Media Kurang Serius Sorot Kekerasan Atas Nama Agama

Sabtu, 04/06/2011 20:19 WIB Pakar Komunikasi: Media Kurang Serius Sorot Kekerasan Atas Nama Agama Suci Dian Firani - detikNews

Jakarta - Kasus-kasus kekerasan atas nama agama masih terjadi di Indonesia. Sayangnya media tidak menganggapi hal tersebut secara serius.

“Media umumnya tidak menganggapi ini sebagai isu yang serius, kalaupun diberitakan isinya pendek-pendek,” kata pakar komunikasi dan media massa, Ade Armando.

Hal tersebut dinyatakan Ade usai diskusi ‘Bagaimana Wajah Terorisme di Media’ di Kedai Tempo, Jl Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (4/6/2011).

Menurut Ade, media massa harus dipimpin oleh orang-orang yang jeli agar tidak ada kesalahan makna dalam pemberitaan soal agama. “Media tidak dipimpin oleh orang-orang yang jeli atau cukup tajam melihat bahwa ada problem yang lebih luas dari sekedar peristiwa-peristiwa kasuistik yang berbau agama. jadi dibutuhkan pemahaman yang lebih komprehensif,” jelasnya.

Jadi solusinya, lanjut Ade, Dewan Pers harus menindak media-media yang memberitakan kebencian terhadap suatu agama. Media harus memiliki desk yang khusus dalam menangani hal ini. “Seharusnya mereka mempunyai desk yang ada kaitannya dengan agama, atau ada spesialis di media masing-masing yang punya perhatian serius terhadap konflik antar agama,” tutup Ade.

jelas saja karena yang dirugikan adalah non mayoritas… coba yang mayoritas dirugikan pasti pemberitaan nya menjadi besar dan luas…

Kemarin saya baru nonton film V for Vendetta. Ada kutipan yang menarik dari seorang jurnalis. Kurang lebih begini: “Kami tidak mengarang berita, tapi hanya melaporkannya. Pemerintahlah yang mengarangnya.”
Jadi kebijakan media sebenarnya mencerminkan wajah pemerintahan kita.

Salam

Well, ada teman pernah bilang. Kalo liat berita itu jangan yang indo saja. Coba liat-liat juga media dari LN.

Saya paling tidak suka melihat berita ttg israel , isinya hujatan melulu. Saya bukan fans yahudi, tapi kalo saya liat media di indonesia ingin membentuk opini negara israel = setan.

benar, bukan karena membela kekerasan yang dilakukan Israel tapi setiap berita harus ditampilkan secara objektif dan tidak memihak mana pun…

media indo memang payah, kalo giliran israel ehh yang keluar hujatan
ini akibat ketika ajaran kebencian matang dan menjadi dosa, hingga beberapa keturunan
dulu sctv lumayan, sekarang tinggal metro yang “aga” lumayan
yang lain??? apalagi si tv0… parah… natal dan paskah aja ndak ada simpati sedikitpun ke Kristen

Dikhawatirkan memicu pertikaian yang lebih besar

Mau disorot juga emang ngaruh ya? Kayanya cuma jadi opini tanpa tindakan yang pasti.

jadi mayoritas harus menang???

Memang sudah begitu, mau bgmn lagi media dapet duit dari iklan. Kalau media tersebut gak bisa menampilkan hal2 yang bisa menyerap orang banyak di bisa mati kutu. Makanya yang disorot itu lebih banyak hal2 yang membuat penonton mayoritas mau nonton acara media.

Jadi memang mayoritas lha yang bakal menang.