Mengenai hubungan tanpa status

Kalo sedang menjalin hubungan tanpa status, apakah suatu saat harus putus dan mencari pasangan hidup yang tetap dan berkomitmen untuk pernikahan?

kalau menurut saya, tuhan menginginkan manusia itu sempurna! Walaupun manusia sulit untuk sempurna.
pacaran, HTS, kalau disalah gunakan itu menurut saya adalah media yang sangat disukai iblis.
kenapa begitu??
Karena Pacaran atau HTS itu , didalamnya kita sulit untuk mengontrol diri, Kenapa? ya karena diri sendiri aja belum tentu sepanjang hari atau jam kita bisa kontrol, apa lagi harus menginginkan orang lain seperti yang kita inginkan. Setau saya Iblis berbicara setiap menit didalam hati…!!
Dan…terkaadang iblis menggunakan firman tuhan untuk dapat mencobai.

Ini versi saya. :cheesy:

Saya sudah berhubungan tanpa status dengan seorang cowok selama 4 tahun ketika ketemu di gereja sebelum ibadah dewasa muda, karena dia melihat saya sendirian saja tanpa teman. Kami berdua mempunyai latar belakang yang sama, yaitu sama2 pasien psikiater hanya dia obatnya lebih besar dan banyak dan penyakitnya jauh lebih parah. Itulah yang membuat kami merasa berat hati untuk berpisah begitu saja, kecuali sama-sama sudah sembuh total. Dia punya latar belakang keluarga dari agama Budha, masuk Kristen dan dibaptis selam karena diajak pacarnya tapi surat baptisnya gak diambil. Setelah dia kecelakaan dan gegar otak maka pacarnya meninggalkannya, padahal sudah dipersiapkan nikah. Sejak itu dia langganan psikiater sampai sekarang ini.

Sedangkan saya sejak kecil divonis kelainan tingkah laku dan pernah ke psikiater, tapi karena teler obatnya dihentikan. Terus waktu SMP depresi karena gak naik kelas dan sering di-bully teman2 sehingga ke psikiater lagi, tapi efek samping obatnya bikin badan gemuk gak berbentuk dan keluar gurat-gurat halus pada kaki bernama strie. Akhirnya obatnya dihentikan. Waktu SMA semakin banyak teman yang bully saya, akhirnya saya gak kuat lagi dan melampiaskan kemarahan di depan kelas, akhirnya pindah sekolah. Saya minum obat dari psikiater lagi, tapi efek sampingnya membuat kepala jadi tegang, otot kaku, wajah seperti topeng, tremor, dan tambah gelisah akhirnya saya jadi histeris lalu masuk klinik psikiatri selama 10 hari. Walaupun lepas obat tapi efek samping tetap terasa dan selama 15 tahun gak pernah ke psikiater lagi sampai tahun 2008. Tahun 2008 ke psikiater lagi karena masalah patah hati yang berkepanjangan dan kerja yang belum mapan2 juga walaupun saya bergelar magister. Sekarang sudah diberi obat yang tepat tinggal tunggu proses pemulihan saja.

Sedangkan komunikasi dengan sesama rekan gereja kurang karena malu dengan latar belakang seperti ini, takut kalo tidak dapat jodoh yang mau terima apa adanya. Jadi asal ada yang mau berteman dan ajak jalan2 saya mau saja walaupun hubungan tanpa status sampai sekarang ini. Sebetulnya ada lagi orang yang mau kenal, tapi saya masih belum yakin apakah ada yang benar2 bisa terima apa adanya atau tidak.

Sekarang ini selain ke psikiater yang juga melayani Tuhan di gereja yang sama, saya juga lagi dilayani pemulihan oleh hamba Tuhan yang punya karunia pelepasan, pemulihan dan konseling/pengarahan. Sedangkan teman cowokku itu ke psikiater Katolik biasa dan masih belum mau dilayani khusus pemulihan hamba Tuhan karena pernah kecewa dengan hamba Tuhan yang dia pikir tambah memojokkan dia.

Dia sebetulnya kejar2 cewek tapi karena cewek gak ada yang mau sama dia maka dia dekati saya, dia sudah tahu riwayat hidupku, jadi gak mau lepas walaupun tanpa status. Dulu dia pernah kerja di pabrik sepupunya dan sudah lumayan mapan, tapi sejak kecelakaan dia gak kerja lagi sampai sekarang dan sebetulnya ortu gak setuju saya jalan terus sama dia karena dia gak kerja tapi dia gak peduli. Dia dekati saya karena dia merasa teman2 gereja gak ada yang mau berteman dan peduli dengannya dan saya juga sama2 jarang punya teman dekat yang bisa ajak jalan2.

Sebelum saya ke psikiater tahun 2008 hidupku boleh dibilang benar2 rusak, karena patah hati berkepanjangan dengan cowok maka saya lari ke dunia internet dan asal kenal dengan sembarang orang sampai rela ditiduri. Setelah kembali ke gereja lagi saya juga jarang punya teman dekat sehingga begitu ada teman cowok yang mau ajak jalan2 saya mau walaupun hubungan tanpa status.

Apakah kamu mengasihi tuhan yesus? (ini tidak langsung dengan apa kamu alami)
Sebelumnya, saya juga ingin mengakui jikalau firman tuhan memang ada yang dengan mudah dapat kita mengeti maksutnya, namun terkadang kita seperti orang yang mendirikan rumah diatas pasir, atau juga kita seperti benih yang jatuh di pinggir jalan.

Tuhan melihat hidup yang sekarang ?
apakah ada suara dihatimu yang mengatakan tuhan berat mengampuni masalaluMU?
atau ada yang mengatakan kamu suda berdosa dan tidak akan perna untuk tidak berbuat dosa?
dan apakah itu seakan" membuatmu berat hati dihadapan tuhan?

sebagian manusia perna hidup didalam menuruti kehendak iblis(kehendak pribadi) dan tidak memikirkan apa yang dikehendaki tuhan dalam hidupnya, dan itu ada yang disadari dan yang tidak disadari, dalam kasus ini iblis tidak padang bulu, baik manusia itu seorang prof, ir, atau bahkan pendeta.

hidup menurut pimpinan roh kudus, bukan berarti manusia hidup masa bodo karena hidupnya diarahkan oleh tuhan, ada ungkapan yang mudah dimengerti tapi serasa sulit untuk dilakukan karena mudahnya menanggapi itu.

carilah, bukan berarti tuhan memaksakan kita untuk mencari, tapi disisi lain jika kita ingin tuhan mengerti maka ini berubah fungsi menjadi kewajiban.

kamu harus percaya kepada tuhan yesus, ini kedengaran mudah, tapi yang jadi pertanyaan! Seberapa besar kepercayaan orang yang mengatakan itu?(sebelum datang pencobaan dan sesudah pencobaan).

jika saya renungi, tidak bisa menganggap rendah pencobaan tapi tidak sekali kali menganggap pencobaan itu lebih tinggi dari kasih tuhan yang dapat mengerti yang apa yang kita butuhkan.

ini seperti melihat balok dimata sodara kita!.

Serius memandang penderitaan kristus yang diberikan untuk menanggung kita, terkadang sesuatu yang dekat dengan kita adalah sumber kejahatan, namun karena itu terasa dekat sehingga tidak mudah untuk meninggalkan(pandang penderitaan kristus yang jau lebih menderita). jadi jika orang merasa berat meninggalkan sesuatu maka ketahuilah kristus terlebih dahulu dan terlebih menderita dari pada sesuatu yang km akan tinggalkan.

Aku berdoa, jika tuhan memnghendaki doaku hari ini, aku akan berlaku yang sama untuk anda.

Kenapa ga diupdate saja statusnya? Kalo sama-sama kristen, ga ada salahnya kan?