Membangun karakter Kerajaan Sorga Bag I- IX

Sambungan…Bag VI

Korban penghapus dosa untuk mengadakan pendamaian wajib sebagai pengakuan dosa minta pengampunan dosa, dan pentahiran dari kenajisan dan juga untuk pengampunan dosa yang tidak sengaja , besarnya nilai korban diatur berdasar kebutuhan .

  1. Imamat 5 : 14 / 6:7 / 7 : 1-6 . “ Korban penebus salah “ bahan untuk korban adalah domba jantan atau anak domba , sebagai korban penebus kesalahan yang tidak sengaja ,korban pentahiran ( penyucian ) dan untuk korban membayar denda . Apabila korban yang dipersembahkan lebih dari satu macam seperti yang ditulis dalam Bil ps 7 . Maka prosedurnya/urutannya adalah sebagai berikut :

a. Korban penghapus dosa atau korban penebus salah lebih dulu dipersembahkan .
b. Korban selanjutnya adalah korban bakaran dan akhirnya baru,
c. Korban keselamatan, dan korban sajian terakhir.

Ini berbicara ada urutannya kalau membawa korban kepada Tuhan pertama, dosa harus diakui lebih dulu ( korban penghapus dosa ) , kedua korban penyembahan sebagai ungkapan berserah sepenuh hati kepada Allah ( korban bakaran dan korban sajian ), ketiga persekutuan antara Tuhan dan umat diteguhkan lewat Korban / penyembahan ( Korban keselamatan ) .

Dari pemahaman membawa korban yang benar dan berkenan yang Tuhan tetapkan ini, kita tahu Tuhan punya aturan bagaimana umat Tuhan membawa korban kepadaNya yaitu :

  1. Korban yang dipersembahkan , tidak boleh bercacat cela atau semaunya sendiri, tetapi menurut apa yang Tuhan perintahkan . ( Im 1:3 / 22 : 17-25 ) ini berbicara kalau kita membawa persembahan kepada Tuhan harus yang terbaik , tidak boleh asal-asalan ingat Maleakhi 1 : 6-8 , tetapi menurut standart yang Tuhan ajarkan , dan kalau kita perhatikan dalam Imamat 21:17 dikatakan jangan seorang imam yang cacad tubuh melayani , ini berbicara tentang seseorang yang cacad moral didalam tubuh Kristus tidak boleh melayani ( 1 Kor 12 : 12-27 / 1 Tim 3 : 1-7 )

  2. Dari penjelasan kitab Imamat ini kita tahu ada berbagai Jenis persembahan yang harus dipersembahkan, semuanya ditentukan oleh Tuhan , sesuai dengan keperluannya ( Im ps 2-7 ) korban persembahan kepada Tuhan bukan hanya satu macam saja , tetapi beberapa macam tergantung kondisi apa yang akan kita bawa kepada Tuhan , persembahan syukur karena kita sudah diselamatkan , karena usaha berhasil korban yang dibawa kepada Tuhan juga besar , dibandingkan korban syukur karena masuk rumah baru atau punya anak, dllnya.

  3. Persembahan korban syukur hasil panen , hasil sawah dan ladang , hasil ternak dan perikanan dan membayar nazar , bisa dijual dulu , ditukar dengan uang seperti yang sudah Tuhan tetapkan . ( Im 27 : 1-34 / Ul 14:25 )

  4. Bagian untuk Imam yang dibakar dan yang dimakan oleh mereka dan keluarganya diatur dengan jelas yaitu dari persembahan umat kepada para imam yang melayani , ini berbicara Imam yang melayani pekerjaan Tuhan , berhak mendapat bagian dari persembahan yang diberikan umat kepada Tuhan . ( Im 10 : 12-30 / 24 : 9 / 1 Kor 9:14 / Gal 6:6 / 1 Tim 5:17 / Ibr 13 : 17 )

Apakah ketetapan korban binatang itu masih harus kita lakukan dimasa ini ?

• Bangsa Israel ketika membawa korban persembahan kepada Allah untuk diperdamaikan berupa lembu, domba, kambing, burung merupakan gambaran ada korban / darah dicurahkan agar berkenan dihadapan Allah , perlu kita ketahui Korban perdamaian manusia dengan Allah pada waktu itu hanya bersifat sementara harus diulang-ulang terus menerus, dan itu merupakan gambaran akan apa yang akan Tuhan Yesus lakukan , setelah Tuhan Yesus menjadi korban pendamai antara manusia dengan Allah, lewat pengorbanan diriNya sebagai anak domba Allah dikayu salib, (1 Kor 5:7 ) maka korban pendamaian antara Allah dengan manusia tidak lagi dengan mengorbankan binatang karena sudah dilakukan, oleh Tuhan Yesus dan itu sudah sempurna dihadapan Allah , tidak usah diulang lagi ! ( Kol 2 :16-17 / Ibr 9 : 11-18 )

Bersambung …

Sambungan … Bag VI

Korban persembahan kita sekarang bukan untuk perdamaian dengan Allah dan keselamatan , karena sudah dilakukan oleh Tuhan Yesus, bukan juga hanya persepuluhan saja, sekarang korban persembahan yang berkenan dihadapan Tuhan adalah membawa seluruh kehidupan kita , sebab hidup yang kita hidupi ini bukan milik kita sendiri tetapi milik Tuhan kita bukan penguasa atas hidup kita , penguasanya adalah Yesus ) dan segala sesuatu yang ada pada kita semuanya dari Tuhan yang dipercayakan kepada kita oleh sebab itu mari gunakan untuk kemuliaan nama Tuhan bukan hanya untuk memuaskan kedagingan saja ( Rom 12 : 1-2 / 1Kor 6: 20 ) dan kita semua sekarang menjadi imam-Imam untuk melayani Raja diatas segala raja dan Bapa kita ( 1 Pet 2 : 9 ) dalam hal ini bukan berarti kita semua harus jadi Pendeta .

Kalau bukan panggilan, jangan kita ikut-ikutan jadi Pendeta bisa salah dan hidup kitapun tidak menjadi berkat dalam posisi itu, contoh kita mau menjadi Pendeta tetapi tidak Tuhan beri hati Pendeta yang cinta pekerjaan Tuhan wujudnya tidak ada perhatian dan kepedulian pada pekerjaan pelayanan itu sendiri , maka kita justru merusak pekerjaan Tuhan itu sendiri ( jadi batu sandungan ) maksud jadi Imam adalah menjadi pelayan sesuai dengan kemampuan kita dan menjadi hamba kebenaran tidak jadi hamba dosa lagi , ( Rom 6:17-18 )

Pentingnya mengikuti tata cara membawa korban kepada Tuhan adalah :

Karena kalau sesuai maka Tuhanpun akan memberkati lebih lagi , sebaliknya kalau tidak sesuai dengan kehendak dan ukuran yang Tuhan tetapkan maka korban persembahan kita tidak berkenan dihadapan Tuhan , bisa jadi tanpa kita sadari selama ini kita tidak membawa korban yang berkenan dihadapan Allah , selama ini hanya menuntut Tuhan memberkati hidup kita sedangkan kita sendiri tidak membawa korban apa-apa kepada Tuhan , atau korban-korban yang kita bawa selama ini belum berkenan dihadapanNya , karena cacad cela , akibatnya kita tidak menikmati janji-janji berkat dari Tuhan , untuk melihat apakah korban yang kita bawa berkenan dihadapan Tuhan apa tidak kita akan belajar dari ;

Yesaya 1 : 11-18 / 29:13

Dari pembacaan Firman Tuhan ini kita melihat korban yang dipersembahkan kepada Tuhan walau dengan tata cara yang benar, belum tentu berkenan dihadapan Tuhan , karena :

a. Tanganmu penuh darah, artinya segala dosa yang belum dibereskan membuat doa-doa kita dan persembahan kita tidak akan didengar dan berkenan dihadapan Tuhan , kita perlu membasuh / membersihkan segala perbuatan kita yang tidak berkenan lebih dulu baru Tuhan mau menerima korban persembahan kita . ( ay 15-16 )

b. Belajar berbuat baik, berbuat baik bisa berbicara kepada hal-hal yang sangat luas , berbuat baik kepada pekerjaan Tuhan maka kita ikut ambil bagian dalam pelayanan atau membantu dalam keuangan ( bidang P.I / Misi ) dllnya , berbuat baik kepada mereka yang kurang beruntung , masih hidup dalam kekurangan maka kita perlu memberikan bantuan ( diatur melalui bidang social ) 2 Kor 9 : 6-10 . dllnya .

c. Usahakanlah keadilan , yang pertama kita bersikap adil kepada Tuhan, kalau Tuhan sudah menyelamatkan kita, sudah memberkati kita, memelihara kita dllnya apa balas kita ? , adil kepada orang tua yang sudah membesarkan dan memelihara kita sampai kita menjadi seperti sekarang ini, apa balas kita ? adil kepada orang lain yang sudah melayani kita ( Gembala sidang , ketua K.T.B ) apa balas kita ? , adil kepada Gereja yang sudah membimbing dan mengajar kita sehingga kita mengenal kebenaran , makin mengenal Tuhan apa balas kita ? sikap adil ini membentuk karakter kita dari egois jadi peduli dan tahu menghargai baik kepada Tuhan maupun kepada mereka yang sudah berkorban, bergumul , berjuang , melayani untuk kesejahteraan kita.

d. Kendalikan orang kejam, ini berbicara kita ikut menasehati orang yang bertindak kejam, kalau kita melihat kejahatan jangan hanya melihat tanpa mencegahnya , baik itu dalam tindakan atau perkataan yang tidak benar, kita harus meluruskannya, dalam menganalisa suatu masalah kalau kita dengar itu tidak benar maka kita wajib mengendalikan pola pikir yang salah dan kejam itu .

Bersambung …

Sambungan …Bag VI

e. Membela hak anak-anak yatim , ini berbicara kita wajib memikirkan dan membantu kehidupan mereka sehingga mereka memiliki masa depan yang tidak suram , peran serta kita bisa kita wujudkan dalam pendidikan, bimbingan, nasehat, dan dukungan dana .

f. Perjuangkanlah perkara janda-janda, yang dimasudkan adalah janda yang tidak memiliki anak dan cucu , dan yang hidupnya benar dihadapan Allah tekun berdoa, dan melakukan kehendak Allah dalam kehidupannya, bukan janda yang hidupnya tidak benar, malas, suka mencampuri urusan orang lain, dan yang usianya diatas 60 tahun, kalau yang masih muda dianjurkan untuk bekerja atau menikah lagi. ( 1 Tim 5:3-16 )

g. Yesaya 29 : 13 , disini kita melihat Tuhan muak dengan persembahan korban yang dilakukan mereka yang tidak punya hati mengasihi dan menghormati Allah dengan sungguh-sungguh , mereka membawa korban dan persembahan hanya karena kebiasaan saja, sedangkan hati mereka jauh dari Tuhan .

Puji Tuhan Yes 1: 18 menjelaskan kalau kita bertobat dari itu semua maka Tuhan menjamin akan mengampuni dan melupakan yang lalu, digambarkan dosa semerah kirmisi dimata Tuhan akan dikuduskan menjadi putih seperti salju , sekalipun dosamu berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba .

Melalui pembacaan Firman Tuhan ini kita bisa belajar korban-korban yang tidak berkenan dihadapan Allah kita , oleh sebab itu sebagai umat pilihanNya yang mau memiliki karakter Kerajaan Sorga dan mau menikmat janji - janji Tuhan kita harus memperhatikan dalam membawa korban persembahan kepada Tuhan ,

• Saat kita membawa korban persembahan kepada Tuhan ; harus meningalkan segala kejahatan dan dosa kita lebih dulu, belajar berbuat baik, mengusahakan hidup yang adil, ikut mencegah kejahatan tidak semakin merajalela, membela hak anak yatim, memperjuangkan hak janda, dan membawa korban dan penyembahan kepada Tuhan dengan hati yang mengasihi dan menghormati Tuhan penebus hidup kita .

• Sebagai umat yang sudah diselamatkan dari kuasa maut kepada suatu kehidupan yang kekal seharusnya membawa korban syukur dihadapan Tuhan sebagai rasa trima kasih atas keselamatan yang Tuhan sudah berikan kepada kita dan dampak kita membawa korban syukur kepada Tuhan , kita sendiri merasakan dampak yang mendatangkan, berkat bagi kita sendiri , jiwa bersuka cita, hati penuh dengan damai sejahtera , kesehatan bagi tubuh kita , kuasa Allah hadir ditengah kita dan iblis akan lari dari kehidupan kita dllnya .

Kalau kita melakukan itu semua maka nampaklah “ karakter warga kerajaan Allah “ dalam hal membawa korban persembahan kepada Tuhan . - Amin -

.


Membangun karakter Kerajaan Sorga Bag VII

Seorang yang memiliki karakter warga kerajaan Sorga pasti memiliki “ kehidupan Doa “ dan mengalami sendiri kuasa doa dalam perjalanan kehidupannya , kita harus tahu doa bukan sesuatu yang sederhana dan mudah , kita melihat melalui :

• Murid-murid Tuhan Yesuspun berkata “ Tuhan ajarilah kami berdoa “ , Luk11 : 1 karena melihat sendiri dampak dari kehidupan Doa Tuhan Yesus yang luar biasa !
• Doa merupakan perintah Allah, Maz 105:4 /Yes 55:6 dan Tuhan Yesus juga menekankan hal doa , Mat 26:41 / Luk 18:1 .
• Para Rasul juga menekankan pentingnya berdoa , Kol 4:2 / 1 Tes 5:17
• Yang terpenting tujuan doa adalah Allah ingin bersekutu dengan kita yang merupakan keluargaNya , Ef 2 : 19 .

Dasar dan metode doa yang benar sesuai Alkitab yaitu :

  1. Dasar pertama kita bisa mengalami kuasa doa ,kalau kita memiliki hati yang takut Tuhan ( menghormati dan mengasihi ) dan mengandalkan Tuhan, Yer 17:7 /1Tim 4:10 / Ibr 6:19 karena mengandalkan Tuhan dengan sendirinya kita akan Suka memuja dan memuji Tuhan lewat doa dan penyembahan kita , Maz 100:4 / Rom 15:11.

  2. Berdoa bisa dilakukan dengan cara :

• didalam hati , 1 Sam 1 : 13 ,
• dengan suara nyaring , Neh 9:4 / Yeh 11:13 ,
• dengan akal budi dan dalam roh , 1 Kor 14:14-18 ,
• dengan mengerang , Rom 8:26 ,
• dengan nyanyian dan mazmur , Maz 92:2-3 / Ef 5:19-20 , dan
• doa bisa juga disertai puasa , Ezra 8:21 .

  1. Posisi saat doa , bisa dengan cara :

• berdiri, Neh 9:4-5 ,
• dengan duduk, 1 Taw 17:16 / Luk 10:13,
• dengan berlutut , Ezra 9:5 / Kis 20:36,
• dengan tidur dipembaringan, Maz 63 : 7 ,
• dengan tersungkur, Kel 34:8 / Maz 95:6 ,
• dengan berbaring ditanah, 2 Sam 12:6 / Mat 26:39 , dan
• dengan mengangkat tangan , Maz 28 : 1 Tim 2 : 8 .

Sekarang kita mau melihat ” rahasia Doa “ yang Tuhan ajarkan sehingga kita mengalami kehidupan doa dan kuasa doa yang luar biasa , lebih dari orang yang bukan umat pilihanNya .

Rahasia Doa yang mendatangkan kuasa yang besar adalah :

A. Bagi kepentingan pribadi atau yang dinaikkan secara pribadi .

  1. Doa merupakan cara untuk kita bisa mendapatkan berkat-berkat dan janji-janji dari Tuhan, kalau kita minta maka suka cita akan penuh kalau kita tidak pernah minta maka kitapun tidak mendapatkan apa yang sudah Tuhan rencanakan bagi hidup kita . Yeh 36 : 37 / Yoh 16 : 24 .

  2. Doa sarana mendapatkan pengampunan baik dosa pribadi maupun suatu bangsa dengan cara , mengakui dosa baik diri sendiri , dosa orang tua dan nenek moyang atau dosa satu bangsa , ( dalam hal ini bisa juga disertai puasa ) Neh 9:1-3 / 2 Taw 7:14 / Yer 18:8

Bersambung …

Sambungan … Bag VII

  1. Doa pribadi bisa juga mencegah dan penghalangi hukuman Allah yang akan ditimpakan kesatu orang atau satu bangsa seperti yang dilakukan Musa. Bil 14 : 1-12 / Yeh 22 : 30 . Doa Rasul Paulus bagi Jemaat , Rom 1 : 9 -10 / 2 Kor 13 : 7

  2. Dan doa Tuhan Yesus bagi mereka yang meminta kepadaNya , orang tua yang meminta menyembuhkan anaknya , Mark 5:22-43 seorang majikan yang memohonkan kesembuhan hambanya , Mat 8:6-13 . dan sampai hari ini Tuhan masih berdoa syafaat bagi kita JemaatNya. Rom 8:34 / Ibr 7:25 / 1 Yoh 2:1

Berbicara tentang doa pribadi ini , seringkali Tuhan hanya mau mendengarkan doa syafaat yang dinaikkan hambaNya yang berkenan dihati Nya , Contoh :

• Doa Abraham yang diperkenankan Tuhan untuk tawar menawar hukuman yang akan dinyatakan bagi penduduk kota Sodom dan Gomora ,( Kej18 :16-33.)

• Doa Musa yang mencegah pemusnahan yang Tuhan rencanakan terhadap bangsa Israel yang berulangkali menyakiti hati Tuhan . ( Bil 14 : 1-12 ; 13-19 ) .

• Doa Raja Yosafat saat menghadapi ancaman musuh kuat .( 2 Taw 20 : 2 - 26.)

• Doa Nabi Elia yang menghentikan hujan maupun mendatangkan hujan ( 1 Raja-Raja 17 :1 / 1 8 : 42-46 / Yak 5:16-18 .)

B . Doa merupakan pergumulan dan peperangan Rohani .Doa merupakan pergumulan tetapi bisa juga disebut peperangan sampai kita memperoleh kemenangan , Contoh :

• Seperti yang dilakukan oleh Yakub sebelum ia ketemu Esau karena takut Ia bergumul dengan malaikat Tuhan lebih dulu, hasilnya Ia memperoleh kelegaan Esau telah berubah jadi lembut karena campur tangan Tuhan sendiri , Kej 32 : 22-32 .

• Ketika Bangsa Israel berperang melawan bangsa Amalek , dan Musa berdoa kepada Tuhan saat tangan Musa terangkat bangsa Israel menang saat tangan Musa turun bangsa Amalek yang menang , Kel 17 : 10-16 / 2 Taw 20 : 2-29 ,

• Daniel bergumul untuk mendapatkan tahu apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang , tetapi ada penguasa roh jahat yang menghalangi jawaban doa itu , karena Daniel terus bergumul, akhirnya malaikat Mikhael diutus Tuhan mengusir penguasa roh jahat dari Persia maupun Yunani sehingga jawaban doa yang dibawa malaikat Gabriel sampai kepada Daniel , Dan 10 : 2-14 .

Doa peperangan ini sangat penting , sebab ada masanya kita harus doa peperangan kalau tidak kita lakukan bisa jatuh dalam dosa yang mengerikan seperti yang dialami oleh Raja Daud yang tidak tahu masa perang malahan santai dirumah jalan-jalan , akibatnya Daud melakukan dosa yang berakibat keturunannya kena dampaknya , 2 Sam 11 : 1 - 2 .

Cara doa peperangan yang betul adalah :

  1. Harus dengan kata “ Kami “ yang dimaksud Kami adalah diri kita sendiri dan ROH KUDUS yang ada didalam kita ( Rom 8:16 ) jangan dengan kata saya , sebab kita tidak mungkin mengalahkan roh jahat dengan kekuatan sendiri , hanya oleh kuasa ROH KUDUS roh jahat tunduk , hal ini juga menghindarkan diri kita jatuh dalam dosa kesombongan menganggap diri sendiri sakti .

  2. Doa harus diawali “ Dalam nama Tuhan Yesus “ ( Fil 2 : 9 ) , KAMI perintahkan kamu roh-roh jahat yang ada di rumah ini , atau dalam diri orang ini ( yang kerasukan ) sebut nama orang tersebut … pergi keluar sekarang juga dan “ jangan memasukinya lagi “ ( Markus 9 : 25 ) kata jangan memasukinya lagi harus dikatakan kalau tidak bisa datang lagi , harus diingat :

Bersambung …

Sambungan … Bag VII

. Kalau roh jahat itu menawar minta diantar kesatu tempat tertentu jangan mau , katakan DIAM ! dalam nama Tuhan YESUS sekarang juga KAMI perintahkan keluar ! jangan mau kompromi dengan roh jahat .( Luk 4:35 )

• Jangan katakan KAMI hancurkan atau , KAMI buang kejurang maut sebab kalau itu dikatakan akan ditertawai setan karena belum waktunya , nanti pada waktu pemerintahan seribu tahun damai di bumi ini baru iblis dipenjarakan selama 1000 th ( Wahyu 20 : 7 ) Mikhael pun hanya menghardik iblis ( Yudas 1 : 9 ) kita bisa berdoa hanya mematahkan kuasa , belenggu pengaruh iblis , tirai selubung yang ditudungkan atas diri seseorang , sebuah rumah , atau toko ( Yes 25:7 ) sehingga orang tersebut bisa melihat kebenaran . ( Wah 3 : 18 )dan pengaruh iblis pergi .

  1. Walau Roh Tuhan yang ada didalam diri kita lebih besar dari segala roh jahat diudara ( 1 Yoh 4 : 4 ) jangan kita sembrono asal tumpang tangan kalau ada K.K.R. atau melihat seseorang yang kerasukan ikut-ikutan tumpang tangan sebab bisa kita kena dampak dosa orang itu yang ketransfer kedalam hidup kita sendiri yang gegabah, disebabkan kita sendiri belum membangun roh kita dengan kuat (1 Tim 5 : 22 )

  2. Dalam doa peperangan Tuhan mengajarkan kita untuk memakai perlengkapan senjata Allah seperti yang ditulis dalam Ef 6 : 12-18 , perlengkapan senjata dalam peperangan yang dimaksud adalah berbicara “ mengenakan seluruh pribadi ( karakter ) YESUS dalam kehidupan kita “ ( Roma 13:14 )

C. Doa bagi kepentingan pekerjaan Tuhan dalam pelayanan .

  1. Dukungan Doa bagi pekerjaan Tuhan sangat dibutuhkan , sehingga pelayanan berhasil dan kerajaan Allah dikembangkan dibumi ini , kita bisa melihat didalam perjalanan perkembangan Gerja mula-mula .yang tertulis dalam Kisah para Rasul, juga dalam surat Paulus yang ditulis bagi Jemaat-Jemaat yang dilayaninya . Rom 15:30-32 / 2 Kor 1:11 / Ef 6:18-20 / Fil 1 : 19 .

  2. Doa untuk minta karunia –karunia ROH KUDUS yang bermanfaat bagi pelayanan pekerjaan Tuhan , Kisah para Rasul 1 : 8 , / 1:14 / 2:1- 4 / 4:31 .

D. Doa dengan sepakat/sehati membuat doa lebih efektif .

Secara tersirat Tuhan mengajarkan kepada kita bagaimana berdoa paling efektif yaitu seperti doa Tuhan YESUS ( dalam kebersamaan didalam Allah tritunggal ) kepada murid-muridNya dan kepada kita yang menerima anugrah keselamatan . ( Yoh 17 : 20 -23 )

Didalam Mat 18 : 19 mengajarkan kita doa sepakat ( dalam kebersamaan ), sehingga cepat mendatangkan jawaban doa bagi kita umat pilihanNya juga didalam Maz 133 : 1-3 Tuhan menekankan hal ini juga !

Setelah kita mempelajari tentang doa yang tertulis dalam Alkitab ini kita jadi tahu betapa besar manfaat doa dalam kehidupan kita , dan Tuhan mengajarkan kepada kita agar sebagai umat pilihanNya bisa menikmati fasilitas dan otoritas Kerajaan Sorga yang luar biasa melalui doa , dan jikalau kita memiliki gaya hidup yang suka doa , berarti juga mengandalkan Tuhan dalam segala hal , maka dengan sendirinya kitapun memiliki karakter sebagai warga Kerajan Allah yang menghormati dan mengasihi Tuhan . – Amin -


Membangun karakter Kerajaan Allah Bag VIII

Kita akan mempelajari lebih jauh lagi dalam hal doa , yaitu berdoa untuk pemutusan kutukan berbicara tentang doa peperangan untuk memutuskan pengaruh kutukan yang mengejar kehidupan kita karena warisan dosa nenek moyang , sehingga menghalangi berkat Tuhan , Alkitab mengatakan akibat dosa yang dilakukan nenek moyang atau orang tua kita , akan berakibat terus sampai keturunan keempat , hal ini tertulis dengan jelas dalam Ulangan 5 : 8-10 , untuk memahami hal ini kita bisa deteksi dari gejala sebagai berikut :

• Penyakit keturunan jasmani timbul akibat dari kesalahan nenek moyang , dulu nenek moyang kita suka makanan yang tidak baik bagi kesehatan , suka minuman keras , suka bergadang dllnya , sehingga merusak organ dan genetic dalam tubuhnya , akibatnya ketika dia melahirkan anak keturunan maka anaknya lahir dengan membawa kerusakan genetic tersebut , peristiwa seperti ini sering dikatakan penyakit keturunan ,

• Kutuk keturunan bisa terjadi karena kehidupan nenek moyang yang pada waktu hidupnya suka berjudi , perzinahan , itu sebetulnya disebabkan oleh roh jahat , demikian juga seorang yang mencari kekayaan atau mencari ilmu kesaktian akan dikuasai oleh roh jahat yang memberi kekayaan dan kesaktian maka anak keturunannya akan kena dampak karena roh jahat itu akan mengejar terus anak keturunan dari orang tuanya yang suka judi , zinah ,cari kekayaan atau ilmu kesaktian .

Alkitab memang menjelaskan Yesus telah mati diatas kayu salib agar kita tidak menerima kutukan lagi Galatia 3 : 13 tetapi sudahkah kita membangun kehidupan rohani saat kita diselamatkan , sehingga kita mengalami pemulihan dalam segala hal ? ( Kisah p.R 3 : 21 )

Untuk mengatasi hal-hal tersebut ada dua langkah yaitu :

  1. Kemerdekaan seutuhnya dalam kehidupan kita kalau kita membangun manusia rohani kita sebab , akar kuasa kutukan memang telah dipatahkan oleh kuasa darah Yesus , tetapi pengaruhnya ( bayang-bayang ) masih mengejar kalau kita tidak membangun kehidupan yang didasari Kebenaran Firman ,Yoh 8 : 32 atau batu-batu yang hidup itu , 1 Pet 2:5 Pemulihan / kemerdekaan dari bayang-bayang kutukan terjadi kalau kita melakukan Firman yang memerdekakan itu sehingga Roh , Jiwa dan tubuh akan mengalami pemulihan / kesembuhan dalam seluruh area kehidupan ! Ams 4 : 20 - 22 :

• Pengaruh roh jahat dari ikatan dosa nenek moyang yang membayangi akan hilang, kalau kita membangun kehidupan kita dengan kebenaran Firman Tuhan , sehingga kehidupan Yesus makin nyata didalam hidup kita !

• Struktur jiwa yang tidak sehat , karena pengaruh lingkungan yang tidak sehat waktu kecil, luka batin , kebencian karena disakiti hatinya terus menerus , akan dipulihkan karena membangun kehidupan berdasarkan kebenaran Firman Tuhan .

• Genetiknya juga akan dipulihkan sehingga penyakit keturunanpun akan hilang karena kebenaran Firman yang sudah diterapkan dalam hidupnya .( Mat 8 : 17 )

Kita bisa melihat dalam kehidupan orang Kristen yang sudah sekian tahun ikut Tuhan , tetapi kata - kata yang sering keluar dari mulutnya masih kotor , mengapa bisa demikian bukankah Firman Tuhan mengatakan barangsiapa ada didalam Kristus menjadi manusia ciptaan baru ? ( 2 Kor 5 : 17 ) semua itu disebabkan orang tersebut ketika diselamatkan tidak membangun kehidupan barunya dengan didasari kebenaran Firman Tuhan jadi apa yang keluar dari mulut orang merupakan gambaran dari hatinya yang lama . ( Mat 15 : 8 -9 , 18-19 )

Untuk melihat lebih jauh lagi yang dimaksudkan hidup dalam bayang-bayang kutuk , kita harus tahu kehidupan baru kita diatur oleh “ Ikatan perjanjian “ ( Alkitabpun dikatakan Kitab perjanjian ) dari pihak Tuhan pasti akan melakukan bagianNya tetapi dari pihak kita ? apakah kita sudah melakukan bagian yang Tuhan perintahkan ? kalau belum Pemulihan dan berkat yang Tuhan janjikan jadi terhalang , kita tetap hidup dalam kehidupan manusia lama dan bayang-bayang kutukan dosa nenek moyang akan terus mengejar , contoh :

Bersambung …

Sambungan … Bag VIII

. Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abraham, dari pihak Tuhan pasti akan melaksanakan janjiNya, apabila Abraham juga melakukan bagiannya, ( Kej 17 : 1-11 ) demikian juga dalam kehidupan kita , kalau kita tidak melakukan bagian kita taat kepada kebenaran FirmanNya , maka Tuhanpun tidak akan melakukan bagianNya !

• Kita melihat lagi contoh lain , kota Yerikho dikutuk Oleh Yosua sehingga barang siapa berani membangun kembali maka ia harus membayar harganya , dengan mengorbankan anak sulung untuk meletakkan dasar kota dan mengorbankan anak bungsunya untuk memasang pintu kota . Yosua 6 : 26 , dan pada zaman Raja-raja ada seorang Betel yang bernama Hiel membangun kota Yerikho dengan membayar anak sulungnya yang bernama Abiram dan anak bungsunya yang bernama Segub di korbankan membangun kota Yerikho , 1 Raja-Raja 16:34 .

• Ternyata penduduk kota Yerikho masih hidup dalam bayang-bayang kutukan sehingga selalu terjadi keguguran bayi , maka Elisa menyehatkan dengan memasukkan garam dalam kolam dikota itu setelah itu penduduk kota itu tidak keguguran bayi lagi, 2 Raja-raja 2 : 19-22 , Garam dalam Alkitab berbicara perjanjian dengan Allah ( Im 2 : 13 / Bil 18 : 19 .) ini gambaran , kita sudah dibebaskan dari kutukan oleh karena Kristus , tetapi masih hidup dalam bayang-bayang kutukan karena tidak hidup dalam ketaatan melakukan Firman yang memerdekakan itu kita melihat contoh lain ,

• Dosa kesalahan nenek moyang karena perbuatan keji yang pernah dilakukannya , berakibat langit tertutup , berkat terhalang , hasil sawah ladang tidak memuaskan bahkan mengalami masa kekeringan Alkitab menjelaskan hal ini 2 Sam 21 : 1–14 jalan keluarnya perlu ada korban yang harus dibawa kehadapan Tuhan , bisa berwujud dalam doa bisa juga dalam wujud nazar kepada Tuhan contoh kalau nenek moyang kita pernah berhutang maka berkat yang menjadi bagian kita tidak akan kita terima , Luk 16 : 12-13 , jadi hutang atau nazar harus dibayar dulu baru berkat yang menjadi bagian kita Tuhan berikan . ( Bil 30 : 1-5 )

• Perbuatan orang tua atau nenek moyang yang suka menyembah berhala maka anak keturunannya dikejar roh berhala tersebut sehingga ketika anak keturunananya yang sudah diselamatkan tetapi tidak sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan dalam kehidupannya akan cenderung untuk menyembah berhala seperti nenek moyangnya , contoh bangsa Israel ketika tidak sungguh-sunguh berpaut kepada Tuhan mereka kembali menyembah kepada berhala – berhala seperti yang dilakukan nenek moyangnya , karena kuasa roh jahat yang terus membayangi kehidupannya Hakim-hakim 2 : 10-19 ./ 2 Tawarikh 33: 1-3 .

  1. Melalui berdoa pemutusan ikatan kuasa roh jahat sebagai berikut :

Dalam doa peperangan kita harus benar cara doanya yaitu :

  1. Harus dengan kata “ Kami “ yang dimaksud Kami adalah diri kita sendiri dan ROH KUDUS yang ada didalam kita ( Rom 8:16 ) jangan dengan kata saya , sebab kita tidak mungkin mengalahkan roh jahat dengan kekuatan sendiri , hanya oleh kuasa ROH KUDUS roh jahat tunduk , hal ini juga menghindarkan diri kita jatuh dalam dosa kesombongan menganggap diri sendiri sakti .

  2. Doa harus diawali “ Dalam nama Tuhan Yesus “ ( Fil 2 : 9 ) , KAMI perintahkan kamu roh-roh jahat yang ada di rumah ini , atau dalam diri orang ini ( yang kerasukan ) sebut nama orang tersebut … pergi keluar sekarang juga dan “ jangan memasukinya lagi “ ( Markus 9 : 25 ) kata jangan memasukinya lagi harus dikatakan kalau tidak bisa datang lagi , harus diingat :

• Kalau roh jahat itu menawar minta diantar kesatu tempat tertentu jangan mau , katakan DIAM ! dalam nama Tuhan Yesus sekarang juga KAMI perintahkan keluar ! jangan mau kompromi dengan roh jahat .( Luk 4:35 )

Bersambung …

Sambungan … Bag VIII

Jangan katakan KAMI hancurkan atau , KAMI buang kejurang maut sebab kalau itu dikatakan akan ditertawai setan karena belum waktunya , nanti pada waktu pemerintahan seribu tahun damai di bumi ini baru iblis dipenjarakan selama 1000 th ( Wahyu 20 : 7 ) Mikhael pun hanya menghardik iblis ( Yudas 1 : 9 ) kita bisa berdoa hanya mematahkan kuasa , belenggu pengaruh iblis , tirai selubung yang ditudungkan atas diri seseorang , sebuah rumah , atau toko ( Yes 25:7 ) sehingga orang tersebut bisa melihat kebenaran . ( Wah 3 : 18 )dan mematahkan pengaruh iblis , bukan menghancurkan iblis .

  1. Walau Roh Tuhan yang ada didalam kita lebih besar dari segala roh jahat diudara 1 Yoh 4 : 4 jangan kita sembrono asal tumpang tangan kalau ada K.K.R. atau melihat seseorang yang kerasukan ikut-ikutan tumpang tangan sebab bisa kita kena dampak dosa orang itu yang ketransfer kedalam hidup kita sendiri yang gegabah , karena kita belum membangun roh kita dengan kuat (1 Tim 5 : 22 )

  2. Dalam doa peperangan Tuhan mengajarkan kita untuk memakai perlengkapan senjata Allah seperti yang ditulis dalam Ef 6 : 12-18 , perlengkapan senjata dalam peperangan yang dimaksud adalah berbicara “ mengenakan seluruh pribadi ( karakter ) Yesus dalam kehidupan kita “ ( Roma 13:14 )

  3. Doa pemutusan kutukan kita katakan “ Dalam nama Tuhan Yesus “ kami mengakui dosa yang diperbuat nenek moyang kami, untuk itu kami memohonkan ampun bagi mereka ( Im 26 : 40-43 / Yer 14 : 20 / Rat 5 : 7 ) dan sekarang dalam nama Tuhan Yesus kami tolak segala kutukan warisan dosa nenek moyangku sebab hidupku dan anak keturunanku Tuhan yang memimpin dan mengatur untuk menikmati masa depan yang penuh harapan, dalam nama Tuhan Yesus kami perkatakan ini !

Hal ini perlu kita katakan sebab waktu kita percaya kepada Tuhan sebagai juruselamat , bukankah kitapun harus percaya dihati dan mengaku dimulut bukan ?! ( Roma 10 : 8-9 ) demikian juga kalau kita mau dilepaskan dan dibebaskan dari ikatan bayang –bayang kutukan kitapun harus percaya dihati dan mengucapkan dimulut kita !

Dari pemahaman doa untuk memutuskan kuasa kutukan ini akan menambah wawasan kita dan memberikan dampak dalam pertumbuhan kehidupan kita yaitu mengalami pemulihan dalam segala sesuatu , dan membuat pertumbuhan kehidupan dalam kemuliaanNya lebih leluasa melejit tanpa halangan karena kita sudah memutuskan bayang-bayang kutukan akibat dosa nenek moyang atau masa lalu kita ! - Amin -

.

Mmm… nice topic for reading (menyimak)

Kingdom’s Character :angel:

Membangun karakter kerajaan Sorga Bag IX

Kita sudah mempelajari bagaimana Doa yang mendatangkan kuasa dan kasih karuniaNya , baik dalam doa permohonan , doa peperangan dan doa pemutusan kutukan , tetapi kita melihat juga realita banyak doa yang belum dijawab Tuhan atau belum mendatangkan kasih dan kuasaNya , Mengapa ? sedangkan Firman Tuhan mengatakan dalam Yohanes 14 : 13-14 apa saja yang kita minta dalam nama Tuhan Yesus akan dikabulkan agar nama Tuhan dimuliakan, tetapi realitanya doa yang kita panjatkan tidak juga Tuhan jawab mengapa ? Hal ini menyebabkan banyak anak Tuhan belajar atau mencari banyak Formula –formula doa , sehingga muncul pengajaran-pengajaran yang hanya untuk memenuhi hasrat keinginan manusia atau pelajaran yang menjawab kebutuhan pasar ,tetapi tidak didasari kebenaran yang kuat dan bertanggung jawab seperti pengajaran doa :

• “ Visualisasi “ ( apa yang kita inginkan kita bayangkan sampai memenuhi pikiran kita ) katanya seperti orang sedang hamil sudah merasakan ada didalam perut / hati tinggal waktunya Tuhan akan lahir dengan sendirinya ada juga yang mengajarkan untuk mengclaim janji-janji Tuhan , supaya kekayaan bangsa-bangsa diberikan dalam hidupnya dengan disertai kalimat untuk kemuliaan nama Tuhan !

• Doa Yabes minta Tuhan memberkati dengan berlimpah-limpah saat doa janji kalau diberkati akan memberi ini dan itu,peduli pekerjaan Tauhan dllnya tetapi saat sudah diberkati bayar kewajiban sebagai hamba Tuhan atau sebagai anggota organisasi lebih rendah dibandingkan Gereja yang kecil , minta Tuhan memperluas daerah kekuasaan setelah itu mulai menjemput Jemaat Gereja kecil ,minta Tuhan menjauhkan malapetaka dan sakit penyakit tetapi hidup menuruti nafsu makannya ( 1 Taw 4:10 )

Dan banyak lagi pengajaran-pengajaran yang intinya Tuhan hanyalah pemenuh segala keinginan manusia atau dengan kata lain Tuhan tidak punya kedaulatan menentukan kepada siapa janji-janjiNya diberikan , sedangkan semua jawaban Doa 100% tergantung dari kedaulatan Tuhan bukan karena kita yang tahu rahasia menarik berkat Tuhan dari Sorga ! karena salah paham akan hal ini banyak anak Tuhan yang berpikir sesungguhnya jawaban doa tergantung kita yang sudah mengetahui formula-formula doa atau , belajar kunci-kunci rahasia doa ! dan merasa sombong lebih tahu dari yang lainnya apakah demikian ? mari kita melihat yang benar mengapa jawaban Doa tidak dijawab Tuhan !

Doa tidak dijawab karena :

  1. Yesaya 59:1-2 “ Sesungguhnya tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan,dan pendengaranNya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu , dan yang membuat DIA menyembunyikan diri terhadap kamu ,sehingga IA tidak mendengar , ialah dosamu. “ hal ini juga diungkapkan didalam Yoh 9:31 / 1 Pet 3 : 12 / 1 Yoh 3 : 19-24 dari ayat-ayat ini kita tahu yang menjadi penghalang Tuhan tidak menjawab doa kita karena ada dosa yang belum diselesaikan dihadapan Tuhan atau yang masih belum kita akui dan mintakan ampun dengan sungguh-sungguh dihadapanNya , jadi kita perlu berdoa dengan kerendahan hati dan berbalik dari jalan kita yang tidak berkenan dulu , baru Allah yang maha pengampun mengampuni kita dan memulihkan kehidupan kita , 2 Taw 7 : 14 / Yer 18 : 8 .
  2. Roma 14 : 23 dari pembacaan Firman Tuhan ini kita tahu penyebab lain , doa tidak dijawab Tuhan, karena kita tidak berdoa dengan Iman , segala sesuatu dalam perjalanan hidup sebagai umat Tuhan harus kita lalui dengan Iman kepada Tuhan yang memimpin dan mengatur hidup kita dengan sempurnaNya, jadi kalau kita doa tidak dengan Iman kita malah berdosa kepada Tuhan ( 2 Kor 5 : 7 ) ,

• Maksudnya kadang saat kita sedang mengalami masalah kita bergumul dalam berdoa tetapi Tuhan tidak menjawab karena kita berdoa dengan tidak menggunakan Imam ,disebabkan Iman yang Tuhan karuniakan kepada kita tidak bertumbuh didalam kita , sedangkan setiap kita sudah menerima Iman kasih karunia yang Tuhan berikan kepada kita saat kita diselamatkan ( Rom 1:17 )hanya ada umat Tuhan Iman yang bertumbuh semakin kuat , tetapi ada yang tidak tumbuh kuat karena tidak mau menjadi pelaku Firman yang didengar selama ini ( Rom 10 : 17 )

Bersambung …

Sambungan … Bag IX

. Iman tidak tumbuh kuat , menyebabkan kita tidak sabar menunggu waktu Tuhan , mudah bosan sehingga tidak tekun bergumul dalam doa , seharusnya doa yang kita naikkan kepada Tuhan ( yang tidak bertentangan dengan kehendak dan rencanaNya ) pasti Tuhan kabulkan , hanya Tuhan ingin melihat kegigihan kita sebagai umat yang betul-betul mengandalkan jawaban doa dari Tuhan tidak ada yang lain, dan karena kita tidak TEKUN dan tidak SABAR menantikan waktu Tuhan jawaban diberikan kitanya berhenti doa , sehingga jawaban Doa Tuhan tarik kembali tidak jadi diberikan kepada kita Tuhan pikir kita sudah tidak membutuhkan lagi . ( Dan 10 : 2-14 )

• Iman yang tidak tumbuh kuat membuat kita ragu-ragu akan doa kita sendiri , muncul dalam pikiran kita pertanyaan-pertanyaan , apa mungkin ? mungkin karena ? semua itu yang membuat kita bimbang , menyebabkan doa kita seperti ombak diombang ambingkan angina oleh karena konsep pikiran kita yang belum mengenal Tuhan dengan baik, belum mengenal hati dan pikiran Tuhan dengan baik karena kita tidak hidup dalam pimpinan Roh , kita masih hidup dalam kedagingan kita sehingga ragu –ragu tidak punya pikiran Tuhan . 1 Kor 2 : 14-16 / Yak 1 : 6-7 .

  1. Mazmur 24 : 3-4 Tuhan kita adalah Allah yang kudus kalau kita mau menghampiri hadiratNya kitapun harus hidup kudus , artinya perbuatan dosa harus kita akui lebih dulu dengan penuh penyesalan seperti Daud yang minta ampun kepada Tuhan dengan sungguh hati , ( Maz 51 : 1-21 ) seperti doa seorang pemungut cukai yang merasa tidak layak dihadapan Tuhan ( Lukas 18:13 ) dan ganjalan –ganjalan dalam hati , setelah melakukan pengakuan atas dosa dan minta ampun dengan sunguh hati baru kita dilayakkan datang menghampiri hadiratNya .

• Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk menyelesaikan dulu ganjalan dalam hati dengan orang lain, mungkin dendam, salah paham, kepahitan kebencian , kalau belum menyelesaikannya persoalan atau juga belum bisa mengampuni kesalahan orang kepada kita maka Tuhanpun tidak mengampuni apabila kita bersalah / berdosa kepada Tuhan sehingga doa kita tidak Tuhan dengarkan , sebab Tuhan menginginkan setiap umatNya punya hati yang kudus , Mat 5 : 23-26 / 6 : 14-15 / 18 : 21-35 .

• Ganjalan hidup dalam keluarga , Suami yang bersikap keras kasar dan tidak menghargai istri sebagai teman pewaris , maka doanya tidak didengarkan Tuhan ( 1 Pet 3 : 7 ), sebaliknya istri yang tidak menghargai suami sebagai Imam dan kepala rumah tangga , atau meremehkan suami karena penghasilannya lebih kecil atau belum dapat pekerjaan dan istri yang menjadi sumber nafkah bagi keluarga , kalau istri bersikap demikian maka itu yang menjadi penghalang doanya tidak didengar Tuhan , atau suka meremehkan suaminya karena tindakan dan perbuatan rohani dari suaminya seperti yang dilakukan Mikhal istri Daud sehingga Mikhal jadi mandul karenanya ( doa terhalang ) . 2 Sam 6 : 2-0 – 23 .kekudusan hidup dalam rumah tangga berbicara hidup menurut standart Tuhan dengan taat melakukan bagiannya masing-masing sesuai dengan apa yang Tuhan tetapkan dalam sebuah rumah tangga . ( Ef 5 : 21-27 )

Sebab seorang yang menghormati dan menghargai hukum Allah akan dihargai Tuhan bukan hanya saat ia hidup saja tetapi sampai anak keturunannya mendapat manfaatnya dari hormatnya kepada Tuhan , seperti yang dilakukan oleh Daud yang menghormati Allah yang telah mengurapi Saul , maka Tuhan pun menghargai Daud dan anak keturunannya .( 1 Sam 24 : 11 / 26 : 9 ) .beda dengan Saul yang tidak menghormati kekudusan Allah sehingga dia sendiri mati dan anak keturunannya hidup sengsara . 1 Sam 15 : 23-26 / 1 Taw 28 : 9 .

  1. Yakubus 4 : 3 Firman Tuhan ini menjelaskan kepada kita yang menjadi penyebab doa tidak Tuhan jawab karena yang kita minta hanya untuk memuaskan keinginan daging kita , bagaimana kita tahu hal itumerupakan doa yang hanya untuk meuaskan keinginana daging kita ? tentunya dari pengenalan akan kehendak Tuhan yang dihasilkan karena kita makin tumbuh dalam kerohanaian kita sehingga kita tahu pikiran Tuhan .

  2. Matius 7 : 7-11 . dari pembacaan Firman Tuhan ini kita melihat hal lain yang menjadi penyebab doa kita tidak dijawab karena permintaan kita tidak seperti yang kita duga , Atau doa yang dinaikkan dihadapan Tuhan kita pikir permintaan kita itu roti tetapi ternyata dimata Tuhan itu batu, permintaan kita pikir itu daging tetapi ternyata dimata Tuhan itu ular yang akan mencelakakan kita kalau di kabulkan, contoh ;

• Kalau anak kita menangis minta makanan yang merusak kesehatan banyak bumbu masaknya tetapi dalam pemikiran anak kita enak , apakah kita mau mengabulkannya ? anak kita berpikir itu enak, kita berpikir itu membahayakan kesehatan , sudut pandangnya berbeda bukan, demikian juga dalam permintaan doa kita pikir permintaan kita itu roti, tetapi dipemandangan Allah kita itu batu !

Bersambung …

Sambungan … Bag IX

Seperti yang di minta oleh Raja Hizkia minta kesembuhan ( pikirnya baik ) tetapi akibat kehidupan yang diperpanjang justru Hizkia berbuat hal yang mendatangkan celaka bagi Bangsa maupun anak keturunannya lalu bagaimana kita bedoa? Katakanlah diakhir doa kita biarlah semua yang kami minta sesuai dengan kehendakMu dan bukan kehendakku ! Yes 38 : 1-5 / 39 : 1-8 . / 1 Yoh 5 : 14 .

kita patut mengucap syukur karena Tuhan mengajarkan kita banyak cara dan manfaat doa karena kita adalah anak-anakNya , lebih dari mereka yang bukan anak ! saat kita masih menunggu jawaban doa kita bisa dikuatkan bahwa Allah kita sesungguhnya Allah kita sangat baik , maha pemurah dan pengampun untuk melihat hal ini mari kita melihat , dalam Alkitab yang menuliskan tentang bangsa yang bukan umat pilihan saja kalau berdoa dengan sungguh hati, Tuhan mau mendengarkan dan mengabulkannya seperti doa yang dinaikkan oleh Penduduk Niniwe saat merendahkan hati , bertobat dan berpuasa membuat Tuhan membatalkan rencana menghancurkan Niniwe. Yunus 3 : 4-10 / 1 Raja-Raja 8 : 41- 43 . dengan menghidupi kehidupan doa seperti itu kita akan mendapat manfaat Doa yang luar biasa dalam perjalanan kehidupan kita . sehingga kitapun memiliki Karakter kerajaan sorga yang bisa di lihat oleh orang dunia ! - Amin -