Memilih Gereja = Mencari Kebenaran Sejati Atau Kesenangan Diri/Perasaan Pribadi

Kita pasti pernah Memilih Gereja atau mungkin sudah pernah pindah pindah Gereja lebih dari satu kali. Dalam Memilih Gereja kita harus pintar pintar membedakan antara Mencari Kebenaran Sejati Atau Kesenangan Diri/Perasaan Pribadi.

Memilih Gereja yang sesuai dengan diri kita sendiri dan juga harus sesuai dengan yang Yesus inginkan sangat sulit untuk jaman sekarang ini, karena banyaknya denominasi Gereja. Pastinya masing-masing memiliki doktrin sendiri serta menawarkan kelebihannya yang tentunya bisa membuat kita pusing memilih.

Apakah kita harus “Mencicipi” semua Gereja yang ada untuk mencari Gereja mana yang sesuai dan diurapi “Roh Kudus”?.
(Roh Kudus dlm tanda petik karena menurut saya sulit untuk membedakan antara Roh Kudus yg sebenarnya dgn roh yg lain termasuk Perasaan Pribadi).

Sering kita mendengar (mungkin alasan kita juga memilih Gereja) pernyataan-pernyataan seperti berikut ini:

  • Saya senang ke gereja ini, karena gereja ini umatnya begitu ramah, musiknya juga bagus sekali.

  • Saya merasa bahwa gereja ini diberkati oleh Roh Kudus, karena saya merasakan bahwa kuasa Roh Kudus hadir di gereja tersebut.

  • Saya merasakan bahwa pembawa firmannya begitu penuh dengan Roh Kudus, sehingga dapat menyentuh hatiku.

  • Saya tidak dapat berkembang di gereja A, sehingga saya harus mencari gereja yang membuat saya berkembang.

Dan begitu banyak pernyataan-pernyataan yang lain.

Kalau kita meneliti pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas, bukankah semuanya berfokus kepada
“S A Y A ?” (diri sendiri)

Dalam pencarian kebenaran, fokusnya bukan diri sendiri, tapi pada kebenaran, yang pada akhirnya akan mengarahkan manusia kepada Sang Kebenaran itu sendiri, yaitu Yesus. Ini berarti kita menempatkan kebenaran di atas kepentingan dan perasaan pribadi.

(Saran Saja : Berdoalah mohon penerangan Roh Kudus sebelum menjawab Pertanyaan2 di bawah ini)

Adakah di Alkitab ayat yang menyebutkan Gereja mana yang Yesus dirikan, Gereja yang seperti apa?

Apakah Gereja Saya (Kita) yang Yesus dirikan?, Jika memang Gereja Saya (Kita) yang Yesus dirikan, Apakah Gereja saya dilindungi dari perpecahan, kuasa gelap, dan penyesatan2 yang lain sesuai janji Yesus yang akan menyertai Gereja Nya sampai akhir jaman.

Maaf Jika ada yg tersinggung dgn tulisan saya ini, ini hanya sekedar sarana introspeksi diri apakah kita dalam mencari Gereja Kita lebih mementingkan Perasan Pribadi atau kebenaran/Kehendak Tuhan.

Salam Damai. Jbu


Matius 16: 18: Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Matius 28:20 : …Dan ketahuilah, Aku akan meyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

www.Katolisitas.org

Ada masukan yg bagus disini

ada benernya juga sih,banyak juga orang yg memilih gereja demi kesenangan pribadi.biasanya pemimpin2 di gereja yg berseteru & pindah gereja/bikin gereja baru juga sumbernya krn kesenangan pribadinya di gereja lama terganggu(tidak terpenuhi).supaya bisa terpenuhi jadi pindah gereja deh atau bikin gereja baru.ada juga jemaat yg krn kepincut cewe cantik ato cowo ganteng jd memilih gereja tertentu.

Shalom,

Saya sependapat bahwa memasuki gereja-Nya bukan berdasarkan selera atau perasaan pribadi. Juga saya setuju, tidak mungkin kita “mencicipi” seluruh yang beratribut gereja untuk memasuki gereja-Nya.

Saya juga setuju bahwa gereja-Nya haruslah menganut ajaran mengenai sekuruh kebenaran Allah (Yoh 16:13).

Tentu kita bisa melihat berbagai ciri gereja-Nya di dalam Alkitab.

Tentu, selaras dengan “tidak berdasarkan perasaan dan selera sendiri”, salah satu ciri gereja-Nya, adalah tidak mungkin pernah melakukan pembantaian kepada manusia apalagi membantai umat-umat Tuhan yang berpegang teguh pada Alkitab. Soalnya kalau sampai membantai yang berpegang teguh pada Alkitab, itu sudah mengutamakan pikiran, perasaan dan selera sendiri.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam, JBU, Jericho, J.

Bro, Kita juga jangan asal tuduh Gereja X ato Y ato Z, sebaiknya kita crosscek ke umat atau website Gereja tsb. Karena banyak buku atau sumber2 di internet yg menyesatkan (salah satunya davinci code yang begitu meyakinkan). Apalagi jika kita sudah negatif thinking terhadap gereja tsb kemudian kita mendengar berita bohong ttg gereja tsb, PASTI KITA langsung percaya tanpa cross cek dulu.
Ibaratnya Seperti di indonesia kejadian G30SPKI yg tahu ke jadian pastinya siapa? yg bener cerita jaman Suharto ato keluarga Sukarno.

Bro, Jika maksud anda diatas adalah GKR, silakan anda crosscek dan “main” ke www.katolisitas.org dan cari artikel2 di kolom kanan atas. Website tsb bisa di percaya dan netral bro. Klo doktrin2nya klo ga salah www.vatican.va

Klo maksud anda selain GKR maaf saya tidak tahu website yg bisa dipercaya.

Salam damai.

Salam damai.

Gereja bisa dilihat dari buah Kasih yang dihasilkan.
Ada yang berkoar2 dan sedemikian merasa superior dan njlimetnya menafsirkan Alkitab berdasarkan pandangan-pandangan sepihak dirinya sendiri.
Sehingga ajaran utama KRISTUS yaitu Kasih yang sedemikan Agung menjadi hampa, menjadi hanya berupa ajaran pengetahuan hapalan saja.
Seperti YESUS mengecam orang Parisi. Jadi pilihlah Gereja yang mempunyai buah2 Kasih.

GBU

:slight_smile:

Rumus tambahan : Grafik : Belajar Alkitab berbanding lurus dengan Buah Kasih.
Tidak ada ceritanya kalo semakin njlimet belajar Alkitab hasilnya malah Pilih Kasih.

kl dari tulisan2 anda, anda punya agenda terselubung toh apalagi kl liat dari link yg anda berikan…

gw mencari gereja dmn gw makin bertumbuh dalam Tuhan dan makin cinta Tuhan. apakah itu salah??kok bisa fokusnya ke SAYA…

Shalom,

Bro (Sis?) Lilin, postingan saya kan tidak menyebut nama denominasi. Jadi Bro/Sis janganlah bilang saya asal tuduh. Bro/Sis menyebut nama denominasi. Itu bisa tepat bisa pula tidak. Bagaimana kita tahu tepat atau tidak? Kita harus berdasarkan Alkitab dan fakta. Fakta sejarah tentunya. Sejarah bisa dipelintir? Boleh jadi ya, tetapi faktanya tidak. Fakta bisa ditutupi? Boleh jadi ya. Bro/Sis menggunakan analogi peristiwa G30SPKI di Indonesia. Peristiwanya adalah fakta. Hal lainnya boleh jadi menjadi pertanyaan, tetapi fakta peristiwanya adalah fakta. Demikian pun mengenai fakta sejarah di dunia ini, peristiwa adalah fakta. Jadi dalam hal ini tidak perlu pusing dengan kunjungi ini dan kunjungi itu; peristiwa adalah fakta.

Alkitab dengan jelas mengatakan (menubuatkan) bahwa umat Tuhan (orang kudus) akan dianiaya oleh suatu sistem dalam ayat berikut ini:

Dan 7:25 Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Ini perkataan Alkitab yang tidak mungkin salah. Nubuatan ini pasti terjadi, sebab bila nubuatan ini tidak terjadi, berarti Alkitab salah. Tetapi Alkitab adalah kebenaran, dan tidak mungkin salah, sebab diilhamkan oleh Allah, dan Allah tidak mungkin salah. Jadi nubuatan ini pasti terjadi. Jadi ini bukan pernyataan negative thinking, tetapi pernyataan Alkitab, Firman Tuhan atau kebenaran.

Perhatikan ayat itu, mengenai kelakukan sistem ini, yaitu sebelum disebut menganiaya, disebut sistem ini menentang Yang Mahatinggi. Sesudah menyebut menganiaya disebut mengubah waktu dan hukum. Ini perkataan Tuhan, karena itu ini adalah kebenaran. Nubuatan yang diberikan Tuhan pasti akan menjadi fakta. Peristiwa yang dinubuatkan itu pasti menjadi fakta.

Nah, menganiaya kan tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Apalagi dalam nas ini disebut, selain menganiaya juga mengubah hukum dan disebut pula menentang Yang Mahatinggi.

Jadi postingan saya bukan tanpa dasar Alkitab Bro/Sis. Salahnya saya pada postingan saya itu tidak menyebut ayatnya tadi. Jadi psotingan saya punya dasar 'Alkitab Bro/Sis Lilin. Mengenai peristiwanya ya tentu itu bisa dilihat dalam fakta sejarah, jangan dilihat dalam analisis sejarah. Juga, dalam forum ini (saya lupa nama threadnya), ada yang pernah menyatakan bahwa ada yang pernah minta maaf atas kejadian penganiayaan pada masa lalu. Silahkan di search Bro/Sis di forum ini.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam, JBU, Jericho, J.

KALO SELALU PNDAH-PINDAH GEREJA DAN SELALU BEROBAH ALKITABNYA…YANG DIBAWA…?? WAH…MUNGKIN ALKITABNYA YANG DI BAWANYA BELON MEMPERKENALKAN KEBENARAN YANG SEJATI DARI TYK…!!

Tapi kalau selalu pindah-pindah gereja…?? tapi Alkitab yang dibawa-bawanya ya itu itu juga…?? Berarti Alkitabnya sudah benar, karena memberitakan KBENARAN SEJATI dari TYK…tAPII…KESLAHAN ADALAH PADA DIRI ORANG NYA…SAJA. pADAHAL tyk pernah mengajari pada murid-muridnya yang 70 orang saat merka dalam penginjilan.
Bhwa mereka dilarang pindah-pindah tempat tinggal…cukup di satu rumah itu saja…!!! jiak tidak ada yang menerima kamu maka barulalha kamu keluar dan kebaskan bekas debu dibaju kamu dari debu kota itu…!!

Artinya jika diusir oleh orang banay barulah kamu pindah, jika tidak ya tetaplah diam disatu rumah itu saja. Amanaha agung tah…?? dan alkitabiyah tah…??
Renungkanlah itu saja…APAKAH SIKAP KAMU PINDAH-PINDAH GEREJA ITU ALKITABIYAH…?? wALAUPUN KAMU PUNYA FREEWILL,>.tAPI GUNAKANLAH FREEWILL KAMU SESUAI DENGAN KEIINGINAN Allah. Sehingga jangan sampai kamu seperti Yunus…KARAENA MENGGUNAKAN FREEWILL NYA DEMI KENYAMANAN DIRINYA SENDIRI…PADAHAL DITUHGASKAN KE NINIWE UNTUK MEMBUATA ORANG BERTOBAT…JADI SAAT ITU YUNUS BERSIFAT EGOIS…pakan kamu seperti demikian…??egois…!! hiiii

Salam

mencari gereja ya utk kesenangan pribadi dong… kalo gereja ditempat anda tidak ada damai sejahtera krn banyak permusuhan jemaat, majelis gereja hidupnya tidak benar, ajaran pemimpinnya berlawanan dgn kebenaran, bisakah anda bergereja ditempat itu selamanya fren… :coolsmiley:

apakah bila anda tau para pemimpin gereja anda suka memakai uang kas gereja demi ambisi pribadi mereka, anda tetap harus berjemaat di gereja tsb dgn alasan itu adalah gereja Tuhan… :coolsmiley:

arti ke gereja adalah utk bersekutu dgn sesama pengikut Tuhan, krn bangunan gereja bukanlah Tuhan. jadi di gereja tidaklah mutlak selalu mengajarkan kebenaran ttg Firman Tuhan, krn sdh bercampur dgn ambisi, ego dan pikiran manusia.
kalo mau cari kebenaran yg sejati dan pasti, adanya di alkitab dan hubungan pribadi langsung dgn Tuhan YESUS Kristus, ok fren… :happy0025:

ok fren… :coolsmiley: :coolsmiley: :coolsmiley: :coolsmiley:
:* :* :* :*

walah… banyak amat gambarnya fren… :scared0015:
kalo kasih gambar disesuaikan dgn kondisi pernyataan atau pertanyaan anda fren, biar jadi nyambung ekspresinya, ok fren… :happy0025:

Shalom,

Tidak menjadi anggota suatu jemaat juga bisa karena merasa diri sendiri lebih benar dari orang lain bahkan merasa lebih benar dari jemaat mula-mula yang rasuli.

Menjadi anggota yang beriman yang hidup (Yak 2:26) kepada Yesus pada suatu jemaat yang seluruh ajarannya selaras dengan dan berdasarkan Alkitab dan rela dituntun oleh Roh Kudus kepada serluruh kebenaran Allah (Yoh 16:13), tetapi di di dalam jemaat itu ada orang yang pemakan persembahan, ada orang yang penilap persepuluhan, ada orang yang pergi ke tempat yang tidak terhormat, ada orang yang mau bahkan gemar menggosipi temannya, ada orang yang melakukan yang tidak benar lainnya, lebih baik daripada tidak menjadi anggota suatu jemat karena merasa lebih benar dari yang lain.

Kesalahan orang lain dalam jemaat bukan “tiket, hak atau mandat” untuk tidak menjadi anggota jemaat Kristus. Semua kita adalah orang berdosa yang berharap dan bersyukur atas kasih karunia Tuhan.

Saya tidak mengetahui apakah ada suatu jemaat yang di dalamnya sama sekali tidak ada lagi orang yang sama sekali tidak pernah melakukan yang tidak berkenan di mata Tuhan. Juga saya tidak tahu apakah ada orang yang tidak menjadi anggota suatu jemaat yang sama sekali tidak pernah melakukan yang tidak baik di mata Tuhan.

Misi kita sebagai anggota jemaat adalah pekerjaan Tuhan termasuk di dalamnya memberitakan Injil. Nah kalau kita sibuk dengan mengamat-amati atau menjadi auditor atas persembahan, persepuluhan, mengamati gosip orang lain, maka tugas kita sebagai anggota jemaat Tuhan akan terbengkalai dong, bahkan kita sibuk mencari kesalahan orang lain, kesalahan sendiri bisa lupa.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam, JBU, Jericho, J.

mending anda baca kisah ttg Lot yg hidup diantara org fasik fren… siapa yg lebih menderita, Lot atau si org fasik… :coolsmiley:

2Ptr. 2:7 tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, –

kalo memang hidup anda benar, gimana bisa anda melihat kejadian org fasik didalam gereja. kecuali hidup kita juga termasuk diantara mereka, ya ga masalah toh jadi seimbang… :char11:

mencari gereja yg baik bukanlah dosa… yg dosa itu kalo anda sdh melihat dan tau ada kefasikan didalam gereja anda, lalu anda tutup mata dan telinga tanpa mau menegor ataupun memberitahukan kesalahan pemimpin yg salah, ok fren… :happy0025:

1Tes. 5:14 Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.

2Tes. 3:15 tetapi janganlah anggap dia sebagai musuh, tetapi tegorlah dia sebagai seorang saudara.

nasehat saia cuman satu buat TS…

semua manusia didunia ini semuanya mencari kepuasan diri sendiri bahkan Tuhan Yesus mati dikayu salib demi kepuasan diriNYA.makanya ada tertulis TUHAN adalah pribadi yg setia bukan setia ama siapapun tp setia kepada
DIRINYA.amin <makanya manusia tdk akan mengerti/menyelami secara keseluruhan ttg TUHAN>

ambil contoh waktu umat israel membantai semua umat amalek bahkan anak bayi sekalipun tdk boleh dibiarkan hidup atau
ambil contoh ayub yg dibiarkan oleh TUHAN untuk dirajam dan dianaiaya oleh iblis bukan karena adanya kesalahan
atau
ambil contoh disaat abraham diperintahkan untuk menyembelih ishak,anaknya satu satunya.

jd klo memang fokus ke kepuasan diri sendiri yah sah sah saja tuh.:slight_smile:

nb : cuma untuk ditertawakan dan dipikirkan dengan santai ha7

klo kau sech lebih mentingin BATIN ku dlo lagh…
gmn mw bertumbuh klo batin tidak di puas kan?
(gak nymbung ma judul yah?? biarin masi newbie) ;D ;D ;D ;D

yup betul… yg penting batin sejahtera dulu fren… :love0072:

Shalom,

Tanggapan Bro tidak menyeluruh atas tanggapan saya. Jika tanggapan saya dipahami utuh, tentu akan beda tanggapannya.

Lot keluar dari Sodom adalah dikeluarkan. Bahkan masih ada tawar-menawar agar kota itu tidak dimusnahkan. Jadi keluarnya Lot dari Sodom adalah inisiatif dan keputusan Allah. Demikian juga dengan kisah Nuh. Nuh dipisahkan dari orang jahat lainnya adalah inisiatif dan keputusan Allah, bukan keputusan Nuh. Mudah-mudahan dipahami.

Jadi jika kita sudah berada dalam jemaat yang sesuai dengan dan berdasarkan Alkitab-Nya, tetapi di dalamnya masih ada orang yang bejat (tentu ada disiplin jemaat) tentu patut dinasihati dengan petunjuk Alkitab. Tetapi kesalahan orang yang ada dalam jemaat yang ajarannya berdasarkan Alkitab itu bukan lantas ditinggalkan pergi ke yang lain yang tidak berdasarkan Alkitab atau karena merasa yang lain tidak berdasar Alkitab, lalu meninggalkan yang jemaat yang berdasarkan Alkitab itu dan menjadi tidak anggota jemaat-Nya, apalagi merasa lebih benar dari yang lain dan kesalahan sendiri lupa karena sibuk mencari kesalahan orang lain.

Boleh jadi kita telah berlaku benar menuruti perintah dan menjauhi larangan Allah sesuai dengan ajaran Yesus dan kita melihat yang lain tidak melakukan perintah Allah dan melanggar perintah Allah. Penurutan kita itu bisa digunakan oleh si Luci (Lucifer) bertindak salah yaitu kita meninggalkan gereja-Nya yang sesuai dengan Alkitab-Nya karena di dalamnya ada orang yang bejat.

Jadi memasuki gereja adalah mencari kebenaran sejati, karena kebenaran sejati akan mendatangkan sukacita (bukan sekedar kegembiraan) yaitu kepuasan sejati, bukan kepuasan palsu. Tentu sukacita atau kepuasan sejati tidak kita peroleh hanya memiliki pengetahuan textbook atau menjadi textbooker seperti kata Bro Shipiroz Purba.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam, JBU, Jericho, J.

jika batin org tsb merasa tdk sejahtera diantara para pelanggar FT, sdh selayaknya org tsb mencari tempat lain yg bisa mensejahterakan batinnya. gimana bisa bertumbuh dalam iman, jika batin seseorg selalu tertekan dgn perbuatan pemimpinnya yg salah… :mad0261:

kalo pemimpin salah ya salah, harus ditegor. kalo tetap melakukan kesalahan terus, ya lebih baik pindah gereja toh. kan saya tidak bilang tidak bergereja, cuma pindah gereja saja fren… :happy0025:

saya sdh katakan bahwa “mencari gereja yg benar” tidaklah berdosa. kalo org mencari gereja lain yg dilihat dan diakui benar, mengapa harus merasa berdosa. bukankah setiap org punya hak, dalam memilih sesuatu utk membangun rohaninya fren… :happy0062:

Shalom,

Betul, hak untuk memilih adalah karunia Allah kepada manusia, tak seorang pun bisa mengambil itu dari manusia kecuali manusia menyerahkannya. Dengan kuasa memilih itu, Tuhan sendiri tidak memaksa untuk memilih menuruti-Nya. Nah kalau kita sudah memasuki jemaat yang sesuai dengan Alkitab-Nya, lalu pemimpinnya salah, kita meninggalkan jemaat yang sesuai dengan Alkitab-Nya itu, kita sendiri yang akan rugi. Sebab keselamatan kita tidak ditentukan oleh pimpinan jemaat; keselamatan kita tidak diwalii oleh orang lain atau pimpinan.

Seperti yang saya katakan, kita akan menemukan (jika bukan juga diri kita sendiri) orang yang pernah berbuat salah dalam jemaat yang sesuai dengan Alkitab-Nya. Jadi jika kita sudah menemukan jemaat yang sesuai dengan Alkitab-Nya, kita akan bersukacita sebagaimana orang yang bertemu dengan Yesus dan percaya bersukacita. Sukacita itu akan mengalahkan segala yang tidak baik yang kita lihat. Sukacita itu akan memampukan kita untuk menegor dengan kasih (tentu sesuai dengan petunjuk Alkitab dalam menegor) orang melakukan kesalahan dalam jemaat kita, termasuk pimpinan. Sukacita itu bukan membuat kita meninggalkan jemaat yang sesuai dengan Alkitab itu, hanya karena ada orang yang berbuat salah dalam jemaat itu. Hari ini ia berbuat salah, besok ia bisa bertobat. Hari ini kita meninggalkan jemaat yang sesuai dengan Alkitab itu, besoknya orang itu bertobat. Lalu kita masuk lagi ke jemaat yang sesuai dengan Alkitab itu yang di dalamnya ada orang yang bertobat dari berbuat salah. Itu artinya iman kita bergantung pada orang lain.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam, JBU, Jericho, J