Mengenal Alkitab dan alkitab

KITAB SUCI FIRMAN ALLAH ATAU AJARAN MANUSIA?

Memang SSY menjadikan Kitab Suci (NW/TDB) menjadi buku utama (lihat a.l. terbitan SSY, ‘ALKITAB, Firman dari Allah atau dari Manusia?’, 1990), namun kita akan melihat bahwa sebenarnya yang dimaksudkan dengan ‘Kitab Suci’ (NW/TDB) itu pada hakekatnya bukanlah terjemahan dari naskah asli seperti yang dimiliki gereja Kristen namun sarat mengandung ajaran Watchtower dan ‘Studies in the Sciptures’ karya Russel dan Rutherford yang sudah dikemas dalam referensi maupun apendiks Kitab Suci tersebut di samping otoritas buku-buku pengajaran yang mereka terbitkan, bahkan lebih dari itu teks Alkitab itu sendiri sudah mengalami isi pengajaran/doktrin SSY.

Dari sumber SSY sendiri kita dapat melihat beberapa fakta seperti berikut (lihat buku terbitan SSY berjudul ‘Segenap Alkitab Diilhamkan Allah dan Bermanfaat’, 1991 yang diterbitkan oleh Watch-tower Bible & Tract Society, organ penerbitan resmi SSY).

“Pada mulanya Alkitab dibeli dari lembaga-lembaga Alkitab lainnya untuk disiarkan lagi oleh Saksi-Saksi Yehuwa … King James Version digunakan sebagai salinan dasar bagi pengajaran Alkitab mereka” (Segenap, h.321)
Dari kutipan ini kita mengerti bahwa memang pada awalnya SSY menggunakan Alkitab Kristen yang umum, namun perkembangan pemikiran dan keyakinan pendirinya yaitu Charles Taze Russel, menyebabkan banyak bagian Alkitab Kristen tidak dipercaya.
“Saksi-Saksi Yehuwa mengakui bahwa mereka berhutang budi kepada semua terjemahan Alkitab yang begitu banyak yang telah mereka gunakan dalam mempelajari kebenaran dari Firman Allah. Namun, semua terjemahan ini, bahkan yang paling akhir, mempunyai kekurangan-kekurangan. Ada ungkapan-ungkapan yang tidak konsisten atau tidak memuaskan, yang dicemari dengan tradisi-tradisi sekte atau filsafat-filsafat dunia dan karena itu tidak selaras benar dengan kebenaran-kebenaran suci yang telah Yehuwa catat dalam firman-Nya.” (Segenap, h.324)
Keragu-raguan atas Alkitab berdasar percaya diri yang berlebihan ini menyebabkan SSY merasa perlu untuk membuat sistem referensi dan apendiks yang berisi pengajaran yang telah dikembangkan, jadi Alkitab sekalipun merupakan terjemahan Kristen namun sudah dilengkapi dengan referensid an apendiks berisi pengajaran sebagai penuntun penyelidikan Alkitab. Buku pengarahan terutama diambil dari tulisan Russel berjudul ‘Studies in the Scripture’ (6 jilid, jilid ke-7 dilanjuutkan penerusnya, Rutherford). Pentingnya buku ini dapat dilihat dari berita majalah resmi Watchtower sebagai berikut:
“Orang yang hanya membaca kitab-kitab ‘Penyelidikan Alkitab’ dan tidak membaca satu halaman pun dari Alkitab sendiri akan tetap hidup dalam Terang selama 2 tahun, tetapi orang yang membaca kitab-kitab ‘Penyelidikan Alkitab’ selama 10 tahun dan mengira bahwa ia sekarang dapat membaca Alkitab tanpa buku ‘Penyelidikan Alkitab’, akan hidup dalam kegelapan sesudah 2 tahun.” (Watchtower, 15 September 1910).
Pergeseran otoritas Alkitab kepada otoritas tulisan manusia telah terjadi dan kemudian terjadi pergeseran lebih lanjut.

“Pada tahun 1907 Lembaga Menara Pengawal menerbitkan Alkitab “Edisi Siswa-Siswa Alkitab.” Buku ini berisi Alkitab King James Version dengan cetakan yang jelas dan memuat catatan pinggir yang baik sekali, serta apendiks berharga yang disusun oleh Saksi-Saksi Yehuwa. Apendiks itu, yang kemudian diperluas menjadi lebih dari 550 halaman, disebut “Pedoman Guru Alkitab Berea,” dan juga diterbitkan dalam bentuk buku yang terpisah. Ini berisi ke-terangan singkat mengenai banyak ayat Alkitab, dengan menunjuk kepada majalah Watchtower dan buku-buku pelajaran dari Lembaga, dan ringkasan topik-topik yang bersifat doktrin dengan ayat-ayat kunci untuk memudahkan penyampaiannya kepada orang lain.” (Segenap, h.323).
Keragu-raguan itu kemudian berkembang dengan berpaling kepada bentuk penerjemahan ‘kata-per-kata’ (linear) yaitu menerjemahkan setiap kata bahasa asli Alkitab dengan bahasa Inggeris di bawahnya, kemudian menyatukan terjemahan kata-per-kata itu hing-ga merupakan kalimat baru yang disesuaikan dengan pengajaran/ doktrin yang dikembangkan oleh para petinggi SSY.
HOLMAR LINEAR DAN THE EMPHATIC DIAGLOTT

Proses dimulainya pergeseran lebih lanjut dari terjemahan Alkitab Kristen adalah sebagai berikut:
“Pada tahun 1901 pengaturan dibuat untuk mencetak secara khusus Holmar Linear Bible, yang memuat catatan pinggir yang merupakan penjelasan dari publikasi-publikasi Lembaga Menara Pengawal dari tahun 1895 sampai tahun 1901. … Pada tahun 1902 Lembaga Menara Pengawal menjadi pemilik hak cipta, penerbit tunggal, dan penyalur The Emphatic Diaglott. … pada bulan Desember 1926, Alkitab The Emphatic Diaglott menjadi terjemahan Alkitab pertama yang dicetak oleh mesin cetak Lembaga sendiri di Brooklyn, New York.” (Segenap, h.323)
The Emphatic Diaglott adalah karya Benyamin Wilson tokoh Christadelphian yang mempercayai ajaran yang kemudian mempengaruhi keyakinan Charles Taze Russel. Christadelphian dirintis John Thomas dari Inggeris yang berimigrasi ke Amerika pada tahun 1832. Aliran Christadelphian:
“tidak mengakui ajaran Tritunggal, yang ada hanya satu Allah saja. Yesus dipercaya bukan sebagai Anak Allah, tetapi sebagai manifestasi Roh Allah dalam diri manusia. Kristus baru ada setelah Yesus lahir, dan Yesus tidak dipercaya sebagai Tuhan. Roh Kudus hanya dipercaya sebagai alat kuasa yang keluar dari Allah Bapa. Iblis tidak berpribadi; ia hanya dianggap sebagai personifikasi dosa kedagingan. Kematian Yesus hanya merupakan ekspresi kasih Allah yang perlu dalam penebusan dosa; penebusan Yesus untuk menebus dosa manusia tidak dipercaya.” (lihat Dictionary of the Christian Church dibawah kata ‘Christadelphian).
Pergeseran dari terjemahan Alkitab yang tidak mengikuti kaidah bahasa terjadi dengan diterimanya terjemahan kata-per-kata Holmar Linear Bible dan The Emphatic Diaglott, maka langkah menuju Alkitab SSY yang memasukkan ajaran mereka sudah terbuka dan siap berkembang lebih lanjut.
THE NEW WORLD TRANSLATION

Setelah bergeser dari terjemahan tradisional atas Alkitab Kristen dilengkapi buku Penyelidikan Alkitab yang kemudian ajaran-ajarannya dimasukkan sebagai bagian teks, referensi dan apendiks, maka lengkaplah persiapan untuk membuat suatu versi Alkitab SSY yang mencakup semua usaha-usaha pergeseran yang telah dilakukan dengan diterbitkannya Kitab Suci ‘The New World Translation of the Holy Scriptures’ (NW).
“Pada … 1950 … Saksi-Saksi Yehuwa dengan sukacita menyambut diperkenalkannya New World Translation of the Christian Greek Scriptures. … Panitia itu kemudian mulai melaksanakan pekerjaan besar yaitu menerjemahkan Kitab-Kitab Ibrani. Terjemahan ini muncul dalam lima jilid tambahan, diedarkan berurutan dari tahun 1953-1960. … Suatu sistem referensi yang berantai juga terdapat di dalamnya. Rantai kata-kata doktrin yang penting ini dirancang untuk mengarahkan siswa kepada serangkaian ayat kunci mengenai pokok-pokok ini. … Dalam musim panas tahun 1961 … New World Translation of the Holy Scripture yang lengkap dalam satu jilid ringkas diperkenalkan untuk di-siarkan.” (Segenap, h.324-325).

The New World Translation of the Holy Scriptures yang lengkap (PL+PB) diterbitkan tahun 1961 adalah revisi pertama dari edisi sebelumnya dan setelah direvisi keduakali pada tahun 1970, direvisi kembali pada tahun 1971, dan akhirnya direvisi secara menyeluruh menjadi edisi yang diterbitkan pada tahun 1984.
“Edisi yang baru ini bukan sekedar perhatian dari hasil terjemahan yang telah direvisi sebelumnya, tetapi telah diperluas sehingga mencakup penyesuaian dan revisi menyeluruh terhadap referensi pinggir (silang) yang sebelumnya telah disajikan dalam bahasa Inggeris pada tahun 1950 sampai 1960.” (KS-TDB,1999,h.5)
Dari sejarah ini kita melihat bahwa memang semula SSY menggunakan Alkitab Kristen (versi KJV) sebagai yang utama (dengan Yoh.1:1 menyebut ‘The Word was God’), namun perkembangan keyakinan C.T. Russel yang dituliskan dalam ‘Studies in the Scriptures’ (Penyelidikan Alkitab) kemudian menjadi dasar yang utama sehingga dijadikan tambahan-tambahan yang dimasukkan ke dalam Alkitab dalam teks, catatan-catatan pinggir dan apendiks. Ini kemudian berujung dengan diterbitkan Kitab Suci versi SSY yang sudah mengandung ajaran SSY dengan referensi dan apendiks (dengan Yoh.1:1 menyebut ‘The Word was a god’). Dalam edisi 1984 NW, ada lebih dari 125.000 referensi silang.
Kitab PB Terjemahan Dunia Baru dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dari ‘The New World Translation of Christian Greek Scriptures’ yaitu terjemahan bahasa Inggeris yang sudah diolah dan mengandung ajaran SSY. Terjemahan ini disebut ‘Kitab-Kitab Yunani Kristen Terjemahan Dunia Baru’ terbit tahun 1994. Versi lengkap NW (PL+PB) dalam bahasa Inggeris The New World Translation of the Holy Scriptures (1984) diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan pada tahun 1999 dengan nama Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru (KS-TDB). Jadi tidak langsung diterjemahkan dari naskah dalam bahasa aslinya seperti yang terjadi dalam terjemahan Alkitab Kristen ke dalam semua bahasa.
EXEGESE ATAU EISEGESE?

Jadi, semula SY menggali ajaran langsung dari Alkitab (exegese) namun perkembangan pemikiran tokoh-tokohnya (Studies in the Scripture, majalah Watch-tower dll.) kemudian menolak banyak ajaran Alkitab dan setelah mendapat pembenaran dari terjemahan kata-per-kata (Holmar Linear, dan Emphatic Diaglott yang digunakan aliran Christadelphian, menerbitkan ajaran sendiri yang dimasukkan dalam catatan pinggir dan appendiks. Proses berlanjut dan kemudian ajaran-ajaran itu dimasukkan juga ke dalam proses terjemahan teks Alkitab (eisegese).

Jadi, Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru bukan lagi merupakan terjemahan melainkan merupakan penafsiran (paraphrase) yang mengacu pada dasar pengajaran/doktrin SSY, bahkan setiap pembaca dituntun sedemikian rupa untuk mengerti Alkitab TDB (NW) ini melalui suatu ‘sistem referensi’ dan ‘appendiks’ yang mengajarkan doktrin SY di samping terbitan Watchtower lainnya yang menjadi buku pegangan.
Maka dapatlah dimengerti hasilnya adalah a.l. ayat-ayat seperti Yohanes 1:1 (Firman adalah ‘suatu’ allah), ‘Tuhan’ yang bila dikaitkan dengan Yesus dalam kemanusiaanya diterjemahkan ‘Tuan’, dan ungkapan banyak doktrin SY sendiri terutama untuk menyangkal ke’Allah’an Yesus, sesuatu yang selalu dikritik SY telah terjadi dalam proses penerjemahan Alkitab Kristen.

Istilah Kurios sekalipun bisa berarti ‘Tuan/tuan’ namun dalam pengertian bahasa Yunani yang mengacu pada Septuaginta artinya pada umumnya adalah ‘Tuhan’, karena itu cara KS-TDB versi SSY yang menerjemahkan secara pukul rata semua kata Kurios yang berkaitan dengan Yesus sebagai ‘Tuan/tuan’ adalah usaha memaksakan ajaran SSY dalam proses penerjemahan.

Sebagai contoh ucapan Thomas: “Tuhanku (kurios) dan Allahku (theos)” (Yoh.20:28, LAI-TB) diterjemahkan menjadi “Tuanku dan Allahku” (KS-TDB), padahal ucapan itu merupakan rumus iman yang mengacu pada ayat yang berbunyi: “Allahku (elohim) dan Tuhanku (adonai) … ya TUHAN (yahweh) Allahku (elohim)” (Maz.35:23-24, LAI-TB) yang berarti sebutan Tuhan yang ditujukan kepada Yahweh. Ini oleh SSY diterjemahkan “Allahku, Yehuwa … Yehuwa, Allahku” (KS-TDB).

Contoh ini menunjukkan dengan jelas bahwa ‘kurios’ (dalam PB) yang ditujukan Yesus dalam konteks kitab Mazmur ditujukan kepada Yahweh, namun selalu diterjemahkan oleh SSY menjadi Tuan/tuan, dan kalau itu dianggap ditujukan kepada Yahweh (PL) diterjemahkan ‘Yehuwa’ sekalipun bahasa aslinya menyebut ‘Tuhan’ (adonai) bukan nama diri ‘Yehuwa.’

Contoh lain adalah seruan Stefanus yang ditujukan kepada Tuhan Yesus yang dilihatnya di sorga yang berbunyi: “Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku … Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” (Kis.7:59-60, LAI-TB). Ini diterjemahkan oleh SSY sebagai: “Tuan Yesus, terimalah rohku … Yehuwa, jangan perhitungkan dosa ini atas mereka.” (KS-YDB)

Ayat ini jelas menunjukkan bahwa kedua istilah ‘Kurios’ yang diucapkan oleh Stefanus itu ditujukan kepada Yesus sebagai ‘Tuhan’, namun oleh SSY, ayat pertama dianggap ditujukan kepada Yesus jadi diterjemahkan ‘Tuan’, sedangkan ayat kedua dianggap ditujukan kepada Yehuwa sehingga diterjemahkan dengan Yehuwa. Dua kesalahan terjadi di sini, yaitu bahwa sebutan ‘Tuhan’ yang ditujukan kepada Yesus pada ayat kedua dianggap ditujukan kepada Yehuwa dan istilah sebutan ‘Tuhan’ diganti dengan nama diri ‘Yehuwa.’ Dalam pengertian Alkitab, tidak seorangpun pernah melihat ‘Allah Bapa’ dan ungkapan ‘duduk di sebelah Allah Bapa’ jangan diartikan seakan-akan Yesus duduk berdua dengan Allah Bapa di sebelah kiriNya dan seseorang bisa berbicara kepada keduanya dengan menggunakan nama yang sama, melainkan suatu ungkapan lambang mengenai tempat yang terhormat.

Kedua contoh itu menunjukkan bahwa sekalipun SSY menjadikan Kitab Suci (TDB/NW) sebagai yang utama, Kitab Suci itu dalam kenyataannya adalah pelajaran doktrin SSY yang banyak isinya sudah direkayasa sedemikian rupa dan disesuaikan pengajaran SSY sehingga isinya menjadi berbeda dengan naskah aslinya yang digunakan sebagai dasar penerjemahan Alkitab Kristen.

KITAB SUCI TDB TIDAK SAMA DENGAN ALKITAB KRISTEN

Bila kita berjumpa dengan SSY, sebagai jalan pembuka, mereka biasa mengatakan bahwa Alkitab Kristen (LAI) sama dengan Alkitab SSY (NW/TDB), kecuali 7000 kata ‘Yehuwa’ yang telah dipulihkan sesuai naskah aslinya dalam bahasa asli Alkitab. Dari pembahasan di tas kita melihat bahwa Alkitab Kristen (LAI) tidak sama dengan Alkitab SSY (TDB/NW). Yang pertama (LAI) berusaha mencari terjemahan teks bahasa asli yang paling tepat, dan Alkitab terbuka untuk dipelajari oleh setiap umat Kristen secara langsung (exegese). Yang kedua sudah mengandung ‘doktrin’ SSY, baik melalui sistem terjemahan kata-per-kata maupun melalui sistem referensi dan apendiks (eisegese).
Beberapa contoh nyata kenyataan adanya proses ‘eisegese’ (memasukkan pengajaran dalam proses penerjemahan) dapat dilihat pada fakta-fakta berikut:

(1) Penggunaan nama Yehuwa (bhs. Ibrani) ke dalam Perjanjian Baru yang naskah aslinya dalam bahasa Yunani;

(2) Terjemahan Yoh.1:1 mengeai perubahan ‘Firman itu adalah Allah’ menjadi ‘Firman itu adalah suatu Allah’ yang tidak sesuai kaidah bahasa;

(3) Pengubahan terjemahan ‘Tuhan’ sebagai sebutan untuk Yesus dengan istilah ‘Tuan’ yang lebih lemah;

(4) Banyak contoh ayat yang telah diubah maknanya melalui terjemahan kata-per-kata;

(5) Terjemahan Dunia Baru bahasa Indonesia bukan terjemahan naskah asli bahasa Ibrani & Yunani, tapi terjemahan dari bahasa Inggeris NW.

Berbeda dengan Kitab Suci SSY yang diatur oleh kantor pusat di Brooklyn, New York, Alkitab Kristen terus terbuka terhadap penerjemahan teks bahasa asli yang paling tepat dan umat didorong membaca dan menggali sendiri pengertian ajaran langsung dari Alkitab itu. Teks Terjemahan Baru dari Lembaga Alkitab Indonesia (LAI-TB) diterima oleh Konperensi Waligereja Indonesia (Katolik), demikian juga aliran Baptis, Advent, Pentakosta, Kristen Protestan, semua menggunakan Alkitab yang sama. Adanya ayat-ayat pada catatan-kaki dalam Alkitab LAI bukanlah referensi untuk mengarahkan kepada ajaran tertentu, tetapi hanya menunjukkan adanya ayat-ayat paralel di bagian lain.
Perlu disadari bahwa Lembaga Alkitab Indonesia adalah anggota Lembaga Alkitab Sedunia yang memiliki ahli-ahli teologia, bahasa, antropologi dll. yang menjadi anggota tim penerjemah. Mereka diutus oleh banyak aliran gereja Kristen. Sekalipun demikian, setiap Lembaga Alkitab Nasional dalam menerjemahkan Alkitab ke bahasa setempat menggunakan naskah asli bahasa Ibrani (PL) dan Yunani (PB). Karena itu adalah tidak pantas kalau penerjemahan yang dilakukan kelompok sekte yang otoriter yang faktanya bukan terjemahan sesuai kaidah bahasa dijadikan pengukur kebenaran terjemahan yang mengacu pada naskah aslinya.

Perbedaan nyata pada Alkitab KJV dan NWT

Yoh 1:1
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

NWT
Pada mulanya Firman itu ada, dan Firman itu bersama Allah, dan Firman itu adalah suatu Allah

Luk 23:43
Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

NWT
Dan dia mengatakan kepadanya. “Dengan sungguh-sungguh aku mengatkan kepadamu hari ini. Engakau akan bersamaku di Firdaus.”

Mt 9:13
for I am not come to call the righteous, but sinners to repentance.

NWT
For I came to call, not righteous people, but sinners.

Mt 18:11
For the Son of man is come to save that which was lost.

NWT
OMITTED

Mt 19:17
Why callest thou me good?

NWT
“Why do you ask me about what is good?”

Mt 25:13
Ye know neither the day nor the hour wherein the Son of man cometh.

NWT
You know neither the day nor the hour,

Mk 10:24
.how hard it is for them that trust in riches to enter into the kingdom of God!

NWT
.how difficult a thing it is to enter into the kingdom of God!

Lk 2:33
And Joseph and his mother,

NWT
its father and mother.

Lk 4:4
Man shall not live by bread alone, but by every word of God.

NWT
Man must not live by bread alone.

Lh 4:8
Get thee behind me, Satan.

NWT
OMITTED

Jn 6:47
He that believeth on me hath everlasting life.

NWT
He that believes has everlasting life.

Jn 8:9
And when they heard it, being convicted by their own conscience, went out.

NWT
OMITTED

Jn 9:4
I must work the works of him that sent me.

NWT
We must work the works of him that sent me.

Jn 10:30
I and my Father are one

NWT
I and the Father are one.

Ac 2:30
that of the fruit of his loins, according to the flesh, he would raise up Christ to sit on his throne;

NWT
.he would seat one from the fruitage of his loins upon his throne.

Ac 8:37
If thou believest with all thine heart, thou mayest. And he answered and said, I believe that Jesus Christ is the Son of God.

NWT
OMITTED

Ac 23:9
Let us not fight against God.

NWT
OMITTED

Rom 13:9
Thou shalt not bear false witness.

NWT
OMITTED

Co 1:14
In whom we have redemption through his blood, even the forgiveness of sins.

NWT
By means of whom we have our release by ransom, the forgiveness of our sins.

1Ti 3:16
God was manifest in the flesh.

NWT
He was made manifest in the flesh.

1Ti 6:5
Perverse disputings of men of corrupt minds, and destitute of the truth, supposing that gain is godliness: from such withdraw thyself.

NWT
“from such withdraw thyself” is omitted

1Pe 1:22
Ye have purified your souls in obeying the truth through the Spirit.

NWT
Now that you have purified your souls by your obedience to the truth.

1Jo 4:3
And every spirit that confesseth not that Jesus Christ is come in the flesh is not of God.

NWT
But every inspired expression that does not confess Jesus does not originate with God.

Re 5:14
Four and twenty elders fell down and worshipped him that liveth for ever and ever.

NWT
.the elders fell down and worshipped.

Re 20:9
Fire came down from God out of heaven.

NWT
Fire came down out of heaven.

Re 21:24
And the nations of them which are saved shall walk in the light of it.

NWT
And the nations will walk by means of its light.

Mt 16:20
Jesus the Christ

NWT
the Christ

Mk 9:24
Lord, I believe

NWT
I have faith

Jn 6:69
Christ, the Son of the Living God

NWT
Holy One of God

1Co 15:47
the second man is the Lord from heaven

NWT
the second man is out of heaven

Eph 3:9
created all things by Jesus Christ

NWT
created all things

Eph 3:14
Father of our Lord Jesus Christ

NWT
Father

Co 1:2
Lord Jesus Christ

NWT
OMITTED

1Ti 2:7
truth in Christ

NWT
truth

Sy tambahin y bro Bruce…
nie ayat xg pualing penting… Kol 1:16-17 kq sy liat tdk ada…hehehe… ;D
LAI
16karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. 17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.

KJV
16 For by him were all things created, that are in heaven, and that are in earth, visible and invisible, whether they be thrones, or dominions, or principalities, or powers: all things were created by him, and for him: 17 And he is before all things, and by him all things consist.

TDB
16 karena melalui dia segala perkara lain diciptakan di surga dan di bumi, perkara-perkara yang kelihatan dan perkara-perkara yang tidak kelihatan, baik itu takhta ataupun pertuanan ataupun pemerintah ataupun kalangan berwenang. Segala perkara lain telah diciptakan melalui dia dan untuk dia. 17 Juga, dia ada sebelum segala perkara lain dan melalui dia segala perkara lain menjadi ada,

NWT
16 because by means of him all [other] things were created in the heavens and upon the earth, the things visible and the things invisible, no matter whether they are thrones or lordships or governments or authorities. All [other] things have been created through him and for him. 17 Also, he is before all [other] things and by means of him all [other] things were made to exist,

Kolose 1:16
NWT
Karena melalui dia segala perkara lain diciptakan disurga dan di bumi, perkara perkara yang kelihatan dan perkara perkara yang tidak kelihatan, baik itu tahta ataupun pertuanan ataupun pemerintah ataupun kalangan berwenang.

:wink:

@Bruce,
kayaknya itu terjemahan Cosmic boy yang saudaranya Upin Ipin hehehe … bukan Bahasa Indonesia dan dipotong tuch ayatnya kena discount :tongue:
Barang siapa menambahkan atau mengurangi …
Ah udah jelas lah Bro , betapa :’( mereka yang disesatkan tanpa menyadari kalau ujung2nya MAUT :sad:
GBU

Koq Cosmic Boy dibawa-bawa ? :slight_smile:

Saya sengaja membuat thread ini untuk pembanding, bahwa tiak semua yang disebut alkitab adalah benar benar Alkitab yang kita boleh percaya berisi Firman Tuhan. Karena banyak isi ayat-ayat Alkitab yang sudah diselewengkan, sehingga artinya bisa berbeda.

Bentoel Bruce :afro: banyak isi ayat-ayat Alkitab yang sudah diselewengkan, sehingga artinya bisa berbeda.
Dan TUHAN juga udah ingatin kok …
Bro Cosmic Boy kan dari Malay dan kalau aku cermati yang itu bukan terjemahan Bhs Indonesia tapi Malay digabung Indo mungkin mereka anggap ahhh serumpun juga ;D.
GBU.

Alkitab nya sih dicetak dengan kertas yang bagus bro, rapi dan dijilid baik. Secara kualitas cetak diatas Alkitab LAI/LBI, tidak mengherankan, karena cetakan Jepang. Saya beruntung mendapatkannya gratis dari anggota ssy yang begitu bernafsu menarik saya ke kelompok mereka.

:smiley:

Pengetahuan yang menarik @bruce
Mereka memang sangat giat… Memang arti akan berbeda, dan demikianlah kesalahan disengaja terjadi atas penerjemahan teks asli untuk kepentingan semndiri… Dan memang menyesatkan…

Tahukah anda bro, bahwa penganut ssy yang mencoba menarik saya itu berkunjung seminggu sekali selama hampir 8 bulan, membawa secara bergantian tidak kurang dari 3 penetua mereka, entah berapa jam kunjungan kepada saya yang mereka bukukan. Saya tetap melayani dengan baik, hingga sekali saya meledak ketika ada salah satu penetua yang berkata. Saya sudah sangat bagus, jadi tinggal enam bulan pertemuan rutin dan saya bisa di baptis. Waaa, saya meledak, saya gebrak Alkitab mereka, dan saya katakan ‘Lho, anda pikir saya percaya apa yang dikatakan kitab suci anda, tidak setitik hurufpun saya percaya, saya hanya menghargai anda sebagai sesama manusia, tetapi percaya ajaran anda adalah hal terakhir yang akan saya lakukan kalau saya tidak punya otak lagi.’

Setelah itu, walau kami tetap ersahabat, teman ssy itu tidak pernah bicara soal ajaran mereka lagi, hingga sekarang.

:cheesy: