MENGAPA PATUNG MASUK DALAM KEKRISTENAN, APA DAMPAKNYA, DAN SEJAK KAPAN?

Page 1

Dear FKers

Seringkali suatu kenyataan menjadi perdebatan dan mengusik rasa keingintahuan kita, antara lain adalah :
• Mengapa patung bisa ada di gereja? Mengapa bisa masuk dalam iman kekristenan? Mengapa bisa menjadi bagian dari sebuah kebaktian?
• Apa dampak dari membuat dan atau mendirikan patung?
• Sejak kapan patung masuk ke gereja?

Mari kita membahas kajian ini KHUSUS BERDASARKAN ALKITAB atau SEJARAH GEREJA.
Jadi dalam thread ini mohon jangan membahas dari segi/sudut pandang DOKTRIN GEREJA.
Karena saya sudah tahu jawabannya, dan pastilah tipikal sekali, dengan menggunakan analogi Musa dan Salomo.
Contoh referensinya adalah :

Dan masih ada seabreg alasan atau argumentasi lain yang dapat dengan mudah diperoleh dari internet, browsing saja sendiri.

Keadaan sebagian gereja saat ini sangat berbeda dengan keadaan gereja mula-mula seperti yang ditulis dalam Alkitab pada Kisah Para Rasul, seperti ini :

Kisah Para Rasul 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa
2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

Tidak ada indikasi adanya patung dalam gereja mula-mula, namun sejarah menunjukkan adanya perubahan/penyimpangan. Mari kita gali mengapa bisa demikian, ditinjau dari sudut sejarah gereja, dan Firman Tuhan, bukan menggunakan pembenaran.

Membuat dan mendirikan patung itu jelas dilarang oleh Allah :

Ulangan 27:15 Terkutuklah orang yang membuat patung pahatan atau patung tuangan, suatu kekejian bagi TUHAN, buatan tangan seorang tukang, dan yang mendirikannya dengan tersembunyi. Dan seluruh bangsa itu haruslah menjawab: Amin!

Argumentasi tipikal yang sering digunakan dalam pelanggaran Firman Tuhan diatas adalah :

  1. Musa membuat patung kerub.
  2. Musa membuat patung Nehustan (ular tembaga)
  3. Salomo juga membuat patung kerub.
  4. Salomo bahkan berani membuat patung lembu dan ukiran singa.

ZAMAN MUSA :
[i]Keluaran 25:18 Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu.

Bilangan 21:8 Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup.”
21:9 Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.[/i]

ZAMAN SALOMO
[i]1 Raja-raja 6:23 Selanjutnya di dalam ruang belakang itu dibuatnya dua kerub dari kayu minyak, masing-masing sepuluh hasta tingginya
7:36 Maka pada muka topang-topangnya itu dan pada papan-papan penutupnya diukirkannyalah kerub, singa dan pohon korma, masing-masing menurut tempat yang ada, dan karangan bunga sekeliling
7:44 “laut” yang satu itu dan kedua belas lembu yang di bawah “laut” itu

Yeremia 52:20 Adapun kedua tiang, laut yang satu itu dan kedua belas lembu tembaga yang ada di bawah kereta penopang, yang dibuat oleh raja Salomo untuk rumah TUHAN, tiada tertimbang tembaga segala perkakas ini.[/i]

Page 2

DAMPAK PATUNG :
Alkitab secara jelas, memberikan perincian dampak/akibat bagi mereka yang membuat dan mendirikan berhala, secara spesifik disini adalah patung. Sekalipun di alam fisik mungkin tidak secara nyata dapat mudah dideteksi akibatnya, namun secara roh hukuman/dampak atau akibat ini pasti akan terjadi :

[i]Mazmur 115:4 Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia,
115:5 mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,
115:6 mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium,
115:7 mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya.
115:8 Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya

Mazmur 135:15 Berhala bangsa-bangsa adalah perak dan emas, buatan tangan manusia,
135:16 mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,
135:17 mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, juga nafas tidak ada dalam mulut mereka.
135:18 Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, semua orang yang percaya kepadanya[/i]

Ayat yang diulang artinya : intensified.

Definisi patung menurut Alkitab adalah : BENTUK bukan bahannya, yang:
a. Berbentuk laki-laki atau perempuan (maksudnya disini : orang).
b. Berbentuk binatang yang di bumi.
c. Berbentuk burung bersayap yang terbang di udara.
d. Berbentuk binatang yang merayap di muka bumi.
e. Berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi.
Bahannya bisa saja dari : kayu, batu, besi, emas, perak, tembaga, lilin, acrylic, kaca, tanah liat, dsb

Ulangan 4:15 Hati-hatilah sekali – sebab kamu tidak melihat sesuatu rupa pada hari TUHAN berfirman kepadamu di Horeb dari tengah-tengah api – 16 supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apa pun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan; 17 yang berbentuk binatang yang di bumi, atau berbentuk burung bersayap yang terbang di udara, 18 atau berbentuk binatang yang merayap di muka bumi, atau berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi;

Keluaran 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Yang dinyatakan salah/berdosa adalah : Jangan KAMU membuat BAGIMU
Frasa ini penting sekali bagi manusia, jadi manusia dilarang membuat batung bagi manusia (tanpa diperintahkan oleh Allah).

Maka mari kita cek kejadian Musa da Salomo, serta dampaknya

MUSA

  1. Musa membuat kerub : Musa membuat oleh kehendak Allah bagi Allah
  2. Musa membuat Nehustan : Musa membuat oleh kehendak Allah untuk manusia.
    Keduanya bukan oleh kehendak Musa/manusia untuk manusia.

SALOMO

  1. Salomo membuat kerub : Salomo membuat oleh kehendak Salomo bagi Allah
  2. Salomo membuat lembu dan singa : Salomo membuat oleh kehendak Salomo untuk Allah dan manusia.
    Keduanya bukan oleh kehendak Allah, itulah perbedaannya.

DAMPAKNYA

MUSA

  1. Musa tidak menjadi penyembah berhala pada masa tuanya.
  2. Musa berdosa pada Allah bukan karena patung tetapi karena kasus mata air Meriba.

SALOMO

  1. Salomo menjadi penyembah berhala pada masa tuanya, karena akrirnya ia punya isteri dan gundik yang menyembah berhala.
  2. Salomo berdosa pada Allah karena melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.

1 Raja-raja 11:5 Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon,
11:6 dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya
Itulah perbedaan dampaknya.

Page 3

KERUB SENDIRI DEFINISINYA ADALAH ;

Definisi kerub yang dapat saya ambil dari sumber internet :
• Figures with wings over the mercy-seat
• Is a type of spiritual being mentioned in the Hebrew Bible
• Winged creatures mentioned frequently in the Bible
• Cherubim are spiritual beings mentioned frequently in the Old Testament
• A winged celestial being.

Atau kira-kira terjemahannya:
• Sosok bersayap diatas Tabut Perjanjian
• Makhluk rohani yang disebutkan dalam Injil Bahasa Ibrani
• Makhluk bersayap yang sering disebutkan dalam Kitab Injil
• Makhluk roh yang sering disebutkan dalam Kitab Perjanjian Lama
• Makhluk surgawi yang bersayap.

Definisi patung menurut Alkitab kan : BENTUK, yang:
a. Berbentuk laki-laki atau perempuan (maksudnya disini : orang).
b. Berbentuk binatang yang di bumi.
c. Berbentuk burung bersayap yang terbang di udara.
d. Berbentuk binatang yang merayap di muka bumi.
e. Berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi.

JADI :

  1. Menurut definisi kerub dan definisi patung, tidak analogis, tidak similar, kerub TIDAK TERMASUK 5 kriteria diatas. Maka Allah tidak melanggar FirmanNya.
  2. Tidak boleh dibuat untuk umum, atau oleh sembarang orang. Hanya khusus untuk Tabut Perjanjian, dan hanya Musa yang boleh membuat ATAS PERINTAH ALLAH saja, itu sebabnya juga bagi Bangsa Israel yang beragama Yahudi saat ini, mereka tidak membuat Tabut Perjanjian lagi yang baru, tapi mencari Tabut Perjanjian yang dibuat Musa itu sampai ketemu.
    (dan memang sudah ketemu? – ada situs-situs di internet yang mengatakan bahwa Israel sudah menemukan Tabut Perjanjian yang dibuat Musa, yang akan ditempatkan kembali di Bait Allah ke III nanti).
  3. Musa bisa membuat (yang membuat sebenarnya ahli-ahli yang diperintahkan Musa) kerub persis seperti yang diperlihatkan oleh Allah kepada Musa. Ini tentu saja semacam privilege untuk Musa saja.

Mari kita membahas kajian ini KHUSUS BERDASARKAN ALKITAB atau SEJARAH GEREJA, jangan membahas dari segi/sudut pandang DOKTRIN GEREJA.
Demikianlan perenungan kita, mari kita cari Kerajaan Allah dan kebenarannya agar, hidup kita berkenan pada Allah.

Shalom. GBU.

Page 4

Contoh-contoh dampak yang menyerupai “penyembahan” :

Topik yang sangat menarik dan merangsang bagi umat protestan yang fanatik, khususnya umat Calvinis.
Dengan topik ini beberapa orang kristen yang hatinya penuh kebencian kepada katolik langsung matanya hijau, dan terbangun dari tidurnya langsung menyambung.

Rupanya sdr Edo yang tutur katanya halus, pandai juga memancing diair keruh, menyajikan bangkai yang bisa tercium dan mendatangkan banyak pemangsa.

Lihat, tidak lama pasti pemangsa bangkai itu pasti akan berdatangan dengan bersemangat.

Anda tahu kerusuhan pada abad 16 yang terjadi di kota Anwerpen Belgia, dimana umat katolik yang sedang beribadah diserbu, dan patung-patung dihancurkan oleh umat Calvinis.

Pesan saya:
Kita semua harus bisa berpikir secara dewasa, kita harus bisa membedakan antara: "PATUNG’ disatu pihak dan “BERHALA” dilain pihak.

Pertanyaan: Apakah PATUNG sama dengan BERHALA ? ( PATUNG = BERHALA )
Apa jawaban anda !

Icon cudah ada sejak jaman para nabi sebelum Yesus inkarnasi, digunakan bagi petunjuk pengajaran untuk orang-orang yang tak dapat membaca.

Para Rabi Perjanjian Lama, dan Para Rasul menulis (dikatakan menulis karena Icon bukan hanya sekedar lukisan melainkan pengajaran yang terlukis) Icon untuk memudahkan pengajaran mereka dengan ilustrasi-ilustrasi yang mudah dimengerti orang-orang yang tidak dapat membaca tulisan yunani atau ibrani (dahulu kaum tepelajar sangat sedikit)

Penggunaan Icon tidak hanya didukung dari Tradisi Apostolik, Kitab Suci dan Fakta Sejarah juga sangat mendukung penggunaan Icon dalam kehidupan keberagamaan Yudaisme dan dilanjutkan dengan Kristiani.

ALKITAB
1 Raja-raja 6 : 29
Dan pada segala dinding Bait itu berkeliling ia mengukir gambar kerub, pohon korma dan bunga mengembang, baik di ruang sebelah dalam maupun di ruang sebelah luar.

Tradisi Apostolik
Iconografer adalah Teladan dari St. Lukas Penginjil
“Another Christian tradition states that he was the first icon painter. He is said to have painted pictures of the Virgin Mary and of Peter and Paul.”
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Luke_the_Evangelist

Fakta Sejarah
Icon telah dipakai oleh Yudaisme terlebih dahulu, jadi Iconografer telah ada sejak jaman para nabi yang dilukiskan di dinding-dinding Sinagoga.

SINAGOGA KUNO DURA EUROPOS
Sinagoga Dura Europos-(atau “Dura Europas”, “Dura Europos” ) adalah sebuah sinagoga kuno yang ditemukan di Dura Europos-, Suriah, pada tahun 1932. Tahap terakhir dari pembangunan Sinogoga ini dalam sebuah prasasti Aram yaitu pada tahun 244 CE, menjadikannya salah satu rumah ibadat tertua di dunia.

ICON DI DINDING SINAGOGA
Karena lukisan menghiasi dinding-dindingnya, sinagoga itu pada awalnya disangka sebuah Kuil Yunani. Halaman depan dan Rumah Ibadah di dalamnya memiliki dinding-dinding yang dilukis menggambarkan manusia dan hewan, dan sebuah Tempat Suci untuk Taurat di dinding bagian barat menghadap ke Yerusalem. Lukisan-lukisan penutup dinding “Ruangan Ibadah” utama, menggunakan tiga tingkat Lukisan di tingkat paling atas dengan dekorasi simbol-simbol yang mencapai ketinggian sekitar 7 meter. Seluruh adegan dalam lukisan adalah Icon dari Alkitab berbahasa Ibrani dalam bentuk narasi, dan ada beberapa icon dari figur tunggal “potret” - secara total ada 58 adegan, mungkin mewakili sekitar 60% dari jumlah aslinya. Diantara icon-icon tersebut termasuk di dalamnya Pengorbanan Ishak , Musa menerima Hukum Loh Batu, Musa memimpin Israel keluar dari Mesir, penglihatan Yehezkiel, dan banyak lainnya. Adanya Motif Tangan TUHAN digunakan untuk mewakili campur tangan Illahi dalam sebuah adegan. Para cendekiawan tidak setuju pada tafsiran beberapa adegan, karena kerusakan, atau kurangnya contoh komparatif.

Dura Europos Synagogue

mas Edo…

kok sampe panjang-panjang amat gitu sih…

kalau mau menelaah pake sejarah manusia, atau antropo-histori…

maka jawabnya pendek banget lho…
yaitu:

Tingkat peradaban antar satu kelompok manusia dgn kelompok lain emang BERBEDA-BEDA…
nah. bagi yang belum MAMPU buat patung… ya otomatis engga ada patung mas…

ini juga as simple as…
kenapa di Alkitab tidak pernah disinggung singgung bahwa di tempat berdoa itu ada AC-nya…
ya karena belum bisa bikin AC…

as simple as that kok…

tapi kenapa kok dilarang…
imho…
ya karena pada saat itu, waktu agama monotheistik baru muncul…
itu adalah salah satu faktor kasat mata yg paling gampang untuk dijadikan IDENTITAS PEMBEDA…
gampang toh…
lagian kan dikutipan itu: “dilarang membuat PATUNG yg MENYERUPAI APAPUN di atas bumi & di bawah langit” kan…

jadi secara interpretasi PERSIS-isme: bikin PATUNG SALIB, PATUNG KUDA, PATUNG GUNUNG, juga engga boleh…
jangan dikurang-kurang-in cuma bikin patung Yesus dan maria doang ah…
dosa lho…

lagian…
kalo emang belum mampu menikmati patung sebagai karya seni…
ya engga papa… engga dipaksa juga kok…

kalo baru bisa nya menikmati karya seni berupa kotak-kotak dan lingkaran aja…
ya juga engga papa…
kan TINGKAT PERADABAN dan TINGKAT BUDAYA manusia emang engga sama kok…
engga perlu dipaksa di seragamkan juga kok…

yang udah mampu biarin…
yang belum nyampe budaya-nya atau belum cukup beradab untuk menikmati… ya biarin…

sori bro… ketinggalan…

judul yg masbro bikin itu juga MISLEADING lho…

masa…
Patung MASUK DALAM kekristenan??

KEBALIK mas…

yang sesuai kronologis-nya adalah:
Sebagian OKNUM yg MENGAKU KRISTEN yang ingin MEMBUANG KELUAR Patung-patung…

lha wong orang Yunani dan Cina th 4000 SM udah bisa bikin patung proporsional nan indah gitu kok…

Saya membaca tulisan anda kok sulit sekali saya mengambil kesimpulannya tentang pertanyaan mas Edo " MENGAPA PATUNG MASUK DALAM Kekristenan" anda seperti wasit ditengah lapangan yang tiba 2 meniup pluit tapi semua pemain bingung apa kesalahannya ,sementara wasit hanya sibuk mengeluarkan kartu kuning…

waduh…
ya itu tadi mas…
memang tingkat peradaban manusia juga beda-beda kok…
mau diapain…

  1. saya engga minat jadi wasit… kaya saya udah paling pinter aja…

  2. lha wong judul thread-nya aja kebalik kok… coba lihat post saya berikutnya…

hehe…

Perihal ‘Sejarah Gereja’, apa om yakin lebih dalem pengetahuannya dibanding katolik ?
denom om ada simpan peninggalan sejarah kristian ?

Sudut pandang DOKTRIN GEREJA KATOLIK ntu ada basisnya termasuk hasil konsili, catatan2 bapa2 Gereja mula2…
Sudut pandang kita peribadi menilai sesuatu ntu masih cetek, kalau mau jujur pada diri sendiri.
Terkadang kita menyimpulkan ayat (konteks tahun 33 AD) berdasar (konteks tahun 2000) → hasilnya bias.
Itula sebab kita perlu belajar sejarah jua, agar pengetahuan kita menilai mendekati konteks sebenarnya.

contoh: kita baca ayat ada tulis ‘meterai (konteks abad 1)’, lalu kita membayangkan ‘fungsi, bentuk meterai (konteks abad 20)’ tanpa mendalami sejarah kerna ‘sola scriptura’ langsung menjudge 'fungsi, bentuk meterai (konteks abad 1) harus persis persepsi kita sendiri → hasilnya bias, ngaco, nyalah2in orang aza kerjanya kek gak pernah mikirin kematian aza.
(org yg ada ‘kematian’ dalam hatinya umumnya mempersiapkan diri dan bukannya memperbanyak dosa)

lojik tak ?

Nah, kalau om mau memeri pandangan seobyektif yg om mampu BUKAN BERDASAR doktrin gereja om ataupon kemauan hati om peribadi…

Sila buktikan (sebab om bisa menyatakan ‘PENYIMPANGAN’):
berikan gambar bahawa SELURUH Bait Suci jaman Yesus, jaman para nabi 100% TIDAK ADA patung & icon ?
:coolsmiley:

pake bawa2 ayat agi…
baca agi warna merah.
kes ‘latria’ ntu om… katanya om mantan katolik ?
dekrit katolik mana yg ajarkan tuk latria pada patung ?

Dari judul topiknya : “MENGAPA PATUNG MASUK DALAM KEKRISTENAN, APA DAMPAKNYA DAN SEJAK KAPAN”.
dan semua gambar-gambar yang disajikan,
Langsung kita tahu, kemana arahnya kita akan digiring masuk.

TS akan mengadu domba antara orang yang menerima patung dan orang yang menolak patung dengan kata lain dia akan mengadu antara orang katolik dan orang protestan.

Ts akan memancing diair keruh, akan mengambil manfaat dari pertengkaran yang terjadi.

fokusnya pada ‘latria’ & ‘berhala’ om.
rumahmu TIDAK ADA satupon patung & icon ?
anak cucu om pernah menggambar bentuk2 itu ? pernah ke pantai, bikin patung dari pasir ? masuk neraka ya nantinya ?

pointnya cama: ‘latria’ & ‘berhala’.

contohnya:
Kel. 32:4 Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: “Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!”

~~~

Nie komentar:

[b]1. Mengapa Gereja Katolik membuat Patung?[/b] Alasan pembuatan patung dalam Gereja Katolik adalah sebagai simbol atas sosok yang diistimewakan melalui patung tersebut. Patung itu sendiri tidak diistimewakan, sosok yang diwakilinyalah yang diistimewakan.

Sebagai contoh, Seseroang menyimpan foto orang lain yang dikasihinya. Tentunya yang dikasihi bukanlah foto itu sendiri melainkan pribadi yang diwakili melalui foto tersebut.

Contoh lainnya adalah warga negara suatu bangsa amat menghormati bendera bangsanya, jika bendera itu diinjak2 banga lain, warga negara itu akan marah. Tentunya dia marah bukan atas nasib benderanya sendiri melainkan atas penghinaan terhadap sosok yang diwakili bendera itu, yaitu bangsanya sendiri.

Dengan demikian, pembuatan patung sebenarnya tidak dimaksudkan untuk menjadikan patung itu sebagai objek penyembahan, melainkan hanya sebagai simbol atas sosok yang diistimewakan.

2. Bukankah hal ini dilarang oleh Alkitab (bdk. Kel 20:4-5)?
Sekarang permasalahannya adalah apakah Pembuatan Patung itu melanggar perintah Alkitab? mari kita lihat ayat yang seringkali dikontraskan dengan praktek Gereja Katolik:

Kel 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
Kel 20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Larangan pembuatan patung pada Kel 20:4 tidak lepas dari konteksnya dengan Kel 20:5, dimana patung itu tidak boleh dibuat untuk disembah. Maka sebatas pada ayat ini saja, sejauh patung itu dibuat tidak untuk disembah, maka pembuatan patung dan penggunaannya tidaklah bermasalah.

Seperti yang saya jelaskan pada jawaban atas pertanyaan pertama di atas, patung tidak dibuat Gereja Katolik untuk disembah atau dihormati, melainkan untuk menyimbolkan sosok yang disembah atau dihormati.

Bukti Alkitabiah pembuatan Patung

  1. Perintah Allah untuk membuat dua kerub dari emas di atas penutup tabut perjanjian (Kel 25:18-20)
  2. Perintah Allah untuk membuat dan meninggikan patung ular (Bil 21:9; Yoh 3:14-15)
  3. Salomo membuat patung Kerub (1 Raj 6:23-28)

Adanya bukti ini semakin menegaskan bahwa larangan pembuatan patung pada kel 20:4-5 memang adalah dalam konteks untuk tujuan menjadikan patung itu sendiri sebagai objek penyembahan, tetapi di luar tujuan itu, pembuatan patung tidaklah dilarang.

Maka dengan demikian, pembuatan patung dalam praktek Gereja Katolik tidaklah bermasalah.

~~~

Jadi kalau menganggap seolah2 umat Katolik ntu:

  • kek paganisme
  • kek ENGGA BISA BACA
    dan non-katolik bisa baca pasti paling benar lalu menuduh, lebih parah katolik yg cudah jelasin malah DIPAKSA HARUS PERSIS ‘peribadi palsu yg dibayangkan non-katolik’ iah kebangetan laa… cuba dech renungkan, kita mau gak digituin orang lain ?
    Tapi ya terserah aza… toh dosa yg tanggung diri masing2 kalau menuduh ‘peribadi palsu’ (yg dituduh ialah gambarannya sendiri ttg katolik) oleh sebab katolik enga seperti (yg dibayangkannya).

(wa gak bilang om cudah lakukan itu loh… cuma nebak arah trit aza nantinya kek gimana)

Lho ya jelas tahulah kan si om ini mantan Katolik 53 tahun
Trus jadi tukang protesnya baru 8 tahun kalau gak salah
Bandingin aja 53 tahun dengan 8 tahun seperti membandingkan berumur ribuan tahun dengan ratusan tahun ;D
Gitu aja kok repot

jadi artinya penyembah patung itu : BANGKAI?

oalah… pak… pak…

emangnya protestan itu lahir tahun berapa? apa sampeyan tidak tau sejarah protestanisme itu sendiri??

Pertanyaannya yang bener itu : MENGAPA PATUNG MASUK KELUAR DARI Kekristenan, APA DAMPAKNYA, DAN SEJAK KAPAN?

lha emangnya kajian sampeyan tentang alkitab itu bukan doktrin? protestanisme itu doktrin, islam itu doktrin, agama itu doktrin, alkitab adalah FT itu juga doktrin. jangan terlalu naiflah jadi orang beriman itu… karena beriman itu juga harus berakal budi…

Dampak dari penggunaan patung, ketergantungan terhadap patung.

Contoh nyata : Doa rosario ditunda dan nyaris dibatalkan. Akibat patung Bunda Maria hilang. Setelah dicari-cari beberapa lama akhirnya ketemu. Setelah ketemu, baru doa rosario bersama dilangsungkan. Ini kejadian nyata yang saya alami waktu saya sekolah di sekolah Katolik. Sungguh aneh memang. Tetapi itulah kenyataannya.

Kalau bikin dongeng supaya bisa dipercaya, berikan referensinya, kalau cuma omdo, yang tidak berpendidikan juga bisa.

:coolsmiley: