Mengenai hidup

Bagi sesama kristiani, secara logika semua pernah bertanya2 mengenai tujuan hidup dan sesuatu yang dinamakan mati. Saya ingin bertanya tentang pengalaman saudara sekalian mengenai hal tersebut…

Tujuan hidup sudah ditetapkan sejak manusia masih dalam kandungan
Untuk mengetahuinya pribadi lepas pribadi harus bersekutu dengan Tuhan

Mati saya belum ngalamin nih :smiley:

Hidup utk Kristus
Galatia 2:19 Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus;
2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Mati > terpisah dari Allah > kematian kekal

Lebih tepat kalau dikatakan sbg: anugerah pengetahuan dari Allah untuk mengerti yang telah difirmankanNya ( yg tercatat di alkitab ), dan bukan pengalaman krn sangat jarang org yg telah mengalami mati fisik tp hidup lagi.
Dan dg senang hati mari kita berdiskusi unt lebih menerima berkat pengetahuan dr Allah, sebab Dia juga mengatakan: Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat (Why3:6).

Tentu Allah mempunyai maksud dan tujuan dalam menciptakan manusia, ini sangat penting unt dimengerti krn hikmat selanjutnya yg dibagikanNya berkaitan erat dg pertanyaan ini.
Dari FT berikut kita akan mengerti apa tujuan Allah menciptakan manusia.

Yes43:7 semua orang yang disebutkan dengan nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga Kujadikan!"

Ef1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya

Why5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
5:10 Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi.”

Jadi tujuan Allah menciptakan manusia adl unt kemuliaanNya ( agar mulut dan hati manusia mengatakan : “kemuliaan itu memang hanya untuk Allah saja” ).

Untuk mencapai tujuan tsb, haruslah manusia itu mengalami tahapan dr mati secara rohani(rohnya mati sejak dilahirkan dan fisiknyapun sedang menuju kpd kematian, kmdn diselamatkanNya dg anugerah).
Mengapa demikian?, karena bila semua manusia itu diciptakan secara simultan (bersamaan) dan dlm kead mulia ( segambar dan serupa dg Allah ) dan semua manusia itu tdk jatuh dalam dosa pemberontakan ( berarti tdk ada larangan makan buah ppbj, tdk ada penipu ular /iblis ), mk semua manusia itu akan hidup kekal di Eden tanpa pernah mati.
Bila manusia2 mulia itu ditanya : mengapa kalian semua ini bisa hidup kekal dan mulia (segambar dan serupa Allah )di Eden ?, mk mereka akan menjawab: Tentu karena memang kami adl makhluk mulia sejak dari penciptaan, disini terlihat jelas bhw tujuan penciptaan Allah tdk terpenuhi ( manusia tdk pernah bisa mengatakan " kemuliaan itu memang hanya untuk Allah saja ").

Apakah manusia seperti proses dimana kita berada ini memenuhi tujuan penciptaan Allah ? jawabnya adl Ya.
Krn manusia mati rohani ( termasuk kita sebelum dianugerahi hidup ), hanya bisa selamat/hidup bila dianugerahiNya dg kehidupan, dan apapun upaya/pekerjaan yg manusia lakukan (sebaik dan sesuci apapun itu ) tdk akan pernah bisa sampai kepada selamat ( Ef2:8) terbukti dg tdk ada satu manusiapun yg bisa memenuhi hk taurat dan kitab para nabi.
Bila manusia yg “menang” dr proses anugerah dr Allah itu ditanya : mengapa kalian bisa hidup mulia dikekekalan ini bersama sama dg Allah , tdk spt mereka yg dibuang ke api kekal ?, mrk pun akan menjawab : sebenarnya kami ini juga layak dibuang spt mereka semua, kalau sekarang kami ada di tempat ini semua itu hanya karena kemuliaanNya saja.
Jadi proses anugerah yg Allah kerjakan itu akan membawa kepada tercapainya tujuan penciptaanNya atas manusia (manusia mengalami proses lahir sbg mati rohani, dan fisiknya hancur dlm kematian dan dianugerahi hidup oleh Allah sendiri ).
Salam.