Mbah Surip Meninggal Dalam Perjalanan ke RS

Liputan6.com, Jakarta : Mbah Surip 60 tahun, meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pusdikkes TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jenazah Mbah Surip tiba di RS Pusdikkes pukul 10.30 WIB, dan ditangani dr. Tias. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab meninggalnya Mbah Surip.

Menurut Martina Omega bagian reka medik RS Pudikkes, jenazah Mbah Surip sempat berada selama satu jam di RS Pusdikkes. Jenazah kemudian langsung dibawa pulang oleh kerabat yang membawanya yaitu pelawak Mamik.

Sebelumnya, pada hari Minggu malam (2/8), Mbah Surip sempat pingsan akibat kelelahan setelah pentas di Yogyakarta. Mbah Surip kelahiran Mojokerto, Jawa Timur, memang sedang laris manis setelah lagu “Tak Gendong” menjadi populer di masyarakat.

Pria bernama asli Urip Ariyanto ini memang fenomenal. Lagu “Tak Gendong” yang sederhana justru mampu mengubah kehidupan Mbah Surip dari musisi jalanan menjadi miliarder. Keberuntungan Mbah Surip bukan hanya dari penjualan nada sambung, ia juga dikontrak sebuah rumah produksi untuk membintangi sinetron dengan honor Rp 5-25 juta per episode.

Hingga kini, penyanyi berambut gimbal tersebut masih mengontrak sebuah rumah sederhana di Kampung Artis, Cipinang, Jakarta Timur.

Liputan6.com, Jakarta: Kuat dugaan penyebab Urip Ariyanto atau akrab disapa Mbah Surip meninggal karena kelelahan. “Mungkin pola makan yang tidak teratur sementara jadwal si mbah ini yang begitu padat,” jelas Al Moenir Rahmat, produser eksekutif Playlist SCTV saat dihubungi lewat telepon di rumah pelawak Mamiek Prakoso di Kampung Makassar, Jakarta Timur, Selasa (4/8) siang.

Penjelasan Moenir berdasarkan surat visum RS Pusat Pendidikan Kesehatan Angkatan Darat (Pusdikkes) Kramat Jati, Jakarta Timur yang dipegangnya. Beredar kabar terakhir Mbah Surip berbonceng sepeda motor bersama Mamiek. Moenir membantah kejadian itu menjadi penyebab kematian pelantun “Tak Gendong” ini. “Perut saja mual-mual,” tambah Moenir. Mbah Surip meninggalkan empat orang anak dan empat cucu.

Mbah Surip meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pusdikkes, pagi tadi sekitar pukul 10.30 WIB. Sebelum dibawa ke rumah sakit kabarnya Mbah Surip sempat dibawa ke rumah Mamiek. Hingga kini pria kelahiran Mojokerto, Jawa Tengah, 6 Mei 1949 ini belum diketahui akan dimakamkan di mana [baca: Mbah Surip Meninggal Dalam Perjalanan ke RS].

Penyanyi fenomenal, Mbah Surip mengembuskan napas terakhir di saat popularitasnya melambung dengan hits “Tak Gendong”. Lagu ini akrab di telinga anak-anak hingga orang dewasa. Almarhum mudah dikenal dengan penampilannya bergaya regae–sebuah aliran musik asal Jamaika. Surip sempat mengaku bukan penggemar tokoh regae, Bob Marley.

mbah…mbah…baru naik daun dah meninggal lom naik pohon mbah…

Iya nih abru nonton Tipi…kasian bgt yah… :frowning:

kehidupan semuanya ada ditangan Tuhan Yesus

:ashamed0002: aminnn

bener2 di sini gw ambil pelajaran… apalah arti dari ketenaran dan kekayaan… tanpa adanya kepastian keselamatan …semua sia sia…

padahal dia baru saja tenar dan kaya

selamat jalan MBA surip… walaupun lyric nya gag jelas… gw suka dengan style arransement musik reggae nya… hehe

Info buat yang suka lagu gendhong gendhongan :wink:

Kesehatan Mbah Surip Drop Setelah Minum Air Es

detikcom - Rabu, Agustus 5

Walau tak lagi muda, sejumlah kerabat dekat Mbah Surip menuturkan kalau pelantun ‘Tak Gendong’ itu memiliki stamina yang kuat. Namun karena minum air es, kesehatan Mbah Surip makin menurun.
ADVERTISEMENT

“Sejak tanggal 1 Agustus Mbah Surip udah sakit sesak nafas. Gara-garanya kebanyakan minum es, saya jadi merasa kecolongan,” jelas Varid, putra kedua Mbah Surip saat menggelar jumpa pers di Bengkel Teater WS Rendra di Citayam, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/8/2009) malam.

Farid melanjutkan selama ini keluarga memang melarang Mbah Surip minum air dingin. Karena jika minum air es, sesak nafas Mbah Surip kambuh.

Untuk kopi dan rokok, Varid mengaku keluarga tak bisa melarangnya karena Mbah Surip bisa lebih galak. “Kalau rokok dan kopi memang sudah wajib untuk Mbah dan biasanya nggak apa-apa kok,” tuturnya.

Varid kini hanya bisa meratapi kelalaiannya menjaga pola makan ayahnya. Mbah Surip, menurutnya meninggal Selasa (4/8/2009) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Jam 9 pagi tadi Mbah udah nggak ada detak jantungnya, kita bawa ke rumah sakit Pusdikkes jam 10 pagi udah telat,” tandasnya.

http://id.news.yahoo.com/dtik/20090804/tpl-kesehatan-mbah-surip-drop-setelah-mi-b28636a.html

Ditengah kepopuleran malah dipanggil Tuhan.

Tapi ya udahlah, tinggal ambil pelajarannya aja. :onion-head25:

Oya, sebenernya Mbah Surip itu bener-bener orang yang pinter kah?
Kok aku gak yakin :idiot2:

yes… dari namanya sebenarnya orang mengira itu embah surip … padahal aslinya adalh

MBA SURIP… = pa surip yang bergelar MBA

mbah…mbah…kok meninggal bawa2 tmn yach???

temennya ?

Liputan6.com, Semarang: Komunitas reggae di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (7/8), menggelar aksi mengenang meninggalnya pelantun Tak Gendong itu depan kampus Universitas Diponegoro. Acara diisi dengan nyanyian dan orasi. Mereka membawakan berbagai lagu ciptaan penyanyi fenomenal asal Mojokerto, Jawa Timur, itu.

Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi Mbah Surip di dunia seni hingga ajal tiba. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang menularkan semangat penyanyi itu kepada para musisi muda. Juga, ada kesadaran bahwa betapa keberhasilan tak bisa datang serta-merta tapi melalui proses panjang dan tak kenal lelah.

Mbah Surip meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pusdikkes TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (5/8). Muncul dugaan penyebab meninggalnya karena gangguan jantung dan kelelahan [baca: Mbah Surip Kemungkinan Meninggal Akibat Serangan Jantung]. Mbah Surip meninggalkan empat orang anak dan empat cucu.

tp berita mengatakan bhw mbah meninggal krn sebelumnya dia minum kopi kok dibilang minum air es?? mana yg bener yach???

emang masih simpang siur

denger2 kabarnya sih bukan karena minum kopi terlalu banyak. tapi rokok nya sehari itu bisa sampe 8 bungkus… itu yang nyebabin dia sesak napas

kalo menurut sy sih … emang udah waktunya :slight_smile:

iya…baru aj naik daun sekarang dah turun tanah

makanya berhikmat lah… jaga kesehatan dan diri

klo kita tetep aja bilang “darah Yesus membungkus kita untuk setiap virus penyakit”

tapi kita tetep makan makanan berlemak,kolesterol,apalagi ngerokok … minum2…

sama aja sekeras apapun lu teriak minta perlindungan darah Yesus…

yup!! itulah manusia…
ketika berada diatas… justru anginnya makin kenceng
kalo ngga kuwat nahan tiupannya biasane jatuh :mad0261:

jatuhnya ng bangun2 :ashamed0006: