Mencari kebahagiaan dan terang...

Shalom saudara2 pertama2 sy ingin minta maaf jika ada salah kata dan juga bila sy melanggar peraturan diforum ini,sy bersedia dibanned id atau ip saya.

Cerita ini bener2 kisah nyata,boleh percaya dan tidak.nama dan tempat sy samarkan.

Sy terlahir dari keluarga non-kristen begitu pula dengan saudara2 sy.sy sekolah disekolah kristen walaupun agama sy non-kristen,bermula ketika sy kelas 4 atau 6 sd yang lalu sy lupa kapan tepatnya karena sudah lama sekali.disekolah sy diadakan pemutaran film oleh seorang hamba Tuhan ntah darimana gerejanya,film tersebut tentang bahaya narkoba dan juga hubungan seks bebas.dalam film tersebut sy menonton seorang remaja sedang menggunakan jarum suntik ketangannya dan juga ada yang menggunakan serbuk yang dihirup dari hidung kedalam tubuhnya.yang mengakibatkan overdosis dan juga ada yang terkena hiv,setelah selesai filmya hamba Tuhan mengajak kami semua untuk menyanyikan sebuah lagu dan kami semua didalam ruangan tersebut menyanyikan lagu tersebut.setelah bernyanyi saatnya acara doa,hamba Tuhan mendoakan kami semua.seorang hamba Tuhan menghampiri sy dan tangannya diletakan diatas kepala sy,sy pun menanggis ketika didoakan.

Sy merasa bahagia ketika didoakan dan tangan sy pun tidak dapak digerakan,terasa seperti kesetrum.tapi anehnya air mata sy itu air mata kebahagiaan dan damai didalam hati sy.padahal sy kan dari agama non-kristen,teman sy juga didoakan ada yg menanggis dan adapula yg biasa2 saja.setelah acara selesai dan pulang sekolah seorang teman sy mengajak sy untuk ikut dalam kebaktian di gerejanya.sy pun mau ikut,pada hari minggunya sy pun datang ke gerejanya.tapi hanya berlangsung 3 mingguan karena abang sy memarahi sy dan orangtuapun melarang sy.

Wktupun tak terasa hingga sy kelas 2 smp,sy disekolah kristen dan agama sy pun masih non-kristen.disaat sy kelas 2smp abang sy mengajak sy untuk ikut dalam acara kkr disuatu tempat,tapi sy menolaknya karena abang sy dahulu bilang bahwa agama kristen itu sesat dan sy diomeli oleh abang sy.ternyata diam2 abang sy ikut acara kkr dan juga rutin dalam gereja hari minggu tanpa sepengetahuan sy.karena abang sy selalu mengajak sy untuk ibadah,walaupun sy menolak akhirnya lama kelamaan sy pun menghadiri acara kkr tersebut.

Ketika sy mengikuti acara tersebut,sy kembali meneteskan air mata karena sy merasa damai ketika acara kebaktian.akhirnya setelah berjalannya waktu saya sering mengikuti kebaktian pada hari minggu hingga tiba saatnya sy dibaptis.tp hanya sy dan abang sy saja yang beragama kristen,adik dan orang tua sy masih non-kristen.oh iy sebelum dibaptis sy ikut dalam pendalaman alkitab dan berjalan beberapa bulan.

Setelah beberapa bulan sy tertarik oleh seorang wanita digereja sy,sy kenal waktu pendalaman alkitab dan sy pun satu gereja dengan dia.sy sering churt dengan dia dan sering berpergian bareng dengan dia,mungkin itu yg membuat sy tertarik dengan dia.tak lamapun sy ungkapkan rasa hati sy kepada wanita tersebut,dan wanita itu juga bilang kalau dia sayang dengan sy.akhirnya kami pacaran,tapi setelah berjalan beberapa bulan sy mengetahui bahwa dia mempunyai pacar disekolahnya.sy pun kecewa berat dan sakit hati,orang yg sy percaya telah menyakiti sy.sy pun menganggap bahwa orang yg satu iman itu tidak akan berbohong tapi nyatanya tidak.karena sy kecewa akhirnya sy putuskan untuk keluar dalam gereja tersebut,hingga belasan tahun atau sampai saat ini.kehidupan ketika sy gereja dan tidak gereja berbalik 360 derajat,dahulu sering saat teduh dan pelayanan.tetapi setelah keluar sy menggunakan narkoba,minuman keras dan juga merokok.sy merasa bahagia tetapi tidak selamanya bahagia,beda ketika sy masih rajin kebaktian.

Bersambung

dahulu sebelum sy keluar,sy selalu berdoa kepada Tuhan agar orang tua sy diselamatkan agar orang Tua sy seiman dengan sy.tp satu bulan kemarin ibu sy sudah mau kegreja setelah doa sy 10tahunan yg lalu.skarang malah ibu sy yg mengajak sy untuk gereja,tp perasaan sy biasa2 saja karena sy sudah terbiasa dengan hidup duniawi.hari minggu kemarn,sy datang kegereja ibu sy.sy datang sendiri,karena ibu sy sedang sakit abis operasi mata.didalam gereja sy seperti kharismatik,tapi yg saya pertanyakan adalah gereja tersebut tidak ada persembahan beda dengan gereja sy yang dahulu.meskipun tidak ada persembahan tetapi ada perpuluhan.

Oh iy saudara2 diforum ini,satu per satu saudara sy masuk keagama kristen yg semula beragama non-kristen.semua jimat telah dibuang,tapi adik dan ayah sy masih non-kristen.sebenarnya masih banyak kisah sy,tapi sy takut adalah ada yang tidak suka diforum ini bila sy menuliskan banyak2.TERIMA KASIH GBU

sy ingin bertanya jika berkenan :

  1. Apakah arti menghujat roh kudus?
    2.apakah benar yang tidak dapat dimaafkan adalah menghujat roh kudus
    3.minggu kemarin sy gereja,tapi tidak ada persembahan.meskipuntidak ada persembahan tapi ada perpuluhan,apakah ada yang salah?

Semangat bro! Inget aja segala kebaikan Tuhan yang dulu udah ngisi hati anda, kasihNya sama anda gaakan pernah habis. Jangan menghindar bro dari Tuhan, kasih Tuhan gabisa diganti sama hal2 dunia bro, gaakan ada yang bisa nyaingi kasihNya. Coba agan inget2 kebaikan Tuhan, renungin hari ini, jangan sampe mnyesal bro. Gaada kata terlambat buat dapet kasih Tuhan, asal anda bener2 mau minta pengampunan Tuhan :slight_smile:

banyak pertanyaan dibenak sy,salah satunya pertanyaan diatas

Arti menghujat ROH KUDUS yaaa… hmmm… menurutku… ketika anda tahu siapa itu TUHAN dan percaya padaNYA… ketika itu ROH KUDUS akan berdiam di hati anda… namun jika dalam keseluruhan hidup anda semenjak mengenal TUHAN… apa yang anda lakukan berlawanan dengan kehendak TUHAN… dan selalu mengabaikan bisikan ROH KUDUS yang berusaha menyelamatkan anda… pada akhirnya TUHAN mencabut jiwa anda dan tidak menemukan sama sekali buah2 roh yang baik… ketika itu anda sudah pasti langsung dijatuhi hukuman tanpa ada pensucian lagi… saya rasa ini menjawab no1 dan 2

hal persembahan atau perpuluhan… ingatlah TUHAN tidak pernah memaksa dan menentukan persembahan yang anda lakukan… persembahan adalah murni harus keluar dari hati anda untuk TUHAN… dan ini dilakukan bisa diberikan untuk gereja atau diberikan pada siapapun yang membutuhkan… bahkan tidak hanya itu… apapun yang anda lakukan dengan ikhlas untuk menolong orang lain tanpa ada embel2 apapun… itulah yang sebenarnya persembahan sejati yang TUHAN inginkan…

nah sekarang apakah anda tahu apa itu kehendak TUHAN…???

Bro Rumput, berkenaan dengan pertanyaan bro, saya ingin sebisa saja untuk mencoba memperikan jawaban.

1 dan 2. Menghujat Roh Kudus itu setahu saya memang tidak bisa diampuni, dan alkitab memberi contoh orang parisi yang tahu akan Firman Tuhan dan ditunggu lama tidak bertobat dalam arti menerima Kristus.

  1. Saya tidak tahu kenapa kok adanya perpuluhan, mungkin ada maksud2 yang kurang baik dari pihak pengurus menentukan perpuluhan, supaya para jemaat memberi perpuluhan bukan sekedar persembahan jadi hasilnya lebih besar. Ini hanya kemungkinan saja yang paling tahu ya pengurusnya sendiri kalau mau jujur.

Perjanjian lama memang perpuluhan merupakan aturan, dalam perjanjian baru saya rasa sudah tidak lagi jadi aturan, namun kalau kita mau memberi perpuluhan, memang, pengalaman saya pribadi bakal mendapat berkat jasmani. Tapi harus ingat dalam matius 6 Tuhan mengingatkan apa yang tangan kananmu beri jangan tangan kirimu tahu, karena kalau kamu memberi supaya dilihat orang maka kamu sudah mendapat upahmu yaitu dipuji2 orang. Jadi jangan lagi menuntut berkat dari Bapa surgawi, kan sudah diupahi pujian sama orang.

Menurut pengalaman saya pribadi, perpuluhan boleh dikirim ketampat2 lain yang tidak mengenal kita sama sekali selama kita tahu itu untuk pekerjaan Tuhan.

Saya sudah coba mempraktekan walaupun tidak tekun, dan ternyata dari tidur di garasi orang dan waktu itu tidak punya tv jadi hanya dengar radio, yang kebetulan radio kristen, menceritakan penginjilan di china yang butuh dana untuk beli alkitab, lalu saya ingat janji Tuhan ini dan saya pikir, kalau begitu gampangnya dapat berkat jasmani kenapa tidak saya coba sekali lagi jalan keluar yang diajarkan Tuhan ini. Dulu pernah saya coba dan memang saya rasakan berkatNya tapi berjalannya waktu saya tidak tekun dan tepuruk. Saya pikir ini cocok untuk mempraktekan matius 6, karena saya kirim ke tempat dimana saya tidak kenal orang2 disana sama sekali. Dan yayasan yang mengangani ini juga asing bagi saya sama sekali. Saya tidak kenal para pengurusnya(waktu itu) lalu ada satu yang saya kenal setelah sekian tahun mengirim perpuluhan kesana dan sekarang orang itu sudah tidak kerja disana lagi. Beberapa tahun saya praktekan dan tidak terasa, sekarang punya beberapa proterty yang saya beli dengan tunai. Walaupun memang belum kaya tapi kalau dibandingkan tidur digarasi orang dengan sekarang sudah jauh beda.

sy mau tanya seperti apa menghujat roh kudus tersebut,dan apakah bila didalam gereja tidak ada persembahan termasuk sesat?sy sudah pindah2 gereja berkali2 tapi cuman 1 gereja yg tidak ada persembahan.

maksud sy adalah didalam gereja tersebut tidak ada persembahan,apakah termasuk sesat?karena sy dahulu sempat pindah2 gereja,pasti didalam gereja ada persembahannya.hanya 1 gereja yg tidak ada persembahannya,tapi didalam gereja tersebut sama kebaktiannya pada umumnya

seperti apa menghujat roh kudus itu?

bila gereja tersebut tidak ada persembahan ya ga apa2… mengenai menghujar ROH KUDUS sudah saya tuliskan…^^

terima kasih atas jawabannya,jujur selama 10tahun lebih sy tidak pernah gereja,tapi sy pernah ingin gereja kembali tapi sy takut dan malu.berkali kali sy coba tetapi tidak bisa karena ada perasaan takut,tapi minggu kemarin sy pertama kalinya gereja kembali sy kira itu sesat karena sewaktu sy aktif gereja setau sy ada persembahan.sekarang sisa ayah saya dan adik saya yang belum beragama kristen,ibu saya sudah ikut kebaktian dan saudara2 sy smua sudah diselamatkan.dahulu saudara sy msh memegang jimat2,dan juga kena santet.adiknya ayahku meninggal karena disantet,semenjak itu semua saudaraku ikut kebaktian.

baiklahhh… akan kuberikan suatu kunci yang penting… dalam hidup kita… apapun yang kita lakukan dan dimanapun kita berada… selalu minta penyertaan TUHAN… lakukanlah segalanya dengan penuh keikhlasan dan sepenuh hati… apapun yang kita lakukan, lakukanlah untuk kemuliaan TUHAN dan untuk kebenaran, kemanuasiaan, dan kepentingan orang banyak… itulah kehendak TUHAN…

Dan hati2lah dengan bisikan ego, kerap kali ia menipu dan melumpuhkan… inilah yang selalu menggoda dan sering menjatuhkan… hati2lah…

sy sangat ingin kembali seperti dahulu,karena kehidupan sy sekarang terasa hampa dan tidak ada damai dalam hidup sy.dahulu hari2 sy sangatlah bahagia,tiap minggu saya kebaktian dan tiap beberapa hari pelayanan.tapi hidup sy sekarang penuh dengan pikiran negatif,sebelumnya jika ada masalah sy lari keminuman keras tapi bulan kemarin sy ada masalah yang menurut sy cukup berat malah sy ingin mengakhiri hidup saya.sy merasa senang jika melukai diri sy sendiri,karena sy merasa tidak berguna lagipula hidup sy hampa dan terasa sendiri

itulah bisikan ego… anda sedang terlena oleh bisikan ego itu… hidup ini tidak ada yang mudah… mulai bangkitlah kembali… ingatlah kuncinya… lakukan segala sesuatu untuk TUHAN dan sesama… jalan keluar akan selalu ada… sebab TUHAN selalu menyertai anda, hanya anda abaikan karena terlalu terfokus untuk mengasihani diri sendiri (ego)… hati2lah…

Kalau sekedar tidak ada persembahan itu tidak sesat bro.
Masalah menghujat Roh Kudus bisa dibaca di Matius 12 dibawah ini.
Ketika Tuhan Yesus mengusir setan maka orang parisi menuduh Tuhan menggunakan kuasa setan untuk mengusir setan. Ini dianggap menghujat Roh Kudus.

Secara sepintas yang dihujat kelihatannya Tuhan Yesus, namun masalahnya orang parisi ini tahu hukum Tuhan dan masih menghujat Tuhan demi bisa menjatuhkan Tuhan Yesus. Ini masalah pembunuhan karakter demi popularitas pribadinya. Bukan demi kemuliaan nama Tuhan.

Orang yang demikian dianggap menghujat Roh Kudus.

12:22. Kemudian dibawalah kepada Yesus seorang yang kerasukan setan. Orang itu buta dan bisu, lalu Yesus menyembuhkannya, sehingga si bisu itu berkata-kata dan melihat.
12:23 Maka takjublah sekalian orang banyak itu, katanya: “Ia ini agaknya Anak Daud.”
12:24 Tetapi ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata: “Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan.”
12:25 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan.
12:26 Demikianlah juga kalau Iblis mengusir Iblis, iapun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?
12:27 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
12:28 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
12:29 Atau bagaimanakah orang dapat memasuki rumah seorang yang kuat dan merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu? Sesudah diikatnya barulah dapat ia merampok rumah itu.
12:30 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.
12:31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.
12:32 Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak.

terima kasi atas jawabannya,adik dari ibuku mempunyai suami namun dahulu masih beragama non-kristen.suaminya itu kena stroke dan akhirnya meninggal sebelum meninggal suaminya ikut acara kkr kesembuhan,tapi tidak sembuh.namun ga lama setelah ikut kkr kesembuhan dia meninggal.apakah dia masuk surga/neraka?
Tapi istrinya sekarang rajin gereja,terima kasih

ntah lah apa yang telah terjadi didalam hidup saya,disatu sisi sy pingin hidup melayani Tuhan.tapi sepertinya tidak layak,ntah apa sy telah menghujat.ada satu masalahku yang benar2 tidak bisa diceritakan,mungkn masalah itu yang membuat sy tidak dapat ketenangan

Bro rumput, syarat untuk masuk surga adalah menerima Kristus dalam hati. Kita tidak tahu persis apakah uncle bro rumput menerima Kristus sebelum meninggal atau tidak. Hanya dia sendiri dan Tuhan yang tahu bro.

Saudara ku … permasalahan “dosa murtat atau penghujatan terhadap Roh Kudus ini”, sebenarnya adalah permasalahan yang sangat sederhana, tetapi oleh sebagian besar denom Kristen, permasalahan ini ditafsirkan secara “manusiawi” dan untuk kepentingan manusianya, sehingga hilanglah makna “rohaninya”.

Roh Kudus itu adalah Roh Kebenaran, yang bertujuan untuk menolong dan menghibur kita, agar kita tetap setia mengamalkan “Ajaran-Ajaran Kebenaran”.

Apakah Ajaran Kebenaran itu ??? Ajaran Kebenaran itu, telah dirangkumkan oleh Yesus dalam 2 bagian besar, yaitu : Kasih terhadap Allah dan Kasih terhadap manusia.

Nah … setiap orang yang telah bertobat dan telah memahami “ajaran Kebenaran diatas atau Ajaran yang diajarkan oleh Yesus”, NAMUN tidak melaksanakan ataupun mengamalkan Ajaran tersebut, maka adalah sama artinya: orang tersebut “telah menghujat Roh Kudus”.

Jadi menghujat Roh Kudus, bukanlah seperti yang ditafsirkan oleh banyak kalangan denom kristen, sebagai makna “dosa murtad”, yang diartikan … bahwa setiap orang yang telah mengenal Kritus, lalu kemudian meninggalkan Kristus, maka orang itu telah murtat atau telah menghujat Roh Kudus, sehingga dosa orang itu tidak dapat diampuni lagi.==> Pemahaman inilah yang saya maksutkan diatas sebelumnya, sebagai suatu pemahaman yang “manusiawi” dan bukan pemahaman yang “rohani”.

Mengapa saya katakan sebagai pemahaman yang manusiawi ??? Yah … sebab jika pemahaman penghujatan Roh Kudus, dimaknai seperti apa yang tertulis dalam alkitab (seperti penjelasan saya yang kedua, terhadap pemaknaan rohani dari dosa penghujatan terhadap Roh Kudus tersebut), maka hal ini akan membawa “ketakutan” kepada anggota jemaat, sehingga dapat berakibat “banyak nya jemaat yang akan meninggalkan Kristus.”.

Mengapa jemaat akan meninggalkan Kristus ??? Yah … jika dosa menghujat Roh Kudus, dimaknai seperti apa yang tertulis dalam Alkitab, maka hanya “sedikit” orang yang dapat masuk kedalam Kerajaan Surga.

Nah … melihat betapa beratnya “persyaratan” yang telah ditetapkan Allah bagi orang Kristen untuk masuk kedalam Kerajaan Surga yang kudus itu, akhirnya demi Jemaat agar tidak meninggalkan Gereja ataupun Kristus, maka dikatakanlah bahwa, untuk memperoleh “Keselamatan” itu, hanya dibutuhkan “Iman seseorang”, sehingga hal ini melahirkan pemikiran, bahwa Iman Percaya yang lebih penting dari pada Mengamalkan Ajaran Kebenaran ( Kasih ).

Permasalahan menjadi timbul, bagaimana kita bisa dikatakan “Percaya pada Yesus”, jika kita tidak mengamalkan semua Ajaran-Ajaran-Nya ???

Nah … oleh para kalangan yang menafsirkan bahwa Iman adalah “penentu” keselamatan seseorang, selalu memberikan argument yang keliru, tentang penyamun disisi Yesus, dimana mereka katakan, bahwa penyamun disisi Yesus tidak pernah mengamalakan Ajaran Kebenaran ( Kasih ), tetapi pertobatan dan iman nya telah membawa dia ke Taman Firdaus bersama Yesus.

Ini adalah Penafsiran yang keliru, sebab jika disimak dan diteliti dengan seksama, percakapan yang terjadi di kayu Salib, maka dapat diketahui, bahwa Iman yang dimiliki oleh penyamun disisi Yesus itu, telah membawa dia pada “Perbuatan Kasih”, ==> Apa perbuatan Kasih yang dilakukannya atau apa yang telah diamalkannya dari Ajaran Kasih yang telah diajarkan oleh Yesus itu ??? ==> Penyamun disisi Yesus itu telah melaksanakan Hukum yang ke-9, yaitu : “Jangan Berdusta”.

Nah … sampai akhir hayat Yesus di Kayu Salib, maka Tuhan Yesus kembali menegaskan kepada kita, bahwa Iman dan Perbuatan itu adalah “Sejalan dan tidak dapat dipisahkan”, artinya : setiap orang yang telah bertobat dan mengaku memiliki Iman percaya pada Yesus, NAMUN tidak mengamalkan Ajaran-Ajaran Yesus, maka adalah sama artinya, kalau orang tersebut “Menghujat Roh Kudus”.

Salam …