Mengapa menginjili jika keselamatan dipredestinasikan?

Saya sudah baca tapi tidak ada bukti ,tolong tanggungjawab sedikit atas tuduhanmu dik !

Jangan bisanya komentar doang tapi tidak ada bukti !

Saya hanya kepingin tahu saja sampai dimana kemampuannya menghujat Firman Tuhan bro.

hehehe… terserah anda deh :wink:

kalo pengen tahu tinggal baca aja tulisan2 dia di thread ini, langsung kelihatan kok kemampuannya sampai diman… :happy0025:

Hadehh…
Ngeles deh…

Ya udah deh, saya mengundurkan diri saja dari diskusi ini…
karena alurnya pasti berputar…

Btw, thnx ya utk diskusinya, saya dapat banyak masukan…

Saya punya banyaaaaakkk sekali teman2 Katolik yang setiap kali bertemu kami bisa bersahabat dengan baik…
Jadi selama berdiskusi ini saya takut menyakiti hati saudara2 saya yang lain (termasuk Bro Don Silver)…

Pada akhirnya saya minta maaf utk semua teman2 dan saudara/i saya yang merasa marah atau sakit hati dalam diskusi ini…

Semoga Damai dan Kasih Kristus selalu menyertai hati kita…

Selamat Natal semuanya…

Malam ini jangan lupa Ibadah di Gereja ya…

Shaloom… :slight_smile:

Justru argumentasinya sama sekali tidak relevan menurut saya,jadi ngoceh memang lebih gampang ketimbang berdiskusi secara kristen.

Beginilah hasil dari IQ jongkok yang gak bisa jawab ayat yang diberikan! :smiley:

kembarannya si kimz ;D :2funny:

Buktikan IQmu gak jongkok dengan menjelaskan bagaimana TULIP sesat dengan ayat ini:

Lha ayat + penjelasan udah tuch

:mad0261:
;D ;D ;D :2funny: :2funny: :2funny: :party0048: :party0048: :party0048: :jumping0048: :happy0071:

:tongue:

Silahkan tunjukkan secara jelas apa salahnya dari :

1.Total Depravity (Total Inability and Original Sin)
2.Unconditional Election (Grace against freewill)
3.Limited Atonement (Particular Atonement)
4.Irresistible Grace (Salvation by Grace)
5.Perseverance of the Saints (Once Saved Always Saved)

Jangan cuman jual koyok kayak tukang obat jalanan disini dik !

Perhatikan baik-baik nak!

Jelas didalam ayat tersebut Tuhan Yesus MENEBUS semua orang, TERMASUK YANG AKAN MENOLAK PENEBUSAN itu sendiri!

Sekarang bandingkan dengan:

"Limited atonement": Also called "particular redemption" or "definite atonement", this doctrine asserts that JESUS's substitutionary atonement was definite and certain in its purpose and in what it accomplished. This implies that only the sins of the elect were atoned for by JESUS's death. Calvinists do not believe, however, that the atonement is limited in its value or power, but rather that the atonement is limited in the sense that it is designed for some and not all. Hence, Calvinists hold that the atonement is sufficient for all and efficient for the elect. The doctrine is driven by the Calvinistic concept of the sovereignty of God in salvation and their understanding of the nature of the atonement.

Penebusan terbatas atau ‚Äúpenebusan yang pasti‚ÄĚ (Inggris: limited atonement atau ‚Äúdefinite atonement‚ÄĚ) adalah doktrin dalam teologi Kristen yang terutama berkaitan dengan tradisi Reformed dan merupakan salah satu dari lima poin Calvinisme. Doktrin ini menyatakan bahwa penebusan substitusionari YESUS KRISTUS di kayu salib adalah terbatas hanya pada lingkup untuk orang-orang pilihan yang telah dipredestinasikan Allah untuk keselamatan. Para Calvinis berpendapat bahwa penebusan itu cukup untuk semua manusia tetapi efisien untuk umat pilihan.

Doktrin mengenai lingkup terbatas (atau luasnya) dari penebusan berkaitan erat dengan doktrin sifat dari penebusan itu. Doktrin ini juga berhubungan dengan skema Calvinis umum mengenai predestinasi. Para Calvinis mendukung teori pemenuhan penebusan, yang dikembangkan dalam tulisan Anselmus dari Canterbury dan Thomas Aquinas. Secara singkat, penyempurnaan Calvinis dari teori ini, dikenal sebagai pengganti hukuman, yang menyatakan bahwa penebusan KRISTUS membayar hukuman yang disebabkan oleh dosa-dosa manusia - yakni, KRISTUS menerima murka Allah atas dosa-dosa manusia dan dengan demikian membatalkan penghukuman yang disebabkan oleh dosa-dosa itu.
Pandangan Calvinis mengenai predestinasi mengajarkan bahwa Allah menciptakan sekelompok orang, yang tidak akan dan tidak mampu untuk memilih Dia (lihat kebejatan total), untuk diselamatkan terlepas dari usaha-usaha mereka atau kerjasama mereka, dan orang-orang dipaksa oleh kasih karunia tak dapat ditolak dari Allah untuk menerima tawaran keselamatan yang dicapai dalam penebusan oleh KRISTUS.
Penebusan Calvinis disebut pasti oleh beberapa karena mereka percaya bahwa itu secara pasti mengamankan keselamatan mereka yang kepadanya KRISTUS telah mati, dan ini disebut terbatas luasnya karena efek keselamatannya hanya untuk orang pilihan saja. Para Calvinis percaya bahwa kekuatan penebusan adalah tidak terbatas, yang berarti bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar untuk dibersihkan oleh pengorbanan KRISTUS, dalam pandangan mereka. Di antara penganut Baptis Calvinis Inggris, doktrin ini biasanya dikenal sebagai pelunasan tertentu (particular redemption), yang menamai penganutnya dengan Baptis Partikuler (Particular Baptist). Istilah ini menekankan maksud Allah untuk menyelamatkan orang-orang tertentu melalui penebusan, sebagai lawan dari seluruh umat manusia secara umum seperti yang General Baptist percayai.


Jelas-jelas si calvin ngimpi…! ;D :2funny:

Baca Alkitab itu yang benar bukan seperti tukang jual obat jual kecap tidak karuan !

Baca ayat dibawah ini baik baik :

Yoh.17:9 Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu.

Jadi hanya domba yang diberikan oleh Allah Bapa saja Yesus datang untuk menebusnya,bukan untuk dunia atau semua orang !

Alamak…!!! mie mie terus… yang lain dong ! he he he

Saya juga heran dengan tafsir anda bro.

Masak kata ‚ÄúBERDOA‚ÄĚ diartikan ‚Äúmenebus‚Ä̂Ķ?

Aku berdoa untuk mereka = aku menebus mereka ??

Kalau Didoakan oleh YESUS berarti orang tersebut pasti akan selamat bro sama seperti ayat dibawah ini :

Lukas 22:32 tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.

YESUS mendoakan Petrus sehingga ia selamat tetapi YESUS tidak mendoakan Yudas padahal baik Petrus maupun Yudas sudah mengkhianati YESUS,malah Petrus melakukannya 3 kali.

Demikian juga hanya mereka yang ditarik oleh Allah Bapa saja yang bisa datang kepada KRISTUS untuk diselamatkan :

Yoh.6:44 Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Jadi jelas hanya yang ditarik oleh Bapa bukan yang mengandalkan freewill yang diselamatkan oleh YESUS,dan mereka yang ditarik itulah domba domba yang diberikan oleh Allah Bapa kepada YESUS.

Wah…??

Tatap saja tidak menjelaskan lalasan mengapa bro berkata ‚Äúberdoa‚ÄĚ = ‚Äúmenebus‚ÄĚ

Sayang sekali…

Trus yang ini:

Jelas didalam ayat tersebut Tuhan YESUS MENEBUS semua orang, TERMASUK YANG AKAN MENOLAK PENEBUSAN itu sendiri!
:smiley:

Gampang sekali,berdoa adalah agar yang didoakan itu selamat demikian juga menebus agar yang ditebus itu juga selamat.

Keduanya menghasilkan hasil yang sama.

Jadi keduanya bertemu didalam tujuannya yang sama yaitu keselamatan.

so simple.

Satu hal lagi yang sama yaitu baik doa maupun penebusan Yesus adalah selektif bukan semua orang.

hiks… hiks… jadi terharu sama anda fren… :’( hati anda sangat lembut fren… :afro:
soalnya kalo keras, namanya tulang bukan hati ya fren… :char11:

jika kita berdebat dalam FK ini, bukanlah sbg tanda permusuhan fren… tapi utk saling belajar, dan menguji pelajaran yg kita dapatkan… kita semua adalah teman, perdebatan hanyalah dinamika utk menambah pengetahuan kita saja… ok fren… :happy0062:

kalo ada yg marah dan sakit hati, itu menandakan mereka belum dewasa dalam berpikir dan menerima perbedaan pendapat fren… :char11:
kalo ada kata -kata saya yg kasar, jangan diambil hati ya fren… :ashamed0004:
saya kasih hadiah bunga utk anda ya fren, biar anda senang… :love0072:

Selamat Hari Natal 25 Desember 2011… :happy0025:
Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan YESUS KRISTUS menyertai kita semua.

Betul nih…

Yang suka sakit hati… jangan berdiskusi di FK… jadi politikus indonesia saja mendingan.

ga mungkin…

Orang percaya harus menginjili. Orang yang diselamatkan harus menginjili. Mengapa menginjili? Karena kita sebagai orang percaya Tuhan ikut sertakan dalam rencana keselamatan-Nya.
Jadi, sudah seharusnya kita menginjili. Jika kita menginjili dan tidak ada yg bertobat, jgn kecewa karena keselamatan itu sudah dipredestinasikan. Tetapi klo berhasil jgn sombong krn Allah sendiri yang membuat orang itu bertobat tetapi melalui kita.
Ini mirip dengan pertanyaan. Mengapa harus beriman? Bukankah keselamatan itu karena anugerah? Betul anugerah. Tetapi diberikan dahulu iman itu kepada kita lalu melalui iman itu kita diselamatkan.
Artinya bahwa penginjilan itu sebagai sarana. Orang berhubungan dgn Tuhan sarananya adl Doa. Tuhan memberkati.

tapi ada yang tanya lagi :
lho kenapa tuhan kok gak masuk akal gitu? suruh kita melakukan yang tidak berguna
dia sudah tentukan ngapain kita disuruh repot menginjil?
[/quote]
.

Penginjilan bukan tdk berguna. Sangat berguna. Justru orang memperoleh keselamatan sarananya melalui penginjilan. Tetapi itupun klo mereka bertobat, karena karya Roh Kudus. Jadi, keselamatan utk org lain diperoleh melalui penginjilan yg dipercayakn kepada kita. Masalah bertobat ataun tdk bertobatnya org yg diinjili bukan urusan kita. Kita hny melakukan apa yg harus kita lakukan.

Keselamatan itu Allah yg berikan. Ketika sudah diselamatkan, maka keselamatan itu tdk bisa hilang. Jika hamba itu tidak mau menginjili, sebenarnya perlu dipertanyakan apakah hamba itu memang sudah diselamatkan? Karena org yg diselamatkan pasti berbuah dan org yang berbuah pasti menginjili. Mengapa dikatakan pasti? Kita lht di Filipi 2:13 mengatakan bahwa Allah sendiri yang mengerjakan di dalam hidup org yg diselamatkan itu kemauan atau pekerjaan menurut kerelaan-Nya. Jadi, kesimpulannya adalh org yg yg diselamatkan akan diberikan kemauan untuk melakukan penginjilan. Jika Allah yg memberikan kemauan itu, pastilah org yg diselamatkan itu akan mengerjakannya. Jika ada hamba yg tdk mengerjakannya, maka org itu belum diselamatkan karena Allah blm memberikan kpdnya kemauan utk penginjilan. Tuhan memberkati.