Mengapa lebih banyak manusia yang menolak Yesus dari pada yang menerima-Nya ?

Jika Yesus datang ke dunia ini dengan tujuan menyelamatkan seluruh umat manusia, mengapa justru jumlah manusia yang menolak jauh lebih banyak dari pada yang meneriman-Nya.

Padahal, Firman Tuhan pada kitab Yesaya berbunyi :

Yesaya 55
(11) demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Bermilyar orang mendengar berita Injil sepanjang masa, namun hanya sedikit yang kemudian menerima dan menjadi percaya. Dan ini tidak sesuai dengan ayat pada kitab nabi Yesaya di atas.

Apakah misi Yesus untuk menyelamatkan SELURUH UMAT MANUSIA telah gagal ?

Mengapa juga Yesus tidak berdoa untuk dunia ?

Yohanes 17
(9) Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu

Ya habis dunia milik Yesus, bukankah Dia yang menciptakan ? begitu aja kok repot versi @Dya16^-^.

GBU.

para kalpinis, paling paling cuman bermain main dengan kata gagal…

Yes 55
6 ¶ Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!
7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.

yes 55 adalah ayat yang menghancurkan kalpinisme. Yes 55 adalah ayat ajakan bagi orang untuk bertobat dan meninggalkan jalannya yg jahat dan kembali pada Tuhan.

tetapi calvin justru mengajarakan penyimpangan sbg : allah sejak permulaan jaman telah menetapkan manusia untuk diselamatkan dan menetapkan manusia untuk dihancurkan di neraka. Tidak ada manusia yang lolos dari penetapan allah. Dan allah tidak mau memberi kesempatan sedikitpun pada orang yang telah ditetapkan binasa ke neraka

Ihhh !!!
Gak nyambung…

Kalau dunia milik Yesus, kenapa Yesus tidak berdoa buat dunia ???

Gak dijawab kan ?
Apa benar tujuan Yesus datang untuk menyelamatkan semua umat manusia ?
Atau Yesus datang untuk menyelamatkan siapa yang mau saja ?

apa kamu berpikir, allah itu spt diktator yg kejam ?

Ayat yg kk petik: Yes 55:11 enggak ada keterangan:

  1. jumlah manusia yang menerima pasti jauh lebih banyak dari pada yang menolak-Nya.
  2. Bermilyar orang mendengar berita Injil sepanjang masa, pasti banyak yang kemudian menerima dan menjadi percaya.
    Sehingga menjadi janggal ketika kemudian kk nya mempertanyakan:
    {Apakah misi Yesus untuk menyelamatkan SELURUH UMAT MANUSIA telah gagal} dgn basis ayat petikan itu, sebab apa kaitannya ???
    nak menggiring kepada doktrin tulip iah kk nyaaa ? hehe

sedangkan ayat2 dlm konteks jelasla freewill ntu kk nyaaaaaa
Seruan tuk bertaubat : kek NT la “bertaubatlah, sebab kerajaan Syurga telah dekat”

[i]Yes 55:1-7 TUHAN berfirman,
“Marilah, setiap orang yang haus, minumlah air yang tersedia.
Marilah, kamu yang tidak mempunyai wang, terimalah gandum dan makanlah.
Mari! Terimalah wain dan susu, tanpa membayar apa-apa.

Mengapakah kamu membeli sesuatu yang tidak memuaskan?
Mengapakah kamu bekerja untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan?
Dengarlah firman-Ku dan turutlah perintah-Ku, maka kamu akan menikmati makanan yang terbaik.
Sekarang dengarlah, hai umat-Ku; datanglah kepada-Ku, lalu kamu akan hidup.
Aku akan mengadakan perjanjian yang kekal dengan kamu, dan memberi kamu berkat yang Kujanjikan kepada Daud.

Aku menjadikan dia seorang pemimpin dan panglima bangsa-bangsa, dan melalui dia, Aku menunjukkan kuasa-Ku kepada mereka.
Kamu akan memanggil bangsa-bangsa asing untuk menghadap; pada suatu masa dahulu mereka tidak mengenal kamu, tetapi sekarang mereka berlari kepada kamu.

Aku, TUHAN Allah kamu, Allah Israel, Allah yang suci akan melaksanakan segala perkara ini; Aku akan mengagungkan kamu.”
Kembalilah kepada TUHAN semasa masih dapat; berserulah kepada-Nya semasa Dia masih dekat.

Biarlah orang jahat meninggalkan cara hidup mereka, dan mengubah jalan fikiran mereka.
Biarlah mereka kembali kepada TUHAN, Allah kita, kerana Dia berbelas kasihan dan sentiasa sedia mengampuni.[/i]

kata -lah : free will
so, agak2 misleading ntu bila abangku petik ayat tapi enggak sesuai premis yg kk jadikan acuan pertanyaannya.

Saya berpikir Allah yang disampaikan oleh Alkitab.

Gak dijawab lagi kan ?

Yesus datang untuk semua umat manusia ?
Atau untuk orang yang mau saja ?

para kalpinis sudah kebingungan, freewill masih mau di putar balik menjadi predestinasi…

ckckck

kamu salah sasaran… hanya allahnya kalpin yang menetapkan semua manusia baik ke neraka atau ke sorga

Gak mau jawab lagi kan ?

Yesus datanguntuk semua umat manusia ?
Atau untuk yang mau saja ?
Atau untuk domba-domba yang hilang dari Israel ?

Ini lagi, adikku ini menyangkali Alkitab.

Matius 7
(13) Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;

hadeeh ternyata another personal fight, tarik lagi ah… ;D

Apakah semua orang mendapat kesempatan untuk memilih dalam freewill nya ?

Bagaimana mereka bisa menggunakan freewll nya jika seumur hidupnya tidak pernah mendengar berita Injil ?

sambil belajar masbrow…
bukan cari menang…

adek enggak nangkep jadinya kk ntu mau ngomong apa sich ? hehe
cuba abangku buktikan pada ayat yg kau petik:
Ayat yg kk petik: Yes 55:11 adakah keterangan:

  1. jumlah manusia yang menerima pasti jauh lebih banyak dari pada yang menolak-Nya ?
  2. Bermilyar orang mendengar berita Injil sepanjang masa, pasti banyak yang kemudian menerima dan menjadi percaya ?

Sepatutnya kalau abangku berkata:

  1. “PADAHAL” : maka kau patutla bagi ayat yg tertulis “jumlah manusia yg menerima pasti lebih banyak daripada yg menolak”

  2. “Dan ini tidak sesuai dengan ayat pada kitab nabi Yesaya di atas.” : maka sepatutnya kau bagi ayat tertulis “pasti banyak yg kemudian menerima dan percaya”

Kalau kau sudah berani berkata “TIDAK SESUAI DGN AYAT PADA KITAB NABI YESAYA DIATAS” ~~> PR tuk kk nya menunjukkan kalimat2 seperti soalan adek… kalau enggak ada… maka kaulah yg mengada-adakan sendiri yg misleading loh kk nyaaaaaa
:tongue:

Adikku, fakta dari statistik, jumlah yang Kristen dan yang non Kristen jelas lebih banyak yang non Kristen.
Alkitab juga mengatakan bahwa lebarlah jalan menuju kebinasaan, sedangkan jalan menuju keselamatan adalah jalan yang sempit. Artinya lebih banyak orang yang binasa dari pada yang diselamatkan.

Disisi lain Alkitab juga bersaksi bahwa Firman Tuhan tidak akan kembali dengan sia-sia.

Ini menjadi tidak sesuai jika tujuan Yesus adalah untuk menyelamatkan sebanyak-banyaknya umat manusia, karena Firman Tuhan tidak mungkin gagal.

abangku sayang disayang, kok tetap enggak mengerti sich… ehehehehe

begini abang…

premis abangku:

  1. fakta dari statistik, jumlah yang Kristen dan yang non Kristen jelas lebih banyak yang non Kristen.
  2. lebih banyak orang yang binasa dari pada yang diselamatkan.
    enggak sesuai dgn ayat yg abang jadikan acuan:
    Yesaya 55
    (11) demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
    sebab pada Yes 55:11 enggak ada dikatakan bahawa:
  3. jumlah yang Kristen pasti jauh lebih banyak daripada yang non Kristen atau kalimat yg sejenisnya i.e: jumlah manusia yang menerima pasti jauh lebih banyak dari pada yang menolak-Nya.
  4. Bermilyar orang mendengar berita Injil sepanjang masa, pasti banyak yang kemudian menerima dan menjadi percaya.
    melainkan konteksnya justru tersirat mengenai:
  5. panggilan kepada umat manusia dgn freewillnya sendiri (kata -lah idikasi freewill) tuk berpaling kepadaNya, bertaubat agar selamat.
  6. Allah mengurniakan jalan agar manusia selamat.

maka masalahnya itu ialah abangku mengatakan dan mempertanyakan suatu soalan yg enggak sesuai dgn ayat yg abangku petik sendiri sebab ayat itu enggak menyatakan seperti premis kk nya = kknya misleading:

  1. mengapa justru jumlah manusia yang menolak jauh lebih banyak dari pada yang meneriman-Nya. Padahal, Firman Tuhan pada kitab Yesaya berbunyi : Yesaya 55:11
  2. namun hanya sedikit yang kemudian menerima dan menjadi percaya. Dan ini tidak sesuai dengan ayat pada kitab nabi Yesaya di atas.

so… kk nya kalau petik ayat yg nyambung dgn premisnya, agar enggak misleading.

itu pesan adek… hehe

Yang abang tanyakan adikku sayang,

Walaupun pemberitaan Injil telah disampaikan kepada bermilyar orang, namun dari mereka yang sudah mendengar panggilan Injil lebih banyak yang menolak dari pada yang menerima.
Ini berarti efektifitas panggilan itu tidak cukup besar. Padahal seharusnya jika itu adalah tujuan Tuhan seharusnya efektifitasnya adalah 100 %, karena Firman Tuhan tidak mungkin gagal.

Kesimpulan kakak eh…abang,
Bahwa panggilan Injil tersebut sebenarnya tidak pernah ditujukan pada semua orang, tetapi hanya pada domba-domba tertentu yang diberikan Bapa kepada Yesus.
Karena itu efektifitas panggilan tersebut efektif 100 % alias Firman Tuhan tidak pernah gagal.

Yohanes 6 : 37
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

Jadi kronologisnya, diberikan Bapa dahulu baru kemudian datang kepada Yesus, bukan terbalik.