Mengapa "WE HAVE THIS HOPE" Lagu dari gereja yg dianggap "Cult" diblok/dilarang?

Adventists Theme Song: “WE HAVE THIS HOPE”
Denomination: Seventh Day Adventists Church (Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh) atau Gereja Advent

Saya bukan Advent, tapi rasanya kasus ini perlu klarifikasi: Sangat banyak denominasi Kristen (tanpa perlu disebutkan) yg secara official di salah satu church’s blue policy/laws (peraturan wajib atau mandatory tak tertulis) mereka, secara terang2an melarang jemaatnya menyanyikan sebuah lagu pengharapan “We Have This Hope” dengan alasan lagu ini berasal dari sebuah aliran gereja yg dianggap kafir (cult), yaitu gereja Advent.

Dan kasus terakhir terlihat dari kesaksian teman2ku; Bbrp gereja mengirim surat teguran kepada tua-tua jemaat, pendeta, guru dan youth director mereka seusai menyanyikan lagu ini pada sesi penutupan di kebaktian2 Tahun Baru kemarin. Kalau merasa tidak percaya hal ini, sy bisa kontak bbrp pimpinan dan pendeta mereka utk meng-attached surat teguran dari mereka yg kena semprot dan ditegur pimpinan denominasi karena menyisipkan lagu “kafir” ini pada susunan acara kebaktian.

Sebenarnya ini bukan hal baru. Pemblokiran dan larangan ini jelas sekali terlihat karena ada sedikit banyak pemusik gereja yg sudah lama mencoba menterjemahkan lagu ini bukan hanya ke dalam bahasa Indonesia, tapi juga ke berbagai2 bahasa daerah. Btw, terlebih jika ada acara2 perpisahan, upacara pemakaman, kebaktian gabungan, Konser Symphony Orchesta, dll… sepertinya sampai kapanpun tidak akan pernah diizinkan lagu ini masuk pada susunan acara. Tapi jika lagu pengharapan ini terdengar juga, itu semata-mata hanyalah karena response dan request dari para hadirin-tapi bukan dari otoritas gereja mereka.
Jadi yg jadi pertanyaan kecil saya: Kenapa lagu ini dilarang dan diblokir? Toh juga yg request lagu ini pada sesuatu perbaktian adalah anggota2 jemaat itu sendiri.

Lama-lama mungkin bisa benar juga pesan dan kesan dari para sahabatku yg mendapat surat teguran itu…“Inti dari semuanya ini tidak lain adalah karena ada rasa kebencian terhadap gereja Advent, “Seventh Day Adventists Church”, dari mereka yg sebenarnya sudah diurapi menjadi jurukabar Kasih Allah di denominasi2 kami” Wow…really? But wait a minute. Benci terhadap gereja/doktrin Advent nya atau terhadap orang2 Adventnya? Kan beda…!

Untuk para pemusik, mungkin lampiran partitur lagu ini bisa dicoba dimainkan [but only if you want]; Dan untuk semuanya, jika anda belum kenal lagu ini bisa anda coba dengar di Hasta Pronto Hno Wayne Hooper (1920 - 2007) [versi singkat] atau di versi lengkapnya di We Have This Hope 2 stanzas

Ketika mengumandangkan lagu pengharapan ini di berbagai acara gabungan, acara keluarga, acara perpisahan, acara pemakaman dan terakhir di acara Tutup/Buka Tahun yg lalu, tanpa disadari banyak umat Tuhan terharu dan mencucurkan air mata pengharapan ketika seluruh hamba2 Allah itu disatukan dalam satu nada menyanyikan bersama2 "…WE HAVE THIS HOPE THAT BURNS WITHIN OUR HEARTS…HOPE IN THE COMING OF THE LORD!

Semoga ada yg menitipkan pesan bagaimana agar members, pimpinan dan pendeta kami semua tidak mendapat presure, tekanan terus-menerus dari organisasi denominasi di masing2 gereja kami yg terlalu gengsi (dan benci?) hanya gara-gara menyanyikan lagu “kafir” ini.

Mel


Keknya lagunya oke-oke aja tuh

GBU

Mungkin banyak gereja punya mindset “Kalau lagu bisa masuk, maka doktrin juga bisa masuk”. Karena itu mereka memilih sikap yang defensif supaya jemaatnya tidak terpengaruh doktrin denominasi lain.

Salam

begitulahh… mulai banyak gereja2 yang melakukan yang bukan kehendak TUHAN…

Iya sih, emang orang2 Kristen itu yg justru suka aneh2… di tengah2 banjir nasihat “Kasihilah sesamamu…”.

Lagu ini oke2 aja tuh spt yg Dya10 juga katakan. Isnt’ it? Tahun lalu kita sempat melihat rehearsal lagu ini di Symphony Orchestra di suatu gereja yg lumayan besar di Jakarta. Musiknya sangat menggugah. Tapi sayang cuma sebatas rehearsal doang…karena ternyata diblokir dan dilarang pada konser resmi dan kebaktian gabungan oleh pimpinan gereja & administrators nya :frowning:

Hey friends, ini sy baru dapat PM lirik lagu “WE HAVE THIS HOPE” dalam bahasa Indonesia yg dikirim oleh para anggota dr sebuah gereja protestan yg cukup besar di JakSel.

Lirik Indonesia:

Kita punya satu pengharapan
Akan kedatangan Tuhan
Satu iman yang Yesus berikan
Iman kepada janjiNya

Waktunya telah tiba
Bila bangsa semua
Akan bangkit berseru
Halleluya Rajaku…!

Kita punya satu pengharapan
Akan kedatangan Yesus

Saya sendiri baru dengar, mungkin tidak ada di lingkungan saya larangan seperti ini.

Ada yang menarik jika diamati seperti yang saya bold merah.

Waktunya telah tiba

Waktu Tuhan Yesus datang belum tiba, jika disebutkan telah tiba tentu akan merancuhkan. Mungkin diusulkan kalau denominasi lain mau pakai gantilah dengan kalimat “Waktunya akan tiba” sehingga bisa cocok dengan doktrin mereka.

Tentang tuduhan lagu dari aliran sesat, saya rasa gereja-gereja di Indonesia tidak menempatkan Advent sebagai aliran sesat (cult). Tentang hal ini mohon di klarifikasi lagi, agar jangan ada anggapan yang salah yang berujung pada fitnah.

Well, thanks Krispus atas bold merah versi anda;
Terlebih jika selama ini udah ada lirik lagu ini dalam berbagai bahasa daerah, please share disini, dan sy pikir kita tidak berdosa kalau kita terjemahkan ke dalam bahasa spt Jawa, Minahasa, Sunda, Ambon, Batak, Toraja, dll, dll.

Tapi ujung2nya kembali ke masalah yg sama karena versi bahasa daerahnya sih juga sudah lama dinyanyikan…walau mentoknya cuma sebatas perkumpulan2 jemaat. Tapi kalau “WE HAVE THIS HOPE” dinyanyian di dalam gereja2 pd kebaktian resmi? Wah, rasanya berat juga untuk ngaku2 bilang “iya, pernah” :frowning: :cheesy:

“Waktunya telah tiba” kan dalam konteks pengharapan akan kedatangan Tuhan. Perhatikan bahwa “waktunya telah tiba” didahului oleh bait sbb:

Kita punya satu pengharapan
Akan kedatangan Tuhan
Satu iman yang Yesus berikan
Iman kepada janjiNya

Jadi, jika Tuhan sudah datang kedua kali maka tentu saja waktunya telah tiba, bahwa bangsa semua akan berseru “Haleluya Rajaku!”.


Tetapi lyric asli dalam bahasa Inggris tidak perlu penjelasan seperti di atas. Sebab aslinya waktu yang dimaksud diucapkan dalam future tense.

We have this hope that burns within our hearts,
Hope in the coming of the Lord.
We have this faith that Christ alone imparts,
Faith in the promise of His Word.
We believe the time is here,
When the nations far and near
Shall awake, and shout and sing
Hallelujah! Christ is King!
We have this hope that burns within our hearts,
Hope in the coming of the Lord.

We are united in Jesus Christ our Lord.
We are united in His love.
Love for the waiting people of the world,
People who need our Savior’s love.
Soon the heav’ns will open wide,
Christ will come to claim His bride,
All the universe will sing
Hallelujah! Christ is King!
We have this hope, this faith, and God’s great love,
We are united in Christ.

Jadi lagu ini sebenarnya sangat Alkitabiah.

GBU

Mohon di perhatikan bold biru

Jika di gereja anda cocok dipersilahkan, jika tidak silahkan di update, jika tidak cocok, dipersilahkan tidak dinyanyikan.

Gitu aja ribut?

Saya cuma sekedar meluruskan bahwa lirik asli lagu tersebut tidak ada tendensius dicocok-cocokkan.
Lagipula ajaran Adven yang berhubungan dengan itu sama dengan Kristen pada umumnya, jadi apa yang mau dicocok-cocokkan ? :rolleye0014:

GBU

Ada yg mau share dalam bahasa daerah? Daripada main kucing2an sama admnistrators gereja karena lagu ini memang dilarang, tapi lirik daerahnya di share buat keperluan family worship nggak keberatan 'toh?