Menggali Firman Tuhan

Berbuat baik dengan tujuan untuk mencari keselamatan adalah suatu kesalahan (mengandung keegoisan), karena kita diselamatkan oleh iman. Tetapi berbuat kebaikan dengan tujuan karena hati kita melakukan apa yang Tuhan perintahkan (untuk menyenangkan hati Tuhan) adalah sesuatu yang berbeda motivasinya alias murni.

mas Rudy,

maap nih mas… boleh nanya?

Mengapa mas Rudy mau melakukan yang Tuhan perintahkan?
atau mengapa mas Rudy ingin menyenangkan hati Tuhan?

thanks ya mas atas sharing-nya…

Emang ada ya yg ngajarain berbuat baik spy selamat?

Thanks juga atas tanggapan anda, Bro.
Karena menurut ajaran Tuhan Yesus, hukum yang terutama ada 2:

  1. Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
  2. Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
    Lakukan saja bagian kita, soal bonus keselamatan itu urusan Tuhan kita yang baik, adil dan tidak pernah salah karena hanya Dia-lah satu-satunya sumber kebenaran. Kita tidak akan pernah kecewa mengikut Tuhan.
    GBU Bro.

Di sekolah minggu biasa anak-anak diajarin begitu. Sebenarnya itu adalah penyederhanaan aja karena kerangka pikiran kanak-kanak belum mampu menangkapnya. Jadi memang ditanamkan agar berbuat baik/kasih supaya nanti masuk sorga. Tetapi setelah kita tumbuh dewasa maka kita perlu makanan yang keras (dalam arti rohani) seperti yang Paulus katakan, agar rohani kita semakin bertumbuh.

Yes, sangat setuju dengan masbro @RudyIndonesia.

Quote : “Yang baik itu indah tapi yang indah belum tentu baik.”

Yohanes 3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."

Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Amin! Setuju, Sdr. Shadowing, TUHAN memberkati.

Setelah kita percaya Yesus dan diselamatkan maka barulah kita dptberbuat baik
Itu karena nature kita sdh diubahkan, shg bisa menghasilkan buah Roh Kudus

Orang di luar Kristus juga banyak yang berbuat baik kepada sesama, tetapi sebenarnya Yesus berbelas kasihan kepada manusia yang walau perbuatannya baik tetapi tidak mengenal Dia secara pribadi. Dan supaya mereka mengenal Yesus maka kita-lah yang mengemban amanat agung sebagai saksiNya, melalui perkataan maupun perbuatan kita untuk menjadi terang di dalam dunia.

Ada correlation antara iman dan perbuatan, tapi bukan berarti keselamatan karena perbuatan.

Tuhan Yesus mengatakan kalau carang melekat pada pokok anggur maka carang itu akan berbuah dan buah roh adalah kasih atau perbuatan kasih.

Jadi nempel dulu atau terima Kristus dulu atau terima keselamatan dulu baru bisa berbuah perbuatan kasih.

Dengan kata lain perbuatan kasih itu product dari keselamatan bukan sebaliknya.

Sebaliknya kalau ada orang mengaku Kristen tapi perbuatannya tiap hari bukan perbuatan kasih malah perkosa orang, maka sebenarnya dia bohong dan tidak melekat pada pokok anggur.

Karena Tuhan Yesus mengatakan kalau carang melekat pada pokok anggur, pasti berbuah,
entah buahnya masih masam atau belum masak, tapi pasti berbuah. Dan carang yang melekat itu dibersihkan oleh Tuhan supaya buahnya makin lebat.

Amin, Sdr. Jackson.
Memang kita harus mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati, bukan termotivasi untuk mencari berkat-Nya. Karena kalau motivasinya tertuju pada berkat-Nya maka ibaratnya seperti seorang cewek matre yang “sepertinya” mencintai seorang pria padahal sebenarnya letak daya tariknya ada pada kekayaan si pria. Jadi bukanlah kasih yang tulus murni akan tetapi ada pamrihnya entah disadari atau tidak (karena manusia rentan terhadap tipu muslihat iblis).

Perbuatan baik mereka yg tdk percaya Yesus berbeda dgn mereka yg percaya
Mereka yg tdk percaya yesus berbuat baik utk memperoleh pahal,
sdgkan utk org percaya adalah karena nature mereka sdh diubahkan, bkn utk memperoleh pahala

pahala?
tidak semua orang mengenal konsep pahala
orang yang tidak beragama tidak mengenal konsep pahala
mereka berbuat baik karena mau menjadi manusia bagi sesama manusia

Pujian dari org lain termasuk itu

mereka ga selalu dipuji kok, ada yang tidak mengharapkan pujian dan publisitas
kadang2 mereka ditolak juga bantuannya
bener2 membantu karena mau menjadi manusia bagi sesama manusia

kalo gitu, itu manusia yg hebat :afro:
memiliki motivasi yg unik yg timbul entah dari mana

berbuat kasih seperti yang dimaksud Tuhan sampai mengasihi musuh, mengasihi orang2 miskin seperti digambarkan dalam matius 25 Karena pada waktu aku lapar kamu memberi minun dll.

Bahkan sampai pada waktu Stefanus dirajam dia tidak mengutuki perajam malah tetap mengasihi dan mengatakan ampuni mereka.

Kasih model demikian hanya bisa kalau carang itu melekat pada pohon.

Kasih anak orang tua atau sekedar ada orang sakit lalu nyumbang itu bisa terjadi tanpa bantuan pokok.

Karena Yesus sendiri mengatakan kalau carang tidak melekat pada pokok, tidak mungkin berbuah.

Jadi kasih yang dimaksut alkitab adalah agape.

saya percaya FT kasih model ini tidak mungkin product dari manusia dan ini hanya bisa diproduksi pokok anggur yang benar yaitu mereka yang sudah menyerahkan diri pada Kristus.

Mengasihi orang terkenal, bahkan bangga kalau teman kita orang2 kaya dan terkenal dan pejabat2 itu gampang tanpa bantuan pokok anggur semua orang bisa.

Bangga berteman dengan orang miskin, pengemis dan tetap mengasihi para pengemis sebagai teman itu yang dimaksud Tuhan waktu dia bilang pada waktu aku lapar kamu memberi makan.

Ngaco dan fitnah !
Info aja : dikitab mereka mengatakan Hanyalah orang2 berimanlah dapat keselamatan dan amal baik saja tidak bisa menyelamatkannya termasuk nabi mereka.

Belajar dulu kitab mereka baru anda komentar. Jangan sok mengerti.

Salam.

Keep calm Bro,
saya sdh paham krn pernah belajar ajaran mereka kok,
shg mungkin anda kenal ucapan ini: “semoga diterima amal ibadahnya”

mas frans…

konsep demikian rasanya agak susah berterima dalam logika teman-teman yang terbiasa BER-IMAN SUPAYA dapat REWARD SURGA (alias Heaven-Mupeng Theology)

karena melakukan sesuatu itu harus ada reward-nya dong…
dan tidak melakukan sesuatu itu harus karena ada punishment-nya dong…
kalo kata embah saya: harus ada PAMRIH-nya…hehe…

agak susah menjelaskan demikian, barangkali karena seminggu sekali terus ditanamkan IMING-IMING di-masukkan ke Surga nya itu terus-menerus…

tuh malahan lebih hebat lagi…
Berdoa pun ya HARUS yang SUDAH PASTI TERKABUL…
kalau Mendoakan sesuatu yg BELUM TENTU TERKABUL, maka SIA-SIA…
hehe… lah ini Berdoa atau Berdagang-Doa sih?? hehehe…

yah… gitu deh…
hehe…