Mengapa Agama Memisahkan Cinta

Perbedaan agama mungkin hal yang selalu menghalangi hubungan cinta dan aku adalah bagian dari kisah yang terpisahkan dari hubungan karena perbedaan agama terkadang ku bertanya mengapa Tuhan menciptakan perasaan cinta pada akhirnya dengan syarat atau bisa di katakan ‘jangan jatuh cinta dengan yang beda keyakinan’ kecuali dengan se iman…??apakah memang seperti itu atau kah manusia yang salah mengartikan maksud NYA. bukankah manusia di ciptakan sama yang pada awal nya manusia tidak memiliki agama…dan agama adalah hasil dari ciptaan manusia
mengapa anak2 adam harus harus terpisah karena perbedaan agama padahal ada banyak ayat dalam kidung agung yang berisikan pemahaman akan kekuatan cinta…cinta menjadi pemersatu Semua
bangunan tembok pemisah yang direka oleh manusia seperti ras, adat, suku, budaya, bahasa, aturan main,
ideologi dan agama, pada
kenyataannya tak dapat membendung
nyala cinta. Karena nyalanya adalah
nyala api TUHAN demikian sabda Kidung Agung…
Pada akhir nya…eits tunggu dulu dilarang jatuh cinta dengan yang beda keyakinan seperti ini kah?? Atau aku yang salah karena terlalu sakit akibat ini…
Seperti ini lah ayat yang selalu menjadi tameng untuk hubungan beda keyakinan
teks 2 Kor. 6:14
yang berbunyi “Janganlah kamu
merupakan pasangan yang tidak
seimbang dengan orang-orang yang
tak percaya. Sebab persamaan apakah
terdapat antara kebenaran dan
kedurhakaan? Atau bagaimanakah
terang dapat bersatu dengan gelap?”
yang merupakan teks favorit, yang paling sering dikutip untuk
menolak hubungan beda keyakinan…jujur saja aku masi belum bener paham dengan ayat ini apa bener ayat ini merujuk pada hubungan beda keyakinan…
Apakah terang itu??..dan seperti apa gelap yang di maksud?? Atau mungkin terang adalah orang yang sudah benar2 bertobat dan gelap adalah yang belum bertobat… gelap adalah orang Kristen dan non Kristen yang belum mengenal/ hidup dalam KRISTUS…??
Nah bagaimana dengan ayat ini…??
“Karena suami yang tidak
beriman itu dikuduskan oleh istrinya
dan istrinya yang tidak beriman itu
dikuduskan oleh suaminya”(1Korintus
7:14).
Suami yang tidak beriman?? apa ia maksud nya adalah gelap dan sebalik nya juga???

Heeem bagaimana rasa nya memendam rasa cinta yang toh di ciptakan Tuhan tapi di larang untuk ‘menCINTAi’(hubungan)
sesama manusia yang berbeda…

jika aku salah???

yakin itu cinta?

“jangan jatuh cinta dengan yang beda keyakinan.”

jadi kalo di ktp agamanya udah sama, boleh dipacarin? apa kekristenan hanya ditentukan oleh kartu kependudukan saja? :azn: :tongue:

lahhh TUHAN aja ga ngelarang kok… yang bikin larangan itu kan manusianya… ^^ jadi mau nurut TUHAN atau menurut ajaran manusia… ??? masing2 ada konsekuensinya… hati2 yahhh…

TUHAN YESUS memberkati…

Kejadian 24:2-3:

Berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua dalam rumahnya, yang menjadi kuasa atas segala kepunyaannya, katanya: "Baiklah letakkan tanganmu di bawah pangkal pahaku, supaya aku mengambil sumpahmu demi TUHAN, Allah yang empunya langit dan yang empunya bumi, bahwa engkau tidak akan mengambil untuk anakku seorang isteri dari antara perempuan Kanaan yang di antaranya aku diam.

yakin Tuhan ga ngelarang?? :onion-head48:

@Zodiak

yakinnn… itu jaman yang sama …??? mengertikah mengapa TUHAN memerintahkan itu pada jaman pengkhususan itu…???

Kej. 38 :1-2 (Yehuda kawin dengan
Syua,wanita Kanaan)
Kej. 46: 10 (Simeon kawin dengan
wanita Kanaan)
Kej. 41:45 (Yusuf kawin dengan Asnat,
anak Potifera, imam di On-Mesir)
Kej. 26:34 (Esau dengan Yudit, anak
Beeri orang Het)
Bil. 12:1 (Musa – sang pemimpin
Israel – kawin dengan seorang
perempuan Kusy)

hah, memangnya berbeda ya? :onion-head33:

2 kor 6:15 Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?

intinya biar fokus nya tetep ke Tuhan, baik di PL maupun di PB. :tuzki23:

anak2 seth dengan anak2 kain
samson dengan delilah

hmm… anda memakai ayat ini… apakah anda yakin atau anda bisa menentukan bahwa mereka adalah Belial atau pengikutnya…??? apakah yang menjadi dasar penilaian anda…???

orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya. :wink:

@Zodiak

maaf broo… agaknya saya belum ngerti nihhh… orang yang percaya tuh yang gimana ya… dan yang tak percaya tuh yang gimana…???

Percaya: menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat

“Karena suami yang tidak
beriman itu dikuduskan oleh istrinya
dan istrinya yang tidak beriman itu
dikuduskan oleh suaminya”(1Korintus
7:14).

Suami/istri yang tidak beriman??

Apa yang di maksud percaya dan tidak percaya sama dengan beriman dan tidak beriman atau gelap dengan terang…jika sama bagaimana Topik ini di hubungkan dengan konteks ayat di atas…mohon pencerahan nya???

mohon maaf Momod dan TS jadi agak OOT tadinya saya ingin membereskan dalam 1 reply tapi jadi kepanjangan… ^^

@Zodiak
banyak orang yang bilang begitu brooo… namun dari mereka banyak pula yang kelakuannya diluar yang TUHAN YESUS ajarkan… sedangkan banyak yang belum mengenal nama YESUS tapi memiliki KETUHANAN dalam hatinya dan mereka melakukan yang TUHAN YESUS ajarkan… bagaimana menurut bro…???

1 Korintus 7:14 itu merujuk pada pasangan yang sudah menikah. kekristenan tidak memperbolehkan perceraian dalam pernikahan.

menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
sebagai Tuhan. jadi harus nurut perintah-Nya, perkataan-Nya. kalo ngga nurut, bisakah dikatakan sudah menjadikan Yesus sebagai Tuhannya?

hoah… ini ujung2nya bakal jadi ada keselamatan di luar ke kristenan ya…? hmmmm. oke, nothing to do here. hehe

ok, off dulu ya, besok mau kerja. nite :slight_smile:

Bro TS maaf ya jadi panjang OOTnya namun saya akan coba rangkum dan jelaskan semua…

Inilah yang saya percaya…
Saya percaya Negara Indonesia dibentuk oleh TUHAN
Saya percaya karena negara ini TUHAN yang membentuk, untuk itu memiliki dasar yang kuat sebagai dasar negara yaitu Pancasila.
Saya percaya dasar negara kita Pancasila dibentuk dengan adanya campur tangan TUHAN.
Saya percaya sila pertama dari pancasila yaitu “KETUHANAN YANG MAHA ESA” dipegang teguh dan diimani oleh semua agama yang diakui di INDONESIA. (penempatan pada sila pertama bukanlah main2)
Saya percaya semua agama yang diakui di negara ini memiliki TUHAN yang sama yaitu “TUHAN YANG MAHA ESA”

dan saya percaya semua agama memiliki satu TUHAN namun tidak semua mengetahui nama TUHAN itu, bahwa nama TUHAN itu adalah TUHAN YESUS KRISTUS dan kitalah yang telah mengenal DIA yang harus mengenalkannya pada mereka yang belum tahu nama TUHAN itu…

Sooo… bagi bro TS yang ingin mengetahui jawabannya… sudah saya tuliskan bahwa TUHAN tidak melarang… namun aturan yang dibentuk manusialah yang akan merintanginya… untuk itu bro harus siap menghadapi konsekuensinya… yaitu hukum dunia…

Hendaklah yang membaca mengerti bahwa TUHAN itu KASIH… dan TUHAN menanyakan keimanan kita yaitu bukti nyata perbuatan kasih atau perbuatan baik kita…

TUHAN YESUS memberkati…

Aku sendiri gak masalah beda agama, cuman memang lebih prefer ke yg sama aja biar bisa saling support…

tulisan ku ini masukan untuk kita semua:

jika orang percaya itu sungguh-sungguh menjadi pengikut Kristus sebagai pelayanNYA yg setia disinilah kemudian kita dapat merasakan perbedaan berpacaran dengan yg beda keyakinan, tetapi sebelum masuk kesitu sesama org percayapun yg beda tujuan hidup, juga akan sgt menggangu pacaran walaupun mgk pihak yg satu tdk melarang yg lain.

ketika pacaran kita utk fun ya bukan disini dibahas ttp kalau sehari-hari kita konsen ke gereja dan memberi waktu untuk mengerjakan tugas yg Tuhan berikan kita memerlukan someone yg mengerti dan mendukung, dan jika org itu tdk bisa maka pelayanan bahkan kedekatan kita dgn Tuhan bisa sangat terganggu.

bagaimana jika tiba-tiba hamil???

bayangkan tulisan saya diatas dan skrg kita sudah menjadi suami istri…

bagaimana jika pihak suami menganut poligami??

ada yg bilang orang tersandung bukan oleh batu segede gunung ttp justru oleh batu kerikil