MENGENAL KASIH ALLAH DAN PENGAMPUNANNYA

MENGENAL KASIH ALLAH DAN PENGAMPUNANNYA

Page 1

Dear FKers

Seringkali kita mengetahui dan mengenal Allah sebagai Allah yang Mengasihi, Allah yang Maha Kasih, Maha Pengampun, dengan cara yang tidak paripurna.
Kita hanya mengenal kasih Allah dan PengampunanNya dalam Kristus Yesus saja, karena kita hidup dalam Perjanjian Baru.
Maka hal tersebut dapat menimbulkan kesalahmengertian tentang kasih Allah.
Agar kita dapat mengerti tentang kasih Allah dan PengampunanNya secara komprehensif, marilah kita belajar Firman Tuhan dalam Alkitab.

Jadi, kita harus belajar tentang kelembutannya dan juga kekerasannya :

Roma 11:22 Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamu pun akan dipotong juga.

Matius 15:26 Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”

Yohanes 15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Tiga ayat diatas menunjukkan sisi lain dari Allah kita Yang Maha Kasih, yaitu :

  1. Allah juga bisa bertindak keras kepada kita, karena Ia Maha Kasih (dan Maha Adil).
  2. Tuhan Yesus juga bisa mengatakan pada perempuan Samaria yang minta tolong kepadaNya sebaga “anjing” (maaf), karena Ia Maha Kasih (dan Maha Adil).
  3. Allah juga bisa bertindak keras untuk membakar kita kalau tidak tinggal didalam Dia, karena Ia Maha Kasih (dan Maha Adil).

Disamping ketiga ayat tersebut, masih banyak referensi ayat yang ada dalam Alkitab.
Marilah kita memahami sifat dari Allah yang Maha Kasih ini secara paripurna. Allah bukan hanya memberkati kita, mengampuni kesalahan kita, menuntun, membimbing, menghapus dosa kita, dsb, dsb sebagaimana yang kita kenal, tetapi Dia juga mempunyai sisi lain yang harus kita pahami.
Di bawah ini dapat kita perhatikan sifat-sifat Allah yang Maha Kasih pada sisi lain yang tidak biasa untuk diungkapkan :

Page 2

SISI LAIN KASIH ALLAH DALAM PERJANJIAN LAMA (PL)

2 Samuel 12:9 Mengapa engkau menghina TUHAN dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewaskan dengan pedang; isterinya kauambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon.
12:10 Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu

Ayat ini tentang Daud. Daud adalah orang yang sangat dikasihi oleh Allah, hampir seluruh kisah hidup Daud menceritakan tentang Kasih Allah pada Daud dan bagaimana Daud mengasihi Allah.
Namun ada satu peristiwa dimana Allah yang Maha Kasih itu menjadi KERAS kepada Daud, ketika ia menjinahi Batsyeba, dan membunuh Uria dengan cara yang licik, maka Allah bisa menjadi sangat keras, dan “pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya”, anak-anaknya banyak yang mati oleh pedang.

Juga perhatikan ayat-ayat ini ;

[i]Amos 7:17 Sebab itu beginilah Firman Tuhan: Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan."

Amos 9:4 Sekalipun mereka berjalan di depan musuhnya sebagai orang tawanan, Aku akan memerintahkan pedang untuk membunuh mereka di sana. Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kecelakaan dan bukan untuk keberuntungan mereka."[/i]

Kalau kita baca Amos 7:17 dan seluruh Amos 9, kita akan tahu bahwa Allah merancangkan kecelakaan bagi Israel bukan keberuntungan bangsa Israel.
Allah yang Maha Kasih menjadi sangat keras kepada bangsa yang dikasihi itu. Perhatikan ayat-ayatnya, sangat mengerikan sekali, bahkan untuk sebuah bangsa yang dikasihiNya. Karena Allah itu Maha Kasih, Allah juga harus menghukum, karena Allah yang Maha Kasih itu juga Allah yang Maha Adil.
Juga kekerasan Allah yang Maha Kasih bagi bangsa Israel yang sangat mengerikan ini, perhatikan bagaimana Allah membunuhi mereka. Allah memang menghendaki hal ini terjadi.

[i]Yeremia 11:22 Sebab itu beginilah Firman Tuhan semesta alam: "Sesungguhnya, Aku akan menghukum mereka: pemuda-pemuda mereka akan mati oleh pedang, anak-anak mereka yang laki-laki dan perempuan akan habis mati kelaparan;

Yehezkiel 23:47 Kumpulan orang ini akan melontari mereka dengan batu dan memancung mereka dengan pedangnya, membunuh anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka dan membakar habis rumah-rumah mereka.

Yehezkiel 24:21 Katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah Firman Tuhan ALLAH: Sesungguh-sungguhnya Aku akan menajiskan tempat kudus-Ku, kekuasaanmu yang kaubanggakan, kenikmatan bagi matamu dan bagi jiwamu; dan anak-anakmu lelaki dan perempuan yang kamu tinggalkan akan mati rebah oleh pedang.[/i]

Hosea 14:1 Samaria harus mendapat hukuman, sebab ia memberontak terhadap Allahnya. Mereka akan tewas oleh pedang, bayi-bayinya akan diremukkan, dan perempuan-perempuannya yang mengandung akan dibelah perutnya.

Perhatikan kekerasan Allah yang Maha Kasih dalam MELENYAPKAN orang-orang ini :
[i]
Imamat 7:27 Setiap orang yang memakan darah apa pun, nyawa orang itu haruslah dilenyapkan dari antara bangsanya."

Bilangan 19:13 Setiap orang yang kena kepada mayat, yaitu tubuh manusia yang telah mati, dan tidak menghapus dosa dari dirinya, ia menajiskan Kemah Suci TUHAN, dan orang itu haruslah dilenyapkan dari Israel; karena air pentahiran tidak disiramkan kepadanya, maka ia najis; kenajisannya masih melekat padanya.

Yeremia 24:10 Dan Aku akan mengirimkan perang, kelaparan dan penyakit sampar ke antara mereka, sampai mereka habis dilenyapkan dari atas tanah yang telah Kuberikan kepada mereka dan kepada nenek moyang mereka."[/i]

Dan masih sangat banyak lagi ayat-ayat yang lainnya dalam PL tentang kekerasan Allah yang Maha Kasih itu.
Sekali lagi Allah bukan hanya memberkati kita, mengampuni kesalahan kita, menuntun, membimbing, menghapus dosa dsb, dsb sebagaimana kita kenal, tetapi Dia juga mempunya sisi lain yang harus kita pahami.

Page 3

KASIH ALLAH DALAM PERJANJIAN BARU (PB)
Kasih Allah dalam Yesus Kristus (Raja Yesus).

Dalam PB, memang Allah mendemonstrasikan (menyatakan) kasihNya yang paling agung, paling tinggi dengan berbuat begini :
[i]
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yohanes 10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.[/i]

Karena janji, pernyataan, firman Allah ini, maka kita mendapat kepastian pengampunan dosa dalam Yesus Kristus, dan kepastian memperoleh hidup yang kekal dalam Dia.
Pengampunan yang terbesar yang diberikan oleh Allah kepada kita adalah, ketika kita yang menerimaNya dibebaskan dari kematian kekal, oleh pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib di Golgota sekitar 2000 tahun lalu.
Allah telah memberikan FirmanNya sendiri untuk menjadi manusia dan mati disalibkan untuk kita. Ini Kasih Allah yang terbesar untuk manusia.
Bahkan Ia memberikan RohNya untuk kita, dan tinggal dalam hati kita.
[i]
Roma 5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh ROH KUDUS yang telah dikaruniakan kepada kita.

I Korintus 6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait ROH KUDUS yang diam di dalam kamu, ROH KUDUS yang kamu peroleh dari Allah, – dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
Dan kita membalas kasih Allah dengan menuruti FirmanNya.[/i]

[i]I Yohanes 2:5 Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.

Yohanes 14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.[/i]

Kedua ayat dibawah ini seringkali tidak dapat dimengerti oleh kita, seakan-akan kita bisa minta apa saja untuk memuaskan keinginan kina. Tidak semua permintaan kita kepada Allah akan dikabulkan.

Yoh 14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

[i]Yoh 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Yakobus 4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

Matius 6:7 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.[/i]

Jadi permintaan (doa) itu :

  1. Untuk mempermuliakan Bapa.
  2. Kalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu.
  3. Yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
  4. Jangan berdoa bertele-tele (in vain repetition), berdoa diulang-ulang dengan sia-sia/percuma.
    Apakah permintaan kita itu memenuhi keempat kriteria tersebut?

Ini adalah sebuah contoh bahwa Tuhan Yesus tidak mengabulkan semua permintaan orang, kalau permintaan orang itu TIDAK UNTUK MEMPERMULIAKAN BAPA. Jadi tidak semua permintaan (doa) itu dikabulkan oleh Allah.

Matius 20:21 Kata Yesus: “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya: “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.”
20:22 Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: “Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya: “Kami dapat.”
20:23 Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.


Silahkan sharing disini, namun tetap secara baik, sehat, sopan, saling menghargai, dan jangan memfitnah orang lain, hargai orang tua supaya kita panjang umurnya. Karena kita semua adalah murid-murid Kristus dan sedang belajar disini. Tidak ada satupun yang sudah tamat belajar, dan berhenti, selesai, lulus, menjadi murid Kristus selama masih ada di dunia ini.

Shalom. GBU.

Dan bagaimana jika kekerasan Allah itu turun kepada anda atau keluarga anda om?

Bagaimana kira-kira attitude anda kemudian?

Artikel yang membingungkan ya :cheesy:

Atasnya tentang kasih Allah, bawahnya tentang doa diulang-ulang yang seakan-akan maksa Allah supaya dikabulkan.
:smiley:

Jadi ragu katanya 53 tahun Katolik Roma. Jadi mungkin itu pengalaman pribadi selama jadi Katolik Roma, lantas menggeneralisir bahwa semua umat Katolik Roma PASTI seperti dia ya?
:smiley:

Attitude yg dihasilkan tergantung PERSEPSI kita melihat Kekerasan yg Allah izinkan itu turun kepada anda atau keluarga anda .

Dear Rick.

Dalam Perjanjian Baru, kita yang berada dalam Kristus tidak berada dalam penghukuman lagi dear.
Kita berada dalam pengampnannya terus menerus, sekalipun kita bisa kepleset berbuat dosa, namun berbuat dosa dalam terang. Pasti kita tidak akan merasa nyaman hidup dalam dosa. Meskipun kita tidak sepenuhnya setia kepada Tuhan Yesus, namun Tuhan Yesus tetap setia pada kita.
Ada baiknya baca dulu buku ini agar mengerti betul :
DESTINED TO REIGN karya JOSEPH PRINCE (terjemahan).

Shalom. GBU

Dear bonbon 123
Bingung tentang yang mana? Boleh bertanya koq disini, agar jelas bingungnya.

Shalom. GBU.

Dear bonbon123

Bingung yang bagian mananya ? Boleh bertanya koq disini, agar jelas bingungnya.

Shalom. GBU

Dear rick
Oh itu yang dimaksud rick.
Maksud Om begini, Allah itu mengasihi kita, namun tidak selalu doa kita akan dikabulkan. Mengapa?
Jawabannya adalah : karena Allah mengasihi kita. Doa atau permintaan yang membahayakan kita atau tidak sesuai dengan kehendak Allah, tidak dikabulkan. Sekalipun doa/permintaan itu diulang-ulang.
Soal “ragu”, engga perlulah itu. Om juga bisa mengatakan Om ragu bahwa Rick seorang Katolik. Jadi rick, itu sama sekali tidak perlu disampaikan disini.
Shalom. GBU.

ini saya setuju dengan mas Edo…

jadi…

  1. jangankan diulang ulang 500.0000 kali… yang didoakan cuma sekali aja juga belum tentu dikabulkan oleh Tuhan kan?
  2. yang engga didoakan karena dikira sia-sia juga bisa aja di-jadi-kan oleh Tuhan kan?
  3. yang didoakan karena dikira engga sia-sia juga belum tentu dikabulkan oleh Tuhan kan?

sip kangbro…

artinya:

  • Siapapun mau berdoa sekali, setengah kali, dua kali, tigaribu kali atau berapa kali pun… itu tidak akan memaksa tuhan untuk lebih / kurang mengabulkan nya kan?
  • jadi… ngapain diributin sih? apalagi dibilang Sesat segala sih?
  • kan biarin aja… salah sendiri kalo mau-mauan doa diulang 100.000 kali padahal engga bakal dikabulkan? emang masalahnya dimana?

kalau begitu kita semua harus berdoa yang bagaimana ? mr. cadang Data .mohon petunjuknya.Tuhan memberkati amin.

lah?
kok minta petunjuk sama saya??
emang saya tuhan?

kalo mnrt saya sih…
silakan aja masing-masing mau berdoa dengan metode-nya sendiri-sendiri…
mau jungkir balik, sambil berendem, jingkrak-jingkrak, nangis-nangis, diulang 1000000 kali, cuma 1/2 kali… dll…
kenapa harus diseragamkan? emangnya kita robot apa?

imo… yang penting ENGGA MENGGANGGU orang lain & tidak MERUGIKAN orang lain…
apalagi MENYALAH-NYALAH-kan orang lain, kaya dirinya udah pasti paling bener dan Tidak bisa salah aja…

nah… jadi jangan tanya saya mas…
saya bukan ahli doa…

saya cuma gatel kalo ada orang yang sok-sok menyalahkan, katanya enggaboleh doa diulang-ulang…
kaya dia yang dituju sebagai objek doa aja…
kaya dia ngerti aja gimana doa yang bakal terkabul atau engga atau sia-sia atau doa yg efektif…
emangnya dia yg mengabulkan??
padahal Tuhan juga bukan toh?

Recommended book :afro:

Jadi kalo saya berdoa:

“Bapa kami yang ada di Sorga,
dimuliakanlah Nama-Mu,
datanglah Kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu diatas Bumi
seperti di dalam Sorga,
dst”

Saya ulang ribuan kali, itu berarti:

BELUM TENTU nama Bapa dimuliakan ya?
BELUM TENTU kerajaan Bapa datang ya?
BELUM TENTU kehendak Bapa jadi ya?
BELUM TENTU kita dapat makanan ya?
BELUM TENTU Bapa mengampuni kita ya?
BELUM TENTU kita lepas dari pencobaan ya?

Inget om, doa Bapa Kami itu sudah milyaran kali didaraskan dan DIULANG-ULANG oleh semua umat katolik di atas Bumi ini loh om.

Lantas untuk apa Tuhan Yesus mengajarkan doa BELUM TENTU semacam itu om?
Om kan ahlinya nih, yang jago kasih jawaban?

Ragunya dimana om?
Kan saya mengulang-ulang doa?
Katanya orang GBI, doa tidak boleh diulang-ulang karena tidak Alkitabiah?
Saya ulang-ulang doa.
Jadinya saya katolik dong om.
Betul gak?

Jadi intinya, kekerasan Allah itu TIDAK MUNGKIN turun kepada anda dan keluarga ya om?

Berbuat dosa dalam terang?
Maksudnya apa om?

mas gandrung…
masa gitu aja engga ngerti mas…

artinya:

  1. berbuat dosa siang-siang
  2. berbuat dosa sambil lampunya nyala…
  3. berbuat dosa di toko lampu