiap kali harus mengambil posisi transaksi? Tidak, bisa jadi saya sebulan lebih tidak ada posis analisa yang meyakinkan, bisa jadi sebaliknya sehari bisa dua tiga kali melakukan transaksi.

Jika anda menanyakan prosentasi orang serakah yang tidak tahu apa-apa ingin dapat uang mudah yang masuk dalam bisnis forex, saya kira 90% mereka yang terlibat dalam bisnis forex adalah orang yang ingin dapat uang banyak dalam waktu singkat tanpa kerja keras. Apakah anda termasuk? Korbannya juga?

Saya sebelum masuk bisnis ini mengambil kursusnya dan belajar. Pertama saya mengeluarkan cost untuk belajar sebesar 10 juta untuk beberapa sesi, dan selebihnya saya belajar sendiri. Setelah menguasai semuanya baru saya melakukan tradding disalah satu sekuritas yang saya seleksi cukup lama.

Bagi orang awam grafik diatas jelasnya tampak seperti coretan kosong yang anda katakan “ngeramesi nomer buntut” tetapi bagi saya seperti lembar UN, tiap orang punya pengalaman sendiri-sendiri. Pengalaman anda dengan nomer buntut memberikan gambaran atau ingatan masa lalu, bagi saya coretan tsb mengingatkan masa lalu saat saya kuliah dan mengerjakan soal-soal ujian. Tetapi kalau anda biasa mebaca grafik, anda akan melihat bahwa pergerakan pasar dapat diprediksi. Coretan diatas adalah kesimpulannya, hitungan analisanya tidak saya sertakan bagaimana sampai menyimpulkan pergerakan pasar tersebut. Maaf kalau acak-acakan gambarnya.

Pengalaman penting dalam membentuk persepsi. Tetapi lebih penting dari pengalaman adalah pengetahuan.

sory, saya tidak membeli nomor judi buntut

jangan sewot ah

HAHA
ya jelas bedalah
nomer buntut itu kan sifatnya untung2an alias judi
klo analisa Forex itu pakai analisa Teknikal dan Fundamental

jadi tidak bisa anda analisa asal2an…hasilnya malah bangkrut

wah…sangat bermanfaat diskusi ini…hehhehee…
untuk informasi saja, prediksi melalui Teknikal / grafik itu sudah di lakukan oleh pedagang beras Jepang loh, tentunya bukan berdasarkan mimpi dan kutak katik gatuk,…tapi berdasarkan perhitungan pembelian dan penjualan beras, maka di buatlah prediksi ke mana arah grafik beras tersebut, apakah supply atau demand yg terjadi lebih tinggi, maka itulah di ciptakannya candle stick grafik…

hm…semua jenis bisnis atau dagangan adalah cara manusia ber interaksi sosial mempertahankan kelangsungan hidup di bawah naungan Kedaulatan Tuhan, dari yang tradisional smp hi - tech, tinggal bagaiman menyikapinya, apakah dengan ambisi pribadi/emosi yg akan jatuh dalam nafsu dan dosa, atau bersandar pada Anugrah yg sudah di berikan Tuhan, yaitu hikmat dan pengetahuan, dengan berprinsip bahwa uang adalah hanya alat tukar untuk pertahankan hubungan sosial dgn sesama,…

demikian dari saya semoga bermanfaat…

Hi, salam kenal :cheesy:

Betul, ini merupakan diskusi yang baik. Thanks untuk Bro. Krispus

berapa persen orang yang menguasai amalisa teknikal/fundamental dibandingkan dgn orang yang tidak mengerti analisa tsb ?

berapa persen orang yang telah hancur dari permainan forex ini, dibanding yg berhasil mengeruk keuntungan dari orang yang kalah dalm permainan ini ?

bukankah ini adalah zero sum game ? Jika ada pemenang, maka HARUS ADA PIHAK YANG RUGI ?

PEMENANG berdiri diatas KEKALAHAN ORANG LAIN

Itulah intinya.

are you ready to join ???

kalau tidak salah nih, spirit kristen adalah memberkati, memberi berkat bagi orang lain.

bukankah demikian


jika anda mengikuti suatu sistem untuk mencari uang, dimana uang yg anda dapatkan, akan menyebabkan kerugian orang lain, sejahterakah hati anda ???

ini satu cerita :

… Saya hapus deh ceritanya. Kisah nyata, Tidak tega saya menuliskan disini, kisah yg bodoh banget
… Sebuah pelajaran yg amat mahal harganya.

Untung dan rugi, dari mana datangnya untung jika semua orang untung? Harus ada yang dirugikan dong…

Konsep ini lahir dari pemikiran pedagang konfensional. Tatapi dalam pasar modal bukan perdagangan mikro yang dibicarakan tetapi perdagangan makro. Pergerakan naik atau turunnya mata uang adalah perubahan nilai uang, bukan pergerakan untung dan rugi. Sebuah tanah dulu dibeli dengan harga 10juta, sekarang telah menjadi 20juta. Siapa yang dirugikan 10jt sehingga seseorang mendapatkan keuntungan 10jt? Itu adalah perubahan nilai barang. Sama seperti perusahaan seperti Google yang nilai perusahaannya jauh diatas devisa negara kita, dulunya adalah sebuah usaha kecil di garasi rumah, investor mana yang menanamkan modal sehingga begitu besar nilai perusahaannya? Itu adalah perubahan nilai saham, permintaan dan penawaran atas saham Google tidak seimbang sehingga membuat pemilik saham memiliki kekuatan untuk menawarkan lebih tinggi harganya untuk memenuhi permintaan yang sangat tinggi. Keuntungan yang didapat bukan berasal dari kerugian orang lain, tetapi karena perubahan nilai sahamnya.

Berbeda dengan perjudian umum, dimana ada bandar yang memutar dana dan ada pemain yang melempar dana untuk mendapatkan keuntungan, maka keuntungan yang didapat dibayarkan bandar dari dana yang dikumpulkan bandar. Sedangkan pasar modal, keuntungan yang didapat karena nilainya naik dan kerugiannya adalah karena nilainya turun. Saat anda beli tanah dulunya 10jt lantas hari ini anda jual tinggal 4jt, anda rugi 6jt, tetapi tidak seorangpun mendapat keuntungan dari 6jt, bakan pembelinyapun tidak sebab dia beli dengan harga 4jt dan nilainya dijual kembali juga tetap 4jt. Inilah pergerakan nilai yang menjadi dasar keuntungan dan kerugian dalam transaksi pasar modal.

Sekedar diinformasikan, pasar Index adalah pasar permintaan dan penawaran atas index saja, tidak mencakup kepemilikan (saham), pergerakannya seperti mata uang tetapi tidak memiliki fisik barang seperti surat saham atau lembar uang. Jika adan muslim, maka hal ini akan dianggap perjudian. Demikian juga dengan Forex di Indonesia. Sesuai kebijakan pemerintah Indonesia, maka transaksi Forex di Indonesia tidak secara real diperdagangkan di pasar uang, tetapi tertutup diperdagangkan didalam negeri saja. Sehingga transaksi Forex di Indonesia (juga di beberapa negara lainnya ada pilihan seperti ini) tidak perlu membeli mata uang dengan nilai penuh tetapi cukup membeli penjaminannya saja. Sekali lagi jika anda muslim mungkin ini juga dapat dikategorikan judi. Berbeda dengan Option di saham, Option berupa sertifikat kontrak harga mengikat sebuah saham, jumlahnya terbatas sejumlah kontrak yang dibuat pemilik saham.

berapa orang yg buka toko kelontong tapi tdk berhasil akhirnya bangkrut???

tahukah anda ALFAMART dan INDOMART yg sedang menggurita di Indonesia itu sebenarnya merampas omzet dr pedagang kelontong kecil2an???
di kota sy pedagang kelontong di kampung2 sudah sangat jarang ditemukan krn banyaknya ALFAMART dan INDOMART

kalau begitu apakah ALFAMART salah??
menurut sy tidak krn memang apa yg dia tawarkan spt tempat yg bersih,dagangan lengkap itu semua strategi dagang…

ANDA rupanya tidak mengerti beda antara dagang konvensional dan perdagangan (zero sum game) yg dipermainkan ???


dagang konvensional =

beras :
barang yang dijual adalah beras, langsung dipakai /dikonsumsi manusia

harga akan bergerak naik dan turun, dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun mengikuti inflasi. Berikut harga per tahun.

2000 … 3000 …4000. … 5000…6000…7000


dagang permainan/gorengan/ zero sum game

barang yg djual : - kertas berharga/ forex dgn margin diatas software

harga akan bergerak suka suka oleh sekelompok orang

sebagai contoh , ini harga yang terjadi dimarket, harga mingguan

200 …300…500 …300…500…700…1000…2000…4000 …7000 …8000 …5000…3000…2000… 1200…700…400…300…150 … 130…

mengapa harga bisa naik ? ahh hanya permainan sekelompok orang saja

baramg yang di jual, ya itu itu saja (sehelai kertas kepemilikan ). Barang itu tidak pernah di konsumsi, hanya berpindah pindah tangan saja setiap hari…

akan datang waktunya, si bodoh akan akan membeli kertas itu diharga 7000, dan bermimpi akan naik menjadi 12.000, tetapi mimpi tinggal mimpi, karena big boys sudah selesai dengan permainannya, yang tertinggal adalah si bodoh, yang memiliki aset kertas itu. Harga akan turun terus dari 7000 sampai 130 rp

btw, jika anda merasa permainan ini fair bagi anda yah, silahkan saja

jangan lupa, ini adalah permainan Zero sum game…


tetapi perdangangan pada toko traditional, bukan permainan zero sum game. Karena beras akan di kirim dari petani … toko …konsumer

beras akan habis dimakan… sedang harga naik, itu karena inflasi

jika anda masih menutup mata pada perbedaan di atas, yah sudahlah.

itu urusan anda sendiri kok,

anda punya dana besar sampai puluhan milyar ???

anda bisa meraup keuntungan lumayan besar, dengan menjadi big boys dalam suatu kepemilikan, dengan mempermainkan harga tersebut, untuk menarik perhatian si bodoh

bila si bodoh sudah termakan umpan, anda tinggal panen duit saja

hehehe

pertanyaannya, apakah ini fair ???

sejahterakah hati anda melakukan ini (sebagai big boys) ???

sepertinya yg anda bahas itu saham pak, bukan di forex (valuta asing)

aksi goreng menggoreng spt itu mmg sering di saham

spt yg diceritakan dg menarik sekali di film Wall Street yg diperankan Michael Douglas, aksi insider trading, lempar isu utk memainkan harga saham dll

Iya. yang saya jabarkan itu menggunakan saham, agar lebih mudah dipahami oleh orang awam kebanyakan.

kalau forex, agak bingung juga menjelaskannya. Lah wong angka angkannya aneh, spt 1.30231 naik ke 1.3102 … bagi kita yg awam, dampak pergerakan itu kan agak sulit kita imaginasikan

kalau dgn saham lebih mudah dibayangkan.

misal, dengan uang 100jt, membeli saham di harga Rp 7000
lalu sahamnya jatuh ke harga Rp 150
berapa uang kita sekarang ?

jawabnya yah duitnya menjadi 2,15 juta saja. Alias rugi 97%.

jangan kagetnya ya, kalau duitnya amblas segitu banyaknya.