Mengapa banyak berita keselamatan terhambat

[email protected]

Alkitab mengajarkan bahwa masuk sorga itu adalah pengharapan setiap manusia…loh…!!!
Dan masuk sorga itu tidak gandeng-gandengan…tapi sendiri-sendiri…loh…

So…?? kenapa anda memepersoalkan orang lain…?? Malah Yesus berkata tegas, jika anda mau jadi Murid Yesus…maka anda akan di musuhi orang dunia ( ayah, ibu, akak,adik dll )…

Jadi jangan salahkan orang lain ( sekitar anda atau keluarga anda ), tapi benahilah diri anda terlebi dahulu…itu baru namanya top markotop…!! Artinya and harus bertobat terlebih dahulu…setelah itu di babtis deh…Abis itu ada proses selanjutnya broo…!! Yaitu pemuridan…( ikut kebaktian, katekesasi…persekutuan dll yang bersifat kegiatan kerohanian )…

Kiranya seperti itu dolo [email protected]…majau terus dalam NAMA TUHAN YESUS KRISTUS…!!

Salam GBU…

betul… krn itu jangan melihat manusia krn pasti aka kecewa…
klo melihat Tuhan maka kita akan dibawa dr kemulian ke kemualianNYA

krn… jika sodara sdh nyadar … akan keselamatan dan membiarkan keselamatan itu lalu dr hidup sodara
yang rugi bukan orang lain… ttp sodara sendiri
oleh krnya … ngapain ngeliat orang lain…??
ya ngga??

emang keselamatn itu terlihat?
kadang yg terlihat itu berlawanan dgn yg sebenarnya,
pergi ke gereja bukan bukti telah memperoleh keselamatan
lebih banyak yg gereja utk tujuan lain

[email protected]

HHEHE,jadi pendeta itu , ya sebuah profesi logis yng bergengsi juga dan ada sekolahnya dan ada titelnya juga untuk bidang teologia tsb di dunia ini…
Jadi yang namanya profesi ya kosekwensinya disebut memasuki atau menjalani suatu bidang pekerjaan khusus maupun umum. Tidak terkecuali bagi seorang yang berprofesi sbg pendeta…mereka berkarya dan berkiprah di Gere
ja ( di Gedung nya maupun di managemennya sbg PELAYAN TUHAN ).
Akhirul kata, Orang yang namanya berprofesi,berkarya, bekiprah…?? maka mempunyai hak untuk menerima upah atau gaji…
Jadi janganlah kita yng sudah hidup di jaman Perjanjian Baru ini masih menjadi naif dan sempit dan picik dalam berpikir, padahal Tuhan menghendaki kita senantiasa selalu bertumbuh dewasa dalam hal apapun juga. sehingga paradigma Rasul Paulus dalam pelayanannya dizaman itu, tidak mengambil upahnya …bukan mejnadi patokan sbg harga mati yang masih harus dipertahankan dan ditetapkan di zaman sekarang kita hidup ini walaupun sama dng Rasul Paulus kita hidup di zaman karnia ini.

Yang logis saja.bagi yang malas, maka tidak usah di kasih makan…itu kata Alkitab JUGA. Tapi Pendeta bekerja loh…
Jadi perlu dan harus dikasih upah, karena itu adalah haknya.
*Roma 4:4 Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya.

Salam GBU.

setuju mas…
harus dihargai jerih payahnya…
dan effortnya…

asal jangan sampai keblinger dan menganggap domba-nya spt sekawanan bayi semua…

misalnya:
sebagai Pelayan Tuhan, upah saya tentu tidak boleh besar-besar, cukup misal: 3 juta per bulan…
tetapi bisa Naik Alphard, karena itu bukan termasuk upah, melainkan Persembahan Mobil bagi Tuhan untuk memperlancar Usaha Perkabaran Keselamatan…

lah… kalo gitu kan…
hehe…

Aku suka main ke yahoo agama.
Disana aku dapat menyimpulkan beberapa hal yg menyebabkan kabar baik mengenai Tuhan Yesus terhalang:

  1. Pada ribut gereja ngasih mie.
    Ini gereja ngasih mie buat convert org ke kristen bukan krn kasih yg murni
  2. Disana, org kristen ngeledekin kaum islam. So, mana bukti ajaran kasih dan damainya?
  3. Pada jaman perang, biasanya negri barat yg menjajah. Org2 percaya negri barat itu kristen
  4. Aku rasa kebanyakan dari kita tidak hidup seperti Tuhan. Ga mengasihi, memaafkan secara wajar.

Aku rasa ada pengikut Tuhan yg ngadepin bukan pengikut Tuhan dgn niat converting org itu. (Hi hi, dia bukan pengikut Yesus. I will make him follow God).
May be it is better for us to face nonbeliever, in normal ways.
Berteman sama penganut agama lain, ya buat berteman.
Hidup sesuai alkitab
Mereka ga buta kok. Bisa lihat diri kita sebenarnya. Klo kita pura2 hidup alkitabiah, itu malah bikin mereka makin ga percaya Tuhan.

ya… klo sdr kecewa dengan manusia trus … menolak keselamatan … sdg keselamatan itu sudah di hadapan sodara … hanya tinggal 1 langkah saja…

sodara rugi dewek … :smiley:
padahal kemuliaan terima keselamatan ngga bisa dibanding dg apapun