Meaning of Christian Name

MEANING OF CHRISTIAN NAME
Kelahiran seorang bayi selalu menjadi moment sukacita yang tak terlukiskan dalam setiap keluarga Kristiani. Biasanya menjelang kelahiran bayi, para calon orang tua telah sibuk mencari nama “Kristiani” atau nama “Alkitabiah” yang dianggapnya terbaik, terindah untuk sang calon bayi. Salah satu rujukan dalam pencarian nama tersebut biasanya adalah Alkitab.

Memang Alkitab dipenuhi dengan banyak tokoh yang luar biasa dipakai Tuhan dalam kehidupannya. Para orang tua biasanya berharap bahwa anaknya akan mempunyai jiwa atau semangat yang sama dengan yang dimiliki tokoh Alkitab yang namanya dipakai untuk nama bayi mereka. Sebab itu, tidak heran apabila dalam kebanyakan nama bayi-bayi Kristiani, nama pertama mereka biasanya bersumber dari nama tokoh tertentu dalam Alkitab.

Demikian juga dalam peristiwa “kelahiran baru” seseorang yang ditandai dengan baptisan air. Pada gereja-gereja tertentu, mereka memberikan “nama baptis” bagi jemaat yang dibaptis. Pada umumnya, nama baptis tersebut diambil dari nama tokoh tertentu di Alkitab. Apakah tujuan pemberian nama baptis tersebut? Tujuannya adalah agar jemaat tersebut kehidupannya dapat menjadi seperti tokoh tersebut, yaitu mempunyai kehidupan yang baik, kudus dan mempermuliakan nama TUHAN. Penggunaan nama Kristiani atau nama Alkitabiah telah menjadi tradisi yang panjang dalam sejarah gereja di dunia.

Darimanakah kebiasaan memberikan “nama Kristiani” tersebut berasal?

Nampaknya ada satu contoh teladan di Alkitab berkaitan dengan hal itu. Yaitu, suatu peristiwa ketika Allah memberikan nama “baru” bagi Yakub, yaitu “Israel”. Nama “Israel” itu sendiri berasal dari akar kata Ibrani “lisrot = wrestle” dan “El = God”.

Firman Tuhan mengisahkan:

Kejadian 32:28
“Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang“

Nama “Yakub” berasal dari kata Ibrani “Akev” yang artinya adalah “heel” atau ‘pemegang tumit’. Artinya bila Yakub ingin memiliki sesuatu dia harus memegang tumit orang lain terlebih dahulu, atau menipu dulu baru dia bisa memiliki sesuatu yang diinginkan seperti yang pernah dia lakukan terhadap Esau.

Oleh sebab itu namanya berubah menjadi Israel artinya ‘Allah menang, Pangeran Allah’. Dan untuk mendapatkan nama Israel ini tidaklah mudah sebab ia terlebih dahulu harus bergumul dengan Malaikat hingga fajar pagi di Pniel. Tentunya perubahan nama ini bukan hanya sekedar iseng saja. Berubahnya Yakub menjadi Israel sebenarnya memiliki tujuan ilahi di dalamnya. Sebab pada akhirnya nama Israel ini dijadikan nama satu bangsa pilihan oleh Allah. Dan memang akhirnya Israel mendapatkan berkat-berkatnya dari Allah sesuai dengan janji-Nya.

Dalam masyarakat tertentu, ada pandangan bahwa nama mempunyai “kuasa” tertentu. Sebagai contoh:

Sebut saja ada seorang anak yang sejak lahirnya diberi nama Tony. Ketika ia mulai menginjak remaja, anak tersebut sakit-sakitan bahkan hampir mati. Berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan kedua orang tuanya agar anak tersebut bisa sembuh. Dan suatu saat ketika kondisi anak tersebut berangsur-angsur mulai membaik. Akhirnya kedua orang tuanya mengganti nama anak tersebut yaitu Santoso, dengan harapan anak tersebut sehat senantiasa. Dan setelah dewasa anak tersebut menambah namanya dengan nama “Petrus”, sehingga namanya menjadi Petrus Santoso, dengan tujuan ia akan menjadi orang yang kuat bagaikan batu karang dalam menghadapi tantangan hidup.

Sebagai kesimpulan, nampaknya nama seseorang mewakili kepribadian seseorang. Meskipun memang tidak selalu demikian pada kenyataannya. Sebab bisa saja seseorang bernama “Paulus”, namun dia ternyata seorang koruptor.

Nama yang bersumber dari Alkitab dan maknanya

Abigail
Makna: sumber sukacita

Abraham

Makna: the father of a multitude (bapa dari banyak orang/bangsa)

Adam
Makna: Manusia

Amos
Makna:burden (beban)
(nama seorang nabi yang menulis kitab Amos)

Andrew/Andreas
Manliness (kejantanan)

Alexander
Makna: Defender of men or brave (pejuang pembela atau pemberani)
Markus 15:21; KPR 4:6

Angela
Berasal dari kata Yunani “Angelos”.
Makna: Messenger of God (utusan Allah)

Azariah
Makna: yang ditolong Tuhan

Bathsheba / Batsyeba
Makna: daughter of the oath (anak sumpah/perjanjian)

Benjamin/Benyamin
Makna: son of my right hand

Boaz
Makna: strength (kekuatan)

Caleb
Makna: dog (anjing)

Chloe
Makna: Greenery (tumbuhan hijau)
Chloe was a Christian woman of Corinth who informed Paul of the disputes within the local church (1 Corinthians 1:11).

Crystal
Makna: Ice, rock (es, batu)

Damaris
Makna: a heifer (sapi muda)

Daniel
Makna: God is my judge (Allah adalah hakimku)

Darius
Makna: he who upholds the good (dia yang menegakkan kebaikan)
He was a governor of Persia during Daniels ministry.

David/Daud
Makna: Hero (pahlawan)

Deborah
Makna: bee (lebah/tawon)
Before there were kings there were judges which she was. She was also known as a prophetess who helped Barak defeat the Canaanites.

Eleazer
Makna: God has helped (Allah telah menolong)

Eli
Makna: uplifted (ditinggikan)
He was Israel first high priest after they had crossed the river Jordan.

Eliezer
Makna: help of God (pertolongan dari Allah)

Elijah / Elia
Makna: my Lord is Jehovah (Yehova adalah Tuhanku)

Elisha/Elisa
Makna: God is salvation (Allah adalah keselamatan/penyelamat)

Elizabeth/Elisabeth
Makna: Sumpah/janji Allah

Enoch/Henokh
Makna: mengabdi

Esau
Makna: hairy (berbulu)

Esther/Ester
Makna: star (bintang)

Eve/Hawa
Makna: life (kehidupan)

Ezekiel/Yehezkiel
Makna: the strength of God (kekuatan Allah)

Ezra
Makna: help (pertolongan)

Felix
Makna: Prosperous (makmur)

Festus
Makna: Joyful (bersukacita/bergembira)

Gabriel
Makna: Warrior of God (Ksatria Allah)

Gideon
Makna: Hewer or lumberjack (penebang pohon)

Hannah
Makna: Grace (anugerah)

Hawila : tanah emas

Hazael
Makna: God sees (Allah melihat)
He was anointed king over Aram (Syria) by the prophet Elijah. Because of their sins, God would allow the Syrian king to be the oppressor over Israel for quite some time.

Hezekiah/Hizkia
Makna: Strength of God (Kekuatan Allah)
He was the son of Ahaz king of Judah, who became a king himself. He was perhaps the second most successful king (southern) Judah ever had, Josiah was by far the most successful.

Hosea
Makna: Salvation (keselamatan)
He was a prophet that God used in Israel, around 770-725 B.C. He is also the author of the book “Hosea.”

Immanuel or Emmanuel
Makna: God with us (Allah beserta kita)

Isaac/Ishak
Makna: Laughter (tertawa)

Isaiah/Yesaya
Makna: God’s Salvation (Keselamatan dari Allah)

Ishmael/Ismael
Makna: God hears (Allah mendengar)
He was the oldest son of Abraham and Hagar. He would later be thrown out with his mother because of the conflict they were having with Sarah and Isaac. He would later become the founder of the Arabian tribes.

Israel
Makna: Prince of God (Pangeran Allah)

Jacob/Yakub
Makna: Deceiver / heel catcher (penipu/penangkap tumit)

Japheth/Yafet
Makna: he enlarges/expansion (perluasan/pengembangan)

Jehoshaphat/Yosafat
Makna: God has judged (Allah telah mengadili)

Jephthah/Yefta
Makna: to be set free (dibebaskan)

Jeremiah/Yeremia
Makna: whom the Lord has appointed (yang dipilih Tuhan)

Jesse/Isai
Makna: I Possess (saya memiliki)
He was the father of eight sons with one of them being David. The Lord would instruct the prophet Samuel to go to Bethlehem and anoint the next king of Israel. His journey would lead him to the house of Jesse.

John/Yohanes
Makna: Jehovah is a gracious giver (TUHAN adalah pemberi yang murah hati)