MEMBENCI ? atau dibenci?

maaf mengganggu, kk dan cc :smiley: mau nanya nih, hehe

  1. Kenapa sih Yesus dibenci oleh orang2 Dunia? Yesus salah apa? nampar nggak pernah, memukul nggak pernah? lantas?
    aku punya sahabat di sekolah, dia penganut agama sebrang tingkat ekstrimis gitu, bawaannya benciii buanget sama Nama Yesus :’( ga ada ujan ga ada angin tiba2 ngedebat aku gitu, kaya, “eh Yesus itu bukan Tuhan, bla bla, eh Yesus itu sebenarnya punya istri loh tapi sama injil enggak ditampilin bla bla dasar injil udah dieditin bla bla cuap cuap”

=_= freak deh

dan parahnya, dia ngejak temen2 sekelas buat “ngebenci” Yesus, kaya menyetel musik hujatan, dll

  1. bagaimana menghadapi “makhluk” antik model kaya gitu? dibiarkan? atau didebat balik untuk memberikan kebenaran akan Firman Tuhan?

makasi yah :smiley:

Tidak perlu alasan. Sudah tertulis di Alkitab
Yoh 15:25
Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.

Doakan saja. Jarang sekali debat bisa membuat orang tidak percaya jadi percaya. Tapi doa justru bisa menembus kekerasan hati manusia :slight_smile:

Salam

nah kalo gitu…
lantas apa bedanya kita dengan mereka?? ehehe…

kalo ada maling mencuri dari rumah anda, apakah anda mau jadi maling balik di rumahnya si maling itu?
hehe…

Yang salah bukan mereka sebenarnya, tetapi ajaran mereka, dan tentunya orang yang mengajar mereka, orangtua mereka, guru mereka, lingkungan mereka, bahkan (maaf) di tempat ibadah mereka pun mereka sudah diberikan modal membenci Yesus. Tidak ada manusia yang terlahir lalu membenci Yesus, mereka dibentuk seperti itu.

Jadi saksi hidup saja, kalau anda memberikan kesaksian mengenai Kristus dalam diri anda pasti mereka melihat sesuatu yang berbeda dari diri anda, nanti juga mereka tertarik karena anda berbeda dari yang lain. Ikut Yesus pasti beda, bersaksi gampang kok, cuma ceritakan apa yang anda rasakan saat ikut Yesus, banyak orang bilang bersaksi sulit, sebenarnya ga sulit, itu karena mereka ga pernah tau rasanya ikut Yesus, jadi ga bisa bersaksi lah merasakan kasih Yesus juga belum.

Salam… :slight_smile:

@kahlil gibson_
hehe iya kak u_u
doanya kaya gimana dong? ntar dia malah menjadi jadi

@cadang_
oh! jadi kalau dibalik debat (ngejawab debatannya) nggak boleh? >_<

@rennata

_< aaaa
aku paling ga tahan kalau “kesaksian” ntar dikira sombong, “mentang2 diberkati kek, dll” lagipula, ntar malah mereka benci “Tuhan”

Rennati bro, rennata itu model cantik.

Kesaksian bukan bentuk kesombongan, mereka cuma melihat apa yang ada sama anda, melihat perbedaan dalam diri anda, maksud anda sombong karena diberkati itu apa?

Salam… :slight_smile:

biarkan saja… sabar… dan berbuat kasih… ingat… kita sudah bukan milik kita lagi… namun milik TUHAN… ^^

Kita tidak pernah bisa merubah keyakinan orang lain, yang bisa melakukan hal itu hanya Roh Kudus.
Benar apa yang dikatakan mas Momod, doakan saja. minta Roh Kudus bekerja dihatinya.

Berdebat ? Jangan lakukan.
Diskusi ? boleh, jika didasari oleh motivasi yang baik.

Kalo saya sih pasang muka seyum-senyum saja… seperti angin berlalu. Diajak berdebat juga gak bakalan menang lawan mereka… seyakin-yakinnya mereka gak pernah menggunakan logika/akal sehat klo di adu debat.

Tapi diskusi okelah…

Antikristus ada dimana-mana, mereka menolak baik Anak maupun Bapa. Mereka menolak Yesus dan berusaha menjauhkan manusia dari keselamatan yang disediakan Allah bagi dunia. Jadi kamu jangan heran jika ada yang tidak ada angin dan guntur, tidak pernah berurusan tahu-tahu membenci dan sangat membenci, bukan hanya sangat membenci tetapi juga proaktif untuk meniadakan Yesus sebagai Tuhan dan Kristus.

Yesaya 51:7
Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika dinista oleh mereka.

Tuhan Yesus akan membela kamu, jadi biarkan saja mereka. Jangan ditanggapi, jangan mau diajak debat atau diskusi. Sebab seperti Yesus tidak menanggapi penista-penistanya saat ia dihujat dan diaibkan, demikian kita juga bersikap sama seperti domba kelu (Kisah 8:32) tidak terpancing ikut ribut atau berusaha membela diri dengan kekuatan sendiri. Biarlah Allah yang membela anda dan menyatakan diriNya sendiri.

Pasang muka senyum lebar, dekatin, trus gampar… trus bilang : “Eh maap tangan gw keserempet… Kena lu ya?”
Sampe rumah, doakan teman Anda tsb.

Abaikan saran saya…

Yesus tidak perlu dibela… Dia punya “supporter” yang lebih tangguh dari manusia… Yang penting kita tetep berdoa dan berbuat kasih.
Ciao yo, sis or bro…

di biar kan aja …doakan spy kenal dan percaya Tuhan Yesus