Membangun hubungan dengan Tuhan Bag I -7

Membangun hubungan dengan Tuhan Bag I .

Bagaimana bisa membangun hubungan dengan Tuhan , dengan cara yang sehat dan benar , untuk itu kita mau belajar melalui pengalaman Daud dalam Mazmur 62:2 “ Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari padaNyalah keselamatanku, “ Ungkapan ini tidak begitu saja keluar dari Daud , apalagi saat itu Daud dalam keadaan terjepit tidak ada orang yang peduli kepadanya dan seolah-olah semua sudah meninggalkannya sendirian , kalau ungkapan ini bisa keluar dari bibirnya ini membuktikan Daud punya “ Kepercayaan yang kuat ” dan itu terjadi hasil dari Daud “ Membangun hubungan dengan Tuhan “

Apakah mungkin manusia bisa membangun hubungan dengan pencipta Alam semesta ini ?

Pada saat diciptakan manusia memiliki “ Sifat Allah “ sehingga bisa bergaul intim dengan Tuhan , ( Kej 1:26 / Maz 8:5-7 )karena dosa menyebabkan manusia tidak bisa berhubungan dengan Tuhan , kronologinya bisa kita lihat dalam , kejadian : 2 : 17 ;

Karena melanggar larangan Tuhan untuk jangan makan buah “ Pengetahuan baik dan jahat “ berakibat manusia mengalami “ kematian “ yang dimaksudkan ;

  1. Kematian hubungan , tidak bisa kontak dengan Allah , hanya Allah yang bisa mengontak manusia ( melalui Nabi-Nya ) untuk tujuan rencana-Nya .

  2. Kematian / kerusakan moralnya, ( sifat Illahinya hilang ) bisa kita lihat Adam menyalahkan Hawa dan hawa menyalahkan ular , Kain anak pertama Adam membunuh adiknya Habil, karena cemburu persembahan adiknya diterima Tuhan, sedang persembahannya tidak diterima Tuhan .

  3. Manusia kehilangan “ kemuliaan Allah “ ( dulunya menjadi pakaian ) ssetelah makan buah pengetahuan baik dan jahat manusia jatuh dalam dosa kehilangan kemuliaan Allah , sehingga manusia menyadari dirinya telanjang ( dulunya tidak karena memakai pakaian “ Kemuliaan Allah “ .

  4. Kematian kekal akan dialami kelak saat meninggal dan kerusakan lainnya, bumi jadi terkutuk sehingga mengeluarkan onak dan duri , binatang saling memakan yang kuat menguasai yang lemah , dllnya

  5. Manusia yang seharusnya menjadi milik Tuhan dan hidup bagi kemuliaan-Nya sesuai dengan tujuan penciptaan-Nya berubah dikuasai dosa/iblis dan memiliki sifat iblis , ( Yes 14:13-14 ) akhirnya manusia menjadi seteru Allah .

  6. Otoritas dari Tuhan kepada manusia untuk menguasai bumi dengan segala isinya , hilang dan bumi dikuasai iblis , ( dewasa ini iblis sedang memakai manusia jadi alatnya untuk melawan Allah dengan membangkitkan potensi manusia lewat ilmu-ilmu dan paham New age )

Setelah berabad–abad lamanya manusia berusaha mencari Tuhan agar bisa menyembah , bersekutu dengan berbagai cara tidak bisa , maka manusia mencipta allah “ Melalui gambaran yang diciptakan dalam pikiran ( Imajinasinya ) “ dan diwujudkan dalam bentuk berhala ( bisa patung yang dibuatnya , bisa paham atau kepercayaan-kepercayaan yang diciptanya sendiri lewat pikirannya ) kemudian menyembahnya , tetapi karena yang disembah bukan Allah yang sesungguhnya manusia tidak merasa tenang tetap ada kegelisahan dalam hatinya, sebab hati manusia tidak mungkin bisa diisi oleh apapun , bahkan seisi dunia inipun tidak akan bisa memuaskan hati manusia, yang bisa memuaskan hati manusia hanya “ Kehadiran Allah “ atau pemulihan hubungan dengan Allah penciptanya baru tenang !

Allah tahu akan hal ini maka lebih dari 2000 th yang lalu Allah mulai melaksanakan misi penyelamatannya turun kedalam dunia sebagai Juruselamat penebus dosa dan barang siapa mempercayakan hidup kedalam tangan-Nya dengan menjadikan “ Yesus sebagai Raja “ dalam hidupnya , barulah manusia bisa memperoleh ketenangan dalam batinnya. Kalau hanya percaya belum mempercayakan hidup ia tetap tidak tenang . ( Rom 3:23-26 ) perlu diketahui walau sudah menjadi orang Kristen bertahun-tahun , tetapi tidak menjadikan Tuhan Yesus sebagai Raja dalam hidupnya , yang jadi raja dalam hidupnya masih “ Aku “ dengan segala “ Menteri keinginannya “ maka ia tetap tidak akan merasakan damai sejahtera , tidak merasa tenang , gelisah dan kuatir karena ia tidak mau membangun hubungan dengan Tuhan secara intim !

Kronologi penyelamatan dan membangun hubungan manusia dengan Tuhan dimulai dari Roh manusia , yang dulunya mati diterangi oleh Roh kudus ,( Yoh 1: 4-5 ) melalui pemberitaan Firman Tuhan / injil sehingga manusia bisa tahu kekotoran hidupnya ( karena mata rohaninya bisa melihat ) , Lewat pertolongan dan karya Roh Kudus ;

  1. Panggilan secara umum , Roh Kudus menerangi ( melalui pemberitaan F.T ) supaya manusia tahu dirinya kotor, berdosa ;

• Kalau meresponi dan mau dituntun dijalan Terang ( F.T ) akan mengalami pemulihan dalam semua area kehidupannya ,( Kis 2:37-38 )

• Kalau menolak karena ia masih cinta hidup dalam kegelapan ( Yoh 3:18-19 ) masih memakai pakaian lama ( bukan pakaian kebenaran Wah 19:8 ) maka suatu hari nanti ia akan dibuang Tuhan dalam kegelapan ! ( Mat 22:13-14 )

• Ada juga yang percaya tetapi hanya untuk keinginan dagingnya saja, maka Tuhan tidak mempercayakan keselamatan-Nya kepada orang tersebut . ( Yoh 2 : 23-24 )

  1. Panggilan secara khusus , Roh Kudus langsung tinggal dalam hidup seseorang , membuat orang tersebut tidak tenang terus menerus dikejar melalui berbagai macam peristiwa pahit dalam hidupnya sampai tunduk dan mengakui dia perlu Tuhan dan mau mengandalkan Tuhan , ( Ef 1 : 4-5 )

• Kalau ia tunduk kepada kehendak Allah yang menyelamatkan hidupnya dan mau dipimpin oleh Roh Kudus yang ada didalam hidupnya , melalui proses waktu ia akan mengalami pemulihan segala sesuatu . ( Yoh 16:13-14 )

• Kalau ia tidak mau tunduk kepada jalan-jalan yang Tuhan tetapkan , walau ia mau terlibat dalam pelayanan tetapi tanpa mengenal Tuhan dengan baik maka ia akan menderita kerugian , hasil pelayanannya tidak mendapat upah ( terbakar ) tetapi kalau mau taat kehendak Tuhan ia akan muncul cemerlang seperti emas ! ( 1 Kor 3:10-15 )

• Tetapi kalau ia tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan maka iapun akan ditolak Bapa dan tidak ada ampun lagi dalam hidupnya . ( Mat 10 : 33 ) Apakah mungkin seorang yang dipilih Tuhan bisa salah dan menyangkal-Nya ? seorang yang menyangkal Tuhan sebetulnya ia baru diterangi tetapi tidak mau hidup didalam terang itu sendiri

Kalau Tuhan diijinkan bertahta / jadi Raja dalam hatinya maka manusia akan mengalami ;

• Rasa damai sejahtera karena mengalami pemulihan hubungan dengan Allah penciptanya , peristiwa pemulihan hubungan dengan Allah digambarkan saat “ Tuhan Yesus berkata sudah genap dan tirai Bait Allah terkoyak” manusia yang percaya kepada Yesus bisa langsung masuk keruang maha suci bertemu Tuhan tanpa perantara lagi , dan ada terang dalam rohnya ! Mat 27:51 / Yoh 8:12 .

• Ada kebahagiaan yang tidak bisa didapatkan didunia dengan segala kesenangannya , Alkitab menyebutkan peristiwa pemulihan hubungan manusia dengan Allah itu sebagai “ Pengalaman hidup dalam kerajaan Allah “ , Rom 14:17 .

• Roh kudus membimbing hidupnya dibawa dalam seluruh rencana Allah sampai mengalami pemulihan seluruh area kehidupan kita . Kisah para Rasul 3:21 .

Disini banyak terjadi kesalah pahaman , manusia yang sudah dipulihkan memang bisa “ Mendengar suara Tuhan “ , tetapi pemahaman suara Tuhan dengan suara hatinya masih sangat tipis , setelah melalui waktu membangun hubungan dengan Tuhan , lewat pemahaman Firman Tuhan / pengetahuan yang benar, ( Ibrani 1:1-2 ) barulah bisa memastikan “ Suara Tuhan bukan suara hati “

Kita bisa melihat hal ini melalui pembacaan dalam 1 Kor 2 : 14-16 yang menjelaskan , Seorang yang hidup dalam “ Kebenaran “ dan “ Pimpinan Roh Kudus “ ;

a. Bisa mengerti pikiran Kristus tahu kehendak-Nya dengan baik dan benar ada dasar Alkitab , tidak bertentangan dengan Firman Tuhan .

b. Barulah bisa mendengar suara Tuhan dengan benar. sebaliknya kalau hidupnya dalam kedagingan jelas itu bukan suara Tuhan tetapi suara hatinya

c. Nasibnya yang dulunya ditentukan malang / kutuk berubah menjadi mujur / menjadi baik . ( Yes 45: 6-7 .) karena mengalami pemulihan hidupnya !

Sayang dalam hal ini banyak orang percaya tidak mau hidup dengan sungguh-sungguh mengasihi dan taat kepada “ Kristus “ dan menuruti Pimpinan Roh Kudus dan Firman Tuhan sehingga manusia rohnya lemah , Disamping itu kita bisa menguji diri sendiri apakah roh kita masih lemah seperti ;

• Kita takut melanggar kepercayaan dan falsafah dunia , contoh saat ada keluarga yang meninggal masih percaya nasehat orang tua zaman dulu harus begini dan begitu , kalau mau menikah masih cari hari baik untuk pernikahan , takut kalau tidak cari hari lebih dulu untuk buka sebuah usaha atau masih percaya angka-angka yang membawa rejeki dan angka yang membawa sial .( 2 Kor 3 : 14-16 / 4:3-4 )

• Masih kena intimidasi / teror , melalui pemuja setan yang mengatakan setan itu hebat, membuat kita takut , hidupnya merasa terancam, merasa dikejar setan , pasang benda-benda penolak setan , masih percaya kalau ada keluarga meninggal potret tidak boleh dibawa pulang , karena ada roh jahat yang nempel dipotret tersebut , sehingga merasa sedih terus , karena percaya akan kata-kata tersebut maka terjadilah perasaan sedih ( panah api iblis masuk dalam pikirannya ) dan banyak hal –hal lain yang berbau mistik yang mengikat hidupnya !

Kalau kita tumbuh dewasa dalam kehendak dan rencana Tuhan dengan sehat maka roh kita jadi kuat tidak mudah kena teror iblis , sebaliknya dengan “ Manusia roh “ yang dewasa / matang kita lawan iblis melalui doa peperangan ;

Dalam nama Tuhan Yesus “ Kami “ ( artinya bukan kita sendirian tetapi bersama Roh Kudus yang ada didalam kita Rom 8:16 jadi jangan berkata “ saya “ ) Kami perintahkan segala kuasa roh jahat yang menteror hidupku, pikiranku atau keluargaku , tempat usahaku , keluar dan pergi ! , kemudian katakan “ jangan kembali lagi “ (Markus 9:25 ) dalam doa jangan kita katakan kami hancurkan, diketawai iblis karena iblis tidak bisa dihancurkan , hanya bisa kita patahkan pengaruhnya atau belenggu kuasanya, ( Yudas 1:9 ) atau jangan kita katakan kami membuang iblis kejurang maut sebab itu ada masanya , ( Mat 8:29 ) dan kalau iblis menawar untuk diantar , atau mau keluar asal memakai benda tertentu jangan kita turuti apapun permintaannya , sebaliknya katakan Diam ! dan perintahkan keluar ! dari orang tersebut ( Luk 4 : 35 ) semua itu kita lakukan dengan Iman karena kita tahu ;

• Kemenangan Yesus dikayu salib telah melucuti pemerintah dan penguasa roh jahat menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya ! ( Ef 4 : 8 / Kol 2:15 .) dan karena Roh yang ada didalam kita lebih besar kuasanya ! ( 1 Yoh 4:4 )

• Tuhan selalu menyertai kita dengan mengutus Malaikat sebagai pengawal , disegala jalan kita ( Mazmur 91:10-11 / Ibrani 1:14 )

• Bahkan saat kita tidur ada Malaikat yang berkemah disekeliling kita, ( Maz 34:8 )

• Tuhan memberikan kuasa untuk menginjak kala jengking dan ular / kuasa setan dan tidak ada kuasa apapun yang bisa membahayakan kita ! ( Lukas 10:19 )

• Sebab kita ada “ Dalam kehidupan Kristus “ yang SELALU membawa kita dijalan kemenangan-Nya ! ( Roma 8:37 / 2 Korintus 2:14 )

• Bahkan segala sesuatu TELAH ditaklukkan dibawah kaki Kristus dan kita sendiri adalah tubuh-Nya ! ( Efesus 1 : 20-23 )

Betapa luar biasanya kehidupan yang Allah rencanakan lewat “ Anugrah keselamatan “ membuat kita bisa kembali “ Membangun hubungan dengan Allah “ dan melalui keintiman hubungan , Roh kita jadi kuat makin mengenal kehendak Tuhan , makin yakin akan keselamatan jiwanya dan sifat-sifat Allah akan nampak dalam kehidupan kita , oleh sebab itu mari kita hidup dalam kehendak-Nya melalui ;

  1. Hidup dalam ketaatan pimpinan Roh Kudus .
  2. Suka membaca Kebenaran Firman Tuhan .
  3. Memiliki kehidupan memuji , menyembah dan berdoa yang berkualitas .

Maka kita akan tumbuh dewasa dalam kerohanian dan mengalami sungguh keindahan dan kemuliaan hidup dalam Kristus Yesus Tuhan . Amin .


Membangun hubungan dengan Tuhan Bag II

Kita sudah mempelajari bagaimana manusia bisa mengalami “ Pemulihan hubungan dengan Tuhan “ , yaitu melalui Iman kepada Yesus sebagai juruselamat , didalamnya akan mengalami “ Pemulihan segala sesuatu “ semuanya itu dimulai dengan pemulihan rohnya yang dulunya mati ( tidak bisa kontak dengan Tuhan ) jadi hidup , ( bisa kontak lagi dengan Tuhan ), dan melalui perjalanan waktu asal mau hidup dipimpin “ Roh Kudus dan Kebenaran Firman Tuhan “ karena menjadikan “ Yesus “ sebagai “ Raja “ bukan “ Aku “ dalam hatinya , akan menghasilkan kehidupan manusia roh yang “ Sehat dan benar “ karena rohnya sehat jadi kuat , sehingga tidak lagi terintimidasi / teror iblis dan tidak tercemar dengan segala macam kepercayaan dan falsafah dunia yang selama ini mempengaruhinya dan akhirnya hasil dari membangun hubungan dengan Tuhan menghasilkan “ Manusia roh yang dewasa “ , maka terjadilah perubahan yaitu ;

Kedalam hidup ;

• Ada damai sejahtera karena mengijinkan Terang kehidupan memimpin hidupnya . Rom 14:17.
• Mata rohani terbuka , karena berbalik kepada Yesus dengan sungguh-sungguh . 2 Kor 3:14-16 .
• Pikiran tenang , karena mengenal Kristus dengan baik dan benar . 1 Kor 2:14-16 .
• Makin mantap akan keselamatan hidupnya, yakin hidupnya pasti dibawa sampai didalam kekekalan karena hidupnya ada didalam tangan-Nya ,( Yoh 10:28 )
• Percaya pimpinan Roh Kudus dan hidup dalam kebenaran akan memimpin hidupnya menuju pemulihan segala sesuatu . ( Kis 3:21 )

Keluar hidup ;

Dunia dan orang yang dekat bisa melihat perubahan hidup kita yang dulunya pemarah jadi sabar , pelit jadi pemurah , tidak punya penguasaan diri sekarang punya , tidak setia sekarang setia kepada Tuhan dan kepada janji-janjinya , segala sesuatu dikerjakan dengan tergesa-gesa sekarang jadi sabar, tidak mengenal berbuat baik , sekarang suka berbuat baik , tingkah laku berubah , tindakan dan perbuatan juga berubah . ( Rom 12:1-2 / Gal 5:22-23 )

Kalau itu semua belum nampak pasti ada penyebabnya , yaitu :

• Belum menjadikan “ Yesus “ sebagai “ Raja “ dalam hatinya !

• Tidak suka baca Alkitab, kalau membaca hanya dijadikan pengetahuan saja , tidak dipraktekkan dalam kehidupannya, tidak akan menghasilkan “ perubahan “

• Tidak membangun hubungan dengan membiasakan diri memuji , menyembah dan berdoa kurang mengenal Tuhan secara pribadi dengan baik dan benar !

• Puas diri karena sudah terlibat dalam pelayanan , tetapi yang dibangun hanyalah kemampuan dibidang yang dilayani saja ( skill ) sehingga tidak ada perubahan dalam hidupnya, karena pengenalan kepada Tuhan tidak dibangun dengan baik dan benar !

Sekarang kita melihat bagaimana “ Membangun hubungan dengan Tuhan “ yang sehat dan benar sehingga menghasilkan “ Pemulihan kehidupan dalam jiwa “ , bagaimana kondisi Jiwa manusia sejak jatuh dalam dosa ? JIWA manusia mengalami kerusakan ( sifat Illahinya hilang )sehingga memiliki “ Struktur jiwa yang jelek “ . Dalam keberdosaannya manusia tidak menyadari kalau dirinya tidak berkenan dihadapan Tuhan , karena belum hidup seturut Firman Tuhan dan belum dipimpin Roh Kudus ! hidupnya masih dipimpin oleh dagingnya sendiri , digambarkan dalam Roma 2:10-18 / Galatia 5:19-21.

Semua itu disebabkan ;

 factor dosa asal, karena manusia keturunan Adam dan Hawa , ( Rom 5:12 )

 Luka hati yang terbentuk karena tekanan dan pengaruh lingkungannya yang jahat dan gaya hidup dunia yang mengelilinginya , ( Hakim-hakim 11:1-3 )

 Walau sebagai orang percaya , kalau konsep berpikirnya masih yang lama , tidak mau diubahkan melalui kebenaran Firman yang didengarnya selama ini, selalu menentang kehendak dan kebenaran Firman Tuhan , membuat struktur jiwanya sama sekali tidak mengalami perubahan ! ( 2 Kor 10 : 5 )

Manusia sebetulnya punya kemampuan supranatural ( lebih dari nature nya ) coba kita bayangkan ketika manusia diberi “ Otoritas Tuhan “ untuk menjadi penguasa dibumi , kekuasaannya bukan hanya sebatas taman Eden saja tetapi dunia yang ada pada waktu itu bisa kita bayangkan seperti apa kedahsyatan kemampuan manusia saat itu !hari-hari ini kita melihat kemampuan itu sedang dimunculkan dengan bimbingan kuasa roh jahat dengan cara ;

• Meditasi transcendental , tujuan ajaran meditasi tersebut menyatukan diri dengan energi alam semesta dikatakan sedang menyatu dengan energi kosmos ( dunia ) sebetulnya itu adalah paham panteisme ( Allah dan alam sudah menyatu ) , ajaran mereka adalah kalau seseorang bisa menyatu dengan alam akan menjadi allah !? , di Amerika sudah diajarkan di sekolah-sekolah demontrasinya melalui kekuatan pikiran bisa membengkokkan sendok, memindahkan benda –benda , menidurkan orang , bisa melihat jauh berkilo meter bahkan sampai jauh diluar negeri , menghidupkan benih pohon , menyembuhkan sakit penyakit dalam dirinya dllnya ,

• Dengan kemampuan yang supra natural membuat manusia tidak perlu bergantung atau berharap kepada Tuhan lagi ! sebab dirinya sendiri sudah mampu melakukan hal-hal seperti yang Allah lakukan , itulah tujuan akhir iblis membuat manusia berdosa karena menyamakan dirinya seperti Allah ! ( Yermia 17:5 / Habakuk 1:11 )

Dalam Gereja ( Jemaat ) sekarangpun sudah tercemar paham New age ini ( Zaman baru ) menganggap dirinya wakil Allah dibumi karena menerima otoritas Tuhan ! ( Ef 1:21-23 ) dalam pengertian yang salah yaitu menyamakan dirinya seperti Allah sendiri , dengan pahamnya ;

• Segala yang didoakan pasti dikabulkan , kata mereka kalau tidak dijawab karena tidak tahu metodenya atau karena hidupnya tidak berkenan, membuat banyak orang jadi stress mereka tidak pernah berpikir bahwa Allah tidak hanya bertindak karena doa manusia , ini sama saja memperlakukan Allah sebagai pembantu yang hanya bertindak kalau manusia menginginkannya dan Allah sepertinya tidak punya inisiatif bertindak sesuai kedaulatan-Nya ! Mark 1:40-41 / 1 Yoh 5:14 .

• Segala keinginannya , impiannya atau suara hatinya pasti terjadi atau tercapai , dengan keyakinan apa saja yang diinginkan hatinya Tuhan pasti mengabulkannya ! ( pahamnya Tuhan hanya pemenuh keinginan manusia )

• Setiap perkataannya pasti terjadi , itu sama dengan menyamakan dirinya seperti Tuhan Yesus sendiri , tidak menyadari konsep dan tindakan seperti itu ujungnya maut ! ( Ams 14:12 ), karena menganggap dirinya setara Allah dibumi ini .

Yang betul adalah kita sebagai penyalur berkat dan kuasa Allah , atau sebagai refleksi / reflector “ Kemuliaan Tuhan “ Seperti bulan bercahaya karena memantulkan cahaya matahari, sedang bulan itu sendiri bukan matahari ! demikan juga walau sebagai anak Allah , kita bukan Allah ! hanya sebagai sarana untuk memancarkan kemuliaan-Nya , kasih-Nya dan kuasa-Nya dan kita menjadi wakil Allah dalam memberitahukan kepada orang dunia yang belum diselamatkan bahwa Yesus satu-satunya jalan keselamatan dan kehidupan ( Rom 10:14-15 ), dengan bukti kita sudah mengalami pemulihan / perubahan hidup, sehingga hidup kita jadi kesaksian / garam dan terang didunia ini !

Tujuan Jiwa seseorang dipulihkan adalah untuk “ Mempermuliakan nama Tuhan “ jadi berkat dan kesaksian , melalui proses hidup menghormati dan taat kepada Tuhan seperti Adam dan Hawa sebelum jatuh dalam dosa tidak hidup semau-maunya sendiri! ( menuruti emosi / ambisi dagingnya sendiri ) Pemulihan jiwa terjadi melalui “ Membangun hubungan dengan Tuhan secara benar dan sehat “ , kita akan melihat bersama bagian demi bagian dari jiwa seseorang yaitu ;

Pikiran ,

Suatu tindakan atau perbuatan seseorang biasanya dimulai dari pikirannya , dan pikiran seseorang dipengaruhi akan “ kepercayaannya “ ( I do what I think, I think what I believe ) kalau selama ini pikirannya masih dipengaruhi falsafah hidupnya sendiri , dunia atau kata-kata orang yang dihormatinya , itulah yang dijadikan patokan hidupnya ! itu berarti ia belum mengalami pemulihan dalam pikirannya ( masih gelap / tidak tahu akan kehendak Tuhan bagi hidupnya ) contoh ;

• Seorang walau sudah jadi orang percaya, bahkan sudah terlibat dalam pelayanan sekalipun kalau pikirannya belum dipulihkan ia tidak akan tahu kehendak dan rencana Allah , tidak akan memahami arti “ keselamatan “ yang begitu berharga , ia tidak akan memahami betapa mulia dan indahnya hidup dalam Kristus !

• Kalau seseorang belum dipulihkan jiwanya , tidak akan memahami pikiran Kristus maka ia tidak akan menjalani kehidupan yang mencerminkan pribadi Kristus !

• Kalau seseorang belum dipulihkan jiwanya, tidak mengerti kehendak Kristus , karena tidak tahu kehendak Tuhan maka ia tidak hidup dalam kehendak-Nya , sehingga Rohnya jadi lemah / masih kanak-kanak Contoh , Kebanyakan pedagang biasanya memandang segala sesuatu bisa diselesaikan dengan uang , maka ia punya pemikiran segala sesuatu juga secara sederhana , demikian juga dalam kehidupan rohaninya ia akan memandang ringan / meremehkan hal-hal yang bersifat rohani, hanya yang lahiriah saja yang diperhatikan dalam perjalanan hidupnya .

Itulah sebabnya “ Pikiran harus mengalami pemulihan “ , yaitu diselaraskan dengan “ Pikiran Kristus “ Kalau belum jiwanya masih lemah / masih bayi , otomatis pikirannya juga seperti kanak-kanak , ( 1 Kor 13:11 / Ibrani 5:11-14 ) bagaimana kedewasaan rohani seseorang tumbuh ? kitab Roma 8:16 mengatakan setiap orang percaya akan diangkat menjadi anak / children / teknon (yunani ) masih kanak-kanak , tetapi bagi mereka yang hidup dipimpin Roh Kudus dikatakan putera / Sons / Huios ( Yunani ) Roma 8:14 .

Perasaan ,

Perasaan manusia yang bermuatan , kasih, benci, suka cita , kesedihan , rindu, dendam kalau belum dipulihkan hanya mengikuti perasaan diri sendiri saja ( egois ) tidak peduli dengan perasaan orang lain, hal ini bisa dilihat dalam sebuah keluarga antara suami istri , maupun dalam pergaulan ditengah masyarakat mau menangnya sendiri , termasuk tidak peduli akan perasaan Tuhan , yang merindukan kita minimal berfungsi sebagai bagian Tubuh –Nya yang hidup dan bergerak ! ( 1 Kor 12:12-27 ) Tujuan hidupnya hanya untuk kepentingan diri sendiri , sebaliknya kalau sudah dipulihkan perasaannya kepada Yesus penuh cinta/kasih, kesukaannya memuji dan menyembah-Nya , punya kerinduan untuk bersekutu dengan Yesus setiap saat setiap waktu !

Kehendak,

Kehendak yang belum mengalami pemulihan cenderung mengikuti ” kehendak daging / dosa ” dalam hidupnya dampaknya bisa kita lihat didalam keluarga terjadi percekcokan karena memaksakan kehendak diri sendiri , segala persoalan bukan dibicarakan secara baik-baik , dengan mencari solusi yang terbaik juga didalam pelayanan didalam Gereja , pengurus atau ketua bidang yang masih memaksakan idenya sendiri , kalau tidak dituruti mutung ! ambisinya lebih ditonjolkan bukan hasil pembicaraan yang matang dan luas , juga tidak memikirkan pelayanan yang sesuai dengan kehendak Tuhan agar bisa memuliakan nama-Nya ! tetapi kalau kehendak dalam jiwanya sudah dipulihkan ia akan mengutamakan kehendak Tuhan dalam perjalanan hidupnya !

Dari penjelasan ini kita memiliki pemahaman yaitu :

  1. Sebagai anak Tuhan kalau belum mengalami pemulihan dalam jiwanya maka struktur jiwanya masih sama sebelum ia kenal Tuhan, tetapi kalau ia sudah mengalami pemulihan dalam jiwanya yaitu selaras dengan pikiran, perasaan Tuhan, maka akan nampak srtuktur jiwa yang baik dan hidupnya bisa jadi kesaksian dan jadi berkat !

  2. Walau sudah menjadi orang Kristen lama sekali dan sudah memiliki pengetahuan Alkitab , tetapi hanya secara kognitif ( bukan pelaku Firman ) tidak membuat seseorang bisa mengalami pemulihan jiwa, bahkan masih ragu-ragu akan keselamatan jiwanya menjadi “ Pelaku Firman “ saja seseorang baru mengalami pemulihan dalam semua bagian jiwa sehingga yang lama ( jelek ) berlalu dan muncullah karakter yang baru ( bagus ) dan yakin kepastian keselamatan jiwanya ! Rom 8:28-29 / 2 Kor 5:17 / Yoh 10:28 .

Sehingga menghasilkan satu pribadi yang “ Pikirannya tidak gelap“ dan “ Perasaannya tidak tumpul “ , tidak lagi menyerahkan hidup dalam “ Kehendak dosa “ , karena sudah membangun hubungan dengan Tuhan secara baik dan benar yaitu , menjadi Pelaku Firman / Kebenaran menghasilkan “ Pemulihan “ menjadi manusia ciptaan baru ! ( Ef 4 : 17-24 / Kol 3:5-10 ) Amin .


Membangun hubungan dengan Tuhan Bag III.

Sekarang kita mempelajari bagaimana “ Membangun hubungan dengan Tuhan “ , mendatangkan Pemulihan dalam Tubuh apakah mungkin membangun hubungan dengan Tuhan bisa membawa dampak sampai sejauh itu ? kalau ya bagaimana caranya ? Kita tahu pemulihan hubungan antara manusia dengan Tuhan itu memberikan dampak “ Pemulihan dalam segala sesuatu “, Kisah Para Rasul 3 : 21 , mari kita melihat salah satu Nabi yang menjanjikan Pemulihan dalam hidup umat Tuhan ,Yermia 33:6 “ Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah –limpah.”

TUBUH ,

Tubuh manusia saat diciptakan Tuhan sempurna tidak ada cacad celanya , tubuh menjadi rusak karena ;

• Dosa asal , kronologinya saat “ Tuhan melarang manusia makan buah pengetahuan baik dan jahat “ ( kej 2 : 17 ) “ Buah kehidupan “ saat itu boleh dimakan tetapi setelah manusia makan buah pengetahuan baik dan jahat , maka “ Pohon kehidupan “ dijaga agar manusia yang berdosa tidak bisa memakannya , bayangkan kalau manusia makan buah “ kehidupan “ maka manusia yang berdosa akan hidup selama-lamanya dalam keberdosaannya , ( Kej 3 : 22-24 )

• factor keturunan dari nenek moyangnya atau orang tuanya melakukan tindakan yang salah merusak tubuhnya misal dengan kebiasaan minuman keras , mengkomsumsi Narkoba , merokok dllnya , akan berakibat merusak genetikanya dan kalau ia melahirkan anak, akan membawa cacad pada keturunannya .

• Suka makan makanan yang merusak tubuh , sedangkan Tuhan sudah melarangnya , Imamat 11 : 4 - 8 , 10 – 31 , memang Tuhan tidak memberikan alasan secara mendetail mengapa tidak boleh tetapi kita tahu dengan tehnologi dan penelitian dimasa sekarang kita mengetahui semua makanan yang Tuhan larang itu merusak kesehatan kita , kalau dilanggar berakibat mengalami kerusakan genetikanya , sehingga kalau ia melahirkan anak, maka anaknya akan mengalami cacad bawaan , Persoalan makanan diperdebatkan orang yang suka makan enak, dengan alasan bukankah Tuhan sudah mengijinkan Petrus makanan yang haram , Kis 10:10-16. diayat ini sebetulnya Tuhan sedang memberikan gambaran kepada Petrus untuk tidak menganggap haram atau kafir kepada bangsa lain, untuk itu harus memberitakan Injil kepada mereka juga . Kisah 11:18. oleh sebab itu kalau kita suka makanan enak selalu ingat ayat dalam Amsal 23:1-2 .

Dan memang Tuhan mengijinkan seseorang mengalami kelemahan Tubuhnya sejak lahir dengan maksud agar pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan atau agar nama Tuhan dipermuliakan . Yoh 9:2-3 kita sudah melihat dan mendengar kesaksian Nick Vujisic anak seorang hamba Tuhan dari Australia .

Manusia yang sudah diselamatkan, tubuhnya menjadi tempat tinggal Roh Kudus ( 1 Kor 3:16./ Rom 8:16 ), Itulah sebabnya Tuhan menginginkan manusia yang sudah diselamatkan menjaga tubuh dengan baik dan benar , agar tubuhnya bisa jadi alat kemuliaan-Nya .

Bagaimana pemulihan tubuh dari sakit penyakit maupun dari kelemahan ?

Alkitab memberikan beberapa petunjuk bagaimana seseorang bisa mengalami kesembuhan dari sakit penyakit dan kelemahan tubuhnya yaitu melalui pembacaan dalam :

  1. Matius 8 : 8 dari pembacaan Firman Tuhan ini kita bisa melihat bagaimana seseorang bisa mengalami kesembuhan , yaitu melalui “ Percaya “ akan perkataan Tuhan Yesus ( Firman Tuhan itu ya dan amin ! ) dan ketekunan dalam meminta kepada Tuhan , karena percaya akan kasih-Nya pasti memberikan yang baik bagi manusia ! ( Mat 15:18 / Luk 5:18-20-24 )

  2. Markus 1: 40-41 / 9 : 23-24 , dalam peristiwa itu kita bisa melihat kadang seorang tidak punya iman percayapun bisa mengalami kesembuhan tubuhnya , itu karena anugrah-Nya saja !

  3. Kisah para Rasul 5 :12- 15 . dalam perjalanan Gereja Tuhan banyak terjadi mujizat kesembuhan tanda-tanda ajaib, yang menyertai pelayanan hamba-hamba Tuhan , bahkan bayangan / hadirat yang keluar dari tubuh Rasul-Rasul bisa menyembuhkan .

  4. Kisah para Rasul 19:12 , kita melihat cara kesembuhan bisa melalui perantara benda-benda seperti sapu tangan bisa memberikan kesembuhan dari sakit menyakit , bisa juga dengan doa dan mengoleskan minyak urapan , Markus 6:13 / Yak 5 : 14 .

  5. Matius 21:12-14 mujizat terjadi kalau menguduskan tubuh ( bait suci ) dari kebiasaan dosa atau kebiasaan yang merusak tubuh , bisa dari pola makan , minuman keras, merokok dllnya .

  6. Bisa juga karena ada rencana Tuhan dalam hidup orang tertentu maka Tuhan tidak menyembuhkan sakit penyakitnya, seperti yang dialami Paulus , 2 Kor 12 : 7-9 .

Ada satu cara yang paling efektif Kesembuhan melalui ;

• Melalui Ketaatan akan Firman Tuhan , setiap anak Tuhan akan mengalami pemulihan kesehatan , karena kuasa Firman itu seperti air kehidupan yang memiliki fungsi , membersihkan, menyucikan , menyegarkan, menyehatkan dan memerdekakan tubuh dari sakit penyakit maupun pengaruh kuasa roh jahat dalam hidup seseorang . ( Yoh 7 : 38 / 8:32 )

• Matius 8:17 “ Dialah yang memikul “ Kelemahan “ kita dan menanggung “ Penyakit “ kita Kelemahan disini terpisah dengan penyakit ini berbicara kelemahan merupakan pembawaan sejak bayi itu , Jadi Tuhan Yesus yang telah mati diatas kayu salib bukan hanya menebus dosa , sakit penyakit tetapi “ Kelemahan “ kita juga . Yes 53 : 1-12 / 1 Pet 2:24 .

• Pemulihan kelemahan tubuh, bisa terjadi karena kuasa Firman yang dilakukan / dipraktekkan dalam hidupnya dengan setia dan tekun dan Kuasa Roh Kudus yang akan mengubahkan hidupnya karena “ kebenaran “ Firman Tuhan menjadi gaya hidupnya , ( Ams 4 : 20-22 )

Kehebatan Kuasa Firman bisa kita lihat melalui pembacaan dalam Ibrani 4 : 12 ;

• Kuasa Firman yang bekerja dalam hidup sanggup memisahkan jiwa seseorang yang dulunya Jelek menjadi baik yang dulunya tidak tahu kehendak Tuhan jadi tahu .( 2 Tim 3:16-17 )

• Kuasa Firman sanggup Memisahkan Roh manusia yang dibelenggu / dipengaruhi “ Illah dunia “ atau falsafah-falsafah nenek moyang sampai tidak tercemar lagi . ( 2 Kor 4 : 3- 6 )

• Firman bekerja sampai “ kesumsum manusia “ kita tahu sumsum adalah pusat pembaharuan darah manusia ini berbicara kuasa Firman sanggup meregenerasi darah dalam tubuh manusia , jadi kalau darah manusia yang beredar keseluruh tubuh , darah sudah diregenerasi dan bermuatan kuasa Firman, tubuh akan menjadi sehat !

Walau demikian kita harus memiliki pemahaman yang sehat dalam hal ini bukan berarti anak Tuhan tidak bisa sakit dan tidak bisa tua ! , sebab kita masih hidup dalam tubuh yang terbuat dari “ Debu tanah “ maka kita bisa sakit dan bisa mengalami kerusakan karena factor usia , atau bisa sakit karena mengabaikan / tidak menjaga kesehatannya , kelak dalam tubuh “ Kemuliaan “ baru tidak akan mengalami kerusakan lagi , dan kita jangan ;

• Memiliki iman yang salah dengan mengatakan tidak perlu makan obat, karena kuasa darah Yesus mampu menyembuhkan semua sakit penyakit , kita harus tahu obat ditemukan manusia karena hikmat yang diberi Tuhan untuk kesejahteraan manusia dibumi ini ! Pauluspun yang keringatnya bisa menyembuhkan ( Kis 19:12 ) menganjurkan Timotius minum anggur untuk kesehatan dalam pencernaannya , Trofimus ditinggalkan dalam keadaan sakit diMiletus . 1 Tim 5:23 / 2 Tim 4:20 .

• Bahkan kita harus tahu juga kadang Tuhan memakai penyakit untuk menguji Iman kita ! walau tubuh sakit sampai meninggalpun tidak mengingkari imannya , sehingga orang tersebut tetap dapat memuliakan Tuhan walau dalam sakitnya ! ( 2 Kor 12 : 7-10 / Ibr11:39-40 )

Pentingnya menjaga tubuh agar tidak sebagai lawan Allah , 1 Kor 3:17 .

• Dengan cara menjaga tubuh dari pencemaran yang bisa merusak Tubuh seperti menjauhi minuman keras, mengisap rokok, narkoba , suka bergadang atau makanan yang merusak tubuh .

• Menjaga kesehatan tubuh dengan minum vitamin , jamu atau minum obat kalau sakit , sesuai dengan resep dokter sebab kepandaian/ hikmat dokter sumbernya dari Tuhan dan tentunya dengan berolah raga juga .

• Memelihara tubuh dari pencemaran kekudusan pernikahan, Alkitab mengingatkan jangan berzinah dengan orang yang bukan pasangan hidupnya , karena membuat ikatan jiwa dengan wanita tersebut. 1 Kor 6:15-16 / Ibr 13:4. sebab didalam perselingkuhan disanalah ada roh zinah yang menungganginya , akhirnya roh zianah itu akan membinasakan tubuh orang itu dengan penyakit kotor yang sangat mematikan seperti G.O / Aids / Ebola dllnya . Ams 9:17-18, 25-27 .

Yang menjadi kendala “ Pemulihan “ dalam Tubuh kita adalah :

  1. Dalam diri manusia memiliki “ Kehendak Bebas “ ( Free will ) membuat manusia menolak kehendak-Nya dan Tuhan sendiri tidak pernah memaksakan kehendak-Nya dalam hidup manusia , walau sebenarnya kehendak-Nya itu baik sanggup membawa hidup manusia dalam pemulihan segala sesuatu , karena Tuhan menghargai kehendak bebas manusia , Tuhan hanya memberi pilihan – pilihan kepada manusia ! ( Mat 7:13-14 )

  2. Sifat kedagingan yang ada didalam tubuh ini , sebab selama kita masih hidup dalam dunia tidak bisa lepas dari kelemahan daging , kalau tidak diwaspadai akan membawa kita jatuh lagi dalam dosa , karena kita belum dalam tubuh KEMULIAAN , tetapi puji Tuhan bagi yang tumbuh kerohaniannya memiliki buah roh yaitu “ Penguasaan diri “ sehingga walau masih dalam tubuh yang berasal dari debu tanah , tidak takut atau menyerah kepada kehendak daging, sebaliknya punya tekad hidup taat akan Firman agar mengalami pemulihan segala sesuatu dan akhirnya bisa memuliakan Tuhan dalam Roh, Jiwa dan Tubuh kita !

  3. Kekerasan hati manusia , untuk itu kita mencontoh kegagalan Daud, juga belajar dari pertumbuhan Jemaat mula-mula , Mazmur 51:14. / Kisah para Rasul 17:11. Firman Tuhan ini menjelaskan , Daud gagal dalam perjalanan hidupnya karena menggunakan kehendak bebasnya dan kekuasaannya sebagai raja , itulah sebabnya setelah jatuh ia minta kepada Tuhan Roh yang RELA. Demikian pula Jemaat mula-mula bisa berkembang pesat karena Jemaat hidup dalam Ketaatan akan Firman Tuhan dengan RELA.

Kalau kita menyadari masih jauh dari apa yang Tuhan rencanakan yaitu mengalami pemulihan hidup dalam Kristus seutuhnya marilah kita berdoa agar diberi Roh yang “ RELA “ sehingga mengalami Pemulihan dalam Roh , Jiwa , dan tubuh , pemulihan ini sangat penting untuk bisa menerima kasih karunia Allah yang diajanjikan , Matius 9:17 , mengungkapkan bagaimana bisa menerima anggur yang baru ? ( gambaran kasih karunia Allah ) yaitu kalau kantong bejana hidup kita dibaharui ! setelah dibaharui baru Tuhan mempercayai dengan berkat-berkat dan janji-janji-Nya yang luar biasa itu dan memakai hidup kita jadi alat kemuliaan-Nya !

Kita melihat hasil “ Membangun hubungan dengan Tuhan dengan baik dan benar “ akan memulihkan kehidupan kita baik dalam roh , jiwa dan tubuh kita , oleh sebab itu mari kita membangun hubungan dengan Tuhan dengan cara meningkatkan membaca Alkitab, meningkatkan dalam memuji dan menyembah Tuhan dan meningkatkan doa yang berkualitas ! Amin.


Membangun hubungan dengan Tuhan Bag IV .

Pentingnya membangun hubungan “ Dengan cara yang sehat dan benar ” , karena kalau salah akan membawa hidupnya dalam kesesatan dan ada akibat yang mengerikan yaitu kena hukuman Tuhan ( 2 Tes 2:9-12 / 2 Pet 3:16 ) Kesalahan disebabkan Tidak menurut jalan yang Tuhan sudah tetapkan yaitu melalui ketaatan akan Firman Tuhan yang sudah diberikan kepada kita , tidak suka membaca Firman Tuhan , membaca buku rohani, sedang melalui itu semua yang akan membawa perubahan dalam konsep berpikir , cara pandang hidup kita dan pada akhirnya akan merubah jalan hidup kita sehingga mengalami pemulihan segala sesuatu ( Kis 3 : 21 )Membangun hubungan merupakan “ Kerinduan Tuhan “ sendiri , kita bisa melihat hal ini lewat pesan-Nya dalam Alkitab bagaimana hubungan yang digambarkan seperti ;

• Hubungan seperti suami dan istri yang harmonis dan mesra , dikatakan dalam Efesus 5:32 Rahasia ini besar, maksudnya hubungan suami istri yang harmonis dan mesra merupakan gambaran “ Hubungan kita dengan Tuhan “ manusia bisa berhubungan dengan Allah , lewat Iman kepada Yesus, Kita tahu untuk membangun hubungan dalam keluarga yang harmonis dan mesra tidak sederhana membutuhkan banyak penyesuaian lewat benturan dan ketaatan akan kehendak Tuhan bagi masing-masing pihak , hal tersebut sering menimbulkan luka karena salah mengerti satu dengan yang lain demikian juga saat kita membangun hubungan dengan Tuhan membutuhkan penyesuaian, dan ada banyak salah paham , salah mengerti akan kehendak Tuhan, pengertian terjadi kalau manusia menuruti kehendak Tuhan yang pasti baik itu ! Maz 73 : 1-28 / Yes 62:4-5 / Hos 2 : 15-19 .

• Hubungan seperti dalam keluarga yang harmonis , Mal 4 : 6 mengatakan akan terjadi pemulihan hubungan antara BAPA dan anak , dan dikutib lagi oleh Luk 1:17 ini berbicara manusia akan mengalami pemulihan hubungan dengan Tuhan pencipta-Nya, seperti sebuah keluarga sehingga kita bisa memanggil Tuhan dengan sebutan Bapa ( Mat 6 : 9 ) dulu kita jauh dengan Tuhan karena dosa , sekarang jadi dekat karena telah didamaikan melalui pengorbanan Yesus ! Ef 2:11-20 .

• Hubungan seorang sahabat yang akrab, digambarkan dalam Alkitab sahabat yang rela berkorban sampai mati ( Yoh 15:14 ) seperti hubungan Yonathan dengan Daud , ( 1 Sam 18:1-3 ) Abraham sebagai sahabat Tuhan ( Yak 2:23 ) sehingga sebelum menghancurkan kota Sodom dan Gomora Tuhan memberitahukan kepada Abraham sahabat-Nya dan karena sahabat maka Abraham berani menawar agar Sodom dan Gomora tidak dihancurkan asal ada orang benar didalamnya , maka terjadilah tawar menawar dari 50 sampai 10 orang ( Kej 18 ) demikian juga Musa sebagai sahabat Allah berani menawar agar Tuhan tidak memusnahkan bangsa Israel, akibat pemberontakan bangsa ini terhadap Tuhan ( bilangan 14 ) jadi betapa indahnya kalau kita bisa membangun hubungan sampai ketaraf sahabat !

Sekarang kita mempelajari apa yang menjadi penyebab banyak umat Tuhan salah dalam membangun hubungan dengan Tuhan , yaitu ;

• Karena baru kenal Tuhan masih kanak-kanak rohani, ( Teknon / Children Roma 8:16 ) kita melihat anak-anak umumnya masih mencari identitas diri mencari panutan / idola , suka tiru-tiru dari pakaian , rambut dllnya , demikian juga dalam kehidupan rohani seseorang yang baru kenal Tuhan mencari model bagaimana mengenal Tuhan secara praktis dan mudah ia akan mencari fugur yang dipandang ideal , maka ia mengidolakan pendetanya, majelisnya atau pelayan Tuhan lainnya dan seseorang yang masih kanak –kanak rohani mudah dipengaruhi oleh ajaran –ajaran sesat baik melalui buku-buku , radio , internet dllnya . ( 1 Kor 13:11 )

• Karena masih dipengaruhi oleh falsafah dari dunia , seseorang yang mau mengenal Tuhan bayangannya seperti seseorang yang cari kesaktian dengan cara bertapa , puasa , pantang makan ini dan itu , pantang melakukan ini dan itu dengan pemikiran agar bisa berkenan dihadapan Tuhan , ( 1 Tim 4:7 ) sedang hubungan dengan Tuhan yang benar adalah “ Hidup dalam kehendak-Nya “ melalui ketaatan akan kebenaran Firman Tuhan !

• Masih Menggunakan Imajinasinya mengira-ira seperti apa kehendak Tuhan , kemudian dengan penuh percaya diri mengatakan tahu jalan Tuhan seperti ini dan itu / sok tahu , tanpa disadari yang dibangun sebenarnya adalah “ kebenaran diri sendiri “ sedang akhir zaman ini akan muncul pengajaran yang membuat Jemaat hidup kompromi dengan dosa seperti mengatakan “ Iman “ bisa berjalan dengan kehidupan yang “ Amoral “, ( Kompromi dengan dosa ) contoh waktu bangsa Israel keluar dari Mesir mereka kena tipu daya Bileam yang menipu bangsa Israel dengan berzinah dengan bangsa Moab dan menyembah baal peor, akibatnya bangsa Israel kena hukuman dari Tuhan ! ( Bilangan ps 25 / Wahyu 2:14-15 )

• Meniru–niru orang lain, karena mendengar kesaksian orang itu yang membangun hubungan dengan Tuhan dan bagaimana Tuhan menyatakan perbuatan-Nya yang hebat dalam hidupnya , membuat pendengarnya terobsesi untuk bisa mengalami pengalaman seperti itu , tidak tahu orang yang ditiru ketika membangun hubungan dengan Tuhan lewat Ketaatan akan Kehendak -Nya , dengan berbagai proses pengalaman hidup dalam “ Iman dan pergumulan kehidupan “ sehingga mengalami pemulihan hubungan dengan Tuhan secara baik dan benar !

Cara Membangun hubungan yang berkenan dihadapan Tuhan .

Langkah pertama adalah Membuat perjanjian / Covenant dengan Tuhan , kita tahu Alkitab berisi kitab “ Perjanjian lama dan Baru “ ini memberi gambaran manusia bisa memiliki hubungan kembali dengan Tuhan harus membuat “ Perjanjian dengan Tuhan “ komitmen ini penting agar Tuhan bisa melakukan bagian-Nya yaitu menggenapi janji-janji-Nya, bagian kita adalah melakukan apa yang dikehendaki-Nya , sama seperti yang Tuhan lakukan dengan Abram , Kejadian 17:1-11 menjelaskan bagaimana seharusnya manusia membuat perjanjian dengan Tuhan yaitu ;

• Dari pihak Tuhan menyatakan rencana-Nya lebih dulu yaitu memanggil, keluar dari urkasdim( Dunia ) menuju tanah kanaan ( tanah perjanjian ) Tuhan akan memberkati , membuat Abram menjadi bangsa yang besar sehingga melalui keturunannya jadi berkat bagi bangsa-bangsa lain . Kej 12:1-3 / Kisah 7 : 1-4 / Gal 3:8 . ( gambaran bagaimana panggilan Tuhan dinyatakan kepada manusia )

• Dari pihak manusia Abram yang artinya orang besar / boss, berubah menjadi Abraham artinya bapak bangsa-bangsa / hamba / melayani , maksudnya kalau Abram mau melakukan bagiannya harus berubah mau merendahkan diri dari Boss menjadi hamba , bukan dilayani tetapi melayani baru akan dibesarkan dihadapan Tuhan, ingat Markus 10:44-45 . ( ini merupakan Gambaran kerendahan hati merupakan jalan untuk hidup berkenan dihadapan Tuhan , menjadi manusia ciptaan baru sehingga berkat akan tercurah dalam hidup kita ) 2 Kor 5:17 / Ef 4:24 / Kol 3 : 10 .

• Abraham dan anak keturunannya harus disunat ini berbicara untuk melakukan bagiannya seperti yang Tuhan kehendaki ada pengorbanan yang menyakitkan bagi daging / keakuan kita yaitu disunat , sunat yang dimaksud adalah sunat secara rohani ( Ul 30:6 / Rom 2:28-29 ) pikul salib juga ada darah yang keluar atau ada harga yang harus dibayar , ( Mat 16:24 ) perjanjian ini berlaku juga bagi kita yang menjadi milik Kristus , Galatia 3:29 mengatakan sebagai anak keturunan Abraham, maka kita pun berhak menerima warisan janji Abraham , asal kita mau melakukan kehendak Tuhan , yaitu disunat / kerat kedagingan kita dan pikul salib selama hidup didunia ini !

Melalui kisah bagaimana Tuhan membuat perjanjian dengan Abraham mengajarkan bagaimana membangun hubungan dengan Tuhan secara benar yaitu kita sebagai milik Kristus , akan mewarisi janji Abraham kalau kita juga membuat “ Perjanjian / covenant dengan Tuhan lebih dulu “ atas seluruh area / wilayah hidup kita , dibuktikan dari cara hidup kita yang sesuai dengan kehendak-Nya , barulah Tuhan mau menyatakan janji-janji-Nya dalam hidup kita , Kalau selama ini kita belum membuat perjanjian / pengakuan dengan Tuhan, marilah kita membuat perjanjian / Covenant , perjanjian sehidup mati dengan Tuhan , berkomitment melakukan bagian yang harus kita lakukan maka Tuhanpun akan melakukan bagian-Nya , menggenapi janji-janji-Nya dalam kehidupan kita !

Kita melihat beberapa langkah kronologi perjalanan kehidupan sebagai orang percaya yang membuat perjanjian dengan Tuhan yaitu ;

• Saat menerima Tuhan sebagai juruselamat kita percaya dihati dan ada pengakuan dosa, Kemudian bertobat dari cara hidup lama dan memulai suatu kehidupan baru menurut petunjuk yang Tuhan berikan ( Alkitab ) ( Rom 10 : 9-10 ) ada Pengakuan untuk menyerahkan roh, jiwa dan tubuh seutuhnya dalam tangan Tuhan, ( 1 Pet 1:22 ) barulah Tuhan membenarkan dan menyelamatkan hidup kita dari murka Allah dimasa yang akan datang ( Rom 5:9 / Ibr 10:16-17 ) dan kalau kita diterima-Nya , akan merasakan damai sejahtera yang belum pernah kita alami sebelumnya . ( Yoh 14 : 27 / Rom 14:17 )

• Mengakui Tuhanlah pemilik hidup kita yang sudah menebus dan menyelamatkan kita dari kuasa dosa dan maut dan sekarang hidup kita ada didalam tangan-Nya menjadi milik kesayangan-Nya . ( 1 Kor 6:19-20 / Roma 6:17-18 )

• Mengakui Tuhanlah penebus hidup kita ! Tuhanlah yang menetapkan masa depan kita asal kita mau taat dituntun dalam jalan-jalan-Nya . ( Yermia 29:11 / Yoh 14:6 ) dan kita dengan rela mempersembahkan “ kehidupan “ kita sebagai persembahan yang hidup dan yang berkenan kepada-Nya . ( Roma 12:1-2 )

• Mengakui Tuhanlah yang menjadi gunung batu keselamatan , tempat kita berlindung dari serangan roh jahat dan dari segala marabahaya yang mengincar hidup kita ! ( Maz 19:15/28:1 / 62:3,7 / 89:27 )

• Mengakui Tuhan sumber pertolongan dari segala kesulitan , masalah dan beban yang menindih dalam kehidupan kita . ( Maz 121 : 1-3 / 1 Kor 10:13 )

Dengan komitment melaksanakan bagian kita dengan pengertian serta ketulusan hati , maka Tuhan akan melakukan bagian –Nya yaitu menggenapi apa yang telah dijanjikan seperti yang dikatakan kepada Abraham maupun melalui para Nabi-Nya, kita akan mengalami pemulihan segala sesuatu dan kita akan dibawa dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar ( 2 Kor 3:18 ) ! Amin .


Membangun hubungan dengan Tuhan Bag V.

Membangun hubungan dengan Tuhan secara baik dan benar bisa terjadi hanya kalau kita “ Membuat Perjanjian dengan Tuhan “ Iman Kristen yang benar dibangun diatas Perjanjian / covenant dengan Tuhan , pemahaman ini membuat kita tidak menuntut Tuhan melakukan bagian-Nya sedang kita sendiri tidak melakukan bagian kita !

Ketika membuat perjanjian dengan Tuhan tentunya ;

• Mengakui bahwa hidup kita ada dalam tangan-Nya , mensyukuri telah ditebus dari kuasa maut kepada hidup yang kekal , dan akan dibebaskan dari murka Allah . ( Rom 5:9 / 10:9-10 )

• Dengan pemahaman ini menyadarkan kita sesungguhnya Tuhan berdaulat atas semua area kehidupan kita, atau sesungguhnya Tuhanlah yang mengatur hidup kita, bukan kita yang mengatur Tuhan , ( Rom 6:17-18 / 1 Kor 6:19-20 ) sampai kita mengalami perubahan konsep / paradigma , tentang kehidupan didalam Tuhan dan akhirnya kita jadi tahu akan kehendak dan rencana Tuhan bagi hidup kita

• Dengan hati yang rela mengikuti kehendak Tuhan maka proses kehidupan cepat selesai tetapi kalau memiliki hati yang keras akan mengalami banyak benturan / mengalami proses hidup yang lama dan tidak enak ( Maz 51:12-14 / Kis 17:11 )

Sekarang kita mau belajar “ Bagaimana pengalaman hidup yang terikat janji “ melalui pengalaman kehidupan Abraham yang mengalami pergumulan dan proses ujian hidup yaitu ;

• Kejadian ps 13 , Saat menentukan keputusan memilih tanah pengembalaan yang diperebutkan dengan Lot Ia tidak melihat menurut mata jasmaninya, tetapi melihat dengan mata rohaninya karena tahu Tuhan memberkati bukan berdasarkan hal-hal yang lahiriah, dalam pengiringan kita kepada Tuhan mari belajar melihat suatu perkara bukan hanya secara mata lahiriah saja tetapi secara mata rohani / hal-hal yang akan datang .

• Kejadian ps 14 , Tuhan selalu menyertai dan , memberi kemenangan ketika perang melawan raja-raja yang menyerang Sodom dan Gomora dan menawan Lot kerabatnya , disini kita belajar Tuhan menyertai kehidupan kita asal hidup dijalan yang benar , Abraham tetap peduli kepada keponakannya , tidak balas dendam, Abraham tidak punya motifasi mencari keuntungan ketika menolong , maka Tuhan memberi kemenangan besar !

• Pergumulan dan salah paham , ketika sekian waktu belum juga punya anak seperti yang Tuhan janjikan maka ia setuju saja ketika Sarai menyerahkan Hagar dan menghampirinya sehingga lahirlah Ismail, salah paham ini berakibat ;

  1. Selama 13 Th Tuhan tidak berbicara ( baca Kej ps 16 umur Abraham 86 Th , Kej ps 17 umur Abraham 99 th ) masih dalam salah pahamnya Abrampun masih mendoakan agar Ismail yang mewarisi janji Tuhan . ( Kej 17:18 ) lewat peristiwa ini kita belajar sabar menunggu waktu janji Tuhan di genapi jangan berupaya atau mengusahakan sendiri dengan cara dan akal budi sendiri !

  2. Karena Tuhan adalah Allah yang setia Ia ingat akan Abraham sehingga mendatangi lagi dan pertama kali menemui Abram Tuhan mengingatkan bahwa Ia adalah “ Allah yang maha kuasa “ kedua Tuhan ingatkan agar Abram hidup “ Tak percela “ dihadapan Tuhan . ( Kej 17:1 )

• Saat Tuhan tidak berbicara kepadanya selama 13 th Abraham bergumul dan bertanya-tanya seperti apa kehendak dan rencana Tuhan bagi anak keturunannya ? sehingga Abraham punya pemahaman bahwa anak keturunannya bukan yang lahiriah , tetapi yang rohaniah seperti yang Tuhan Yesus katakan dalam Yoh 8 : 56 demikian juga Paulus mengatakan Abraham memiliki Iman akan datangnya keturunan yang jadi berkat bagi bangsa-bangsa ( Gal 3:16 ) , ini mengajar kepada kita Iman tumbuh lewat pergumulan !

• karena Iman maka Abraham tidak membangun rumah dibumi ini tetapi menantikan rumah yang dibangun oleh Allah sendiri. Ibr 11 : 9-10 . cara pandang hidupnya Abraham ini mengajarkan kepada kita walau seorang yang kaya raya ia tidak melihat kekayaan itu sebagai hal yang paling utama dalam hidupnya tetapi mata rohaninya lebih terarah kepada hal –hal yang akan datang sampai didalam kekekalan .

Dari pengalaman perjalanan hidup Abraham ini kita melihat Tuhan adalah ;

 Tuhan yang setia tidak pernah meninggalkan Abraham dalam segala pergumulan hidupnya , selalu menyertai , memberi petunjuk sehingga melalui pergumulan hidup Abraham tumbuh dalam pengenalan kepada Tuhan dan kehendak-Nya .

 Pengalaman hidup Abraham ini merupakan acuan bagi perjalanan hidup kita , jangan mencontoh kesalahannya , tetapi kalau kita belum melangkah seperti yang Abraham lakukan mari kita lakukan, sebab kita juga menerima janji-janji Tuhan kepada Abraham . ( Gal 3 : 29 )

Rahasia kesuksesan hidup sebagai umat pilihan adalah “ Takut kepada Tuhan “ sesuai dengan Firman Tuhan dalam Maz 33:18 / 34 :10 yang mengatakan “ Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya , Takutlah akan Tuhan, hai orang-orang-Nya yang kudus , sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia !

Aplikasi Takut kepada Tuhan diwujudkan dalam semua area / wilayah kehidupan ,

  1. Mazmur 128 : 1-6 .Keluarga yang mau diberkati dan mengalami kebahagiaan dikatakan harus “ Takut kepada Tuhan “ yang diwujudkan suami maupun istri masing-masing akan melakukan bagiannya, sesuai petunjuk dari Tuhan bagaimana kehidupan dalam sebuah keluarga , maka Tuhan akan melimpahkan berkat-berkat-Nya dalam keluarganya, contoh dalam Amsal 27:17 mengatakan “ Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya .”

 Keluarga harmonis terbentuk melalui gesekan sebagai Istri mau mendorong dan memotifasi suaminya sampai menjadi Pria sejati yaitu menjadi pria yang punya tanggung jawab , membangun / memimpin keluarga, pengambil keputusan tentunya segala masalah dibicarakan bersama dulu , bukan mengambil keputusan secara otoriter / sewenang-wenang setelah lewat pembicaraan yang matang barulah suaminya yang memutuskannya ! ( Ef 5:22 -24 )

 Sebagai suami bertindak seperti Kristus membimbing Jemaat-Nya dengan kesabaran bukan dengan otoriter mendorong dan memotifasi istrinya agar bisa melaksanakan fungsinya sebagai penolong yang sepadan , sampai istrinya menjadi Wanita sejati dan menjadi teladan hidup bagi anak-anak dan orang lain yang melihatnya mengatakan sungguh ia model wanita sejati ! ( Ams 31: 10-31 )

 Apabila ada ketidak setiaan dari salah satu pihak , tetapi tidak berusaha membalas tindakan dan perbuatan yang dilakukan oleh pasangannya , dengan pengertian Tuhan yang maha tahu yang akan menjadi hakimnya , ( Kol 3:23-25 ) maka Tuhan akan memberkati hidupnya sesuai dengan kasih setia-Nya , baik dimasa sekarang maupun didalam kekekalan kelak ! ( 1 Kor 4:5 )

  1. Dalam kehidupan Sebagai anak Muda kalau menjalani kehidupan dengan Takut akan Tuhan mereka tahu etika bergaul sebagai warga kerajaan Allah , berbeda dengan orang yang tidak mengenal Tuhan ;

 Tahu batasan dalam bergaul tidak berpelukan , berciuman , apalagi berhubungan seks sebelum resmi jadi suami atau istrinya , ( Kidung Agung 3:5 ) karena tubuh lawan jenisnya adalah bait Allah yang kudus ! ( 1 Kor 3:16 )

 Tahu kapan menjalin hubungan sebagai teman dulu , kapan waktu bertunangan , walau sudah bertunangan tetap menjaga kekudusan , tidak menjadikan tubuh lawan jenisnya sebagai pusat memuaskan hawa nafsu birahinya sampai masuk dalam pernikahan yang kudus , kesadaran ini muncul dalam kehidupan anak muda karena berpegang kebenaran Firman Tuhan sehingga tumbuh dewasa dalam pemahaman akan prinsip hidup yang benar ! ( Maz 119 : 9 )

 Kalau sudah waktunya masuk dalam pernikahan tidak asal-asalan dalam memilih pasangan hidupnya dengan dasar lahiriah seperti asal tampan, cantik dan kaya saja ! tetapi memilih berdasarkan terang kehidupan yang ada didalam hidup lawan jenisnya , sudah menjadi manusia ciptaan baru yang nampak dari buah-buah roh dalam hidupnya , barulah membuka hati untuk mencintai atau dicintai lawan jenisnya 2 Kor 6 : 14 .

 Sudah terlibat dalam pelayanan tidak menjamin pertumbuhan kerohanian dengan sendirinya, memang pelayanan adalah sarana untuk bisa bertumbuh dalam kerohaniannya, kalau dalam pelayanannya terus meningkatkan kualitas rohaninya , bukan hanya kemampuannya skillnya saja, sebab hanya “ Hidup dalam kebenaran “ barulah akan terjadi pertumbuhan kerohanian , sehingga pelayanannya jadi berkat . 1 Kor 10:12 / 15:33 .

Pemuda / pemudi yang tumbuh dalam pengenalan akan kebenaran /mengenal kehendak Tuhan dengan baik dan benar akan kuat bukan hanya rohnya saja tetapi juga jiwanya , kita melihat contoh generasi muda yang lemah jiwanya ;

 Mudah jatuh cinta kepada semua lawan jenisnya yang mendekatinya , karena usianya sudah masuk fase hetero erotis / ingin dicintai dan ingin menyatakan cintanya kepada lawan jenisnya, ia akan memilih asal saja tanpa pertimbangan akal hanya mengikuti emosinya celaka ia kalau ketemu bandot ( pria tua yang sudah menikah tetapi suka daun muda anak muda yang bodoh mudah dirayu )

 Tidak memiliki kewaspadaan / tidak punya kepekaan rohnya karena hidupnya jauh dari Tuhan , sehingga tidak tahu apakah orang yang mendekatinya itu tulus mengasihi atau hanya ingin memanfaatkan tubuhnya saja , atau bahkan kekayaan orang tuanya saja , semua itu terjadi karena hanya menuruti emosinya tanpa akal budi dan tanpa pimpinan Roh Kudus saat membuka hati bagi lawan jenisnya !

Kalau anak muda mau komitment dengan Tuhan untuk hidup dalam etika kerajaan Allah dimasa mudanya , tidak terbawa arus zaman atau gaya hidup dunia yang ada disekitarnya maka Tuhan akan memimpin dan memberkati hidupnya dimasa depan akan mengalami kesuksesan hidup dalam kemuliaan seperti yang Tuhan janjikan .

Contoh , Daniel dkknya tidak terbawa arus zaman dan gaya hidup saat itu. Maka Tuhan mengangkat derajat Daniel dan kawan-kawannya dalam kemuliaan sebagai manusia dibumi ini , demikian juga bagi anak muda yang berani tampil beda akan diberkati Tuhan sehingga memiliki masa depan yang gilang gemilang ! . Dan 1 : 8-9 / Ams 22 : 6 / Peng 12 : 1 .

Demikilanlah seharusnya kehidupan yang harus kita jalani sesuai dengan kehendak dan rencana Tuhan , dalam semua wilayah/area kehidupan seperti yang kita pelajari ini , maka kita akan mengalami pemulihan kehidupan yang luar biasa disemua area kehidupan dimuliakan dihadapan bangsa bangsa dan nama Tuhanpun akan dimuliakan melalui kehidupan kita .

Oleh sebab itu mari kita mau berkomitment kepada Tuhan selama hidup ini “ Takut kepada Tuhan “ diwujudkan mau hidup dalam ketaatan akan kehendak dan rencana-Nya dalam semua area kehidupan kita . Amin .


Membangun hubungan dengan Tuhan Bag VI .

Kita sudah mempelajari bagaimana membangun hubungan dengan Tuhan secara baik dan benar yaitu kalau kita “ Membuat ikatan perjanjian dengan Tuhan “ diwujudkan ;

 Secara konsisten melakukan bagian sesuai dengan apa yang kita ucapkan ketika menjadikan Yesus sebagai Raja dalam hidup kita , dan hidup menurut apa yang Tuhan kehendaki dalam semua area kehidupan , dengan kata lain membuat ikatan perjanjian dengan Tuhan tidak bisa hanya menuntut Tuhan memberkati hidup kita saja tetapi tidak melakukan bagian kita !

 Melakukan bagian kita dengan belajar dari hidup Abraham yang takut / hormat kepada Tuhan setia menuruti perintah dan petunjuk Tuhan walau mengalami jatuh bangun , akhirnya Iman Abraham tumbuh kuat, contoh , Realisasi hidup takut kepada Tuhan di wujudkan dalam rumah tangga , masing-masing pribadi melakukan bagiannya seperti yang Tuhan tunjukkan , demikian juga sebagai kaum muda dalam menjalani kehidupan dimasa mudanya dengan berpegang pada prinsip hidup kerajaan Allah tidak terbawa arus dunia .

Sekarang kita mempelajari bagaimana sikap hidup seorang yang takut kepada Tuhan , yaitu tahu fungsi dirinya sebagai bagian “ Tubuh Kristus “ , kita harus tahu dalam perjalanan hidup ini Tuhan selalu memberikan pilihan kepada , tidak pernah memaksa seperti yang Tuhan katakan dalam Mat 7 : 13-14 ” Didalam dunia ini ada dua jalan lebar dan sempit mana yang akan kita pilih ? ” , demikian juga Tuhan memberikan pilihan kalau kita memilih hidup sebagai bagian Tubuh Kristus, sebagai keluarga Allah maka Tuhan akan memerintahkan berkat-berkat didalamnya seperti yang Tuhan katakan dalam Maz 133:1-3 , sebaliknya kalau tidak maka kesusahan dan kesengsaraan akan dialami , seperti yang Tuhan katakan dalam , 1 Kor 11 : 29 - 30 .

Melalui pembacaan Firman Tuhan ini kita melihat, penyebab kesengsaraan dan penderitaan Jemaat karena tidak mau hidup terikat sebagai bagian dari Tubuh Kristus, disatu sisi mau hidup didalam berkat dan perlindungan Kristus tetapi disisi lain tidak peduli kepada tubuh kristus lainnya , Akibatnya akan mengalami kelemahan , sakit dan akhirnya mati yang dimaksudkan adalah ;

Pertama Jemaat akan mengalami kelemahan tidak sehat rohaninya dan penyebab tidak sehat karena tidak peduli kepada “ Tubuh Kristus “ indikasinya seperti seorang yang lemah pada umumnya  mau apapun malas , ibadah malas  , doa malas , baca Alkitab malas , menyembah Tuhan malas dan akhirnya pelayanan juga malas , ini merupakan gejala awal !

Tahap kedua Jemaat akan mengalami Sakit , kita bisa melihat orang yang sakit pada umumnya , Ia tidak tahu mana makanan enak dan tidak enak , sehat dan tidak sehat , demikian juga seorang yang sakit rohaninya ia tidak tahu mana kotbah / ajaran yang sehat dan yang tidak sehat ,  ke Gereja asal datang saja , datang dan pulang sama tidak mengalami perjumpaan dengan Tuhan dalam kasih-Nya, dalam kuasa-Nya dan dalam kebenaran-Nya ! 

Akhirnya Jemaat akan mengalami kematian , yang dimaksud adalah rohaninya , hidupnya sama seperti sebelum kenal Tuhan karena pikiran dan perasaannya tumpul tidak tahu akan kehendak Tuhan, kita harus tahu sejak Tuhan memberikan Iman kepada seseorang , Tuhan menginginkan dengan Iman itu membawa orang tersebut mengalami pemulihan dalam hidupnya dan melakukan perbuatan yang benar dan baik sehingga hidupnya  menjadi berkat .” manusia ciptaan Baru nampak dalam hidupnya “  Yoh 16 : 8 /  Ef  2 : 8-10 . 

Tetapi kalau ia belum memiliki Iman kasih karunia dari Tuhan maka ia tidak memiliki kuasa Roh Kudus yang memberi kemampuan untuk melakukan kehendak Tuhan dalam hidupnya , sehingga hidupnya tidak bisa memuliakan nama Tuhan, Yoh 16:13 -14 .

Penyebab seseorang tidak menerima Iman kasih karunia karena ;

  1. Ia baru diterangi oleh Firman Tuhan , tetapi tidak mau hidup dalam terang kebenaran Firman Tuhan , ia lebih senang hidup dalam dunia lamanya ( kegelapan ) , tidak peduli orang tersebut sudah menjadi orang Kristen bertahun-tahun lamanya , kalau ia tidak pernah hidup dalam terang ( kebenaran Firman Tuhan ) maka ia sama dengan orang yang belum mengenal Tuhan . Mat 10:14-15 / Yoh 3 : 18 - 22 .

  2. Walau Ia sudah kegereja tetapi tidak suka makanan rohani ( baca Firman )tetapi tidak direnungkan dengan sungguh-sungguh maka ia tidak akan mengalami pertumbuhan rohani karena kurang gizi berakibat rohaninya masih kanak-kanak / bayi rohani terus ( Ibrani 5:11-14 ) dan karena masih kanak-kanak maka pola pikirnyapun seperti kanak-kanak pada umumnya yang sangat terbatas pengetahuan dan pemahaman akan kebenaran hidup dalam Tuhan . 1 Kor 13 : 11 .

  3. Bagi yang sudah pelayanan tetapi tidak menghasilkan buah-buah dari pelayanannya baik bagi hidupnya sendiri dan bagi orang lain , digambarkan Tuhan Yesus seperti pohon ara yang tidak berbuah walau ia hidup dikebun anggur Tuhan mendapatkan makanan / supply dari Tuhan kalau tidak menghasilkan buah-buah pertobatan , suatu hari nanti ia akan ditebang dan dibuang kedalam api ! ( Luk 3 : 9 / 13 : 6 - 13 )

  4. Bagi yang kelihatan sudah bertumbuh rohaninya karena sudah pelayanan suatu hari akan diuji ( dengan api ) melalui proses kehidupan , kalau dinilai baik sesuai dengan standart Tuhan Ia dapat pahala , tetapi kalau tidak sesuai semua pelayanan dan perbuatannya akan hilang sia-sia , ( 1 Pet 1 : 6 - 7 ) maksudnya ;

• Ketika persoalan melanda hidupnya ia murtad , nampaklah mutu bangunan rohaninya dari rumput jerami yang mudah terbakar ( kena ujian sedikit saja sudah malas pelayanan malas ibadah ) berarti mutu bangunannya bukan dari emas yang makin cemerlang saat kena api percobaan hidup . ( 1 Kor 3 : 10-15 )

• Kalau melayani dengan hati yang jahat , suka menyakiti hati orang dengan cara memfitnah menjelekan dan menjatuhkan orang lain maka ibadahnya juga sia-sia , ( Mat 12 :36-37 / Rom 14 : 4 / Yak 1 : 26 ) atau melayani hanya untuk cari muka, bahkan mencari keuntungan pribadi pasti suatu hari akan menerima hukuman bukan pahala ! 2 Kor 5 : 10 / Wah 20 : 12 .

  1. Termasuk para pemimpin yang bekerja diladang Tuhan , tetapi tidak beres pelayanannya hanya mencari keuntungan , melayani dirinya dengan segala ambisinya , tidak membawa Jemaat hidup mengenal Tuhan dan kehendaknya dengan baik dan benar , bahkan mungkin disertai ancaman agar jemaat takut dan tunduk kepada kehendaknya maka tiba waktunya Tuhan akan menghukumnya juga . Mat 21 : 33 - 41

Akibat tidak hidup sebagai bagian Tubuh Kristus ;

  1. Tuhan tidak melindungi kehidupannya karena ia hidup diluar area yang Tuhan tetapkan yaitu mengikatkan diri sebagai bagian Tubuh Kristus , hidupnya dijalani hanya dengan kekuatan diri sendiri seperti manusia pada umumnya . Mazmur 27 : 1-14 / 91 : 1-2 .

  2. Seperti sebagian bangsa Israel yang hanya memikirkan kepentingan daging , tidak taat dan menyakiti hati Tuhan berulang-ulang melanggar perintah dan peraturan yang Tuhan tetapkan, menyebabkan hukuman dan kesusahan bagi seluruh bangsa Israel pada umumnya , yang tidak tahu apa-apa ikut kena dampaknya Sebab ;

• Ketika mereka berbuat dosa , yang lain tidak memberi peringatan / menegur hanya diam saja , maka merekapun dianggap Tuhan setuju dengan perbuatan dosa mereka , akhirnya mereka juga kena hukuman dari Tuhan , Bil 14:1-2 , 22-24 / 25: 1-3 , 9 / Yos 7:1 , 5 , 25 .

• Jadi kalau kita sebagai bagian Tubuh Kristus melihat jemaat berbuat dosa harus segera menegurnya agar tidak kena hukuman bersama mereka yang berdosa , tetapi kalau kita sudah menegur orang itu tetap saja berjalan dijalan berdosa maka darahnya tertangung atasnya sendiri dan kita bebas Yehezkiel 3 :18 . kebaskan debu tinggalkan orang tsb atau bisa juga kelompok tersebut . Mat 10 : 14 .

  1. Tiba waktunya tidak akan menerima supply / aliran kehidupan Kristus yang berdampak hidupnya jadi lemah , sakit dan akhirnya mati dibuang kedalam api , seperti pohon kering yang tidak berguna . Mat 21 : 18-20 / Yoh 15 : 1-6 .

  2. Dan orang yang hidup tidak taat dan setia melakukan Firman Tuhan sama saja hidup diluar kehendak Tuhan , hidupnya tidak mengalami pemulihan berakibat tidak akan menerima berkat-berkat yang Tuhan janjikan , sebaliknya hidup dalam bayang-bayang kutuk kesusahan dan penderitaan mengikuti hidupnya ! Ulangan 28 : 1- 46 .

Sebab Tuhan memberikan berkat , perlindungan dan pagar hanya bagi umat-Nya yang takut/ hormat kepada-Nya dan setia melakukan perintah dan peraturan yang Tuhan tetapkan , yaitu hidup sebagai bagian Tubuh Kristus dan berfungsi / hidup sesuai dengan talenta yang Tuhan sudah berikan dalam hidupnya agar nama Tuhan dimasyurkan melalui hidupnya ! Efesus 4 : 16 . Amin .


Membangun hubungan dengan Tuhan Bag VI .

Kita sudah mempelajari bagaimana membangun hubungan dengan Tuhan secara baik dan benar yaitu kalau kita “ Membuat ikatan perjanjian dengan Tuhan “ diwujudkan ;

 Secara konsisten melakukan bagian sesuai dengan apa yang kita ucapkan ketika menjadikan Yesus sebagai Raja dalam hidup kita , dan hidup menurut apa yang Tuhan kehendaki dalam semua area kehidupan , dengan kata lain membuat ikatan perjanjian dengan Tuhan tidak bisa hanya menuntut Tuhan memberkati hidup kita saja tetapi tidak melakukan bagian kita !

 Melakukan bagian kita dengan belajar dari hidup Abraham yang takut / hormat kepada Tuhan setia menuruti perintah dan petunjuk Tuhan walau mengalami jatuh bangun , akhirnya Iman Abraham tumbuh kuat, contoh , Realisasi hidup takut kepada Tuhan di wujudkan dalam rumah tangga , masing-masing pribadi melakukan bagiannya seperti yang Tuhan tunjukkan , demikian juga sebagai kaum muda dalam menjalani kehidupan dimasa mudanya dengan berpegang pada prinsip hidup kerajaan Allah tidak terbawa arus dunia .

Sekarang kita mempelajari bagaimana sikap hidup seorang yang takut kepada Tuhan , yaitu tahu fungsi dirinya sebagai bagian “ Tubuh Kristus “ , kita harus tahu dalam perjalanan hidup ini Tuhan selalu memberikan pilihan kepada , tidak pernah memaksa seperti yang Tuhan katakan dalam Mat 7 : 13-14 ” Didalam dunia ini ada dua jalan lebar dan sempit mana yang akan kita pilih ? ” , demikian juga Tuhan memberikan pilihan kalau kita memilih hidup sebagai bagian Tubuh Kristus, sebagai keluarga Allah maka Tuhan akan memerintahkan berkat-berkat didalamnya seperti yang Tuhan katakan dalam Maz 133:1-3 , sebaliknya kalau tidak maka kesusahan dan kesengsaraan akan dialami , seperti yang Tuhan katakan dalam , 1 Kor 11 : 29 - 30 .

Melalui pembacaan Firman Tuhan ini kita melihat, penyebab kesengsaraan dan penderitaan Jemaat karena tidak mau hidup terikat sebagai bagian dari Tubuh Kristus, disatu sisi mau hidup didalam berkat dan perlindungan Kristus tetapi disisi lain tidak peduli kepada tubuh kristus lainnya , Akibatnya akan mengalami kelemahan , sakit dan akhirnya mati yang dimaksudkan adalah ;

Pertama Jemaat akan mengalami kelemahan tidak sehat rohaninya dan penyebab tidak sehat karena tidak peduli kepada “ Tubuh Kristus “ indikasinya seperti seorang yang lemah pada umumnya  mau apapun malas , ibadah malas  , doa malas , baca Alkitab malas , menyembah Tuhan malas dan akhirnya pelayanan juga malas , ini merupakan gejala awal !

Tahap kedua Jemaat akan mengalami Sakit , kita bisa melihat orang yang sakit pada umumnya , Ia tidak tahu mana makanan enak dan tidak enak , sehat dan tidak sehat , demikian juga seorang yang sakit rohaninya ia tidak tahu mana kotbah / ajaran yang sehat dan yang tidak sehat ,  ke Gereja asal datang saja , datang dan pulang sama tidak mengalami perjumpaan dengan Tuhan dalam kasih-Nya, dalam kuasa-Nya dan dalam kebenaran-Nya ! 

Akhirnya Jemaat akan mengalami kematian , yang dimaksud adalah rohaninya , hidupnya sama seperti sebelum kenal Tuhan karena pikiran dan perasaannya tumpul tidak tahu akan kehendak Tuhan, kita harus tahu sejak Tuhan memberikan Iman kepada seseorang , Tuhan menginginkan dengan Iman itu membawa orang tersebut mengalami pemulihan dalam hidupnya dan melakukan perbuatan yang benar dan baik sehingga hidupnya  menjadi berkat .” manusia ciptaan Baru nampak dalam hidupnya “  Yoh 16 : 8 /  Ef  2 : 8-10 . 

Tetapi kalau ia belum memiliki Iman kasih karunia dari Tuhan maka ia tidak memiliki kuasa Roh Kudus yang memberi kemampuan untuk melakukan kehendak Tuhan dalam hidupnya , sehingga hidupnya tidak bisa memuliakan nama Tuhan, Yoh 16:13 -14 .

Penyebab seseorang tidak menerima Iman kasih karunia karena ;

  1. Ia baru diterangi oleh Firman Tuhan , tetapi tidak mau hidup dalam terang kebenaran Firman Tuhan , ia lebih senang hidup dalam dunia lamanya ( kegelapan ) , tidak peduli orang tersebut sudah menjadi orang Kristen bertahun-tahun lamanya , kalau ia tidak pernah hidup dalam terang ( kebenaran Firman Tuhan ) maka ia sama dengan orang yang belum mengenal Tuhan . Mat 10:14-15 / Yoh 3 : 18 - 22 .

  2. Walau Ia sudah kegereja tetapi tidak suka makanan rohani ( baca Firman )tetapi tidak direnungkan dengan sungguh-sungguh maka ia tidak akan mengalami pertumbuhan rohani karena kurang gizi berakibat rohaninya masih kanak-kanak / bayi rohani terus ( Ibrani 5:11-14 ) dan karena masih kanak-kanak maka pola pikirnyapun seperti kanak-kanak pada umumnya yang sangat terbatas pengetahuan dan pemahaman akan kebenaran hidup dalam Tuhan . 1 Kor 13 : 11 .

  3. Bagi yang sudah pelayanan tetapi tidak menghasilkan buah-buah dari pelayanannya baik bagi hidupnya sendiri dan bagi orang lain , digambarkan Tuhan Yesus seperti pohon ara yang tidak berbuah walau ia hidup dikebun anggur Tuhan mendapatkan makanan / supply dari Tuhan kalau tidak menghasilkan buah-buah pertobatan , suatu hari nanti ia akan ditebang dan dibuang kedalam api ! ( Luk 3 : 9 / 13 : 6 - 13 )

  4. Bagi yang kelihatan sudah bertumbuh rohaninya karena sudah pelayanan suatu hari akan diuji ( dengan api ) melalui proses kehidupan , kalau dinilai baik sesuai dengan standart Tuhan Ia dapat pahala , tetapi kalau tidak sesuai semua pelayanan dan perbuatannya akan hilang sia-sia , ( 1 Pet 1 : 6 - 7 ) maksudnya ;

• Ketika persoalan melanda hidupnya ia murtad , nampaklah mutu bangunan rohaninya dari rumput jerami yang mudah terbakar ( kena ujian sedikit saja sudah malas pelayanan malas ibadah ) berarti mutu bangunannya bukan dari emas yang makin cemerlang saat kena api percobaan hidup . ( 1 Kor 3 : 10-15 )

• Kalau melayani dengan hati yang jahat , suka menyakiti hati orang dengan cara memfitnah menjelekan dan menjatuhkan orang lain maka ibadahnya juga sia-sia , ( Mat 12 :36-37 / Rom 14 : 4 / Yak 1 : 26 ) atau melayani hanya untuk cari muka, bahkan mencari keuntungan pribadi pasti suatu hari akan menerima hukuman bukan pahala ! 2 Kor 5 : 10 / Wah 20 : 12 .

  1. Termasuk para pemimpin yang bekerja diladang Tuhan , tetapi tidak beres pelayanannya hanya mencari keuntungan , melayani dirinya dengan segala ambisinya , tidak membawa Jemaat hidup mengenal Tuhan dan kehendaknya dengan baik dan benar , bahkan mungkin disertai ancaman agar jemaat takut dan tunduk kepada kehendaknya maka tiba waktunya Tuhan akan menghukumnya juga . Mat 21 : 33 - 41

Akibat tidak hidup sebagai bagian Tubuh Kristus ;

  1. Tuhan tidak melindungi kehidupannya karena ia hidup diluar area yang Tuhan tetapkan yaitu mengikatkan diri sebagai bagian Tubuh Kristus , hidupnya dijalani hanya dengan kekuatan diri sendiri seperti manusia pada umumnya . Mazmur 27 : 1-14 / 91 : 1-2 .

  2. Seperti sebagian bangsa Israel yang hanya memikirkan kepentingan daging , tidak taat dan menyakiti hati Tuhan berulang-ulang melanggar perintah dan peraturan yang Tuhan tetapkan, menyebabkan hukuman dan kesusahan bagi seluruh bangsa Israel pada umumnya , yang tidak tahu apa-apa ikut kena dampaknya Sebab ;

• Ketika mereka berbuat dosa , yang lain tidak memberi peringatan / menegur hanya diam saja , maka merekapun dianggap Tuhan setuju dengan perbuatan dosa mereka , akhirnya mereka juga kena hukuman dari Tuhan , Bil 14:1-2 , 22-24 / 25: 1-3 , 9 / Yos 7:1 , 5 , 25 .

• Jadi kalau kita sebagai bagian Tubuh Kristus melihat jemaat berbuat dosa harus segera menegurnya agar tidak kena hukuman bersama mereka yang berdosa , tetapi kalau kita sudah menegur orang itu tetap saja berjalan dijalan berdosa maka darahnya tertangung atasnya sendiri dan kita bebas Yehezkiel 3 :18 . kebaskan debu tinggalkan orang tsb atau bisa juga kelompok tersebut . Mat 10 : 14 .

  1. Tiba waktunya tidak akan menerima supply / aliran kehidupan Kristus yang berdampak hidupnya jadi lemah , sakit dan akhirnya mati dibuang kedalam api , seperti pohon kering yang tidak berguna . Mat 21 : 18-20 / Yoh 15 : 1-6 .

  2. Dan orang yang hidup tidak taat dan setia melakukan Firman Tuhan sama saja hidup diluar kehendak Tuhan , hidupnya tidak mengalami pemulihan berakibat tidak akan menerima berkat-berkat yang Tuhan janjikan , sebaliknya hidup dalam bayang-bayang kutuk kesusahan dan penderitaan mengikuti hidupnya ! Ulangan 28 : 1- 46 .

Sebab Tuhan memberikan berkat , perlindungan dan pagar hanya bagi umat-Nya yang takut/ hormat kepada-Nya dan setia melakukan perintah dan peraturan yang Tuhan tetapkan , yaitu hidup sebagai bagian Tubuh Kristus dan berfungsi / hidup sesuai dengan talenta yang Tuhan sudah berikan dalam hidupnya agar nama Tuhan dimasyurkan melalui hidupnya ! Efesus 4 : 16 . Amin .