Mengenai ketaatan

Dear All,

Guys, gw mengalami kesulitan mencerna mengenai apa arti ketaatan kepada Kehendak Tuhan. Gw pengen tau, seberapa niat nya kita, orang2 kristen dari C Generation menanggapi dan merespon apa yang seharusnya disuruh oleh Tuhan.

Gw kasih contoh. misalnya, Tuhan punya satu project di salah satu daerah dan salah satu dari anaknya disuruh ke daerah itu utk menyelesaikan project itu. Sama seperti Yunus disuruh Tuhan ke Niniwe utk melakukan apa yang Tuhan perintahkan.

kenapa gw pengen tau reaksi dari teman2? karena gw sering banget mengalami kalau ketaatan itu adalah hal langka di dunia lately. apakah gw salah? mudah-mudahan gw salah. :ashamed0002:

maap mas…
kalo boleh tahu…
yang nyuruh TUHAN LANGSUNG atau ada manusia lain yang MENGAKU disuruh / dipakai Tuhan?

Gimana kalo DUA-DUA nya?

oo…

bagaimana sih caranya mas black memverifikasi bahwa itu BENERAN DISURUH oleh TUHAN?

gimana ya?

justru itu pertanyaan saya.

mmm…

kalo saya mas…

sebelum bisa memverifikasi-nya…
saya tidak akan terburu-buru meng-amin-i kalau dikatakan bahwa itu PERINTAH TUHAN atau DISURUH TUHAN atau yang gitu-gitu lah…

dan saya pribadi sih…
lebih RESPEK dan lebih HORMAT kepada orang yang MAMPU JUJUR untuk BERTERUS TERANG dan BERANI MENGAKUI bahwa itu adalah INSTRUKSI dari DIRINYA SENDIRI, dan tentu merupakan TANGGUNG JAWAB-nya juga…

daripada…
Memberi Instruksi orang lain, tapi ENGGA BERANI MENGAKUI dan MALAH PINJAM NAMA TUHAN…
lah kan bahaya… kalau ada apa-apa dengan yg di beri instruksi… nanti bisa LEPAS TANGGUNG JAWAB lho…
tinggal ngomong: wah… itu bukan saya kok yg memerintahkan, tapi TUHAN kok…

waduh…
sereeemm mas…
ENGGA TANGGUNG JAWAB gitu ah…

sehubungan dgn judul topik mas tentang “ketaatan” itu…
mas juga JANGAN BURU-BURU mengamini bahwa HARUS TAAT dengan perintah itu…
kan BELUM TENTU yang memerintahkan itu TUHAN SENDIRI kan?

Jadi jangan langsung buru-buru percaya juga kalau dibilang: Lho… kamu berani tidak taat pada Tuhan ya?
tunggu dulu…
tidak taat pada TUHAN BENERAN engga nih??
jangan-jangan maksudnya: elo engga mau taat perintah gue ya?

nah lho…

demikian imho bro…

Thanks.

Secara pribadi, gw selalu menganggap apapun yg gw rasakan dan liat di dpn mata gw adalah sesuatu yg Tuhan ijinkan utk gw alami. Jika hati gw tergerak utk melakukan apa kata hati gw dan gw yakini itu adalah dari Tuhan, somehow pasti berhasil. Misalnya cerita yunus itu. Yunus memilih utk mengabaikan apa yg Tuhan perintahkan. Gw percaya kalo yunus bisa mendengarkan Tuhan secara audible. Dan lihat apa akibat dari sikap mengabaikan yunus itu. Ya kita semua taulah akhir dari cerita yunus seperti apa. Apakah harus dipaksa dulu oleh Tuhan sedemikian rupa baru kita akan tunduk dan taat? Gw yakin gak. Kita manusia memiliki Roh Kudus yg kita imani ada di dalam kita. Jika kita tau apa yg kita dapat itu adalah keinginan Tuhan, lwt Roh Kudus yg senantiasa mengingatkan kita, kenapa kita harus melawan?

Itu pemikiran gw mengenai ketaatan.

Generasi X menanggapi itu dengan sikap tarik ulur yg bisa membuat Tuhan murkah, namun begitu mereka mengenal dan mengalami murka Tuhan tersebut, mereka akhirnya memilih utk taat. Namun generasi C yg sebenarnya lebih mempercayai logika dibandingkan hal supernatural yg mungkin pernah mereka alami, benar benar membuat gw bingung.

Yang cadangdata sampaikan adalah sikap generasi C yang sedang gw hadapi saat ini. Kenapa? Is it too hard to follow your heart, C Gen? Apa kabar dengan roh kudus yang kita imani selama ini?

Dosa hadir di Dunia karena KETIDAKTAATAN dari manusia pertama. Ketaatan adalah Keutamaan. TUHAN sendiri mengajharkan kita untuk taat. kepada TUHAN dengan taat mendengarkan pengajaran para rasul dan penerusnya:

Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku. " Luk 10:16

Tentang ketaatan silahkan baca topik saya tentang: YESUS DAN MARIA BERBICARA TTG KETIDAKTAATAN HAWA

LINK: YESUS DAN MARIA BERBICARA TTG KETIDAKTAATAN HAWA - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com

Masbro, untuk kesekian kalinya komen ente bikin ane ngakak sampe hampir kena jitak nyokap. Thanks.

kangmas…
saya turut gembira karena dapat sedikit menghibur hati kita semua…

tapi sesungguhnya…
saya belajar banyak stand up comedy dari para senior-senior di forum kita ini
yang jago Bikin Materi Lelucon dari Ayat Alkitab,
yg jago memperkosa alkitab direndahkan jadi textbook astronomi, catatan sipil & kependudukan, textbook sejarah, ensiklopedia, jurnal antropologi, dll…
terus PURA-PURA menyamar jadi Tuhan sambil seolah-olah mengucapkan ayat itu…
terus ngotot pula…

terus terang…
saya belum mampu menyamai level kelucuan teman-teman kita ini…
mohon dimaafkan keterbatasan saya ini…

ehehehehehe…

Hai Masbro,
Kl boleh tau, apa pengalaman nyata dari Masbro yg mbuat bisa bpendapat dmikian?

Menyinggung masalah ini, di berbagai tempat kerja yang mayoritas karyawannya Kristiani saya sering mendengar orang-orangnya bilang begini : “semalam Roh Kudus berbicara kepada saya bahwa kita hari ini harus…”, “Roh Kudus memberitahu saya melalui mimpi bahwa anda…”
Asli saya agak skeptis dengan orang2 yang semacam ini, krn seringkali nggak pas kata2 mereka dengan kenyataan atau hasilnya dari “kata Roh Kudus” tadi.
Sampai2 saya iri awalnya, sejak lahir sampai sekarang pengalaman rohani (itupun nggak yakin kalau Roh Kudus yang bicara) saya bisa dihitung dengan jari, lha mereka bisa tiap minggu dibisikin Roh Kudus

memang sering ketuker dgn roh Wedhus kok mas…
ehehe…

itu juga salah satu contoh yg terpampang nyata cetar membahana tentang manifestasi KEPENGECUTAN SPIRITUAL…
padahal mah… mengambil keputusan sendiri…
karena Pengecut, malah ngumpet dibelakang kodok & mencomot nama Tuhan dengan Tidak Hormat,
seolah-olah dibisikin roh Kudus… padahal Roh Wedhus…

ehehe…

Salam sejahtera,

Mari kita perhatikan Lukas 5:1-11. Pada nats itu sebenarnya siapa yang seharusnya lebih tahu cara menangkap ikan?? Apakah Petrus si penjala ikan ataukah Yesus anak seorang tukang kayu (dalam situasi saat itu)??
Makna ketaatan adalah tinggalkan akal logika dan dengar Firman Tuhan.

Dalam case mengenai project, saya berpendapat libatkan Tuhan dalam perencanaan. Bahkan kalau perlu minta tanda seperti Gideon supaya memperjelas kehendak Tuhan.

Semoga dapat membantu.

Tuhan Yesus memberkati