Memberi kepada Tuhan lewat etalase nasi bungkus gratis

Bandung - Sejumlah orang melangkah menghampiri sebuah etalase yang berdiri di pinggir Jalan Burangrang, Kota Bandung. Mereka secara bergantian membuka etalase berisi nasi bungkus dan air mineral.

Usai menggenggam nasi bungkus dari etalase berukuran 1 meter x 50 centimeter itu, mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada seorang pria yang berada samping etalase.

“Hatur nuhun,” kata sejumlah orang yang mengambil nasi bungkus di dalam etalase tersebut, Kamis (8/11/2018) sore.

Keberadaan etelase tersebut cukup menyita perhatian. Tampak di etalase tertera tulisan ‘tempat nasi gratis, siapapun boleh mengambil, siapapun boleh mengisi’.

Usut punya usut, tanyata nasi bungkus yang ada dalam etalase tersebut sengaja disediakan bagi siapapun yang ingin makan gratis. Siapapun diperbolehkan mengambil nasi bungkus tersebut tanpa melihat status sosial.

“Kita gak bisa pilih orang buat berbagi. Pada saat semua orang tidak ada uang. Kalau ada yang gratis pasti mereka ambil,” kata penggerak etalase tempat nasi gratis, Rochsan kepada detikcom.

Uniknya, nasi bungkus di etalase ini tidak hanya berasal dari Rochsan dan rekan-rekan penggerak di Bandung lainnya. Melainkan berasal dari warga yang punya keinginan untuk berbagi dengan sesama lewat sebungkus nasi.

bersambung …

Restoran Muslim Ini Dipuji karena Beri Makanan Gratis Saat Natal

London - Restoran muslim di London, Inggris, bernama Shish Restaurant sedang ramai diperbincangkan netizen di media sosial. Restoran ini menyediakan makanan gratis saat Hari Raya Natal nanti pada 25 Desember 2016.

Pernyataan itu disampaikan Shist Restaurant melalui akun Facebooknya Shish Rest seperti dilihat detikcom, Selasa (6/12/2016). Di kaca restoran ini dipajang poster pengumuman tersebut.

Makan gratis saat Natal ini ditujukan kepada tunawisma dan para lansia. Semua yang datang akan mendapat makanan gratis mulai pukul 12 siang hingga pukul 6 sore.

“Tidak seorang pun makan sendirian di Hari Natal. Kami ada di sini untuk duduk bersama Anda,” demikian bunyi pengumuman di salah satu poster yang dipajang restoran ini. Para tunawisma dan lansia yang datang akan mendapat makanan mulai dari menu pembuka, menu utama hingga menu penutup.

Seorang muslim membagi makanan untuk tunawisma pada hari natal, gereja saja tidak.

https://www.theeastsiderla.com/2015/12/homeless-find-shelter-in-the-pews-of-a-highland-park-church/

https://www.theeastsiderla.com/wp-content/uploads/2015/12/nela_shelter_DSC_7695.jpg

=========================================================================

Paling tidak mereka yang tidak sanggup menyumbang makanan menyediakan tempat untuk homeless people.

Perjuangan Yayasan seberang menyekolahkan anak2 yang kurang mampu dan banyak yang tidak disiplin sama sekali karena terbiasa hidup di jalanan, benar2 perjuangan yang tidak pernah kita rasakan.

Membangun rumah keluarga2 yang perlu dibantu.

Mengunjungi orang2 yang perlu dibantu door to door.

http://www.tzuchi.or.id/gallery/picture/346-6_DSC_4047_yl.jpg

Kita …

Bukankah amal spt ini sejogjanya ada di depan gereja yang suka koar2 kasih Tuhan ?

Yakobus 2:14 Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan 14 ? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? 2:15 Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, 2:16 dan seorang dari antara kamu berkata: “Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Apakah masyarakat yg tdk seiman tdk dipandang sbg saudara2 ?

Yakobus 1:9 Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap.

Jangan cuma sekedar mem beo kan ayat2 apalagi mengoplos perpuluhan.
Masyarakat tidak butuh panggung pertunjukan.