Melayani dengan Paduan Suarang di larang

Hai…all,

Di suatu dominasi gereja (tidak etis kalau disebutkan) ada larangan keberadaan koor, dengan alasan PS tersebut tidak dibawah kategoril Gereja tertentu.
Ceritanya sebagai berikut:
Ada beberapa keluarga2 Kristen yang berasal dari bermacam-macam dominasi gereja membentuk Paduan Suara (PS). PS ini berkunjung dari Gereja ke Gereja tanpa melihat dominasinya. Dalam kunjungannya ada satu gereja yang sering dikunjungi yang dimana ada beberapa anggota PS tersebut berjemaat pada gereja ini, sebelumnya kunjungan PS tidak dipermasalahkan setelah berselang 2 tahun berdasarkan rapat majelis gereja tersebut kunjung PS ini ditolak setelah sebelumnya majelis menyarankan agar PS ini masuk kategorial gereja tersebut, dengan alasan anggota PS ini dari berbagai gereja jadi dengan tegas menolak ajakan ini, sejak itulah ada larangan setiap PS yang tidak dibawah kategorial gereja tertentu tidak boleh melayani di gereja tersebut.
Yang saya herankan bukan kah ada firma Tuhan " pergilah keseluruh dunia dan kabarkan Firman Tuhan". Bukan melalui pujian salah satu wadah menyebarkan frimanNya.
Bagaimana pendapat anda …?
:char12: :char12: :ashamed0002:

Saya percaya tiap gereja ada aturan main/aturan organisasi sendiri, sehingga “pelarangan” PS tertentu menjadi hak dan wewenang gereja yang bersangkutan, sehingga PS yang terdiri dari berbagai denominasi itu harus menjadi maklum adanya, tampa mengurangi semangat melayani Tuhan tentunya, dengan melayani di tempat/gereja lain yang menerima dan membolehkan mereka bernyanyi memuji Tuhan.

Salam

Setuju ama budi.
Terserah gerejanya aja, mrk punya kebijakan masing2 kan :slight_smile:

saya setuju dengan pendapat TS :slight_smile: :afro: :afro:

memang setiap gereja memiliki aturan sendiri2…
tetapi PS (yang terdiri umat Tuhan) tidak seharusnya “diikat” oleh peraturan2 gereja. (untuk masuk dalam kategorial gereja tertentu)

salam ^^

bener budi…
Kan tiap grj pny aturan sndiri…

kalo ps itu semacam ministry yg keliling2 greja dan daerah, mungkin ga mslh.

Tp kalo sampe melayani terus menerus dlm gereja tsb, secara tidak langsung, pihak grj akan mengira kalo ps tsb sudah menjadi pelayan dlm greja tsb.

Dan otomatis pihak grj akan menanyakan kemanakah ps tsb melayani sebenarnya…
Seperti yg kubilang diatas, kalo itu berupa ministry atau gabungan, yg tujuannya untuk melayani bkn hy 1tempat, maka mreka pun harus tau keberadaan mereka, walaupun mreka trdiri dr org2 dr berbagai greja berbeda.

PS tersebut semacam ministry yang keliling gereja dan dareah…
Dalam rutinitasnya PS tersebut setiap 2 minggu akan melayani ke gereja mana saja, karena melihat anggota PS tersebut merdomisili dekat gereja tersebut, sehingga gereja ini lebih sering dikunjungi, kalau dihitung2 dalam setahun gereja tersebut bisa 4 - 6 kali

emmm… padahal ga terlalu sering ya kalo cuma 6 kali setahun… kan ada 52 minggu setahunnya…
kalau udah di larang ya berarti itu ada kebijakan dari gereja tersebut… gpp teman… kan masih bisa melayani di gereja yang lain…

oh iya, untuk frase “pergilah keseluruh dunia dan kabarkan Firman Tuhan” mungkin maksudnya ke dunia-dunia yang belum mengenal Tuhan, kalau gereja kan udah mengenal Tuhan :slight_smile:

hmm… ini pendapat aja aq aja ya… mohon jgn disalahartikan…
menurut aq sih kalo ministry, jangan sampe ke gereja yang sama dlm 6bulan-1 tahun.

bener sih 6x porsinya ga tll banyak,
tp mnurut pengalaman aq, krn kebetulan aq jg pernah ikut semacam itu (tp bukan ministry namanya dan kalo di undang ke gereja aku jarang ikut) kita akan ke gereja bersangkutan kalo gereja itu minta. atau mungkin kita ke gereja itu setahun sekali atau setahun 2x.

begitu sih… hhehehe, salam