Mengapa Tuhan itu harus laki laki?

Bapak adalah panggilan untuk laki laki
Yesus di dunia adalah laki laki

Mengapa ya, tuhan itu selalu dikonotasikan dengan laki laki, bukan perempuan? Apakah derajat perempuan lebih rendah dari laki laki?

Kira kira ada yg bisa sharing pendapat di sini…

Makasih

sbb laki laki itu gagah perkasa… :afro:

Sebutan/ gelar/ kata gender “laki-laki” dalam Alkitab bagi Allah itu hanya bersifat ANTHROPOMOF (menggambarkan Allah dalam bentuk pemahaman manusia, lihat http://www.sarapanpagi.org/allah-anthropomorphisme-vt23.html#p47 )

ALLAH ITU LAKI-LAKI?

Allah itu Roh, roh tidak mempunyai gender (lelaki/ perempuan). Karena kitapun jika sudah memiliki Tubuh Kemuliaan di Surga nanti juga tidak memiliki jenis kelamin seperti keadaan tubuh kita sekarang ini. (Reff Matius 22:30)

Tetapi Mengapa Alkitab Menyebut Allah sebagai Dia (laki-laki) ?

Alkitab sudah menyebut Allah sebagai “Dia/He (laki-laki)” sejak semula (Mulai Kitab Kejadian), ketika Musa menulis kitab Kejadian kurang lebih 3500 tahun yang lalu. Dalam akhir abad ini, ada orang mulai mempersoalkan apakah Allah itu laki-laki, perempuan, atau netral. Persoalan ini menjadi begitu hangat sehingga baru-baru ini ada yang menerbitkan Alkitab netral, mengubah semua bagian Alkitab yang menyebut Allah sebagai laki-laki. Sebelum seseorang mengubah Alkitab dengan menetralkan jenis kelamin Allah, ia harus mengerti mengapa Alkitab menyebut Allah sebagai “Dia” (Laki-laki). Selain itu, Alkitab diilhamkan oleh Allah dan tidaklah sepatutnya kita mengadakan suatu perubahan yang ingin mengubah maksud-Nya.

ALLAH ADALAH BAPA

Allah pencipta kehidupan. Dia ingin mendapatkan banyak anak untuk menjadi ekspresi-Nya. Untuk menjadi anak-anak Allah, manusia harus menerima Allah sebagai Allah yang hidup. Ketika menerima dan memiliki-Nya sebagai Sumber Hidup, mereka dilahirkan dari Dia; Dia menjadi Bapa mereka. Dalam Alkitab, sumber “hayat/hidup” seseorang adalah ayah orang itu, bukan ibunya. Maka Alkitab menyebut Allah sebagai Dia (laki-laki). Dalam penelitian medis juga menyebutkan bahwa Ayahlah yang Menentukan Golongan Darah. Sel telur dalam rahim seorang wanita tidak mengandung darah. Golongan darah seorang bayi ditentukan oleh kode genetik, ketika sel telur itu dibuahi. Darah bayi tidak pernah tercampur dengan darah ibunya selama ia berada dalam kandungan. Aliran darah mereka terpisah. Seorang bayi dapat saja memiliki golongan darah yang berbeda darin kedua orang tuanya. Seorang wanita dapat memiliki golongan dara Rh positif dan bayinya Rh negatif. Darah ibu memelihara janin melalui plasenta, tetapi darahnya tidak dapat memasuki urat nadi si bayi.

ALLAH ADALAH SUAMI DARI UMAT MANUSIA CIPTAAN-NYA

Allah menganggap seluruh umat-Nya sebagai seorang perempuan korporat yang universal. Semua laki-laki diciptakan melambangkan Sang “Laki-laki sejati” – Allah.

Semua manusia yang diciptakan melambangkan perempuan universal yang sejati – istri Allah.

* Yesaya 54:5
LAI TB, Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.
KJV, For thy Maker is thine husband; the LORD of hosts is his name; and thy Redeemer the Holy One of Israel; The God of the whole earth shall he be called.
Hebrew,
כִּי בֹעֲלַיִךְ עֹשַׂיִךְ יְהוָה צְבָאֹות שְׁמֹו וְגֹאֲלֵךְ קְדֹושׁ יִשְׂרָאֵל אֱלֹהֵי כָל־הָאָרֶץ יִקָּרֵא׃
Translit, KI VO’ALAYIKH 'OSAYIKH YEHOVAH TSEVA’OT SYEMO VEGO’ALEKH KEDOSH YISRA’EL ‘ELOHEY KHOL-HA’ARETS YIQARE’

Ayat tersebut tidak secara “harafiah” memberikan pengertian “Allah seorang laki-laki”. Tetapi mejelaskan bahwa Allah adalah “Suami umat Tuhan”. Dia adalah “Laki-laki sejati” dalam alam semesta ini. Dia memiliki segala hal yang didambakan dalam “Laki-laki yang sejati”. Dia mahakuasa, pengasih, baik, dan adil. Dia tidak pernah sakit atau mati. Dia memperhatikan orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia adalah Sang Penyedia yang agung. Dia menjadikan langit untuk bumi dan Dia menjadikan bumi untuk manusia dengan segala yang diperlukan seperti udara, air, makanan, benda-benda untuk membuat pakaian dan tempat tinggal.

Dia adalah pahlawan universal. Dia selalu siap menyelamatkan umat ciptaan-Nya. Dia memiliki semua syarat dan keadaan yang dimiliki oleh semua laki-laki dan yang didambakan oleh semua perempuan.

Dari sini juga didapat satu pengertian; mengapa umat Allah disebut mempelai perempuan dalam perjamuan kawin Anak Domba (pada akhir zaman nanti)

* Wahyu 21:2
Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

* Wahyu 22:17
Roh dan pengantin perempuan itu berkata: “Marilah!” Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: “Marilah!” Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Blessings,
BP

Kodratnya sih, kalo wanita itu yang dilindungi, sedangkan laki-laki itu yang melindungi…
bukan menganak-perempuankan manusia, di Alkitab kita manusia di ibaratkan sbg domba, domba mana punya kekuatan, jadi ada Gembala yg melindungi mereka…
mungkin konteks antara dilindungi dan melindungi disini bisa disamakan dg perihal domba dan gembala
tp ini pendapat saya iaa,
http://i269.photobucket.com/albums/jj72/myem0/01/mushroom-emo-1-054.gif

Cool Icon & Emoticon @ MyEm0.com
sy ga tau pendpat tmn2 lain, JBU

menurut saya…

  1. karena Laki2 tercipta dahulu
  2. karena Laki2 (Adam) ditipu wanita (hawa), jadi laki2 (adam) lebih suci (^_^)V
  3. karena kalau wanita, pasti merasakan sakit jika melahirkan…
    (ini akibat dosa manusia)

salam

Kalau adam (laki-laki) ditipu (hawa) wanita, berarti laki laki kalah jago dong dari pada wanita. Hehehe.

Salam

Serem amat…masak sih wanita itu penipu? :smiley:
Yang nipu itu kan ular (iblis). Mereka (adam dan hawa) adalah korban.

Wanita itu sebenarnya sama derajatnya dengan laki2.
Itulah sebabnya dia diambil dari tulang rusuk laki2.
Supaya tidak diinjak kalau diambil dari bagian kaki
Supaya tidak ngelunjak kalau diambil dari bagian kepala.

Wanita diambil dari rusuk, supaya mereka setia berada disisi masing2.

Kenapa wanita lebih halus buatannya dibanding laki2?
Karena laki2 dibuat dari bahan mentah, yaitu tanah. Sedangkan wanita dibuat dari bahan yang sudah jadi, yaitu rusuk… :smiley:

yang diciptain duluan kan laki ^^

yang saya tau, kenapa Yesus laki2:

  1. waktu jamannya Yesus, laki2 lebih dihormati, karena memang budayanya seperti itu. sampai saat ini ada juga kan beberapa wilayah yang menganut faham seperti ini?? jadi kalo inkarnasi nya jadi perempuan, mungkin pengajarannya jadi kaga efektif, karena akan dipandang sebelah mata.
  2. sudah direncanakan oleh Allah, kalo Yesus akan disalibkan. nah, kalo inkarnasinya jadi perempuan, kayanya kaya nya ga bakal kuat untuk mikul salibnya.

Kalau tuhan / yesus itu perempuan, bisa berabe, ya. Banyak resikonya…
Nanti banyak laki-laki yang patah hati.

Memang lebih strategis laki laki simbol tuhan itu. Bagi yang perempuan jangan berkecil hati, ya. Banyak juga malaikat yg disimbolkan sebagai perempuan / angel yg cantik.

Bapa ialah sebutan/sapaan/panggilan, jadi bukan ‘adalah’ tapi seperti, mengerti? Peranan bapa duniawi mirip Bapa surgawi, melindungi, memelihara, menjaga, membelai, mengasihi. Jadi sah2 saja Allah seperti bapa. Bisa juga Allah seperti ibu tapi Allah bukan Bapa atau Ibu dalam arti kata jasmani.

Yesus ialah laki2 tapi dalam ketuhanan-Nya, Yesus ROH adanya. Hanya dari inkarnasi-Nya, Yesus adalah laki2…itu ketetapan Bapa-Nya, kalu Yesus dilahirkan wanita, ngapain lah?

Sepertinya judul topik ini juga masih debatable:
“Mengapa Tuhan itu harus laki laki?”

Sebelum mengajukan pertanyaan itu, seharusnya perlu dipastikan dulu “Benarkah Tuhan itu laki-laki?”

Berhubung sudah telanjur seperti ini, saya coba menjawab.
Manusia, laki-laki dan perempuan, diciptakan segambar dengan rupa Allah. Adam segambar dengan Allah. Hawa juga segambar dengan Allah.
Di sini berarti Allah memiliki semacam “blueprint” manusia.

Dalam perjalanan peradaban, manusia memiliki budaya.
Yesus lahir di tanah Israel, sehingga terikat konteks budaya Israel yang patriarkhis (orientasi laki-laki). Dalam budaya seperti itu, kepemimpinan ada di tangan laki-laki. Karena itulah ketika menjadi manusia, Allah mengambil rupa laki-laki.

Demikian pendapat dari saya. Tolong dikoreksi jika ada yang salah.

Salam

nah konotasi laki2 atau pria disini apakah faktor fisiknya saja? atau karakteristiknya? karna jemaat Kristus disebut mempelai wanita (mau bapa2, atau laki2 gagah perkasa tetap disebut mempelai wanita)…apakah unsur maskulin yg jadi fokusnya? karna terus terang dalam pengaruh budaya antara peranan gender…akan menjadi bias jika hal tersebut digunakan acuan bagi menelaah lebih mendalam mengenai topik ini

[email protected]

hehheh lucu…kenapa juga @babybenz dilahirkan jadi anak indonesia…??
bukan jadi anak arabs…??? Semuanya Rahasia ALLAH tah…tapi…

*Yoh. 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama
dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
*Yoh. 1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

*Mat. 13:11 Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk
mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka
tidak.
*Mrk. 4:11 Jawab-Nya: "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan
Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu
disampaikan dalam perumpamaan,
*Mrk. 4:22 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan
dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak
akan tersingkap.

Nah sekarang pertanyaanya : [email protected] …termasuk orang luar apa orang gimana gitu…??

Salam GBU

Om Purba, kayanya terobsesi dengan arab, hehehe. Banyak arab di pasar baru, tuh.

Pertanyaan ini kan sebenarnya bukan hanya untuk kristen saja. Tuhan dan segala perangkat ketuhanannya (nabi/rosul) di agama lain pun cenderung bergender laki laki.

Soal tipu menipu, aku mengutip pendapat om liberty (yg lagi kasmaran, hehehe).

Penjelasan bro cloud cukup menghibur khususnya untuk kaum wanita. :slight_smile:

Thanks bung kahlil.
Pertanyaan saya memang rancu. Tapi, ini hanya sekedar menangkap fenomena tentang tuhan dan rosul yang dikaitkan dengan gender. Dan, saya ingin mendengar pendapat atau pandangan teman teman fk, untuk menambah wawasan saya.

Salam

klo Allah adalah perempuan… ga bagus… suka LEBAY dan mulutnya keseringan Ngember… suka bicara kemana2 dan ngegosip… ngeri…

Menurut saya, TUHAN itu tidak berkelamin laki-laki atau perempuan, juga BUKAN BANCI.
Saya sependapat dengan teman-teman bahwa TUHAN itu laki-laki adalah masalah personifikasi saja.
Kejadian 1:27 yaitu peristiwa penciptaan manusia laki dan manusia perempuan itulah gambaran TUHAN. Jadi kalau manusia lakilaki dan manusia perempuan itu manunggal, itulah GAMBARAN TUHAN yang sebenarnya.