mengapa memandang wanita & mengingininya = berzinah ??

ada yg bisa menjelaskan ke ane??soalnya rata2 pria di dunia(termasuk yg Kristen)membangun hubungan(pdkt) atau menikah dgn seorang wanita karena dari awalnya memang mengingini wanita tsb.bahkan pendeta atau gembala gereja aja bisa milih istri yg cantik2(hayo pasti pada ‘pengen’ kan pas pertama ngeliat si doi,makanya bisa sampe diperistri :coolsmiley: ).adakah seorang suami yg tidak pernah ‘mengingini’ istrinya sewaktu pertama ketemu??

ane tau berzinah itu dosa(palagi klo dipraktekin secara fisik).jd balik ke pertanyaan semula,kenapa klo cuma memandang & ‘mengingini’ wanita(tp ngga dipraktekkin secara fisik & ga ada yg dirugikan) juga termasuk dosa??bukankah hal tsb juga kerap dilakukan pria2 yg menikahi istrinya secara sah??gimana mungkin menikah klo ga menginginkan pasangannya :ashamed0004: (maaf jd agak konyol gini pertanyaannya)??adakah pria di dunia yg mau menikahi wanita tanpa embel2 seks??

btw supaya ga melebar kemana-mana ini pertanyaannya ane tanyakan dalam konteks sbg seorang single.

perlu digaris bawahi, tindakan zinah, adalah merupakan penghianatan terhadap pasangan… dimana kita dan pasangan kita telah dipersatukan dalam satu daging dihadapan Allah…

kita menjadi satu daging, satu perasaan satu komitmen, satu tujuan…

dari hati yang baik (perbendaharaan yang baik) akan keluar dan tercipta hal hal yang baik dan sebaliknya dari hati yang tidak baik (perbendaharaan yang tidak baik) akan keluar yang tidak baik dan kenajisan juga…

Mat 12:35
Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.

Luk 6:45
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya."

berarti ada yang salah dengan membayangkan tersebut dan mengingininya?

he he… maaf, saya to the point, bila anda membayangkan bentuk tubuhnya, sperti apa, dan bagaimana? bagaimana rasanya bila telah setubuh dengan ada… sehingga keluar rasa untuk mengingininya…

itu yang buruk…

kembali ke Bro jegan… sebab belum menikah…

baiknya sih… hati nurani aja… moso sih, pas mo naksir pasangannya, mikirnya ngeres mulu… :smiley:
bilang dalam hati: “wew, nikmat nih kayanya”
“wew, aaduukh… seandainyaaaa…”

pasti melihat fisik dulu khan? cara dia senyum, cara dia tertawa, cara dia berbicara, cara sikapnya… cara ia mengerakkan bola matanya… itu yang membuat anda untuk mengingininya bukan?

dan mengingininya, agar menjadi istri anda… karena memang menurut anda , dialah orang yangpaling cocok bagi kehidupan anda…

perhatikan lagi…

dari perbendaharaan yang tidak baik keluar yang jahat… yang jahat itu sifatnya merusak mungkin diri sendiri, terutama pihak lain…
maka hal hal sperti inilah di tilik Yesus akan kemunafikan ahli ahli taurat…

saya agak ga percaya aja sih klo ada seorang pria yg ga pernah mikir ngeres terhadap calon istrinya(biarpun nantinya menikah secara sah) :ashamed0004:

berarti perlu dilihat, perlu ditinjau lagi, kalau sang perempuan itu selalu mengumbar seks appealnya… itu yang membuat sang cowok suka, karena ngebayangin nikmat nikmat aja…

perlu diteliti lagi, ada koq wanita yang tak perlu mengumbar seks appealnya, namun menambat hati para adamers… :smiley:

bisa dengan kebaikan, sopan santunnya… dan pribadinya yang kuat… pribadinya yang bersahaja…

Ada yang bilang, kita ga bisa menghalangi seekor burung untuk lewat di atas kepala kita. Tapi kita jelas punya kendali, untuk tuh burung ga buat sarang di atas kepala kita. :tongue:

Tidak cantik pun kalau namanya milih mestinya ada hasrat juga gan.

saya setuju dgn pernyataan bro dude
menurut saya, mengingini yang sudah termasuk dalam dosa zinah itu artinya sudah menciptakan nafsu
berhubungan seks… krn belum menikah…
itu bisa terjadi kalau mata Anda memandang wanita tidak pada hatinya atau sifatnya atau pemikirannya,
tetapi lebih kepada fisiknya sehingga timbul rasa nafsu tersebut…

jika Anda lebih menghormati wanita yang anda temui maka hasrat itu tak akan gampang timbul…
kendalikan mata dan pikiran anda…
(contoh gampangnya: pasti beda kan jika anda ngobrol sama cewe dgn ngobrol sama mama, saat ngobrol sama mama ga mungkin kalian melihat fisik mama lalu timbul hasrat)
jangan mata anda tertuju pada wanita2 yang menggunakan pakaian “mengumbar” kemana2,
alihkan pandangan anda…
lagipula wanita seperti ini tidak baik untuk dijadikan istri…

tapi jika anda sudah menikah, dan hasrat itu timbul sehingga membutuhkan kebutuhan biologis, lalu anda
menginginkannya dengan istri anda sendiri saya rasa itu bukan tindakan zinah…

pesan saya, jagalah mata anda bro, sebelum pikiran anda mengeluarkan hal yang jahat yang dikatakan dosa
zinah itu… semoga bro2 sekalian mengerti maksud saya…

gbu

saya tidak menganggap kecantikan yang super perfect… body aduhai, wew so much…
cantik itu relatif… tergantung masing masing…
justru sekrang kecantikan itu udah bisa dibeli… yah itu, karena manusia selalu mengejar ngejar yang wahh…
dan orang pun membeli mati matian yang waaah…

pasti mau donk setiap orang memilih yang cantik dan yang bersih bagi dirinya…
tapi yang jadi permasalahan… moso sih harus mikir yang ngeres nya sih? that’s the way you choose her…

perhatikan Tuhan Yesus kita , adalah Tuhan… dalam semua case… DIA MAHA TAU…

yah, kalau mau si, baiknya memelihara hati dari hal hal yang nantinya bisa mengeluarkan yang jahat jahat…
memelihara hati agar selalu perbendaharaan yang baik…

kalo udah motivasinya mikir yang ngeres… pasti kesononya juga udah didapat semua, semua tanpa terkecuali… hilang sudah hasratnya… dan bisa ga sih saya mengatakan kalau mata itu juga akan melirik yang lain? disinilah awal perzinahan… dengan hanya membayangkan saja…

he he pendeta atau gembala gereja saja ga tanggung2 lho klo urusan milih istri(yang cantik & bodinya aduhai sekalian yg dipilih jd istri) :smiley: .

btw klo seorang pria mikir ngeres tentang seorang wanita(berzinah dalam hati) lalu wanita tersebut menjadi istrinya apakah dosa perzinahannya yg di awal(berzinah dalam hati) jadi ‘diputihkan’ karena pernikahannya dgn wanita tersebut(yg dilakukan sesudah berzinah dalam hati)??moso manusia bisa nebus dosanya sendiri(at least ajaran Kristen ga ngajarin begitu kan)??

he he, iya ya, baru nyadar gw…
kita ngebahas firman Tuhan khan? idealisnya sperti yang saya sebutkan diatas…

kalo ngebahas pendeta mah… ada juga tuh fendeta yang memferkosa… moso mo contek dia juga…??
ini masalah nurani dan Hal roh…

jangan langsung fikir atuh, bahwa saya hendak meng cut keinginan anda…
bebas koq… siapa yang tau hati siapa? hanya masing2 yang tahu… kembali ke diri anda… jadi saya berbicara secara idealisnya… bukan scara applikasinya…

yang jelas membayangkan yang jorok jorok itu pasti tidaklah baik… itu kata TUhan kita… apalagi membayangkan yang ada didepan mata kita… entah itu sahabat, atau teman…

kalo tidak bisa juga, yah bilang apa? lah wong yang punya hati situ… bukan saya… hati saya disaksikan oleh TUhan juga… bagaimana dan apa saja yang terdapat didalamnya…

khan dari awal sudah saya katakan, kalau zinah itu merupakan penghianatan dari istri atau suami yang telah diikat satu tubuh dihadapan Tuhan…

nah, kalau kamu, karena masih belum menikah… yang jaga hati aja… baiknya membiasakan…
kalau ga bisa mo bilang apa? toh… kendali 100% ada pada diri masing masing…

hidup itu ga segampang yang kita pikirkan… habis dikotori terus dibersihkan pake detergent…

gak lah… ga segampang sperti itu…
that’s why TUhan kita selalu mengajukan Kasih… dan hukum kasih…

Berzinah adalah persetubuhan dengan perempuan yang sudah menikah dengan orang lain.
“Perempuan” yang tertulis dalam Matius 5:28 dalam bahasa Yunani adalah “gune” yang lazimnya digunakan untuk perempuan yang sudah menikah, kadang sering diterjemahkan sebagai “istri”.
Jadi kalau seorang laki2 memandang perempuan yang sudah menikah (dengan orang lain, tentunya), lalu menginginkannya, artinya sudah berdosa di dalam hati.

Saya ambil contoh, Tono seorang pemuda gereja tertarik kepada seorang gadis bernama Tini, sesama aktivis pemuda gereja. Tono ingin memperistri Tini, jadi Tono menginginkan Tini. Tidak salah kan.

Tapi beda dengan yang ini. Setelah Tono dan Tini menikah, ada seorang pemuda bernama Jono, baru ikut dalam persekutuan pemuda gereja. Saat itu Tono sedang melayani acara persekutuan, dan Tini ikut di situ. Jono yang melihat Tini menjadi tertarik kepadanya, walaupun sudah tahu Tini sudah menikah. Timbul hasrat dalam hati Jono untuk memperistri Tini, namun tentu tidak mungkin karena sudah ada yang punya. Maka mulailah Jono berpikir, bagaimana supaya pasangan tersebut bercerai, dan dia bisa mengawininya. Atau dia berpikir, tak usahlah sampai mereka bercerai, tapi setidaknya Jono bisa menikmati tubuh Tini.

Beda kan?

Anda salah memahami ayat Firman Tuhan.

Yohanes 2:25, " karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia."

Berzinah dalam perjanjian lama adalah sebuah perbuatan fisik, persetubuhan dengan wanita atau pria yang bukan pasangan hidupnya (pernikahan kudus). Tetapi sejak Perjanjian Baru datang, maka segala yang jasmani disingkapkan. Sehingga kekudusan yang dimaksud Allah bukankah menghindari pelanggaran, tetapi menjaga hati tetap kudus dihadapanNya. Demikian juga perzinahan bukan hanya sekedar seks diluar nikah, tetapi perzinahan didalam hati juga diperhitungkan Allah sebagai ketidaksetiaan.

Didalam Matius 5:28, tentang topik yang anda ingin ketahui tersebut, bukan sekedar memandang dan mengininkan untuk menikahinya, tetapi tentang memandang secara birahi dan mengininkan bersetubuh dengannya didalam kayalnya (fantasinya), itu adalah sebuah perzinahan. Misalkan saat seorang suami masturbasi dan didalam kayalannya ia bersetubuh dengan teman sekantornya, itu adalah perzinahan dihadapan Allah walau ia tidak benar-benar sejara jasmani bersetubuh dengan wanita tersebut.

Kekudusan dalam hati inilah yang dituntut oleh Allah dan lewat Yesus Kristus kita mampu menghadirkan kehadapan Allah hidup yang kudus dan tak bercacat cela sampai dalam hati. Itu adalah sebuah perjuangan, karena itu Yesus katakan tentang pintu yang sesak dan jalan yang sempit, tentang memikil salib dan menyangkal diri, tentang mematikan daging dan Paulus mengatakan “kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar” karena kita berjuang untuk hidup didalam kekudusan, seperti Kristus telah memberikan teladanNya.

mata adalah jendela hati

dosa manusia pertama berawal dari mata, karena melihat jadi ingin
kan dari mata turun ke hati :smiley:

jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.
(Mat 6:23)

Sebagai cowok, aku tahu gimana rasanya tertarik pada lawan jenis. Pengalaman waktu masih ABG (jaman SMP), aku tertarik sama temen sekelas yang (menurutku dan teman lainnya) cantik. Kalau udah ketemu dia rasanya dunia begitu indah. Dan aku tahu, kalau lagi ngeliat dia, itu “barang”-ku yg di bawah perut suka naik. Awalnya ga ngerti kenapa. Jujur loh, aku waktu itu belum tahu soal sex, dan ga pernah nonton bokep/liat gambar porno. Tapi suatu kali, malam hari, aku mimpi ketemu dia, lalu tanpa sadar, keluarlah “benih cair” sehingga basalah celanaku.

Kesimpulannya, ketertarikan terhadap lawan jenis itu, bahkan yang mengarah hal2 erotis, sebenarnya suatu yang wajar, ga perlu dianggap dosa. Yang penting, jangan sampai timbul niat jahat dalam hati.